• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untitled - Universitas Bosowa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Untitled - Universitas Bosowa"

Copied!
156
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Adakah pengaruh dukungan teman sejawat terhadap motivasi menyelesaikan disertasi pada mahasiswa Bosowa University? Hal ini juga bisa menjadi tambahan literatur penelitian dukungan sejawat tentang motivasi dalam menyelesaikan disertasi.

TINJAUAN PUSTAKA

Definisi Motivasi

Sedangkan siswi sebanyak 177 orang menunjukkan kategori “sangat tinggi” sebanyak 11 orang (6%), dan kategori “sangat tinggi” sebanyak 49 orang (17%). Secara rinci terlihat pada diagram di atas bahwa dari 211 mahasiswa semester 7 & 8, sebanyak 9 orang (4%) berada pada kategori “sangat”.

Aspek-aspek Motivasi

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi

Dampak Motivasi

Motivasi Ekstrinsik dalam menyelesaikan Skripsi

Dukungan Sosial Teman Sebaya…

  • Definisi Dukungan Sosial Teman Sebaya
  • Aspek-aspek Dukungan Sosial Teman Sebaya
  • Manfaat Dukungan Sosial Teman Sebaya
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi Dukungan Sosial Teman

Lee Dennis et al, (2002) menggambarkan dukungan teman sebaya sebagai jenis dukungan sosial yang menggabungkan informasi, penilaian dan bantuan emosional. Solomon, (2004) mengatakan dukungan sebaya adalah dukungan sosial yang dilakukan untuk menjadikan seseorang lebih baik dan menjadi orang yang diinginkan.

Teman Sebaya

  • Defenisi Teman Sebaya
  • Peran Teman Sebaya
  • Jenis-jenis Teman Sebaya

Pada Gambar 4.6 terlihat bahwa tingkat motivasi ekstrinsik dalam menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Bosowa University cenderung berada pada kategori sedang. Pada Gambar 4.7 terlihat bahwa tingkat dukungan sosial teman sejawat untuk menyelesaikan skripsi pada mahasiswa Bosowa University cenderung berada pada kategori sedang. Secara rinci terlihat pada grafik di atas bahwa dari 173 siswa laki-laki, sebanyak 11 orang (6%) termasuk dalam kategori tersebut.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berjumlah 20 orang, kategori “sangat tinggi” sebanyak 2 orang (10%), kategori “tinggi” sebanyak 4 orang (29%), dan kategori “tinggi” sebanyak 8 orang (40%). sebanyak 3 orang (15%) berada pada kategori “sedang”. Hasil yang diperoleh rata-rata mahasiswa Bosowa University mempunyai dukungan sosial teman sebaya pada kategori sedang. Secara lebih rinci diagram di atas menunjukkan bahwa dari 173 siswa yang masuk kategori terdapat 13 orang (8%).

Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Motivasi dalam

Keranka Berpikir

Hipotesis

Ho: Dukungan sosial teman sebaya tidak berpengaruh terhadap motivasi ekstrinsik mahasiswa Bosowa University dalam menghasilkan skripsi. Ha: Dukungan teman sebaya berpengaruh terhadap motivasi mahasiswa dalam mengerjakan skripsi pada mahasiswa Bosowa University.

METODE PENELITIAN

  • Identifikasi Variabel Penelitian
  • Defenisi Konseptual
  • Defenisi Operasional
  • Populasi, sampel dan teknik pengambilan sampel
    • Populasi
    • Sampel
    • Teknik pengambilan Sampel
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Uji Instrumen
    • Uji Validitas
    • Uji Reliabilitas
  • Teknik Analisis Data
    • Uji Deskriptif
    • Uji Asumsi Sebuah Sebuah Model Regresi Linear Sederhana
    • Prosedur Penelitian
  • Jadwal Penelitian

Secara rinci pada diagram di atas terlihat bahwa dari 70 orang mahasiswa psikologi, 5 orang (7%) berada pada kategori “sangat tinggi”, 14 orang (20%) berada pada kategori “tinggi”, 36 orang (20%) berada pada kategori “tinggi”, 36 orang ( Sebanyak 51% berada pada kategori “tinggi”, “sedang”, sebanyak 11 orang (16%) masuk dalam kategori “rendah” dan sebanyak 4 orang (6%) masuk dalam kategori “sangat rendah”. Mahasiswa Fakultas Pertanian berjumlah 15 orang, tidak ada satupun (0%) yang masuk kategori “sangat tinggi”, 7 orang (47%) masuk kategori “tinggi”, 3 orang (20%) masuk kategori “sedang”. kategori “rendah” sebanyak 4 orang (27%) dan kategori “rendah” sebanyak 1 orang (7%). Secara rinci pada diagram di atas terlihat bahwa dari 118 orang pelajar etnis Makassar, 6 orang (5%) masuk kategori “sangat tinggi”, 21 orang (18%) masuk kategori “tinggi”, 57 orang . (48%) masuk kategori “sedang”, 26 orang (22%) masuk kategori “rendah”, dan 8 orang (7%) masuk kategori “sangat rendah”.

