• Tidak ada hasil yang ditemukan

Untuk keluarga besar SDIT IQRA’2 yang telah banyak (9)ix Bapak Dr

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Untuk keluarga besar SDIT IQRA’2 yang telah banyak (9)ix Bapak Dr"

Copied!
163
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar belakang Masalah

Salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia adalah dengan munculnya gagasan pendidikan karakter religius dalam dunia pendidikan di Indonesia. Pendidikan karakter adalah proses penanaman nilai-nilai karakter pada diri warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan (kognisi), kesadaran atau kemauan serta tindakan untuk penerapan nilai-nilai tersebut, seperti terhadap Tuhan Yang Maha Esa, terhadap diri sendiri, terhadap orang lain, lingkungan dan kebangsaan. menjadi manusia yang baik.. Paparan adat istiadat di atas menunjukkan bahwa sekolah merupakan sekolah yang benar-benar melaksanakan pendidikan karakter, yang ditandai dengan adanya kegiatan atau program yang menumbuhkan karakter baik pada diri siswa.

Berdasarkan latar belakang dan fenomena yang telah diuraikan di atas, maka peneliti bermaksud untuk mengkaji dan meneliti guna memperoleh informasi yang mendalam tentang program penguatan pendidikan karakter religius melalui penerapan kurikulum pengembangan Islam, sehingga dengan ini peneliti mengambil judul penelitian. ''Penguatan pendidikan karakter keagamaan melalui implementasi Kurikulum Pengembangan Islam SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu''.

Identifikasi Masalah

Belum ada informasi mengenai hasil penguatan pendidikan karakter religius dalam implementasi Kurikulum Pengembangan Pribadi Islami di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu Tahun Pelajaran 2020/2021.

Batasan Masalah

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Mendeskripsikan hasil penguatan pendidikan karakter religius melalui Implementasi Kurikulum Islam Pengembangan Diri (BPI) di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu.

Manfaat Penelitian

Kota Bengkulu dan (2) Hasil Penguatan Pendidikan Karakter Religius Melalui Implementasi Kurikulum Islami Pengembangan Diri (BPI) di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu. No Standar Kompetensi Inti Indikator Pencapaian Hasil 4 Memperkuat hubungan. peserta jalan hidup Nabi -sallallahu alaihi wa sallam meneladaninya dengan baik dan menerima berbagai pelajaran dan Ibrah. Hasil Penguatan Pendidikan Karakter Religius Melalui Implementasi Kurikulum Islami Pengembangan Diri (BPI) di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu. . A.

Hasil penguatan pendidikan karakter religius melalui penerapan Kurikulum Pengembangan Diri Islam (BPI) di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu.

Sistematika Penulisan

LANDASAN TEORI

Deskripsi Konseptual

  • Program Pendidikan Karakter Religius
  • Penguatan Karakter Religius
  • Perencanaan Pendidikan Karakter Relegius
  • Peranan Penting Warga Sekolah dan Kepala Sekolah
  • Bina Pribadi Islami (BPI)
  • Hakikat Kurikulum
  • Hasil Pendidikan Karakter

Lebih lanjut mengenai pengertian pendidikan karakter, Raharjo berpendapat bahwa pendidikan karakter merupakan suatu proses pendidikan yang bersifat holistik. Khusus untuk konsep pendidikan karakter yang asli Indonesia (misal) dapat dikaji dari berbagai adat dan budaya yang ada di Indonesia, berbagai ajaran. Penguatan karakter dipahami sebagai program dalam lembaga pendidikan yang berperan dan berfungsi untuk memperkuat karakter peserta didik.

Selain itu, indikator keberhasilan program pendidikan karakter di sekolah dapat dilihat dari berbagai perilaku sehari-hari yang tampak pada setiap kegiatan sebagai berikut.

Tabel 2.1 Nilai Karakter Menurut Ajaran Agama Islam
Tabel 2.1 Nilai Karakter Menurut Ajaran Agama Islam

Hasil Penelitian yang Relevan

Apalagi menurut Mulyasa, kualitas pembelajaran atau pembentukan karakter siswa dapat dilihat dari proses dan hasilnya. Sedangkan penelitian yang penulis bahas terkait dengan kurikulum muatan lokal yang disebut dengan Kurikulum Pengembangan Diri Islami (BPI) yang menjadi ciri khas lulusan SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu. Model Kurikulum Terpadu dalam Manajemen Kurikulum Pengembangan Pribadi Islami (Studi Kasus di MAN 01 Malang dan SMAN 04 Malang)”.

