• Tidak ada hasil yang ditemukan

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA MEDAN

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA MEDAN "

Copied!
88
0
0

Teks penuh

Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini disusun dan diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Hukum di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan. Terwujudnya penulisan skripsi ini mendapat bantuan dan dorongan serta motivasi yang cukup banyak dari semua pihak, baik moril maupun materiil.

Terima kasih juga kepada om dan tante yang tidak dapat disebutkan satu per satu, dan khususnya kepada sahabat saya yang bernama Latifah Hanum yang telah memberikan dukungan dan motivasi untuk menyelesaikan penulisan skripsi ini. Walaupun skripsi ini merupakan karya maksimal penulis, namun penulis menyadari akan kekurangan skripsi ini.

Latar Belakang

Faedah Penelitian

Manfaat penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat baik secara teoritis maupun praktis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan penulis khususnya secara umum untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan konsep pidana terkait penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana pencurian ikan lele milik PT. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi sumbangsih bagi perkembangan ilmu hukum di Indonesia khususnya dalam hal implementasi hukum terkait penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana pencurian ikan lele milik PT.

Tujuan Penelitian

Defenisi Operasional

Tindak pidana adalah suatu delik yang merupakan bagian mendasar dari kesalahan yang dilakukan terhadap seseorang dalam melakukan suatu tindak pidana, suatu perbuatan yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap suatu ketentuan pidana.

Keaslian Penelitian

Metode Penelitian

  • Sifat penelitian
  • Sumber Data
  • Alat Pengumpulan Data
  • Analisis Data

Pendekatan yang digunakan untuk melakukan penelitian dalam tesis ini adalah pendekatan hukum empiris, yaitu penelitian dalam tesis ini dilakukan melalui penelitian lapangan melalui wawancara di Polres Labuhan Medan, penelitian ini dilakukan dengan mematuhi ketentuan dan peraturan hukum yang berlaku. Bahan hukum primer yang mengikat pada setiap hukum yang berlaku, peraturan atau ketentuan yang berlaku. Dalam kaitan ini, bahan hukum primer yang digunakan terdiri dari UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu KUHP.

Bahan hukum sekunder adalah bahan hukum yang menjelaskan bahan hukum primer berupa buku, jurnal, hasil penelitian dan karya ilmiah. Bahan hukum tersier, yaitu berupa bahan hukum yang memberikan petunjuk dan penjelasan bahan hukum primer dan sekunder seperti kamus bahasa Indonesia dan website internet.

Penegakan Hukum

Penegakan hukum sebagai bagian dari sistem hukum tidak dapat dipisahkan dari substansi hukum dan budaya hukum. Penegakan hukum yang tanggap dengan keadilan sebagai alat perubahan sosial untuk membentuk karakter bangsa,” makalah dipresentasikan pada seminar nasional. Dalam arti yang lebih sempit, dilihat dari pokok bahasannya, penegakan hukum hanya diartikan sebagai upaya aparat penegak hukum tertentu untuk menjamin dan memastikan bahwa suatu aturan hukum berfungsi sebagaimana mestinya.

Pola pikir pembentuk undang-undang yang dituangkan dalam peraturan hukum juga menentukan bagaimana penegakan hukum seharusnya dilakukan. Dengan demikian, proses penegakan hukum berakhir dengan pelaksanaan peraturan hukum oleh aparat penegak hukum itu sendiri.

Aparat Penegakan Hukum

Antara penegak hukum sebagai pengemban profesi dan pencari keadilan, terdapat hubungan personal antara warga negara yang secara formal setara kedudukan hukumnya. Untuk memulihkan ketidakstabilan dan kekacauan, diperlukan kode etik penegakan hukum dan sarana pendukungnya, yaitu organisasi profesi. Etika profesi penegak hukum menuntut kita untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan khusus yang berkaitan dengan jabatan penegak hukum.

Kepatuhan terhadap etika profesi penegak hukum sangat tergantung pada nalar aparat penegak hukum itu sendiri untuk mencari pedoman yang lebih kongkrit dan objektif bagi perilaku profesionalnya. Untuk itu lahirlah sederetan tata tertib dari lingkungan penegak hukum sebagai pedoman yang harus dihormati dalam menjalankan profesi penegak hukum.

