• Tidak ada hasil yang ditemukan

View of Developing a Match Maker Website for Startup and Investor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "View of Developing a Match Maker Website for Startup and Investor"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

728 Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi ISSN 2407-4322 Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E-ISSN 2503-2933

http://jurnal.mdp.ac.id [email protected]

Pengembangan Website Match Maker Startup Dan Investor

Suhatati Tjandra*1, Grace Levina Dewi2, Alfira Jessica3

1,2Program Studi Informatika, Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya; Jl. Ngagel Jaya Tengah 73-77 Surabaya, 5041509

3Program Studi Sistem Informasi, Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya, Surabaya e-mail: *1[email protected], 2[email protected], 3[email protected]

Abstrak

Perkembangan startup di Indonesia begitu pesat. Saat membangun sebuah startup, dibutuhkan dana agar tetap dapat mengembangkan startup yang dibangun, merawat startup, dan mempertahankan startup dari persaingan dalam dunia startup. Investor merupakan salah satu peranan penting yang dibutuhkan di dalam startup. Investor dapat memberikan dukungan pada startup melalui pemberian dana (investasi). Saat ini, wadah untuk mempromosikan startup yang dikembangkan oleh developer sebagai media promosi sangat minim. Promosi ini dapat digunakan sebagai sarana mengenalkan startup (produk yang dimiliki) lebih luas dan menarik perhatian dari investor. Kendala yang telah disebutkan inilah yang menjadi fokus utama dalam pengembangan website. Pengembangan website ini dibuat dengan menggunakan konsep waterfall. Tujuan dari pengembangan website ini selain sebagai media promosi, juga memberikan kesempatan bertemu dengan investor secara tidak langsung dan memudahkan investor menilai startup yang memiliki potensi di masa depan. Uji coba yang diterapkan pada pengembangan website adalah uji coba compatibility, performance, dan usabillity. Diperoleh kesimpulan bahwa pengembangan website dari sisi developer memperoleh nilai usability sebesar 91.86% yang artinya website sudah sangat baik dan pengembangan website untuk investor memperoleh nilai usability sebesar 79.85% yang artinya website sudah baik.

Kata kunci—startup, investor, developer, website, usability

Abstract

Indonesian startups are growing at a breakneck pace. When starting a business, finances are required to continue to develop the business, sustain it, and defend it against competition in the startup environment. One of the most crucial responsibilities in a business is that of an investor. Investors can help startups by providing financial assistance (investment).

There are now only a handful sites for developers to market their startups as promotional material. This promotion can be used to promote startups (owned products) to a wider audience and gain investors' attention. The above-mentioned limits are the primary focus of website creation. The waterfall concept was used in the building of this website. The goal of creating this website is not only to serve as a promotional tool, but also to provide an opportunity for entrepreneurs to meet investors in an indirect manner and to make it easier for investors to analyze businesses with future potential. Compatibility, performance, and usability tests are all used in website development. Website development from the developer's perspective received a usability score of 91.86%, indicating that the website is very excellent, and website development for investors received a score of 79.85%, indicating that the website is good.

Keywords—startup, investor, developer, website, usability

(2)

Jatisi ISSN 2407-4322

Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E- ISSN 2503-2933 729

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Author) 1. PENDAHULUAN

tartup memiliki kemungkinan lebih efektif dalam mengeksploitasi teknologi baru dan memperkenalkan inovasi radikal, dimana dapat membantu mengatasi beberapa masalah utama tantangan kebijakan saat ini. Perusahaan rintisan yang inovatif juga dapat berperan dalam mencapai masyarakat yang lebih inklusif dengan mempromosikan mobilitas sosial [1].

Secara umum, startup adalah sesuatu bisnis yang baru saja berdiri dan berkembang dengan didukung oleh layanan digital dan masih banyak membutuhkan pendanaan untuk beroperasi.

Seiring dengan perkembangan era digital saat ini, pergerakan startup di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat. Beberapa faktor berkembangnya startup di Indonesia yakni masyarakat selalu terbuka dengan teknologi baru, jumlah penduduk yang banyak, pelayanan startup yang baik, modal dari investor serta dukungan pemerintah [2].

Berdasarkan nilai valuasi, Startup dibedakan dalam beberapa level, yaitu, level cockroach, level ponies, level centaurs, level unicorn, level decacorn, dan level hectocorn.

Untuk perkembangannya, startup membutuhkan modal untuk membangun dan mengembangkannya. Oleh karena itu, dibutuhkan investor-investor untuk memberikan modal pada startup, supaya bisa berkembang. Dalam hal ini investor harus mempertimbangkan dengan baik untuk dapat memilih dan memutuskan startup yang paling tepat untuk diberi modal.