Permasalahannya adalah model kurikulum terpadu dalam manajemen pengembangan pribadi Islami membentuk karakter yang utuh dan penelitian ini bersifat kualitatif. Penelitian ini mengkaji kurikulum Islam untuk pengembangan diri (BPI) pada jenjang pendidikan tinggi yaitu SMA. Lilies Widyowati (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri Salatiga: 2016) dalam tesisnya yang berjudul “Pengembangan Kurikulum Terpadu Sistem Full Day School (Studi Kasus SD Alternatif Muhammadiyah Kota Magelang, SD Ihsanul Fikri Kota Magelang dan Ma’arif Terpadu SD Gunungpring, Magelang).

Mengangkat permasalahan mengenai pengembangan yang dilakukan SDIT Ma'aruf mengenai pengembangan kurikulum terpadu dengan model full Day. Penelitian ini juga mengkaji kurikulum terpadu dengan pendekatan sistem full day school di sekolah dasar. Dalam pengembangan kurikulumnya tidak menyebutkan kurikulum Pengembangan Diri Islami (BPI), seperti yang dilakukan di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu.

Ratnatus Sa’adah, (Universitas Malana Malik Ibrahim Malang: 2018) dengan judul “Pengembangan Kurikulum Berbasis Karakter di SMP Islam Al Azhar.” Mengangkat permasalahan pengembangan kurikulum yang ada dengan kurikulum berbasis kelas pada siswa khususnya kelas 7 dan 8 dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Bahjer Kamahi, (Universitas Islam Negeri Malang: 2017), dalam tesisnya yang berjudul “Pengembangan Kurikulum Bebas Internalisasi Karakter Keagamaan”. Mengkaji persoalan bagaimana pengelolaan dan pengembangan program serta apa saja faktor pendukung dan penghambat pengembangan Kurikulum Berbasis Internasionalisasi Keagamaan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif.

KerangkaBerpikir

Sejumlah penelitian tersebut mempunyai persamaan dan perbedaan dengan penelitian ini, yaitu sama-sama membahas tentang pendidikan karakter. Pendidikan karakter merupakan suatu program pengajaran yang bertujuan untuk mengembangkan budi pekerti dan budi pekerti pada peserta didik yang berkaitan dengan baik dan buruknya agama. Keberhasilan program pendidikan karakter dapat dilihat dari perwujudan indikator Standar Kompetensi Lulusan (SKL) pada individu peserta didik secara keseluruhan.

Gambar 2. 1 Kerangka Berpikir Kurikulum
Gambar 2. 1 Kerangka Berpikir Kurikulum

METODE PENELITIAN

Teknik Pengumpulan Data

Hasil penelitian meliputi program penguatan pendidikan karakter religius, implementasi kurikulum Islamic Private Development (BPI), dan hasil penguatan pendidikan karakter religius melalui implementasi kurikulum Islamic Personal Development (BPI) di SD IT Iqra’ Kota Bengkulu. . Program penguatan pendidikan karakter keagamaan di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu menemukan model kurikulum BPI yang berbasis pada penjaminan mutu. Kriteria karakter yang selalu dipenuhi peserta didik adalah: a) Iman yang murni, b) Ibadah yang benar, c) Berkepribadian yang matang dan berakhlak mulia, d) Pribadi yang bersungguh-sungguh, disiplin dan mampu mengendalikan hawa nafsu, dan e) Mampu berkarya. membaca, menghafal dan memahami Al-Quran.

Teknik Analisis Data

Keabsahan Data

Motivasi yang diberikan guru berkaitan dengan materi yang ada di BPI, fokusnya lebih pada Al-Qur'an. 3.7 B Terbiasa (biasanya) 5 Mampu membaca, menghafal dan. memahami Al-Qur'an 4.0 A Secara Konsisten. konsisten) 6 Mutsaqoful fikri (berhati besar) 2,5 C Berkembang. 3.9 B Terbiasa (biasanya) 5 Mampu membaca, menghafal dan. memahami Al-Qur'an 3,8 B Terbiasa. biasanya) 6 Mutsaqoful fikri (berhati besar) 3,4 B Biasanya.