Pengertian Pencurian

Adami Chazawi, S.H menyatakan bahwa istilah kejahatan berasal dari istilah yang dikenal dalam hukum pidana Belanda yaitu “tindak pidana”, namun tidak dijelaskan apa yang dimaksud dengan tindak pidana. Menurut Pompe, pengertian kejahatan adalah pelanggaran norma (gangguan terhadap rule of law) yang dilakukan dengan sengaja atau tidak sengaja oleh seorang pelaku, dimana penjatuhan pidana terhadap pelakunya diperlukan untuk terpeliharanya rule of law dan terlindungnya kepentingan hukum. Menurut Van Hamel, pengertian kejahatan adalah penyerangan atau ancaman terhadap hak orang lain.

Menurut Simons, pengertian kejahatan adalah perbuatan yang melanggar hukum pidana yang dilakukan dengan sengaja atau tidak sengaja oleh seseorang yang dapat dipertanggungjawabkan perbuatannya dan dinyatakan oleh hukum pidana sebagai perbuatan yang dapat dipidana. Menurut E.Utrecht, pengertian kejahatan adalah isian peristiwa pidana yang sering disebutnya delik, karena peristiwa adalah sesuatu. Thahir Ashari Pencurian adalah perbuatan yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang yang mengakibatkan kerugian bagi orang lain dan perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang melanggar hukum.

Kajian teori tentang tindak pidana pencurian dan proses penyidikan”, Melalui www.Repository.unpas.ac.id, diakses pada Jumat, 13 September 2019 pukul 21.42. Pasal 362 KUHP mendefinisikan tindak pidana pencurian sebagai berikut: mengambil barang, seluruhnya atau sebagian milik orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum.

Hukum Islam memandang kejahatan pencurian sebagai kejahatan yang berbahaya dan karenanya. Perbandingan Tindak Pidana Pencurian Menurut Hukum Pidana Nasional dan Hukum Pidana Islam, dalam Jurnal Tesis. Apabila penitip barang orang lain memusnahkan barangnya tanpa mendapat izin dari badan hukumnya, maka menurut saya lebih tepat sekarang menganggap adanya tindak pidana pemusnahan barang orang lain (Pasal 406) daripada penggelapan barang menurut Pasal 372 KUHP, karena sulit dikatakan penitip yang dikatakan telah memusnahkan sesuatu yang dimiliki pada saat itu.

Faktor-Faktor Kejahatan

Selain kesadaran hukum masyarakat, pelaksanaan hukum dalam masyarakat juga ditentukan oleh aparat penegak hukum, karena sering terjadi beberapa peraturan hukum tidak dilaksanakan dengan baik, karena ada beberapa aparat penegak hukum yang tidak melaksanakan suatu ketentuan hukum dengan baik. Keadaan sarana dan prasarana hukum yang sangat diperlukan oleh aparat penegak hukum juga masih jauh dari memadai, sehingga sangat mempengaruhi penegakan hukum untuk dapat berperan secara optimal dan sesuai dengan rasa keadilan masyarakat. Berdasarkan hasil wawancara dengan Bapak. Aiptu Samsul Bahri selaku penyidik ​​Polres Labuhan Medan menyampaikan bahwa dalam melakukan penegakan hukum di Labuhan Medan terhadap pencurian masih belum efektif karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap hukum, maka hukum harus dilaksanakan dan diterapkan kepada setiap orang dengan harapan hukum yang ditetapkan secara khusus oleh pihak kepolisian apabila terjadi peristiwa, tetapi apabila terjadi peristiwa ditentukan oleh pihak kepolisian. Kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polres Labuhan Medan yaitu dari : 48.

48 Hasil wawancara dengan Bpk. Aiptu Samsul Bahri di Polsek Medan Labuhan pada Senin 11 Maret 2019 pukul 09.08 WIB. Polres Medan Labuhan menawarkan pengetahuan atau pemahaman masyarakat untuk melapor ke Polres Labuhan Medan jika melihat adanya tindak pidana pencurian karena keberhasilan penegakan hukum adalah karena peran serta masyarakat dalam memberikan informasi kepada aparat penegak hukum. Dengan kata lain, penegakan hukum yang benar dan adil ditentukan oleh kemauan dan partisipasi anggota masyarakat, bukan semata-mata keinginan para penegak hukum.