Secara rinci dapat dilihat pada grafik di atas bahwa dari 70 orang mahasiswa psikologi, 7 orang (10%) masuk dalam kategori “sangat tinggi”, 11 orang (16%) masuk dalam kategori “tinggi”, 39 orang (16%) masuk dalam kategori “tinggi”, dan 39 orang (16%) masuk dalam kategori “tinggi”. 56%) berada pada kategori “tinggi”, “sedang”, sebanyak 8 orang (11%) berada pada kategori “rendah” dan sebanyak 5 orang (7%) berada pada kategori “sangat rendah”. Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik berjumlah 20 orang, 1 orang (5%) masuk dalam kategori “sangat tinggi”, 6 orang (30%) masuk dalam kategori “tinggi”, 6 orang (30%) masuk dalam kategori kategori “sedang” sebanyak 5 orang (25%) masuk kategori “rendah”, dan sebanyak 2 orang (10%) masuk kategori “rendah”. Secara rinci dapat dilihat pada grafik di atas bahwa dari 118 pelajar etnis Makassar, 3 orang (3%) masuk kategori “sangat tinggi”, 37 orang (31%) masuk kategori “tinggi”, 60 orang (51%) berada pada kategori “sedang”, 14 orang (22%) berada pada kategori “rendah” dan 4 orang (3%) berada pada kategori “sangat rendah”.

Tabel 3.1   Skoring Alat Ukur
Tabel 3.1 Skoring Alat Ukur

HASIL DAN PEMBAHASAN

Deskriptif subjek berdasarkan Jenis Kelamin

Dalam penelitian ini jumlah responden sebanyak 350 orang yang terbagi dalam 2 jenis kelamin yaitu laki-laki dan perempuan.

Deskriptif subjek berdasarkan Usia

Deskriptif subjek berdasarkan Fakultas

Deskriptif subjek berdasarkan Semester

Deskriptif subjek berdasarkan Suku

Hasil Analisis Deskriptif

  • Deskriptif Motivasi Ekstrinsik pada Mahasiswa Universitas
  • Deskriptif Dukungan Sosial Teman Sebaya pada Mahasiswa

Data yang tersaji pada tabel di atas menunjukkan bahwa jumlah responden yang mempunyai tingkat motivasi ekstrinsik sangat tinggi dalam menyelesaikan skripsi dari 350 responden sebanyak 22 orang atau 6,29%. Responden yang berada pada kategori sedang pada tingkat motivasi ekstrinsik pada akhir skripsi ini memperoleh hasil yang bervariasi antara 20,80%. Selanjutnya responden yang memiliki kategori rendah dalam tingkat motivasi ekstrinsik dalam menyelesaikan skripsi berjumlah 57 atau 16,29% dari 350 responden.

Responden pada kategori motivasi ekstrinsik sangat tinggi pada penyelesaian skripsi berjumlah 22 orang (6,29%), kategori tinggi sebanyak 78 orang (22,29%), sedangkan pada kategori sedang sebanyak 163 orang (46,57%), pada kategori sedang sebanyak 163 orang (46,57%), pada kategori sedang sebanyak 163 orang (46,57%). kategori rendah. berjumlah 57 orang (16,29%) dan pada kategori sangat rendah, tingkat motivasi ekstrinsik mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi di Universitas Bosowa sebanyak 30 orang (8,57%). Selanjutnya responden yang memiliki tingkat dukungan sosial teman sebaya yang rendah untuk menyelesaikan skripsinya sebanyak 71 orang atau 20,29% dari 350 responden. Dukungan sosial teman sebaya pada saat penyelesaian skripsi berada pada kategori sangat tinggi sebanyak 20 orang (5,71%), kategori tinggi sebanyak 86 orang (24,57%), sedangkan pada kategori sedang sebanyak 149 orang (42,57%) , pada kategori rendah sebanyak 71 orang (20,29%) dan pada kategori sangat rendah tingkat dukungan sosial teman sebaya pada mahasiswa yang menyelesaikan skripsi di Universitas Bosowa sebanyak 24 orang (6,86%).