Selama ini masih belum ada wadah untuk mempertemukan startup dan investor secara online di Indonesia. Untuk itu, dikembangkan website yang dapat mempertemukan para investor dengan para developer atau startup. Tujuan pertama dikembangkannya website ini adalah agar dapat membantu startup untuk melakukan promosi startup atau produk yang dimiliki, sehingga membantu para developer ataupun startup mendapatkan kesempatan untuk bertemu (walaupun secara tidak langsung) dengan para investor. Tujuan kedua adalah memudahkan investor untuk melakukan analisa setiap developer atau startup yang ada. Selain itu, wadah ini dapat membantu startup untuk mempromosikan diri dengan memberikan deskripsi lengkap untuk meyakinkan potensi startup dan produk yang ditawarkan sehingga memperoleh investor yang mau menginvestasikan berupa dana pada startup yang membutuhkan.

2. METODE PENELITIAN

2.1 Penelitian Terdahulu

Terdapat beberapa penelitian yang pernah dilakukan tentang nilai valuasi, salah satunya adalah penelitian yang pernah dilakukan dengan judul “Valuasi Saham Metode Discounted Cash Flow Pada Sub Sektor Lembaga Pembiayaan Di Indonesia”. Untuk menentukan nilai aset atau nilai perusahaan dilakukan suatu proses yang dikenal dengan istilah valuasi. Valuasi ini diperlukan agar investor dapat mengetahui apakah harga yang ditawarkan memiliki nilainya wajar (correctly valued), murah (undervalued), atau mahal (overvalued), sehingga dapat menentukan keputusan investasi yang tepat. [3]. Business valuation adalah mengukur nilai sebuah perusahaan dari semua ukuran dan jenisnya [4]. Metode valuasi yang digunakan dalam pengembangan website ini adalah metode Discounted Cash Flow atau disingkat dengan DCF.

DCF adalah metode penilaian metode penilaian yang digunakan untuk memperkirakan nilai investasi berdasarkan arus kas masa depan yang diharapkan [5]. Ada 2 kelebihan dari metode DCF ini, yaitu nilai perusahaan berasal dari nilai inheren arus kas masa depan dan tidak terpengaruh oleh kebijakan depresiasi/kapitalisasi [6]. Metode perhitungan ini bersumber dari ExitAdviser [7]. Berikut beberapa rumus yang diterapkan dalam perhitungan valuation tools menggunakan DCF:

S

(3)

730 Jatisi ISSN 2407-4322 Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E-ISSN 2503-2933

IJCCS Vol. x,

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

1) Sales forecast, adalah proses memperkirakan pendapatan masa depan. Diasumsikan variabel n adalah tahun, dan variabel sf adalah sales forecast.

sf = sf + sf × growth rate% (1)

2) Profit forecast, estimasi keuntungan yang diperoleh perusahaan dimasa depan.

Diasumsikan variabel n adalah tahun dan variabel pf adalah profit forecast.

pf = pf + (pf × growth rate%) (2)

3) Current assets, aset lancar yang mewakili semua aset perusahaan yang diharapkan mudah dijual. Diasumsikan variabel n adalah tahun, dan variabel ca adalah current assets.

ca = ca + (ca × growth rate%) (3)

4) Current liabilities, kewajiban keuangan jangka pendek perusahaan yang memiliki batas jatuh tempo pembayaran. Diasumsikan variabel n adalah tahun dan variabel cl adalah current liabilities.

Cl = cl + (cl × growth rate%) (4)

5) Working capital, selisih hasil dari current assets dikurangi current liabilities.

= !! − # $###! (5)

6) Change in Working Capital, hasil dari selisih working capital pada setiap tahunnya.

Diasumsikan variabel n adalah tahun, variabel wl adalah working capital, dan variabel cc adalah change in working capital.

cc = wl− wl%& (6)

7) Depreciation on new assets, nilai penyusutan dari pembelian aset baru setiap tahunnya.

Diasumsikan variabel n adalah tahun, variabel da adalah depreciation on new assets, dan variabel pa adalah purchase of new assets.

Da = da%& + pa × depreciation rate% (7)

8) Free cash flow to equity (FCFE), sisa arus kas yang tersisa setelah memenuhi pembayaran bunga pokok. Diasumsikan variabel pf (profit forecast), variabel d (depreciation), variabel cs (capital spending), cc (change in working capital), variabel l (loan repayments), dan variabel nt (new loans taken).

+,+- = pf + d − cs − cc − l + nt + SDE (8)

9) Present Value of FCFE, nilai sekarang dari aliran arus kas masa depan dengan tingkat pengembalian tertentu. Diasumsikan variabel n adalah tahun dan variabel dc adalah discount rate.

pv of FCFE = 2324

(&56789:;< =><?%)@ (9)

10) Total present value of FCFE, diperoleh dari penjumlahan present value tahun pertama hingga tahun terakhir (tahun kelima).

11) Terminal Value dan Present Value of Terminal Value, mengasumsikan nilai bisnis akan tumbuh pada tingkat pertumbuhan yang ditetapkan selamanya setelah periode perkiraan.