Mengenai faktor anggota masyarakat yang dipengaruhi oleh luasnya peraturan hukum, maka penegakan hukum ini bersumber dari masyarakat dan bertujuan untuk mencapai ketentraman dalam masyarakat. 49 Hasil wawancara dengan Bapak Aiptu Samsul Bahri selaku penyidik ​​di Medan Labuhan pada Senin, 11 Maret 2019 pukul 10.00 WIB. Salah satu akibatnya adalah baik buruknya hukum selalu dikaitkan dengan pola perilaku para penegak hukum.

Pegawai negeri sipil yang memiliki tugas menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, peran aparat penegak hukum juga memiliki andil yang penting terhadap terjadinya tindak pidana pencurian. Di negara kita, aparat penegak hukum bukan hanya polisi, tetapi kejaksaan sebagai penuntut negara dan hakim sebagai pengambil keputusan dalam persidangan. 50 Hasil wawancara dengan Bpk. Aiptu Samsul Bahri selaku penyidik ​​Polres Labuhan Medan pada Senin 11 Maret 2019 pukul 10.00 WIB.

Bagaimana Hambatan yang dihadapi terhadap pelaku tindak pidana pencurian ikan patin di PT. Expravet Nasuba

53 Hasil wawancara dengan Bpk. Aiptu Samsul Bahri selaku penyidik ​​di Medan Labuhan pada Senin 11 Maret 2019 pukul 11.00 WIB. 54 Hasil wawancara dengan Bpk. Aiptu Samsul Bahri selaku penyidik ​​di Medan Labuhan pada Senin 11 Maret 2019 pukul 11.00 WIB. 55 Hasil wawancara dengan Samsul Bahri selaku penyidik ​​di Polres Medan Labuhan pada Senin 11 Maret 2019 pukul 11.30 WIB.

56 Hasil wawancara dengan Bapak Samsul Bahri selaku peneliti di Medan Labuhan pada Senin, 11 Maret 2019 pukul 11.30 WIB. 57 Hasil wawancara dengan Bapak Samsul Bahri selaku penyidik ​​Polres Medan Labuhan pada hari Senin tanggal 11 Maret 2019 pukul 11.30 WIB. 62 Hasil wawancara dengan mr. Samsul Bahari selaku reserse di Polsek Medan Labuhan pada Senin, 11 Maret 2019 pukul 11.00 WIB.

63 Hasil wawancara dengan Bapak. aiptu Samsul Bahri selaku penyidik ​​Polres Labuhan Medan pada Senin 11 Maret pukul 11.00 WIB. 64 Hasil wawancara dengan mr. Aiptu Samsul Bahri selaku penyidik ​​Polres Labuhan Medan pada Senin 11 Maret pukul 11.00 WIB. Berdasarkan hasil penelitian diketahui upaya represif yang dilakukan oleh Polres Labuhan Medan berupa penangkapan terhadap pelaku tindak pidana pencurian ikan lele di PT.

65 Hasil wawancara dengan Sdr. Samsul Bahari selaku penyidik ​​Polres Labuhan Medan pada Senin 11 Maret 2019 pukul 11.00 WIB. 66 Hasil wawancara dengan Sdr. Samsul Bahari selaku penyidik ​​Polres Labuhan Medan pada Senin 11 Maret 2019 pukul 11.00 WIB. Kasus pencurian ikan, ternak sebagai bagian dari kejahatan terhadap harta benda muncul dan selalu marak terjadi di Medan Labuhan yang berlokasi di PT.

67 Hasil wawancara dengan Sdr. Samsul Bahari selaku penyidik ​​Polres Labuhan Medan pada Senin 11 Maret 2019 pukul 11.00 WIB. 68 Hasil wawancara dengan Sdr. Samsul Bahari selaku penyidik ​​Polres Labuhan Medan pada Senin 11 Maret 2019 pukul 11.00 WIB.

Saran

Buku

Penegakan Hukum di Indonesia”, i Jurnal Dinamika Hukum, dynamics Hukum.fh.unsoed.ac.id/index.php/JDH/article/view/74.

Internet

Nur Fatin ''Blog'' http://seputarpengertian.blogspot.com/2016/09/pengertian-ikut-pidana-beserta-tipe-dan-elemennya.html diakses pada tanggal 12 April 2019 pukul 14.51 WIB. Tentang makplus, ''pengertian dan pengertian umum menurut para ahli'', http://www.definition-pengertian.com/2015/05/pengertian-penegakan-.

Referensi

Dokumen terkait

Pendahuluan Pembangunan perekonomian pada suatu daerah dapat kita lihat dari bagaimana pertumbuhan ekonomi didaerah itu sendiri, masalah terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat,