• Tidak ada hasil yang ditemukan

View of SISTEM PENDETEKSI SUHU DENGAN SENSOR MLX00614 BERBASIS NODE MCU ESP8266

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "View of SISTEM PENDETEKSI SUHU DENGAN SENSOR MLX00614 BERBASIS NODE MCU ESP8266"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM PENDETEKSI SUHU DENGAN SENSOR MLX00614 BERBASIS NODE MCU ESP8266

Sunaryono 1, Joko Purnomo2, Wika Purbasari3 dan Lusiani4

1234Program Studi Teknik Informatika STMIK Widya Utama

1[email protected], 2[email protected], 3[email protected]

4[email protected]

Abstrak

Body temperature is one of the vital signs which has meaning as an indication of the activities of the organs in the body. Examination of vital signs is a way to detect changes in body systems.

Assessment/examination of vital signs is used to monitor the patient's development and to find out any abnormalities in the body is used as a support in helping to determine the diagnosis. Temperature measurement is not just a routine but an action to monitor changes/disorders of the body system. To find out body temperature, a temperature measuring device is needed, one of which is a thermometer.

In the design we have to collect data and identify hardware requirements to build a Prototype Human Body Temperature Detection Tool Sound Notification Using a Microcontroller, NodeMCU esp8266 is needed as a microcontroller programmed with Arduino IDE, USB cable to connect the tool with a laptop, Jumper Cables to connect between components, Laptop/ PC for coding, Ultrasonic sensor for motion detection, DF Mini player for storing mp3 sound files, MLX00614 sensor for temperature detection, 16x2 LCD for temperature display, Speaker for sound output

Prototype of the Human Body Temperature Detection Device Sound Notification Using a Microcontroller has been successfully implemented, namely the Ultrasonic Sensor has successfully detected motion and the MLX00614 Sensor has successfully detected temperature which then sends data to NodeMCU eps 8266 which is then processed to give commands to DF Mini player to issue a temperature sound generated via speaker. NodeMCU eps 8266 also sends temperature data to the 16x2 LCD for display. Implementation success can be seen from the product test scores obtained by 90% ≥ 75%, the product is declared successful and the benefits test results are Useability 96%, Learnability 96%, Efficiency 95% and Acceptability 95%.

Kata kunciTemperature Detector, Esp 8266, Sensor MLX90614, Node MCU

1. PENDAHULUAN

erilaku hidup bersih dan sehat merupakan Pemerintah menerapkan aturan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) untuk masyarakat guna melakukan pencegahan dini penularan Covid-19. Termasuk diantaranya dalam berperilaku sehari-hari masyarakat harus mematuhi protokol jaga jarak dan hidup bersih. [1]

Beberapa alat kesehatan mengalami lonjakan permintaan sehingga terjadi kekosongan dipasaran. Seperti, masker, handsanitizer, thermometer tembak, dan sarung tangan. Saat pandemi Covid-19, pengukuran suhu tubuh manusia menjadi suatu hal yang penting sebagai tindakan untuk mendeteksi gejala awal Covid-19, selain itu sebagai suatu usaha untuk mengurangi kontak langsung dan menerapkan protokol jaga jarak, dilakukan studi mengenai

P

(2)

pengukuran temperatur yang jika ditemukan suatu hal yang abnormal maka alat pengukur akan otomatis mengeluarkan suara alarm yang berarti sebuah informasi untuk waspada dan sebagai sarana peringatan dini.[1]

Suhu tubuh merupakan salah satu tanda vital yang mempunyai arti sebagai indikasi adanya kegiatan organ-organ di dalam tubuh. Pemeriksaan tanda vital adalah suatu cara untuk mendeteksi adanya perubahan sistem tubuh. Pengkajian/pemeriksaan tanda vital digunakan untuk memantau perkembangan pasien dan mengetahui adanya kelainan pada tubuh dimanfaatkan sebagai salah satu penyokong dalam membantu menentukan diagnosa.

Pengukuran suhu bukan hanya sekedar rutinitas tetapi merupakan tindakan untuk mengawasi perubahan/gangguan sistem tubuh. Untuk mengetahui suhu tubuh diperlukan alat pengukur suhu yang salah satunya adalah termometer.[2]

Oleh karena itu, pada studi kali ini bertujuan untuk membuat alat pengukur suhu tubuh otomatis berbasis arduino yang fungsinya seperti thermometer tembak, disertai alarm peringatan saat tedeteksi hasil yang abnormal dan petugas yang mengecek dapat memantau dari jarak jauh sekitar 5 meter dari lokasi pengukuran agar tetap mematuhi protokol, dan data pengukuran diakses petugas melalui bluetooth pada smartphone atau laptop. [1].

2. METODE PENELITIAN

2.1 Rancang Bangun

Dalam pembuatan Prototype diperlukan tahapan yang harus diselesaikan sehingga hasil prototype sesuai dengan apa yang direncanakan yaitu dengan memperhatikan Identify Basic Requirement, Develop initial prototype, Use Review, Revise and enchance the prototype 1. Identify Basic Requirement

Menganalisa dan mengidentifikasi kebutuhan - kebutuhan hardware yang akan dibangun 2. Develope initial prototype

Membangun desain prototyping dengan perancangan sementara.

3. Use Review

Melakukan evaluasi terhadap prototype yang dilakukan oleh pengguna, apakah protyping yang sudah dibangun sudah sesuai dengan keinginan atau belum, jika belum sesuai maka direvisi.

4. Revise and enchance the prototype

Perbaikan kesalahan dan penyempurnaan kekurangan prototype dengan mengubah

desain dan program sebelum di package.

2.2 Cara Kerja 2.2.1 Prototype

Metode yang digunakan untuk penelitian Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler dilaksanakan dengan tahap – tahap sebagai berikut :

2.2.2 Identify Basic Requirement

Tahap pertama adalah mengumpulkan data dan mengidentifikasi kebutuhan hardware untuk membangun Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan

(3)

Mikrokontroler, dibutuhkan Node mcu esp8266, KabelUSB, Kabel Jumper ,Laptop/Pc, Sensor Ultrasonic, DF Mini player, Sensor MLX00614, Lcd 16x2, Speaker.

2.2.3 Develope Initial Prototype 2.2.3.1 Perancangan Sistem

Tahap berikutnya adalah desain sistem secara umum.

Gambar 2. 1 Blok Diagram Keterangan berdasarkan Gambar 2.1

a. Sensor Ultrasonic mendeteksi adanya gerakan Sensor Ultrasonic dan sensor suhu MLX mendeteksi adanya gerakan kemudian mengirim pesan ke Mikrokontroler

b. Laptop/PC membuat program perintah melalui software arduino IDE, sehingga hardware mikrokontroler bisa digunakan.

c. Mikrokontroler memberikan perintah ke SD card yang berada pada DF Mini Player yang memproses data dari mikrokontroler kemudian mengeluarkan pesan suara lewat speaker dan sensor suhu mendeteksi suhu dan ditampilkan di layar Lcd

d. Power Supply, memberikan suplai tegangan yang stabil 9 V – 1 A ke mikrokontroler arduino uno

Selain blok diagram sistem digunakan pula diagram alir untuk mengetahui gambaran sistem secara umum.

Secara umum sistem kerja dari alat ini adalah tangan mendekat pada sensor, selanjutnya sensor bisa membaca apa tidak, kalau bisa lampu led green akan aktif, terus apabila tangan semakin mendekat lampu led red akan aktif kemudin arduino akan mememberikan perintah kepada pompa untuk aktif dan suara untuk aktif, apabila tangan menjauh maka pompa akan mati dan suara akan mati, selesai

Node mcu ESP 8266

Speaker Sensor

Ultrasonic

DF Mini Player LCD16x2 Sensor

(4)

Gambar 2.2 Diagram Alir

3. HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1. Pembuatan Prototyping

Pembuatan Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler yang terdiri dari Node mcu esp8266, KabelUSB, Kabel Jumper ,Laptop/Pc, Sensor Ultrasonic, DF Mini player, Sensor MLX00614, Lcd 16x2, Speaker.

Pembahasan lebih terperinci mengenai tahap - tahap pembuatan Prototypingadalah sebagai berikut:

a. Rangkaian Prototyping

Merangkai komponen Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler agar dapat digunakan seperti yang diinginkan.

(5)

Gambar 3.1 Merangkai rangkaian Prototype b. Uploading Listing Program

Setelah semua rangkaian hardware terpasang maka tahap selanjutnya adalah uploading listing program Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler seperti pada gambar 3.2

Gambar 3.2 Tampilan listing program c. Uji Coba Pengaktifan perangkat

Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler diuji coba dengan cara melakukan pengujian dengan berdasarkan listing program.

(6)

Tabel 3.1 Uji coba pengaktifan perangkat

No Rincian Hasil

1

Sensor Ultrasonic bisa merespon ada gerakan yang mendekat terhubung

2

Mikrokontroler bisa membaca pesan yang diterima dari sensor ultrasonic sehingga bisa memberi perintah ke Nodemcu esp8266, Sensor

Bisa membaca pesan

3 DF Mini player bisa menjalankan perintah untuk mengeluarkan suara

Bisa

melaksaanakan perintah dan speaker bisa mengeluarkan suara

4 Sensor MLX00614 bisa mendeteksi suhu benda yang mendekat Bisa mendeteksi suhu

5 Lcd 16x2 bisa menampilkan besaran suhu yang terdeteksi dari Sensor ML X00614

Bisa

menampilkan

6 Speaker Untuk ouput suara

setelah mendapat perintah DF Mini player

Gambar 3.1 Tabel uji coba perangkat

d. Penerapan perangkat komponen Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler

setelah perangkat bisa difungsikan, perangkat dipacking.

Gambar 3.3 Prototype setelah dipacking

e. Uji coba rangkaian Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler

Rangkaian Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler berhasil dijalankan sesuai fungsinya : Node mcu esp8266, KabelUSB, Kabel Jumper ,Laptop/Pc, Sensor Ultrasonic, DF Mini player, Sensor MLX00614, Lcd 16x2, Speaker

(7)

Gambar 3.4 Uji coba perangkat Prototype 3.2 Pembahasan Pengembangan Prototyping

a. Identify Basic Requirement

Dalam rangkaian Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler diperlukan komponen yang telah dibahas pada bab III dengan menggunakan Nodemcu esp8266, KabelUSB, Kabel Jumper ,Laptop/Pc, Sensor Ultrasonic, DF Mini player, Sensor MLX90614, Lcd 16x2, Speaker

b. Develope Initial Prototyping

Pembuatan rangkaian Prototyping diaplikasikan dengan pembuatan listing programnya menggunakan Arduino IDE, untuk perakitanya dengan menghubungkan kabel konektor dan Mikrokontroler , Nodemcu esp8266, KabelUSB, Kabel Jumper ,Laptop/Pc, Sensor Ultrasonic, DF Mini player, Sensor MLX90614, Lcd 16x2, Speaker dan supaya penampilan lebih menarik dimasukan dalam packing.

c. Use review

Setelah semua rangkaian terhubung dan berjalan sesuai fungsinya langkah selanjutnya adalah dievaluasi oleh user untuk mengetahui kekurangan dan kesalahan yang perlu diperbaiki dalam pengembanganya.

d. Revise and enchance the Prototyping

Pada tahapan ini ditemukan selisih nilai suhu dengan alat pembanding, sehingga untuk memperbaikinya perlu di set ulang kalibrasinya sehingga nilai suhu menjadi akurat dan sesuai.

3.3 Hasil Uji Produk dan Uji Manfaat

Hasil dari uji produk adalah nilai pengujian dari tim penguji yang terdiri dari 20 orang terdiri dari warga dan mahasiswa STMIK Widya Utama Purwokerto, kemudian hasil dari pengujian tersebut ditabulasikan dalam sebuah tabel yang dapat dilihat pada lembar lampiran dan file Uji Produk.sav. Hasil dari analisa deskriptif dapat dilihat tabel berikut.