Diasumsikan variabel x adalah cost of equity, n adalah periode tahun, dan variabel tv adalah terminal value.

A = +,+- × ((1 − (1/ (1 + D))) D⁄ (10)

Setelah mendapatkan terminal value, maka selanjutnya akan diperoleh present value of terminal value yang mana menggunakan rumus dibawah ini. Diasumsikan variabel tv adalah terminal value, variabel ptv adalah present value of terminal value dan variabel n adalah periode tahun.

FA = A/(1 + G! H#I%) (11)

12) Business value, diperoleh dari penjumlahan present value of FCFE dan present value of Terminal value.

(4)

Jatisi ISSN 2407-4322

Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E- ISSN 2503-2933 731

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Author) 2.2 Analisa Sistem

Sistem yang akan dikembangkan ini berupa website yang diberi nama “StartupINow”.

Website ini adalah website yang berperan sebagai perantara untuk mempertemukan para developer yang membutuhkan dana dan para investor sebagai pemberi dana. Website ini akan membantu para developer untuk melakukan promosi dengan memperkenalkan startup maupun produknya dan dengan mudah mengembangkan startup maupun produknya dan berinteraksi secara tidak langsung oleh para investor.

Website “StartupINow” dikembangkan untuk memudahkan para startup maupun developer untuk membangun kerjasama dengan para investor. Para developer dapat mempromosikan startup maupun produknya, mendapatkan ulasan dari para investor dan mendapatkan investasi dari para investor. Setiap startup dapat membagikan ceritanya terkait produk atau startup yang ia bangun demi menarik perhatian investor. Adapun proses yang dilakukan pada website ini antara lain:

1) Developer mengajukan atau mendaftarkan startup (produk) miliknya pada website. Sebelum berhasil ditampilkan pada katalog startup yang dapat dilihat oleh para investor, pengajuan developer akan ditinjau oleh pihak pengelola website untuk di konfirmasi apakah data telah sesuai. Jika disetujui, maka startup (produk) akan ditampilkan pada katalog startup.

2) Investor yang akan memberikan investasi akan ditampilkan detail startup (produk) terlebih dahulu. Terdapat dua macam durasi masa investasi yaitu selama 3 (tiga) bulan dan 6 (enam) bulan. Investor dapat memasukkan berapa banyak jumlah uang yang diinvestasikan (minimal investasi Rp500.000).

3) Transaksi investasi yang terjadi di dalam website akan ditinjau oleh pihak pengelola website sebelum dinyatakan transaksi investasi sah.

4) Investor yang berhasil memberikan investasi akan diberikan akses untuk melihat alur masuk dan keluar kas dari startup (produk) tersebut, selama tanggal awal investasi hingga tanggal akhir masa investasi berakhir.

2.3 Desain Sistem

Website ini dibangun dengan menggunakan konsep Model View Controller (MVC).

Pola arsitektur MVC memisahkan presentasi data, interaksi pengguna, akses data, dan logika bisnis [8]. MVC atau Model View Controller adalah sebuah pola desain arsitektur dalam sistem pengembangan sistem website yang terdiri dari bagian Model, View, dan Controller. Model adalah bagian mengelola database, fungsi dan aturan. View adalah bagian yang menyajikan tampilan informasi atau output yang ditampilkan kepada pengguna. Controller adalah bagian yang menghubungkan model dan view. Konsep ini banyak dimanfaatkan pada PHP framework populer saat ini, seperti Laravel, CodeIgniter, dan lain-lain. Selain menggunakan konsep MVC, dalam pengembangan website ini juga didukung penggunaan framework Laravel, API, dan database. API yang digunakan adalah API Midtrans dan RajaOngkir.

Laravel adalah sebuah framework PHP yang dirilis di bawah lisensi MIT dan dibangun dengan konsep MVC [9]. Laravel dibangun dengan konsep MVC (Model View Controller).

Laravel banyak digunakan web developer karena kinerja, fitur dan skalabilitasnya. Framework menawarkan beberapa keuntungan dalam mengembangkan website. Beberapa keuntungan yang diberikan seperti website menjadi lebih mudah dikembangkan, sehingga lebih menghemat waktu, terdapat namespace, dan tampilan yang membantu untuk mengorganisir dan mengatur sumber daya website.

Fokus yang dituangkan dalam pengembangan website ini adalah mengembangkan sebuah website yang mampu membantu dan memudahkan para developer dan investor bertemu secara tidak langsung atau online, startup mampu melakukan promosi, dan memudahkan para investor menganalisa setiap startup. Fokus tersebut telah dituangkan dalam tujuan-tujuan yang

(5)

732 Jatisi ISSN 2407-4322 Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E-ISSN 2503-2933

IJCCS Vol. x,

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

akan dicapai dalam pembuatan website ini. Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai desain arsitektur dari website. Pada website, akan memiliki tiga user yang dapat mengakses ataupun menggunakan website. Dalam website ini akan terdapat tiga user utama yang akan dapat menggunakan maupun mengakses website. User dibagi sesuai role (peran) yaitu user developer, user investor, dan admin. Ketiga user tersebut akan memiliki perbedaan akses pada halaman pengembangan website ini.

