• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untitled - SIMAKIP

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "Untitled - SIMAKIP"

Copied!
624
0
0

Teks penuh

PENGGUNAAN METODE WORKLOAD INDICATOR STAFFING NEEDS (WISN) DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KABUPATEN BUTON UTARA TAHUN 2016. PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIPAKAI PADA BADAN BEBAN DI KOTA SITAMPURUNISTRIES, KOTA DNUTRIES, KOTA DNUTRIES, KOTA DNUTRIES TAHUN 2016. MANFAAT PELAYANAN NEONATAL DARURAT DARURAT ATAN PUSKESMAS (DIDIRIKAN) DI KECAMATAN LEBONG GAJAH WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEMTANG BORANG TAHUN 2016.

EVALUASI IMPLEMENTASI SISTEM DISTRIBUSI RESEP INDIVIDU PADA PASIEN INSTABLE RUMAH SAKIT MULYA TANGERANG TAHUN 2016. PASIEN PRIBADI DAN TANPA ASURANSI DI POLIKLINIK INTERNIS RUMAH SWASTA DI BANDUNG TAHUN 2016. OZO) DI TANGAN PEKERJA INFRASTRUKTUR PUBLIK LING DAN FASILITAS (P3SU) KELURAHAN CILANGKAP JAKARTA TIMUR 2016 .

MINUMAN DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DM TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA PATTINGALLOANG KOTA MAKASSAR TAHUN 2016.

JAMINAN KESEHATAN NASIONAL (BPJS)

Latar Belakang: Di berbagai daerah di Indonesia, ibu hamil masih mengalami banyak kendala untuk melahirkan di institusi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pandangan para tenaga kesehatan dan berbagai kalangan mengenai kendala yang dialami ibu hamil di dua kabupaten di Indonesia untuk melahirkan di puskesmas. Metode: Menggunakan pendekatan kualitatif-eksploratif, kami melakukan 110 wawancara semi terstruktur (SSI) dan 7 diskusi kelompok terarah (FGD) di delapan desa di Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan 8 desa di Kabupaten Cianjur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jawa. .

Informan meliputi bidan, kader posyandu, dukun, ibu yang pernah melahirkan, laki-laki/suami, kepala desa dan pejabat terkait kesehatan ibu di Dinas Kesehatan di kedua kabupaten tersebut. Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat beberapa perbedaan, namun lebih banyak terdapat persamaan hambatan yang dialami ibu hamil untuk dapat melahirkan di fasilitas kesehatan di kedua negara penelitian. Muncul tradisi menggunakan pelayanan, kepercayaan lokal masih kental, pelayanan kesehatan belum tanggap terhadap kepercayaan lokal, jarak ke fasilitas kesehatan jauh, tidak ada biaya transportasi dan juga biaya tidak langsung bagi anggota keluarga yang akan mendampingi ibu hamil melahirkan di institusi kesehatan. . kendala yang sering ditemui di kedua lokasi penelitian.

Keberadaan dukun bayi yang lebih dekat dengan ibu hamil dan pentingnya peran dukun bayi dalam menjalankan adat istiadat terkait kehamilan dan persalinan membuat jasa dukun bayi masih sering digunakan oleh ibu hamil. Kesimpulan: Peningkatan kerjasama bidan dan dukun bayi serta kepekaan terhadap adat istiadat setempat dan intensifikasi promosi kesehatan tentang manfaat persalinan di faskes berpotensi meningkatkan jumlah persalinan di faskes. Berbeda dengan UU sebelumnya, UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah memberikan pengertian yang lebih jelas tentang penyelenggaraan pemerintahan.

Dibahas pula hubungan UKM dengan UKP (Upaya Kesehatan Perorangan) dengan Perpres 72 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Nasional. Isu peran pusat, provinsi dan kabupaten dalam implementasi UKM dan UKP yang mungkin menjadi masalah 5 tahun ke depan juga dibahas.

KEBIJAKAN PEMDA DALAM PENINGKATAN

GLOBAL HEALTH IN NUTRITION

Metode: Beragam bukti manfaat dan manfaat intervensi gizi yang diberikan sebelum kehamilan, khususnya suplementasi mikronutrien selama periode pra-konsepsi dan/atau peri-konsepsi dalam meningkatkan luaran kehamilan. Berbagai bukti dari studi epidemiologi maupun penelitian seluler dan biomolekuler diperoleh melalui tinjauan literatur dan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis. Berbagai bukti ini dapat menjelaskan peran penting mikronutrien selama periode prakonsepsi dalam meningkatkan kualitas hasil kehamilan, termasuk berat lahir, dan mengurangi risiko komplikasi kehamilan.

Hasil: Studi kohort prospektif di beberapa negara menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi suplemen multivitamin sebelum kehamilan (prakonsepsi) memiliki 50% penurunan risiko kelahiran prematur (RR = 0,50) dibandingkan dengan wanita yang tidak mengonsumsi multivitamin. Konsumsi multivitamin pada masa prakonsepsi dapat menurunkan risiko pre-eklamsia sebesar 45% hingga 71% (OF) dan risiko kecil untuk usia kehamilan (SGA) sebesar 36%.Sebuah studi percontohan acak terbaru yang dilakukan di kabupaten Probolinggo, Jawa Timur , diekspor. telah terbukti bahwa nutrisi multi-mikro memberikan efek yang lebih baik pada respon imun ibu, serta hormon laktogen plasenta manusia (hPL) yang pada akhirnya meningkatkan berat plasenta dan berat lahir, serta mengurangi risiko aborsi dan prematuritas .

Kesimpulan: Berbagai bukti empiris menunjukkan bahwa kemungkinan pemberian suplementasi mikronutrien pada masa prakonsepsi lebih penting daripada pemberiannya sendiri selama kehamilan.

