• Tidak ada hasil yang ditemukan

View of Perancangan dan Penerapan Promotion Mix pada PT. Putra Jaya Batam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "View of Perancangan dan Penerapan Promotion Mix pada PT. Putra Jaya Batam"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Social Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Journal homepage: www.journal.uib.ac.id/index.php/se/index

DOI 10.37253/se.v1i3.7789 Receieved Juni 2023 Available online Juni 2023

Published by LPPM Universitas Internasional Batam

Perancangan dan Penerapan Promotion Mix pada PT. Putra Jaya Batam

Hepy Hefri Ariyanto1, Ferdinand Nainggolan2, Verlyn Evajelista3

1,2 Program Studi Magister Manajemen, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Universitas Internasional Batam

3 Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Universitas Internasional Batam Email: [email protected], [email protected], [email protected]

INFO ARTIKEL ABSTRAK

Kata kunci:

strategi, promotion mix, pemasaran langsung

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh perancangan dan penerapan promotion mix pada PT. Putra Jaya Batam. PT. Putra Jaya Batam merupakan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penyalur rumah tangga dalam negeri khususnya di Kepulauan Riau dan memperkerjakan karyawan sebanyak 5 orang dengan tugas masing-masing.

Kurangnya ilmu pengetahuan dan kemampuan dalam hal yang berteknologi tinggi merupakan salah satu faktor yang memicu kurangnya target pelanggan terutama melalui sosial media. Sehingga, Ibu Dora Weng tidak pernah melakukan promosi terhadap jasa yang ditawarkan dalam rangka meningkatkan jumlah pelangannya. Lokasi usaha PT. Putra Jaya Batam cukup strategis tetapi jangkaunnya hanya sekitaran masyarakat komplek saja. Minimnya jumlah pelanggan PT. Putra Jaya Batam yang berpengaruh terhadap kestabilan perusahaan. Maka dari itu, perlunya inovasi dan strategi untuk mengatasi masalah tersebut dalam meningkatkan jumlah pelanggan dan stabilitas perusahaan.

ARTICLE INFO ABSTRACT

Keywords:

strategy, promotion mix, direct marketing

This study aims to find out how the influence of promotion mix planning and implementation on PT.

Putra Jaya Batam. PT. Putra Jaya Batam is a company that supplies housemaid in domestic mainly in Riau Island and has employs 5 employees with their own respective duties. Lack of knowledge and skills in terms of high technology which is one of the factor that causes a reduction in target customers especially through social media. So that Ms. Dora Weng has never carried out promotions for the service offering in order to increase customers. PT. Putra Jaya Batam's business location is quite strategic but the term is only around the housing

(2)

109

community. The minimal customer of PT. Putra Jaya Batam has affected the business stability of PT. Putra Jaya Batam. Therefore, is it needed for innovation and strategy to overcome these problems in increasing the number of customer and the stability of company.

1. Pendahuluan

PT. Putra Jaya Batam merupakan sebuah usaha skala UMKM yang didirikan oleh Ibu Dora Weng pada tahun 2015. Usaha ini bergerak dalam bidang penyalur dan penyedia jasa tenaga kerja untuk kebutuhan dalam negeri. Usaha ini beralamat di Ruko Taman Dutamas Blok B No. 10, Taman Baloi, Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau. Usaha ini beroperasional setiap hari Senin-Minggu jam 08.00-17.00 WIB dengan pengecualian di hari Minggu, yaitu buka hingga jam 12.00 WIB. PT. Putra Jaya Batam mempekerjakan sebanyak 5 orang pegawai yang bertugas dalam merekrut dan menyalurkan tenaga kerja tersebut. Kegiatan utama PT. Putra Jaya Batam adalah menyalurkan tenaga kerja seperti asisten rumah tangga (ART), baby sitter untuk anak di bawah lima tahun, suster untuk menjaga jompo, dan kakak asuh.

Meskipun lokasi usaha PT. Putra Jaya Batam berada di lokasi yang cukup strategis dikarenakan kurangnya ilmu pengetahuan dan kemampuan dalam mengoperasikan sosial media di era digital memicu kurangnya pertambahan pelanggan baru. Lokasi usaha hanya dapat dijangkau oleh masyarakat sekitar atau dari rekomendasi teman dan pelanggan.

Minimnya jumlah pelanggan pada PT.

Putra Jaya Batam dikhawatirkan dapat mempengaruhi eksistensi usaha melihat PT. Putra Jaya Bata tidak hanya satu-satunya perusahaan yang berdiri dengan bidang menyalurkan tenaga kerja di Kota Batam.

Kemudian, kegiatan usaha mengharuskan untuk mendata pelanggan baru yang menerima jasa dari PT. Putra Jaya Batam setiap satu bulan sekali. Berikut perkiraan jumlah pelanggan baru di PT. Putra Jaya Batam.

Tabel 1. Jumlah Pelanggan dalam 3 Bulan Terakhir

Bulan Pelanggan Juli 127 Pelanggan Agustus 112 Pelanggan September 99 Pelanggan

Menurunnya jumlah pelanggan PT.

Putra Jaya Batam juga dipengaruhi oleh situasi dan konsisi pandemi akibat COVID-19, sehingga menyebabkan minimnya pelanggan baru yang mengguncang stabilitas usaha. Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa jumlah pelanggan setiap bulannya masih belum memenuhi harapan dan sesuai dengan target dari pemilik usaha.

Selain dihadapi oleh situasi pandemi, terdapat kendala lain dalam faktor menurunnya angka pelanggan setiap bulannya yakni sulit dalam menyalurkan tenaga kerja terutama

(3)

110 yang berlokasi di Kota Batam dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui keberadaan perusahaan penyalur tenaga kerja yaitu PT. Putra Jaya Batam. Sehingga, perlu diadakan kegiatan promosi untuk lebih memperkenalkan mitra usaha pada masyarakat Kota Batam. Solusi terbaik yang mampu untuk menjadi kunci yang bermanfaat dalam mendorong usaha menjadi kearah yang lebih baik adalah dengan menggunakan strategi promotion mix.

Promotion mix merupakan strategi dimana menggabungkan beberapa metode marketing untuk tercapainya sebuah target pemasaran tertentu.

Metode ini di antaranya adalah advertising (pengiklanan), sales promotion (penjualan), public relations (hubungan masyarakat), personal selling (penjualan personal), dan direct marketing (Anyadighibe et al., 2021).

Promotion mix ialah beberapa pendekatan yang perusahaan lakukan dalam mengoptimalkan upaya-upaya promosi dan menjangkau target pasar yang lebih luas. Untuk melakukannya, perlunya bagi perusahaan untuk melakukan kombinasi penggunaan alat, media, atau pun metode-metode tertentu agar bisnis tersebut dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Komponen promotion mix dan contohnya adalah sebagai berikut:

1. Advertising

Menurut (Anyadighibe et al., 2021) advertising atau iklan merupakan sebuah promosi yang berbayar atas

barang atau jasa. Yang paling umum dalam digunakan oleh bisnis untuk alat promosi ialah iklan. Iklan ini berguna agar tersampaikannya informasi mengenai sebuah produk dan dapat menumbuhkan minat konsumen pada produk yang ditawarkan.

Berkembangnya internet dan teknologi, advertising mulai dilakukan secara digital. Dengan adanya promosi secara digital, produk yang diiklankan dapat menjangkau jutaan pelanggan dan pastinya lebih efektif serta efisien.

Contonya adalah seperti menyebar iklan melalui media sosial, Google Ads, atau Facebook Ads, dan lain sebagainya.

Dapat diatur pula pesan promosi agar dapat dijangkau oleh target pasar yang diinginkan.