(8)

Tabel 3.2 Nilai Atribut Uji Produk

O R C S A Q

N Valid 20 20 20 20 20 20

Missing 0 0 0 0 0 0

Mean 9.375 9.000 8.750 8.625 8.875 9.375

Median 10.00

0 10.00

0 8.750 7.500 10.00

0 10.00 0 Std. Deviation 1.110

7 1.256

6 1.282

5 1.276

0 1.276

0 1.110 7 Variance 1.234 1.579 1.645 1.628 1.628 1.234

Minimum 7.5 7.5 7.5 7.5 7.5 7.5

Maximum 10.0 10.0 10.0 10.0 10.0 10.0

Tabel 3.3 Nilai Uji Produk Statistik

RNU NUP

N Valid 20 20

Missing 0,0 0,00

Mean 54 90

Median 53 89

Minimum 47.5 79.2

Maximum 60 100

Pada nilai minimum adalah 2.5, sedangkan nilai setiap item adalah 10. Pada Tabel 3.3 terdapat nilai uji produk dari 6 atribut (RNU6) dan Nilai Uji Produk (NUP), nilai 6 atribut memiliki nilai minimum 7.5 dengan nilai maksimal 10 dan nilai mean 9.0 Nilai Uji Produk memiliki nilai minimum 79.2 dengan nilai maksimum 100 dan mean 90

3.4 Pembahasan

Nilai Uji Produk memiliki batas nilai uji produk yaitu 75, jika nilai uji produk ≥ 75 maka produk dinyatakan berhasil, tetapi jika nilai produk < 75 maka produk dinyatakan gagal. Berdasarkan tabel 4.4 nilai tiap atribut produk diatas atau sama dengan 75. Berdasarkan tabel 3.3 dapat diperoleh hasil sebagai berikut :

Rata Rata-rata nilai atribut pada uji produk = 54 Nilai Uji Produk 1 = RNU6A

N Max 6A X 100 Nilai Uji Produk 1 = 54

60 X 100 = 90,00

Hasil dari dua puluh empat item pertanyaan pada kuisioner dinyatakan Uji Produk menunjukan nilai di atas 75 yaitu 90,00 sehingga dapat dinyatakan Uji Produk LULUS.

(9)

3.5 Hasil Uji Validitas

Hasil dari pelaksanaan uji manfaat adalah data respon dari responden terhadap kemanfaatan hasil penelitian menggunakan alat bantu kuisioner yang berisi 16 pernyataan yang mewakili 4 aspek yaitu Useability, Learnability, Effciency dan Accpetability. Jawaban dari responden untuk menguji manfaat kemudian ditabulasikan dalam sebuah tabel yang terlampir dalam laporan. Setelag itu membuat file uji manfaat.sav yang digunakan untuk menganalisa jawaban responden. Pertanyaan pada kuisioner telah dijawab akan di uji dengan uji validitas dan reliabilitas.

Tabel 3.4 Validitas Static No.

Daftar Pertanyaan Responden Mean

Std.

Devia -tion

N

U1

Apakah anda setuju Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan

Mikrokontroler mudah digunakan daripada menggunakan perintah manual ?

3.50 .606 20

U2

Apakah anda setuju bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara

Menggunakan Mikrokontroler dapat digunakan dengan baik?

3.50 .512 20

L1

Apakah anda setuju bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler

dapat

dipahami dalam pemakaiannya?

3.60 .502 20

L2

Apakah anda setuju bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler, bisa membeikan

notifikasi suara?

3.25 .716 20

L3

Apakah anda setuju bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler mudah dipelajari

perawatannya?

3.50 .512 20

L4

Apakah anda setuju bahwa cara Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler mudah untuk

dipahami?

3.55 .510 20

E1

Apakah anda setuju bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler lebih efisien daripada yang manual?

3.40 .680 20

E2

Apakah anda setuju bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan m i krokontroler lebih efisien dalam pemasangannya ?

3.40 .598 20

E3

Apakah anda setuju Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler efisien dalam pengoperasiannya?

3.60 .502 20

(10)

No.

Daftar Pertanyaan Responden Mean

Std.

Devia -tion

N

E4

Apakah anda setuju bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler efisien dalam biaya

perawatan?

3.60 .598 20

A1

Apakah anda setuju bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara menggunakan Mikrokontroler dapat diterima penerapannya?

3.55 .510 20

A2

Apakah anda setuju Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan mikrokontroler dapat diterima untuk pengunaan di rumah dan kantor?

