• Tidak ada hasil yang ditemukan

Versi RINGKASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Versi RINGKASAN"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Risalah Rapat Pleno MWA Tanggal 26 Agustus 2017 – versi Ringkasan 1

Risalah Rapat Pleno MWA ITB

Ruang Rapat MWA, Bandung, 26 Agustus 2017

JADWAL

Hari, tanggal : Sabtu , 26 Agustus 2017 Waktu : 09.00 – 12.00

Tempat Kehadiran

: :

Ruang Rapat MWA ITB

Anggota MWA

1. Betti S. Alisjahbana (Ketua MWA) 2. Jann Hidajat Tjakraatmadja

(Wakil Ketua)

3. Emmy Suparka (Sekretaris Eksekutif)

4. Kadarsah Suryadi (Rektor ITB) 5. Irfan Setiaputra

6. Erriy Ricardo M (Mewakili MENRISTEKDIKTI)

7. Fauzan Makarim 8. Marzuki Usman 9. Rochim Suratman 10. Richard Mengko

11. Kuntoro Mangkusubroto

12. Eddy Nasution (Mewakili Gubernur Jawa Barat)

Non Anggota MWA WAKIL REKTOR

1. Bermawi P Iskandar (WRAM) 2. Bambang Riyanto (WRRIM) 3. Miming Miharja (WRAAK) 4. Irawati (WRSO)

TIDAK HADIR 1. Suharto

2. Pramono Anung

3. Indratmo Soekarno (Ketua SA)

Versi

RINGKASAN

(2)

Risalah Rapat Pleno MWA Tanggal 26 Agustus 2017 – versi Ringkasan 2 I. ACARA / TOPIK BAHASAN

1. Strategi Mengembangkan Unit Usaha dan Dana Lestari

2. ITB Restructuring as a function of : Technology advancement and change, Global societal and economical change, Serving national needs via multiple campus system

II. MATERI YANG DIBAGIKAN a. Bahan yang dibagikan

1. Risalah Rapat Pleno MWA ITB tanggal 29 Juli 2017 b. Bahan tayangan :

1. Slide Presentasi BPUDL

III. PELAKSANAAN RAPAT

Sidang dibuka oleh Ketua MWA pada pukul 09.00 yang dihadiri oleh 12 anggota MWA dan 4 Anggota non MWA. Sidang menyetuji Risalah Rapat Pleno tanggal 29 Juli 2017.

Agenda No. 1 : Strategi Mengembangkan Unit Usaha dan Dana Lestari

DISKUSI

- Walaupun saat ini BPUDL sudah bekerja cukup baik dalam menangani dana lestari dan perusahaan perusahaan di ITB, BPUDL perlu direview ulang dari sisi struktur, fungsi, peran dan behaviournya.

- BPUDL sebaiknya jangan menggunakan pendekatan “kuno” dan bisa mengadopsi struktur dan behaviour badan serupa seperti di Harvard, MIT atau NUS.

- BPUDL selama ini kurang aktif dan dalam posisi menunggu serta hanya fokus donatur kelas kakap saja, padahal banyak alumni yang bukan kelas kakap ingin menyumbang ke ITB.

Sebaiknya BPUDL bisa lebih aktif lagi dan menyediakan Tim Profesional untuk menjemput peluang donasi dari alumni dan fihak lainnya.

- Kedepan BPUDL melalui pengelolaan usaha agar bisa memberikan sumbangan ke ITB lebih signifikan dengan menyiapkan perubahan struktur dan behaviour sehingga lebih kapitalis dan mampu menjembatani hasil penelitian dosen menjadi paten dan produk yang siap dibisniskan.

- Kementrian juga sangat mendukung bila BPUDL ITB bisa berperan lebih signifikan dalam mencari alternative pendanaan pendidikan selain sumber dari APBN dan UKT.

- Pemprov Jabar mengharapkan ITB bisa makin besar kontribusinya dalam pembangunan Jawa Barat dimana saat ini banyak proyek besar dilakukan di Jawa Barat.

(3)

Risalah Rapat Pleno MWA Tanggal 26 Agustus 2017 – versi Ringkasan 3

Agenda No. 2 :

ITB Restructuring as a function of : Technology advancement and change, Global societal and economical change, Serving national needs via multiple campus system

Pengantar dari Pak Kuntoro

- Perubahan dunia industry dan pendidikan sangat cepat. Misal ada POM Listrik, Uber.

Sementara cara ITB berbisnis masih tradisional

- Jika semua sudah punya smart phone. Semua bisa akses world class education sehingga tidak perlu lagi kelas-kelas.

- Nanti contour dunia akan berubah secara cepat

- Haarus diusulkan ke Kementerian Ristekdikti, agar dapat menerima dosen bukan PNS tapi berdasarkan kontrak

- Cara kedepan : Network and Sharing dengan perusahaan perusahaan besar. Dosen ITB dijual ke perusaahaan dan ITB dapat hasil usahanya missal 50%. Labnya pindah ke perusahaan. Misal di US, Lab MIT di perusahaan.

- Harus ada kerjasama terkait dengan fasilitas

- Ada beberapa kendalan kerjasama dengan ITB : kualitas hasil dan tidak tepat waktu - Ubah struktur, maka prilaku juga akan berubah

- Peluang : tidak perlu lagi class room, lab ubah secara holistik

Presentasi Bu Betti (Slide terlampir) DISKUSI

- Banyak perubahan dan lebh cepat dari sebelumnya, sehingga kita tidak bisa lagi mengandalkan cara tradisional untuk beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut. ITB perlu behavior baru dengan melakukan perubahan structural karena change structure will change behavior.

- ITB sebaiknya sudah memiliki visi 10 tahun kedepan dan semenjak sekarang telah melakukan persiapan untuk menyambutnya dengan pengetahuan yang baru dan tidak obsoled seperti mampu membayangkan bisnis yang akan dihasilkan oleh ITB dalam jangka waktu 2-3 kedepan.

- ITB harus lebih efisien dan tidak menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan pencapaian strategic objective.

Rencana Pleno bulan SEPTEMBER 2017

Hari/Tanggal : Sabtu, 30 September 2017

Tempat : Bandung

Agenda (tentative) :

- Presentasi hasil kajian tentang TPB di Jatinangor - dll

Referensi

Dokumen terkait

Tidak terdapat perbedaan bermakna antara ukuran gigi laki-laki dan perempuan suku Jawa yang mengalami maloklusi kelas I Angle dengan menggunakan analisis Bolton, baik rasio anterior