Gambar 1. Arsitektur Sistem Website

Arsitektur pada sistem website digambarkan pada gambar 1. Sesuai dengan yang telah disebutkan sebelumnya, akan terdapat tiga user yang akan dapat menggunakan website ini.

Setiap user akan dapat mengakses website setelah melakukan pendaftaran dirinya (register) pada halaman yang telah disediakan oleh website. Tampilan yang ditampilkan ke user akan menggunakan Bootstrap sebagai front-end. Sebagai penghubung, back-end yang digunakan adalah framework Laravel dan menggunakan database MySQL. Selain itu juga terdapat transaksi investasi pada pengembangan website ini, payment gateway yang digunakan adalah Midtrans.

Notifikasi real time akan menggunakan Firebase.

(6)

Jatisi ISSN 2407-4322

Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E- ISSN 2503-2933 733

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Author) Gambar 2. Arsitektur Sistem Website pada User Developer

Pada gambar 2 digambarkan arsitektur website pada user developer. Setelah developer login (masuk) pada website, maka user akan memiliki beberapa menu sesuai pada gambar. Pada saat user developer akan mendaftarkan startup atau produknya, maka user developer dapat memilih menu startup. Menu rating dan review (ulasan) digunakan untuk melihat semua ulasan yang diterima dan tanggapan yang telah user developer berikan. Katalog event akan menampilkan semua event yang sedang aktif. Riwayat event akan menampilkan seluruh daftar event yang sedang, batal dan telah diikuti oleh user developer. User developer dapat mengelola laporan dengan beberapa pilihan laporan seperti yang tertera.

Gambar 3. Arsitektur Sistem Website pada User Investor

(7)

734 Jatisi ISSN 2407-4322 Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E-ISSN 2503-2933

IJCCS Vol. x,

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

Pada gambar 3 digambarkan arsitektur website pada user investor. Setelah investor login pada website, maka user akan memiliki beberapa menu sesuai pada gambar. Katalog startup akan menampilkan daftar startup yang membutuhkan investasi. Pada daftar investasi, user investor dapat melihat seluruh investasi yang diberikan, maupun yang pernah diberikan.

Seluruh ulasan yang pernah user investor berikan akan dapat ditinjau kembali pada riwayat ulasan. Saat user investor akan mendaftarkan event baru, maka user dapat memilih menu event.

User investor dapat mengelola laporan sesuai dengan pilihan laporan yang tertera.

Pada gambar 4 adalah gambar dari arsitektur website pada user admin. Setelah admin login (masuk) pada website, maka admin dapat mengatur kategori produk yang akan digunakan pada website utama. Admin akan mengelola tipe transaksi baik itu pemasukkan dan pengeluaran startup atau produk. Startup tag atau label startup akan dikelola oleh admin yang nantinya akan disediakan agar dapat digunakan oleh user developer dan investor. Pada master developer, admin akan ditampilkan seluruh daftar startup atau produk terdaftar pada website, daftar user developer dan melakukan konfirmasi produk yang baru saja didaftarkan oleh user developer.

Pada master investor, admin akan melihat seluruh daftar investor terdaftar dan mengkonfirmasi transaksi investasi. Admin tentunya dapat mengelola laporan sesuai dengan pilihan laporan yang tertera.

Gambar 4. Arsitektur Sistem Website pada User Admin

3. HASIL DAN PEMBAHASAN

Pada bagian ini akan dijelaskan mengenai tahapan implementasi dan uji coba. Tahapan- tahapan ini sesuai dengan metode waterfall yang digunakan. Tahapan implementasi ini menjelaskan mengenai fitur-fitur utama dari pengembangan website matchmaker ini. Tahapan uji coba menggunakan 3 macam metode uji coba.

3.1 Implementasi

Fitur-fitur utama akan ditampilkan setelah user melakukan pendaftaran dirinya pada website. Fitur-fiturnya adalah sebagai berikut:

(8)

Jatisi ISSN 2407-4322

Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E- ISSN 2503-2933 735

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Author) 1. Daftarkan Startup/Produk

Pada halaman ini, berfungsi saat user developer akan mendaftarkan startup atau produk milik developer. Terdapat dua hal yang perlu dilakukan user yaitu mengisi formulir singkat mengenai detail dan deskripsinya, lalu mengunduh gambar pendukung, proposal dan kontrak yang dimiliki user. Hal-hal yang perlu diunggah yaitu gambar pendukung startup baik itu website atau aplikasi, proposal startup dan kontrak kerjasama yang dimiliki startup tersebut.

2. Atur Kas Masuk dan Keluar Startup

Halaman ini berfungsi agar user developer dapat mencatat alur kas masuk dan kas keluar dari startup atau produk yang didaftarkan. User developer akan diminta untuk mengelola alur kas secara mandiri dan berkala. Alur kas masuk dan keluar yang telah dimasukkan user developer akan ditampilkan pada setiap detail startup yang ada pada katalog startup. Alur kas ini akan menjadi laporan bagi para investor yang memberikan investasi pada startup atau produk milik developer. Secara singkat, user developer akan diminta memilih terlebih dahulu startup atau produk mana yang akan dimasukkan data alur kasnya.

3. Beri Tanggapan Ulasan

User developer dapat melihat seluruh ulasan yang diterima pada startup atau produk yang didaftarkan olehnya. Daftar ulasan yang ditampilkan akan meliputi informasi pemberi ulasan, nama startup atau produk, banyak rating dan isi review. User dapat memberikan tanggapan pada setiap ulasan yang diterima. Tanggapan tersebut akan ditampilkan pada detail startup dan di informasikan kembali kepada pengulas.

4. Mendapatkan Investasi

Informasi yang ditampilkan berupa produk yang berstatus sedang menunggu konfirmasi, artinya produk tersebut belum dikonfirmasi oleh admin dan tidak ditampilkan pada katalog startup. Produk berstatus aktif, artinya produk sedang ditampilkan pada katalog startup.

Produk tidak aktif, adalah daftar startup atau produk yang dinonaktifkan user dan tidak ditampilkan pada katalog startup.

5. Katalog Event

Katalog event adalah fitur kumpulan event yang mana event tersebut telah didaftarkan oleh user investor. Developer dapat melihat event yang sedang diselenggarakan oleh berbagai investor baik itu secara online ataupun offline. Developer dapat memilih event manapun yang ingin diikuti dan bergabung pada event. Selain itu, developer dapat melakukan pembatalan apabila tidak jadi bergabung pada event.

Fitur-fitur utama akan ditampilkan setelah user melakukan pendaftaran dirinya pada website.

1. Katalog Startup

Katalog startup adalah halaman yang menampilkan semua daftar startup atau produk milik developer yang telah didaftarkan dan sedang membutuhkan dana investasi. User investor dapat melihat informasi sekilas mengenai startup. Informasi yang ditampilkan pada katalog seperti nama startup atau produk, tipe produk, label produk, dan deskripsi singkat mengenai produk tersebut.

Apabila user investor memilih salah satu pada katalog, maka user akan ditampilkan detail informasi dari produk yang dipilih. Disediakan juga fitur pencarian, dan filter (penyaringan) berdasarkan tipe startup, dan startup tag (label) agar user investor dapat dengan mudah mencari apa yang diinginkan.

2. Beri Investasi

Setelah memilih salah satu produk pada katalog dan ditampilkan detail informasi, maka user dapat menentukan apakah ingin memberikan investasi. Apabila user investor akan memberikan investasi, user perlu menentukan jumlah yang akan diinvestasikan. Ketentuan

(9)

736 Jatisi ISSN 2407-4322 Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E-ISSN 2503-2933

IJCCS Vol. x,

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

pada website yaitu minimal investasi adalah 500.000 ribu rupiah dan setiap investasi yang dilakukan akan dikenakan fee sebesar 1% dari jumlah yang akan diiinvestasikan. User akan menentukan durasi atau lama investasi tersebut akan berlangsung. Dalam pengembangan website ini, disediakan dua durasi yaitu tiga dan enam bulan.

3. Laporan Keuangan Startup

Setelah memberikan investasi, user investor akan memperoleh laporan keuangan startup dari periode awal ia menginvestasikan hingga periode akhir investasi sesuai dengan durasi yang telah dipilih sebelumnya. Informasi yang ditampilkan akan berupa alur kas masuk dan alur kas keluar, baik itu jenis dan jumlah uang pada startup atau produk yang diinvestasikan.

Laporan keuangan ini diambil sesuai dengan data laporan yang rutin dilaporkan oleh developer sebagai penanggung jawab pemilik produk.

4. Beri Ulasan

Investor dapat memberikan ulasan pada startup atau produk yang tersedia pada katalog startup. Investor memberikan ulasan setelah memilih salah satu produk pada katalog.

Ditampilkan informasi seperti siapa yang mengulas, rating yang diperoleh, ulasan yang diterima produk, dan tanggapan dari developer. Apabila user akan memberikan ulasan, maka user akan memilih rating dan memasukkan ulasannya, lalu mengkonfirmasi ulasan dengan menekan tombol beri ulasan.

5. Buat Event Baru

Daftar event yang dapat dilihat pada katalog event adalah daftar event bersumber dari investor. User investor dapat membuka event dan mengisikan beberapa data informasi terkait event tersebut. Informasi tersebut berupa nama event, deskripsi, tipe event, periode diadakan event (jadwal hari dan jam) dan banner atau gambar pendukung event tersebut. Berdasarkan tipe event, terbagi dua yaitu online dan offline.