11 Guru menyampaikan materi BPI dalam kegiatan belajar di luar ruangan (rihlah ilmiah) 12 Kegiatan Perkemahan Al-Qur'an dilakukan setiap hari. 13 Guru memberikan materi BPI pada kegiatan Perkemahan Al-Qur'an. bagian penilaian pada laporan akhir semester.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Deskripsi Wilayah Penelitian

  • Sejarah Singkat SD IT Iqra’ 2 Kota Bengkulu
  • Letak Geografis
  • Visi, Misi, dan Quality Assurance
  • Sarana dan Prasarana
  • Kurikulum
  • Struktur Organisasi
  • Keadaan Guru dan Karyawan
  • Keadaan Siswa
  • Program Kegiatan
  • Prestasi

SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu dahulu dikenal dengan nama SDIT Iqra', merupakan inisiatif para pendiri Yayasan Al Fida (M. Syahfan Badri, Dani Hamdani, Hamdani Nasution, M. Syamlan dan Dede Kusyana) di Kota Bengkulu pada tahun 1999. Yayasan Al Fida (YAF) sebagai payung SDIT Iqra', (pengurus pendirinya adalah M. Syahfan Badri, Dani Hamdani, Hamdani Nasution, M. Syamlan dan Dede Kusyana) melalui Akta Notaris No. Lokasi tersebut menjadikan SDIT Iqra' 2 Bengkulu Kota ini berada pada posisi yang strategis karena mudah dijangkau dari berbagai wilayah di Kota Bengkulu.

SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu banyak menerima peminat yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah ini setiap tahunnya. Dengan sarana dan prasarana yang cukup lengkap dan memadai, ruang kelas yang banyak serta lingkungan yang asri, bersih dan kondusif, SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu menjadi pilihan terbaik bagi para orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya. Sarana dan prasarana SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu cukup lengkap dan dapat dimanfaatkan dengan baik.

Kurikulum yang digunakan di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu merupakan gabungan dari kurikulum Diknas, Kementerian Agama dan JSIT. Sebagai bagian dari penyelenggaraan pendidikan, SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu secara selektif merekrut tenaga pengajar dan pengajar. Kondisi guru di atas menunjukkan bahwa sebagian besar guru di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu bergelar sarjana, dan hanya satu orang guru yang bergelar D2, serta empat orang guru bergelar magister.

Selain itu SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu juga mempunyai 5 orang tenaga pengajar yang sangat mendukung proses belajar mengajar di sekolah tersebut. Dalam upaya mengembangkan dan mengekspresikan bakat dan keterampilan peserta didik, SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu menyelenggarakan program ekstrakurikuler antara lain: a) Ekstrakurikuler Pramuka b) Ekstrakurikuler Kursus Tahfiz c) Ekstrakurikuler Kursus Karate d) Ekstrakurikuler Futsal e ) Ekstrakurikuler Tari f) KCB Kegiatan ekstrakulikuler . g) Ekstrakurikuler Menggambar dan Mewarnai h) Ekstrakurikuler Dokcil.. i) Ekstrakurikuler Pocil j) Ekstrakurikuler Silat k) Ekstrakurikuler Nasyid l) Ekstrakurikuler Robotika m) Ekstrakurikuler Tenis Meja n) Ekstrakurikuler Klub Matematika o) Ekstrakurikuler Klub Sains p) Ekstrakurikuler Sepatu Roda.