WORKSHOP IMPLEMENTASI 1000 HARI

WORKSHOP INTEGRASI DAN SINERGITAS

PANGAN DAN GIZI

KEBIJAKAN DAN EKONOMI KESEHATAN

DENORMALISASI INDUSTRI PRODUK TEMBAKAU

KESEHATAN TRADISIONAL INDONESIA

PENGARUH EKSTRAK MADU DAN DAUN KELOR TERHADAP STRES OKSIDATIF DAN BERAT LAHIR PADA IBU HAMIL MEROKOK SENDIRI. Latar belakang: Madu dan ekstrak daun kelor diketahui memiliki aktivitas antioksidan yang kuat sehingga dapat mencegah stres oksidatif dan kerusakan DNA, serta memperbaiki status hematologi, termasuk pada ibu hamil yang terpapar asap rokok lingkungan. Tujuan: Mengetahui pengaruh antioksidan alami (madu + ekstrak daun kelor) terhadap stres oksidatif ibu hamil perokok pasif dan berat badan lahir.

Metode: Menggunakan non randomized pre-post-test cluster design dengan sampel ibu hamil perokok pasif yang berdomisili di Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan. Sampel dibagi menjadi dua kelompok perlakuan yaitu kelompok MK yang mengkonsumsi madu + ekstrak daun kelor dan kelompok K yang hanya mengkonsumsi ekstrak daun kelor selama 90 hari. Simpulan: Pemberian madu dan ekstrak daun kelor pada ibu hamil perokok pasif dapat menurunkan stres oksidatif dan mencegah kerusakan DNA serta mencegah berat badan lahir rendah (BBLR).

Terapi lebah komplementer merupakan salah satu pelayanan kesehatan nonkonvensional yang diselenggarakan oleh pelaku yang memiliki sinergi keterampilan antara pendidikan kedokteran formal dan pengetahuan manfaat produk lebah bagi kesehatan. dilaksanakan hingga saat ini di Rumah Sakit Universitas Hasanudin Tamalanrea Makassar. Terapi lebah sangat diminati oleh masyarakat muslim, bahkan beberapa dokter muslim khususnya yang berkuliah di Fakultas Kedokteran, Farmasi dan Kesehatan Masyarakat memilih meneliti produk lebah sebagai disertasi akhir untuk gelar Magister dan Magisternya. Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin memiliki kurikulum lebah madu dengan kualifikasi mengajar satu orang profesor dan tiga orang doktor.

Pakar lebah dengan pakar medis dan farmasi Universitas Hasanuddin berkolaborasi menghasilkan beberapa tesis doktoral dan master yang membahas produk sampingan madu dan kesehatan, yang sangat mendukung keberadaan program 'Terapi Lebah Gratis'. Infrastruktur Universitas Hasanuddin untuk menghasilkan SDM terapi lebah gratis sangat tepat, yang dibutuhkan adalah kemauan dan strategi politik yang sejalan dengan keinginan pemerintah. Pakar lebah madu Universitas Hasanuddin, dengan mempertimbangkan kondisi alam pulau Sulawesi, berpendapat bahwa semua produk obat herbal memiliki peluang yang sangat tinggi untuk direproduksi melalui perut lebah, sehingga muncul produk syariah melalui “Industri Farmakologi Lebah” program .

WORKSHOP IMPLEMENTASI 1000 HARI

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan informasi kesehatan dengan penerapan deteksi dini tumbuh kembang (DDTK) pada balita. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi pulpitis reversible dan pulpitis irreversible pada ibu hamil di Kabupaten Pangkep. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian kanker serviks dan prognosisnya (time series analysis).

Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pampang Kota Makassar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan KB pada pasangan usia subur di Desa Nagrak Kabupaten Purwakarta.L.8. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kepuasan mahasiswa dan menggali kesiapan faktor kelembagaan dan pengajaran di lembaga pendidikan kesehatan masyarakat di Indonesia.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola hidup dengan pengendalian kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus di Jakarta Timur tahun 2014. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling berhubungan dengan praktik pemeliharaan kesehatan gigi pada siswa sekolah dasar di lingkungan wilayah kerja Puskesmas Kramatwatu Kabupaten Serang Tahun 2016. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan air minum bersih dan sehat di Desa Ciawi Kabupaten Purwakarta.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program fisioterapi teknik pranayama terhadap kualitas hidup penderita PPOK. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai pendekatan pendidik sebaya dan tes skrining penyakit degeneratif terhadap kualitas hidup lansia. Tujuan: penelitian ini ingin mengetahui pengaruh aktivitas fisik terhadap denyut jantung dan kadar glukosa darah.

Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan model pencegahan HIV dan AIDS pada remaja di Kota Gorontalo. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan sosial budaya terhadap prevalensi gizi kurang pada balita di Kota Makassar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengambilan keputusan penerimaan stakeholder dalam pembuatan PHA di Provinsi Jawa Tengah.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perilaku ibu menyusui sebelum dan sesudah diberikan pendidikan manajemen laktasi pada kelas ibu hamil di Kabupaten Sidrap. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan uji bivariat (chi-square) dan uji multivariat (regresi logistik). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status zat besi (Fe) pada ibu hamil trimester II dengan berat badan bayi lahir rendah.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan determinan gangguan pertumbuhan pada anak sekolah dasar di daerah terdampak tsunami.

Referensi

Dokumen terkait

Hubungan Antara Status Gizi Dengan Kejadian Hipertensi Pada Dewasa Awal Di Dusun Bendo Wilayah Kerja Puskesmas Srandakan Bantul Yogyakarta.. (Doctoral Dissertation, Universitas Alma