Fitur-fitur yang akan digunakan oleh user admin sebagai penanggung jawab website, yaitu:

1. Tipe Kategori dan Sub Kategori

Tugas admin adalah mengelola website agar dapat berjalan dengan semestinya, antara lain mengelola kategori dan sub kategori produk yang akan digunakan pada website utama.

Admin dapat menambah kategori, mengubah, dan menonaktifkan kategori.

2. Konfirmasi Produk

Setiap developer mendaftarkan startup atau produk baru, maka admin bertugas untuk mengkonfirmasi produk tersebut sebelum ditampilkan pada katalog startup. Informasi yang ditampilkan seperti nama startup atau produk, sekaligus nama developer sebagai pemilik produk.

3. Konfirmasi Transaksi Investasi

Transaksi investasi yang dilakukan investor perlu konfirmasi dari admin. Setelah investor melakukan pembayaran dan sistem menilai bahwa investasi berstatus settlement, maka admin akan mengkonfirmasi transaksi investasi tersebut. Setelah itu diinformasikan mengenai periode investasi yang dilakukan. Pembayaran dilakukan melalui payment gateway.

Valuation atau valuasi adalah nilai usaha yang mewakili nilai ekonomis suatu perusahaan. Fungsi valuasi adalah sebagai acuan pelaku usaha dalam memperkirakan nilai aset perusahaan terkini sekaligus memproyeksikan arah pengembangan perusahaan di masa depan.

Dengan mengetahui valuasi perusahaan, pelaku bisnis dapat menerapkan berbagai strategi untuk pengembangan usahanya. Valuasi penting karena valuasi membentuk dasar untuk membuat keputusan yang melibatkan sejumlah besar uang atau kekayaan yang ditransfer dari satu pihak

(10)

Jatisi ISSN 2407-4322

Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E- ISSN 2503-2933 737

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Author) ke pihak lain. Metode yang digunakan untuk menghitung nilai valuasi adalah menggunakan metode DCF (Discounted Cash Flow).

3. 2 Uji Coba

Pada bagian ini, akan dijelaskan mengenai hasil uji coba yang telah dilakukan pada website. Uji coba dilakukan dengan tiga cara yaitu uji coba compatibility (kompatibilitas), performance (kinerja) dan usability. Uji coba dilakukan setelah website ini dipublikasikan (hosting). Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai uji coba yang telah dilakukan selama pengembangan website.

Tabel 1. Uji Coba Dengan Browser Berbeda

Browser JavaScript Versi Minimal Resolusi Mininal

Google Chrome 93.0.4577.82 1280 x 720

Mozilla Firefox 91.0.1 (64-bit) 1280 x 720

Opera 79.0.4143.22 1280 x 720

Microsoft Edge 93.0.961.52 1280 x 720

Pada tabel 1 merupakan hasil uji coba compatibility website. Website compatibility adalah hal yang sangat penting untuk aspek pengujian secara keseluruhan. Uji coba dilakukan dengan membuka website menggunakan jenis Internet browser yang berbeda. Website akan dibuka dengan keempat browser pada tabel. Hal-hal yang diperhatikan saat uji coba yaitu, JavaScript yang berjalan pada browser, dan resolusi minimal agar website dapat berjalan dengan baik pada setiap browser.

Tabel 2. Hasil Uji Coba Dengan Lighthouse

Halaman Performance Accessibility Best Practices SEO

Register 98% 97% 80% 82%

Login 90% 92% 80% 82%

Home 82% 86% 87% 73%

Katalog Event 81% 83% 73% 73%

Startup/

Produk Saya 88% 86% 73% 73%

Riwayat Event 87% 82% 73% 82%

Katalog Startup 82% 89% 73% 82%

Investasi Saya 82% 79% 80% 73%

Riwayat Ulasan 85% 90% 93% 73%

Pengaturan Akun 80% 98% 80% 82%

Valuation tools 83% 90% 80% 91%

Tabel 2 merupakan hasil uji coba performance website menggunakan tools Lighthouse.

Uji coba dilakukan pada setiap halaman yang dapat diakses oleh setiap user (developer, investor, dan admin). Lighthouse adalah plugin tambahan (alat bantu) terbuka pada browser buatan Google yang digunakan untuk mengukur dan meningkatkan kualitas website [9]. Hasil Lighthouse adalah berupa nilai dalam persen dan menampilkan nilai performance, accessibility, best practices, SEO (Search Engine Optimize) dan ada tidaknya PWA (Progressive Web App).

Hasil nilai Lighthouse dapat berubah sewaktu-waktu dalam browser yang sama maupun

(11)

738 Jatisi ISSN 2407-4322 Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E-ISSN 2503-2933

IJCCS Vol. x,

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

browser yang berbeda. Faktor yang mempengaruhi perbedaan nilai yaitu jenis hosting yang digunakan, lokasi hosting, script yang digunakan, kecepatan koneksi internet dan banyak data yang ditampilkan.