Tabel 4.2 Norma Kategorisasi Motivasi Ekstrinsik  Tingkat
Tabel 4.2 Norma Kategorisasi Motivasi Ekstrinsik Tingkat

Deskriptif Variabel berdasarkan Demografi Responden

  • Deskriptif Motivasi Ekstrinsik Berdasarkan Demografi Responden 68
  • Deskriptif Dukungan Sosial Teman Sebaya Berdasarkan Semester 78

Seperti yang ditunjukkan dalam rajah di atas, seramai 19 orang (7%) berumur 20-24 berada dalam kategori "sangat tinggi", seramai 67 orang (24%) dalam kategori "tinggi" adalah seramai 134 orang. (47%) dalam kategori "rendah", dan seramai 15 orang (5%) berada dalam kategori sangat rendah. Secara terperinci, dapat dilihat dalam rajah di atas iaitu daripada 211 pelajar semester 7 & 8, 12 orang (6%) berada dalam kategori "sangat tinggi", 46 orang (22%) berada dalam kategori "tinggi". , 98 orang (46 %) berada dalam kategori "tinggi". berada dalam kategori "sederhana", seramai 35 orang (17%) berada dalam kategori "rendah" dan seramai 20 orang (9%) berada dalam kategori "sangat rendah". Seramai 156 pelajar Bugis, 6 (4%) dalam kategori “sangat tinggi”, 21 (24%) dalam kategori “tinggi”, 71 (46%) dalam kategori “sederhana”, 26 (17). ). %) dalam kategori "rendah", dan seramai 16 orang (10%) dalam kategori "sangat rendah", 27 orang pelajar suku Toraja, 3 orang (11%) dalam kategori "sangat tinggi". , seramai 11 orang (41%) berada dalam kategori "tinggi", seramai 10 orang (37%) berada dalam kategori "sederhana", seramai 1 orang (4%) berada dalam "rendah". kategori, dan seramai 2 orang (7%) berada dalam kategori "sangat rendah", manakala seramai 49 pelajar suku lain di luar Sulawesi Selatan, seramai 7 orang (14%) berada dalam kategori "sangat tinggi", sebanyak kerana 11 orang (41%) berada dalam kategori "tinggi", seramai 25 orang (51%) berada dalam kategori "sederhana", seramai 4 orang (8%) berada dalam kategori.

Terlihat dari diagram di atas, pada usia 20-24 tahun 16 orang (6%) masuk kategori “sangat tinggi”, 73 orang (26%) masuk kategori “tinggi”, 120 orang (42 %) masuk kategori “sedang”, 58 orang (20%) masuk kategori “rendah”, dan 16 orang (6%) masuk kategori “sangat rendah”. Mahasiswa fakultas pertanian berjumlah 15 orang, 1 orang (7%) masuk kategori “sangat tinggi”, 4 orang (27%) masuk kategori “tinggi”, 6 orang (40%) masuk kategori “sedang”, sebanyak 4 orang (27%) berada pada kategori “rendah”, dan tidak ada satupun (0%) yang berada pada kategori “sangat rendah”, sebanyak 58 orang mahasiswa fakultas teknik, 2 orang (3%) berada pada kategori “ kategori sangat tinggi, sebanyak 11 orang (19%) masuk kategori “tinggi”, 22 orang (38%) masuk kategori “tinggi”. Dari 156 siswa Bugis, 9 orang (6%) berada pada kategori “sangat tinggi”, 27 orang (17%) berada pada kategori “tinggi”, 66 orang (42%) berada pada kategori “sedang”, 39 orang (25%) dalam kategori “rendah”, dan 15 orang (10%) dalam kategori “sangat rendah”, 27 orang pelajar Toraja, 2 orang (7%) dalam kategori “sangat tinggi”, 7 orang (26%) berada pada kategori “tinggi”, sebanyak 9 orang (33%) berada pada kategori “sedang”, sebanyak 9 orang (33%) berada pada kategori “rendah”, dan tidak ada orang (0%). ) dalam kategori “rendah”. “sangat rendah”, sedangkan dari 49 pelajar etnis lain yang berasal dari luar Sulawesi Selatan, 6 orang (12%) masuk kategori “sangat tinggi”, 15 orang (31%) masuk kategori “tinggi”, 14 orang (29%) ) berada pada kategori “sedang”, 9 orang (18%) berada pada kategori “rendah” dan 5 orang siswa (10%) berada pada kategori “sangat rendah”.