2. Personal Selling

Menurut (Anyadighibe et al., 2021) personal selling adalah sebuah teknik dalam promosi di mana penjual akan mendatangi dan berinterasi langsung dengan pelanggan. Meskipun dapat melakukan promosi melalui perangkat digital, masih terdapat banyak bisnis yang menjalankan teknik personal selling. Selain dipergunakan untuk memberi keyakinan pada pelanggan agar mau membeli produk perusahaan, personal selling juga dapat membangun kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan yang berpotensial. Ketika melakukan personal selling, harus bisa memberi solusi pada pelanggan atas produk yang dijual. Dengan personal selling, untuk tim penjualan juga dapat menerima tanggapan atau input langsung dari pelanggan yang

(4)

111 bermanfaat bagi peningkatan kualitas produk atau layanan. Konter kosmetik di supermarket merupakan salah satu contoh dari personal selling. Tim penjual dapat memberkan beberapa saran atau solusi sekalipun atas masalah yang dihadapi oleh pelanggan seperti saran mengenai produk yang cocok untuk kulit sensitif atau berminyak, dan lain sebagainya.

3. Sales Promotion

Menurut (Anyadighibe et al., 2021) sales promotion adalah sebuah insentif yang memiliki jangka yang cukup pendek dan dilakukan oleh pihak penjual agar pelanggan segera membeli produk yang ditawarkan. Manfaat dari teknik ini adalah timbulnya rasa urgensi pada konsumen untuk segera melakukan pembelian pada produk.

Contoh sales promotion adalah seperti pemberian diskon atau potongan harga, loyalty reward, kupon, giveaway, bonus, dan lain-lain dari perusahaan.

Biasanya dilakukan pada waktu atau momen tertentu. Contohnya seperti ketika hari raya lebaran, natal, dan lainnya.

4. Public Relations

Menurut (Anyadighibe et al., 2021) perlunya public relation dilakukan agar dapat memengaruhi penilaian produk atau brand oleh pelanggan. Secara garis besar, public relation ialah sebuah proses untuk bertahannya citra perusahaan dan terbantunya dalam membangun sebuah hubungan yang menguntungan antara perusahaan dengan pelanggan, sebagai pihak yang bekerja sama dengan perusahaan.

Perushaan mampu membangun sebuah

cerita yang menarik untuk memberikan citra yang baik di pasar melalui public relation yang dapat dilakukan dengan memberi informasi mengenai aktivitas perusahaan atau yang berkaitan langsung dengan pelanggan.

Melalui kegiatan ini, bisnis akan mendapatkan sebuah citra yang baik dan dikenal luas oleh banyak orang.

Akhirnya, akan mendatangkan banyak minat pada produk perusahaan. Contoh kegiatan public relation adalah seperti mengadakan sebuah cara khusus, memberi sponsor pada kegiatan amal, seminar, atau yang lainnya.

5. Direct Selling

Menurut (Anyadighibe et al., 2021) direct selling ialah sebuah teknik dari promosi di mana perusahaan akan menjangkau pelanggan secara langsung. Perusahaan dapat berkomunikasi melalui telepon, email, aplikasi, atau yang lainnya untuk menyampaikan pesan yang berisi “call to action”. Direct selling bermanfaat ketika perusahaan mendatangkan beberapa penawaran khusus, layanan baru, atau fitur baru dari produk yang ditawarkan. Contohnya adalah, aplikasi design bernama Canva yang selalu mengirimkan email kepada para penggunanya ketika mereka memiliki layout baru. Contoh lainnya adalah ketika perusahaan provider sering mengirim pesan SMS untuk menyampaikan diskon.

Dengan adanya strategi promotion mix, diharapkan dapat meningkatkan dan mendorong stabilitas perusahaan, serta perhatian pelanggan kepada

(5)

112 eksistensi PT. Putra Jaya Batam sebagai salah satu perusahaan yang menyalurkan tenaga kerja dalam negeri di Kota Batam. Dalam berkembangnya, jumlah pendatang atau pelanggan baru akan bermanfaat dalam menjaga stabilitas dari perusahaan.