Dalam performance, Lighthouse akan mengukur berapa lama text atau gambar pertama kali muncul di browser, seberapa cepat konten halaman ditampilkan dan berapa lama website akan merespon saat user melakukan sesuatu [10]. Pada bagian accessibility, Lighthouse akan menilai perkiraan user experience dan user interface seperti frame-frame yang akan ditampilkan pada halaman website. Bagian Best practices, akan mengukur tingkat keamanan, kecepatan website terkait dengan script, https, notifikasi, redirect yang ada pada website. Bagian SEO akan menampilkan nilai dari seberapa teroptimasi website yang ditampilkan pada mobile, smartphone, desktop ataupun tablet.

Usability adalah sebuah atribut kualitas yang menilai seberapa mudah antarmuka pengguna digunakan. Kata "Usability" juga mengacu pada metode untuk meningkatkan kemudahan penggunaan selama proses desain. Menurut Jacob Nielsen, faktor penentu usability didefinisikan oleh 5 komponen kualitas yaitu Learnability, Efficiency, Memorability, Errors, dan Satisfaction [11].

Learnability adalah seberapa mudah bagi user atau pengguna untuk menyelesaikan tugas-tugas dasar yang pertama kali dihadapi pada desain website. Efficiency akan mengukur seberapa cepat pengguna memahami desain, dan melakukan tugas-tugas yang ada pada website.

Memorability adalah ketika pengguna kembali ke website dalam periode tertentu setelah penggunaan, apakah pengguna masih dapat mengingat website dan kegunaanya. Errors, mengukur berapa banyak kesalahan yang dilakukan oleh pengguna, seberapa berat dan seberapa mudah pengguna mengatasi kesalahan-kesalahan tersebut. Pada komponen satisfaction, mengukur seberapa menyenangkan, seberapa mudah dalam memahami desain website, dan penggunaan website.

Tabel 3. Penilaian Usability dari User Developer

No Komponen Penilaian Nilai Rata-rata

1 Learnability 93.3%

2 Eficiency 92.7%

3 Errors 73%

4 Memorability 100%

5 Satisfaction 93.3%

Uji coba dilakukan kepada 5 developer dan 6 investor. Untuk melakukan uji coba, user akan mengakses website melalui internet browser terlebih dahulu. Tabel 3 menunjukkan hasil uji coba usability dari user developer. Usabilliy dihitung dengan rumus:

! $##I =JKLMN

O D 100% (12)

Tabel 3 menunjukkan hasil penilaian usability dari user developer. Nilai variabel A (learnability) adalah 93.3%, nilai variabel B (eficiency) adalah 92.7%, nilai variabel C (errors) adalah 100%, nilai variabel D (memorability) adalah 80%, dan nilai variabel E (satisfaction) adalah 93.3%. Dari hasil nilai per-variabel tersebut dan dilakukan perhitungan sesuai dengan rumus 12, akan diperoleh nilai 91.86% untuk usability website. Dengan nilai ini, menunjukkan bahwa usability pada user developer layak digunakan.

(12)

Jatisi ISSN 2407-4322

Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E- ISSN 2503-2933 739

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

Title of manuscript is short and clear, implies research results (First Author) Tabel 4. Penilaian Usability dari User Investor

No Komponen Penilaian Nilai Rata-rata

1 Learnability 94.4%

2 Eficiency 79.9%

3 Errors 83.3%

4 Memorability 58.35%

5 Satisfaction 83.3%

Tabel 4 menunjukkan hasil penilaian usability dari user investor. Nilai variabel A (learnability) adalah 94,4%, nilai variabel B (eficiency) adalah 79.9%, nilai variabel C (errors) adalah 83.3%, nilai variabel D (memorability) adalah 58.35%, dan nilai variabel E (satisfaction) adalah 83.3%. Dari hasil nilai per-variabel tersebut dan dilakukan perhitungan sesuai dengan rumus 12, akan diperoleh nilai 79.85% untuk usability website. Dengan nilai ini, menunjukkan bahwa usability pada user investor sudah layak digunakan.

4. KESIMPULAN

Pada bagian ini akan dijabarkan mengenai kesimpulan yang diperoleh selama melakukan pengembangan website ini:

1) Konsep MVC pada Laravel dapat memudahkan developer dalam mengembangkan, dan maintenance (merawat) website ini.

2) Website ini menggunakan payment gateway Midtrans yang bersifat sandbox. Pada sistem ini, website akan membaca transaksi investasi yang dikatakan berhasil atau berstatus settlement. Namun sistem tidak mengatur sistem pengembalian uang investor.

3) Website ini tidak mengatur kelanjutan terkait profit yang diterima oleh user investor setelah memberikan investasi kepada startup. Website hanya memberikan laporan keuangan startup, yang mana mengandalkan developer sebagai pemilik startup untuk rutin melaporkan keuangan baik itu kas masuk atau kas keluar startup.