Gambar 4.9 Diagram Motivasi Ekstrinsik Berdasarkan Usia
Gambar 4.9 Diagram Motivasi Ekstrinsik Berdasarkan Usia

Hasil Uji Asumsi

Ho: Tidak terdapat pengaruh dukungan teman sejawat terhadap motivasi mengerjakan skripsi pada mahasiswa Bosowa University. Ho yang menyatakan tidak terdapat pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap motivasi ekstrinsik pada siswa ditolak. Langkah selanjutnya yang dilakukan adalah mengetahui koefisien pengaruh variabel dukungan sosial teman sebaya terhadap variabel motivasi ekstrinsik.

Gambaran umum dukungan sosial pada siswa Mazurek & Ciesla (2015) menjelaskan bahwa dukungan teman sebaya Mazurek & Ciesla (2015) menjelaskan dukungan teman sebaya. Pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap motivasi ekstrinsik dalam penyelesaian skripsi di kalangan mahasiswa. Ekstrinsik dalam penyelesaian skripsi di kalangan mahasiswa Bosowa. Dukungan sosial bagi mahasiswa yang sedang menyusun skripsi (kajian fenomenologi mahasiswa fakultas psikologi Undip).

Tabel 4.8 Hasil Uji Linearitas  Variabel  Linearity  *Sig.
Tabel 4.8 Hasil Uji Linearitas Variabel Linearity *Sig.

Pembahasan

  • Gambaran Umum Motivasi Ekstrinsik Pada Mahasiswa
  • Gambaran Umum Dukungan Sosial Teman Sebaya
  • Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya Terhadap Motivasi

Limitasi Penelitian

Tingkat motivasi eksternal pada mahasiswa menunjukkan sebanyak 22 orang (6,29%) berada pada kategori motivasi eksternal sangat tinggi pada akhir skripsi, sedangkan pada kategori tinggi terdapat 78 orang (22,29%), sedangkan pada kategori sedang. satu. kategori rendah sebanyak 57 orang (16,29%) dan kategori sangat rendah sebanyak 30 orang (8,57%). Oleh karena itu berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa mahasiswa Universitas Bosowa mempunyai tingkat motivasi ekstrinsik yang berbeda-beda dan secara umum berada pada kategori sedang atau cukup. Tingkat dukungan sosial teman sebaya pada kalangan mahasiswa menunjukkan bahwa responden berada pada kategori sangat tinggi sebanyak 20 orang, tingkat dukungan sosial teman sejawat pada saat penyelesaian skripsi sebanyak 20 orang (5,71%), pada kategori tinggi sebanyak 86 orang. . (24,57%), sedangkan pada kategori sedang sebanyak 149 orang (42,57%), pada kategori rendah sebanyak 71 orang (20,29%), dan pada kategori sangat rendah tingkat dukungan sosial rekan kerja pada mahasiswa yang sedang menyelesaikan skripsi. . di Universitas Bosowa sebanyak 24 orang (6,86%).

Dukungan sosial teman sebaya dapat menjadi prediktor motivasi ekstrinsik pada mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi atau pengaruh dukungan sosial teman sebaya terhadap motivasi ekstrinsik dengan kontribusi sebesar 30%, dengan arah penelitian yang sama yaitu semakin tinggi dukungan sosial dari teman sebaya maka semakin tinggi pula motivasi ekstrinsik pada mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi. motivasi ekstrinsik yang mereka miliki bagi mahasiswa yang menyelesaikan skripsinya. Siswa diharapkan dapat meningkatkan motivasinya dengan melihat aspek motivasi ekstrinsik dengan cara mengubah pemikirannya agar memiliki tingkat motivasi yang tinggi sehingga hal tersebut akan terjadi. Peneliti mengusulkan menggunakan berbagai metode seperti wawancara mendalam untuk mengetahui tingkat dukungan sosial dari teman sebaya dan motivasi ekstrinsik siswa.

PENUTUP

Saran

Pengaruh Motivasi Belajar dan Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Prestasi Akademik Akuntansi Keuangan Siswa Kelas XI AK SMK Negeri 7 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2011/2012. Hubungan dukungan teman sebaya dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa tahun kelima yang sedang mengerjakan skripsi di Fakultas Ilmu Budaya dan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Pengaruh disiplin belajar dan lingkungan teman sebaya terhadap prestasi belajar mahasiswa program studi Akuntansi Ang.

Anda akan diminta memilih salah satu alternatif jawaban yang tersedia di sebelah kanan setiap pernyataan, berdasarkan kondisi Anda sebenarnya. Bacalah setiap pernyataan dengan cermat lalu pilihlah satu dari lima alternatif jawaban yang tersedia yang menurut Anda paling sesuai dengan citra diri Anda.

Referensi

Dokumen terkait