2. Metode

Dalam pengumpulan data ini teknik yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Wawancara yang dilakukan dengan berkomunikasi antar satu sama lain secara langsung yang berfungsi untuk mendapatkan infomasi yang diperlukan melalui percakapan. Observasi sendiri yang dilakukan dengan mengamati suatu objek yang akan diteliti agar memperoleh informasi.

Wawancara dan obeservasi ini dilakukan dengan pemilik usaha yaitu Ibu Dora Weng. Hasil tersebut adalah mendapatkan informasi mengenai PT.

Putra Jaya Batam dalam berbagai permasalahan, seperti: stabilitas perusahaan, promosi, dan calon pelanggan. Selain itu, dapat disesuaikan dengan rancangan sistem promosi yang telah dibuat melalui promotion mix.

3. Hasil dan Pembahasan

Terdapat hasil dari implementasi dalam perancangan dan penerapan promotion mix pada PT. Putra Jaya Batam:

a. Dengan adanya strategi promotion mix mampu meningkatkan jumlah pelanggan pada PT. Putra Jaya Batam. Salah satunya dengan bantuan

pembuatan akun instagram pada PT. Putra Jaya Batam, mitra usaha lebih dikenal luas oleh masyarakat dan telah menghadirkan banyak pelanggan baru baik secara offline maupun online. Sejak bulan Oktober 2022, diketahui pelanggan meningkat pesat lebih dari target yang diperkirakan dibandingkan dengan jumlah pelanggan di bulan Juni.

Tabel 2. Jumlah Peningkatan Pelanggan Bulan Pelanggan Oktober 130

November 143 Desember 150

b. Adanya akun sosial media pada instagram, mampu memudahkan konsumen untuk menemukan lokasi PT. Putra Jaya Batam dan memperoleh sejumlah informasi dikarenakan tertera nama, alamat, dan nomor telepon yang dapat dihubungi. Kemudian, mampu untuk mendorong public relations, melakukan sales promotion, dan advertising.

c. Mempermudah secara efektif dan efisien atas komunikasi dengan pelanggan melalui Whatsapp dan mampu menjalakan direct selling dan personal selling.

4. Kesimpulan

(6)

113 PT. Putra Jaya Batam merupakan lembaga yang menyediakan jasa penyalur pekerja rumah tangga yang dimiliki oleh ibu Dora Weng. Mitra usaha berlokasi di Ruko Taman Dutamas blok B No 10, Taman Baloi, Batam Kota, Batam, Kepulauan Riau.

PT. Putra Jaya Batam memperkerjakan 5 orang karyawan dan memiliki tugasnya masing-masing. Namun, mitra usaha mengalami kendala di mana kurangnya pengetahuan dan keahlian dalam mengoperasikan sosial media di era digital, sehingga kurangnya dikenal oleh masyarakat kota Batam dan mengakibatkan penurunan pelanggan setiap bulannya di situasi dan kondisi pandemik. Beberapa permasalahan inilah yang menyebabkan ketidakstabilan pada perusahaan.

Maka, tujuan dari dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memecahkan masalah yang terjadi pada PT. Putra Jaya batam yaitu dengan rancangan dan penerapan strategi promotion mix yang akan menjadi harapan untuk menaikkan jumlah pelanggan sebesar minimal 20 pelanggan baru atau lebih.

Pada promotion mix terdapat beberapa komponen seperti advertising dengan membuat iklan dan brosur digital PT.

Putra Jaya Batam yang akan disebarluaskan pada masyarakat Kota Batam.

Kemudian, personal selling penawaran langsung jasa menyalurkan rumah tangga oleh PT. Putra Jaya Batam baik secara online melalui Instagram dan Whatsapp maupun secara tatap muka. Selanjutnya terdapat sales promotion untuk

memikat pelanggan baru. PT. Putra Jaya Batam menerbitkan sistem diskon sebesar 10% untuk setiap pengguna jasa dan didesain dalam bentuk brosur yang bersifat advertising dan dapat dipromosikan secara langsung maupun tidak langsung pada pelanggan.