4) Usability dari website dari sisi developer sudah sangat baik, hal ini ditunjukkan dari nilai uji coba adalah 91.6% (di atas 90%).

5) Usability dari website dari sisi investor sudah baik, hal ini ditunjukkan dari nilai uji coba adalah 79.85% (mendekati 80%)

5. SARAN

Penulis menyadari bahwa penelitian yang dilakukan ini masih jauh dari kata sempurna.

Oleh karena itu, penulis sangat menghargai jika ada kritik dan saran yang akan diberikan oleh para reviewer. Diharapkan penelitian ini menjadi lebih baik lagi ke depannya.

UCAPAN TERIMA KASIH

Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu penulis dalam melakukan penelitian. Terima kasih para investor dan pihak startup yang sudah

(13)

740 Jatisi ISSN 2407-4322 Vol. 10, No. 2, Juni 2023, Hal. 728-740 E-ISSN 2503-2933

IJCCS Vol. x,

Suhatati Tjandra, et., al [Pengembangan Website Match Maker Startup dan Investor]

membantu melakukan uji coba dan memberikan masukan pada website yang dikembangkan ini.

Terima kasih juga kepada pihak-pihak yang sudah membantu dalam menghosting website ini.

DAFTAR PUSTAKA

[1] S. Breschi, J. Lassébie, and C. Menon, “A Portrait of Innovative Start-Ups Across Countries,” 2018, doi: https://doi.org/https://doi.org/10.1787/f9ff02f4-en.

[2] M. Dr. Ir. H. Djoko Setyo Widodo, S.E., Membangun Startup Enterpreneur yang Unggul, 1st ed. Yogyakarta: Penebar Media Pustaka, 2020.

[3] S. G. Nurul Wahyu Wijayanti, Aditya Achmad Rakim, “Valuasi Saham Metode Discounted Cash Flow pada Sub Sektor Lembaga Pembiayaan di Indonesia,” Pros.

SNITT Poltekba, Vol. 4, pp. 163–170, 2020.

[4] G. R. Trugman, Understanding Business Valuation: A Practical Guide To Valuing Small To Medium Sized Businesses. Wiley, 2018.

[5] M. K. Company, Valuation, DCF Model Download: Measuring and Managing the Value of Companies. Wiley, 2020.

[6] R. Moro-Visconti, Startup Valuation: From Strategic Business Planning to Digital Networking. Springer International Publishing, 2021.

[7] A. Laidre, “How to Value a Business: A Step-by-Step Guide,” ExitAdviser, 2018.

https://exitadviser.com/business-value.aspx?id=business-valuation-guide.

[8] G. V. M. and B. K. R. M. Varaprasad Rao, K.Srujan Raju, “Configure and Management of Internet of Things,” in Proceedings of 3rd ICDECT-2K19, 2020, p. 166, doi: 978-981- 15-1097-7.

[9] Y. S. Sulaeman, Semua Bisa Menjadi Programmer Laravel Basic. Elex Media Komputindo, 2019.

[10] A. Bouchefra, T. Jankov, H. James, and Z. Antolovic, Performance Tools. SitePoint, 2018.

[11] M. Hertzum, Usability Testing: A Practitioner’s Guide to Evaluating The User Experience. Morgan \& Claypool Publishers, 2020.

Referensi

Dokumen terkait

Bahan ajar diperlukan dalam pembelajaran agar dapat menunjang prosesnya dengan baik. Penelitian dan pengembangan ini memiliki tujuan untuk menghasilkan produk bahan ajar berupa

hasil dari skor system usability scale sebesar 62,42%, mendapatkan penilaian grade C, kategori marginally acceptable dalam interprestasi acceptability pada website bima

Pemanfaatkan Google Trend dengan pemilihan kata kunci yang digunakan dalam penulisan promosi sangat di perlukan karena tingkat persaingan para pelaku bisnis yang memasarkan produk

| 447 | Utilizing appropriate technology for enhancing production and digital marketing of traditional food through a website Muhamad Azrino Gustalika, Aditya Wijayanto, Riri Irma

Perbedaan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya dengan metode yang sama yaitudempster-shafer adalah studi kasus penelitian ini terkait dengan kerusakan troubleshooting pada

Oleh karena itu kegiatan yang kami lakukan ini betujuan untuk membantu para pelaku UMKM yang ada didaerah Pekalongan dan sekitarnya untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha NIB melalui

Gain Category Learning Outcomes Percentage % Criteria g ≥ 0.7 High 0.3 ≤ g < 0.7 Medium g < 0.3 Low Result and Discussion The results of developing website learning media

KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian diatas dapat disimpulkan bahwa untuk membangun website profil Kampung Adibaboi maka peneleti merancang terlebih dahulu rancangan sistem