Temuan Penelitian

  • Program Penguatan Pendidikan Karakter Religius di
  • Implementasi Kurikulum Bina Pribadi Islam (BPI) di
  • Hasil Penguatan Pendidikan Karakter Religius

Pembahasan

  • Program penguatan pendidikan karakte rreligius di SDIT
  • Hasil Penguatan Pendidikan Karakter Religius melalui

Berdasarkan hasil penguatan pendidikan karakter keagamaan di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu ditemukan beberapa karakter yang dilakukan siswa dalam kehidupan sehari-hari khususnya di lingkungan sekolah. Kriteria tersebut sejalan dengan apa yang dikemukakan Mulyasa, bahwa indikator keberhasilan program pendidikan karakter di sekolah dapat dilihat dari perbedaan perilaku sehari-hari yang terjadi pada setiap kegiatan sebagai berikut. Program Penguatan Pendidikan Karakter Religius di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu dilaksanakan dengan internalisasi kurikulum Pengembangan Pribadi Islami (BPI) yang berbasis pada penjaminan mutu dan program pengembangan kecerdasan spiritual.

Implementasi Kurikulum Islami Pengembangan Diri (BPI) di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu mengikuti dua pola yaitu di sekolah dan di luar sekolah. Hasil penguatan pendidikan karakter keagamaan di SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu menunjukkan bahwa pencapaian 10 rambu muslim yang menjadi ciri utama penguatan pengembangan diri islami (BPI) banyak ditemukan rambu-rambu yang dilakukan secara konsisten dan pembiasaan. dipraktikkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah. Bagi pihak sekolah, penjaminan mutu menjadi nilai jual bagi keberlangsungan SDIT Iqra' 2 Kota Bengkulu.

Raharjo, Pendidikan Karakter Sebagai Upaya Mewujudkan Akhlak Mulia, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta: Balitbang Kementerian Pendidikan Nasional, vol.Pegawai Bank Syariah Mandiri 5. Guru SDIT Al-Hasanah Kota Bengkulu 6. Kepala SDIT IQRA'1 Kota Bengkulu 7. SMPIT IQRA' Kota Bengkulu. Bagaimana bentuk program penguatan pendidikan karakter keagamaan yang dikembangkan di SD IT Iqra' 2 Kota Bengkulu.

Apa saja bentuk program kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler yang dikembangkan SD IT Iqra' 2 Kota Bengkulu untuk mendukung kurikulum BPI. Apa saja faktor pendukung dan penghambat penerapan kurikulum BPI di Sekolah SD IT Iqra' 2 Kota Bengkulu.

Gambar 4.1 Model Kurikulum BPI Model  Kurikulum BPI   Berbasis Quality Assurance
Gambar 4.1 Model Kurikulum BPI Model Kurikulum BPI Berbasis Quality Assurance

PENUTUP

Kesimpulan

Untuk kurikulum berbasis penjaminan mutu Islamic Private Development (BPI), lebih ditekankan pada strategi penelitian berupa kegiatan life skill dan mutabaah sehari-hari, serta laporan karakter pribadi yang Islami. Sedangkan untuk program pembinaan kecerdasan beragama, terdapat kegiatan iftor jama'i, mabit, kajian luar (rihlah ilmiah), dan perkemahan mengaji. Sedangkan pola ekstrakurikuler terdiri dari kegiatan iftor jama'i, mabit, belajar di luar ruangan (rihlah ilmiah) dan perkemahan mengaji.

Capaian BPI dalam menumbuhkan karakter religius pada peserta didik antara lain membiasakan sholat lima waktu, mencintai Al-Qur’an, toleransi (terbiasa hidup rukun), budaya hidup disiplin, taat pada pemimpin, mandiri, terbiasa beragama. pelayanan sunnah, optimisme, budaya hidup sederhana, tutur kata yang baik dan santun. Sedangkan kriteria karakter religius yang (biasa) kita biasakan adalah: a) Fikri mutsaqoful (berpikiran terbuka), dan b) Memiliki kecakapan hidup (kesehatan dan kebugaran, kecakapan hidup dan kewirausahaan, pengembangan diri).

Saran

Gambar

Tabel 2.1 Nilai Karakter Menurut Ajaran Agama Islam
Tabel 2.3 Nilai Karakter Islami terhadap Keluarga
Gambar 2.1 Implementasi Kurikulum
Gambar 2. 1 Kerangka Berpikir Kurikulum
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hasil analisis statistik dari penambahan ekstrak sarang semut Myrmecodia sp dengan dosis 5 mg/kg bb, 10 mg/kg bb, dan 15 mg/kg bb tidak memberikan pengaruh yang nyata P>0,05 terhadap