Selain itu, terdapat public relations di mana PT. Putra Jaya Batam berhasil menghadirkan tim dari Pos Indonesia untuk membagikan Bantuan Sosial Upah (BSU) kepada para pekerja mitra usaha dan menggelar pelatihan untuk para pekerja. Setiap kegiatan di dokumentasi dan akan menjadi bahan promosi bagi mitra usaha guna meningkatkan citra perusahaan atau company branding. Kemudian, terdapat direct selling dimana PT. Putra Jaya Batam mengirimkan pesan dan promosi terhadap pelanggan langsung di Whatsapp dan memudahkan komunikasi dengan pelanggan, serta menjalin hubungan yang lebih erat.

Solusi yang diimplementasikan tidak membutuhkan waktu lama bagi perusahaan untuk merasakan manfaatnya. Setelah menerapkan strategi promotion mix, perusahaan mendapatkan kenaikan pada jumlah pelanggan lebih dari yang ditargetkan.

Terdapat kenaikan sebanyak 31 jumlah pelanggan baru pada bulan Oktober, disusul dengan penambahan 13 jumlah pelanggan baru pada bulan November dan 7 pelanggan baru pada bulan Desember. PT. Putra Jaya Batam mendapatkan penambahan sebanyak 51 pelanggan baru dengan total keseluruhan sebanyak 151 pelanggan per bulan Desember. Terjadi kenaikan

(7)

114 yang cukup signifikan dibandingkan pada bulan September yang hanya berjumlah 99 pelanggan dan mengalami penuruan sebelum diterapkannya strategi promotion mix.

Maka dari itu, dengan adanya bantuan penerapan strategi promotion mix yang memiliki lima komponen yakni advertising, personal selling, sales promotion, public relations, dan direct selling dapat memberi dampak positif yaitu dengan dikenalnya PT.

Putra Jaya Batam oleh masyarakat dapat bertambahnya jumlah pelanggan baru dan meningkatkan stabilitas PT.

Putra Jaya Batam.

5. Daftar Pustaka

Durai, Tabitha, and Rachel King.

“Impact of Digital Marketing on the Growth of Consumerism.”

Madras University Journal of Business and Finance 3, no. 2 (Juli 2015): 99-104.

Dwivedi, Yogesh K., Elvira Ismagilova, D. Laurie Hughes, Jamie Carlson, Raffaele Filieri, Jenna Jacobson, Varsha Jain, Heikki Karjaluoto, Hajer Kefi, Anjala S. Krishen, Vikram Kumar, Mohammad M.

Rahman, Ramakrishnan Raman, Philipp A. Rauschnabel, Jennifer Rowley, Jari Salo, Gina A. Tran, and Yichuan Wang. “Setting the Future of Digital and Social Media Marketing Research:

Perspectives and Research Propositions.” International Journal of Information Management 59, (Agustus, 2021): 102168.

Junusi, Rahman El. “Digital Marketing during the Pandemic Period: A Study of Islamic Perspective.”

Journal of Digital Marketing and Halal Industry 2, no. 1 (April 2020): 15-28.

Low, Sheen, Fahim Ullah, Sara Shirowzhan, Samad M. E.

Sepasgozar, and Chyi Lin Lee.

“Smart Digital Marketing Capabilities for Sustainable Property Development: A Case of Malaysia.” Sustainability 12, no. 13 (Juli 2020): 5402.

Ramya, L, and Kartheeswaran K. Future of Digital Marketing in 2020.

Referensi

Dokumen terkait

Table 5.2.1: Annual Environmental Report Condition or table if relevant Parameter Format or form - Summary of any failure or malfunction of any pollution control equipment and