3.45 .604 20

A3

Apakah anda setuju bahwa Hand Sanitizer otomatis dengan notifikasi suara dapat diterima pengguna untuk memudahkan

dalam menggunakan Hand Sanitizer ? 3.30 0.571 20

A4

Apakah anda setuju prototype Hand Sanitizer otomatis dengan notifikasi suara dapat diterima sistem kerjanya?

3.40 0.680 20

Tabel 3.5 Hasil Reliability Static Reliability Statistics

Cronbach's Alpha N of Items

0.770 17

Hasil dari Uji reliability statistic menunjukan nilan Cronbach’s Alpha di atas 0,75 yaitu 0,770 untuk uji manfaat, sehingga dapat dinyatakan keenam belas item pertanyaan pada kuisioner dinyatakan reliabel.

Respon terhadap item pertanyaan pada kuisioner dapat berdasarkan tabel 3.4 sampai tabel 3.5 yang menunjukan presentase jawaban terhadap semua item pertanyaan yang mewakili variabel uji manfaat yaitu Useability, Learnability, Efficiency, dan Acceptability dengan skor jawaban sangat tidak setuju, tidak setuju, setuju dan sangat setuju.

(11)

Tabel 3.6 Rangkuman Hasil Uji Manfaat Useability (%) Learnnability

(%)

Efficiency (%)

Acceptability (%)

96% 96% 95% 95%

Sebagian besar responden memandang bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler ussability 96 %, Learnability 96%, efficiency 95 % dan 95% karena dalam pemakaian mudah dipahami dalam pengoperasiannya.

3.6 Pembahasan

Berdasarkan tabel 4.25 rangkuman hasil Uji Manfaat, diperoleh hasil prosentase diatas 75%, maka dapat disimpulkan bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler bermanfaat, karena skor dari setiap variabel (ULEA) lebih dari batasan yang ditentukan. Dan nilai uji manfaat yang didapatkan dapat ditarik kesimpulan bahwa Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler, mudah digunakan

(UsSability), mudah dipelajari (Learnability), efisien (Eficiency) dan diterima semua kalangan (Acceptability).

Berdasar hasil Uji Manfaat ditampilkan dalam bentuk Diagram Pie dapat disimpulkan dengan Ussability untuk kriteria Setuju (S) dan Sangat Setuju (SS) memiliki nilai rata-rata 98%, untuk Learnability kriteria Setuju (S) dan Sangat Setuju (SS) digabungkan memiliki nilai total 96% , untuk Effiency kriteria Setuju (S) dan Sangat Setuju (SS) digabungkan memiliki nilai total 96 %, dan untuk Acceptability kriteria Setuju (S) dan Sangat Setuju (SS) digabungkan memiliki nilai total 95 %. Untuk Ussability dan Acceptability memperoleh nilai total sama yaitu 95 %

4. KESIMPULAN DAN SARAN 4.1 Kesimpulan

Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler dapat disimpulkan bahwa :

1. Prototype Alat Deteksi Suhu Tubuh Manusia Notifikasi Suara Menggunakan Mikrokontroler berhasil menjalankan komponen yaitu Sensor Ultrasonic bisa merespon ada gerakan yang mendekat, Mikrokontroler bisa membaca pesan yang diterima dari sensor ultrasonic sehingga bisa memberi perintah ke Nodemcu esp8266 dan Sensor MLX90614, DF Mini player bisa menjalankan perintah untuk mengeluarkan suara, Sensor MLX 90614 bisa mendeteksi suhu benda yang mendekat, Lcd 16x2 bisa menampilkan besaran suhu yang terdeteksi dari Sensor ML X 90614, Speaker bisa mengeluarkan notifikasi suara

2. Nilai uji produk yang diperoleh sebesar 90% ≥ 75% maka produk dinyatakan berhasil.

3. Implementasi berhasil diperoleh hasil uji manfaat yaitu Useability 96%, Learnability 96%, Effeciency 95 % dan Acceptability 95%.

4.2 Saran

Adapun saran mengenai penyelesaian dalam pelaksanaan antara lain :

(12)

1. Penelitian diharapkan dapat dilanjutkan ke pengembangan yang lebih program, misalnya data pengukuran suhu bisa tersimpan dan bisa diakses online.

2. Packing alat bisa dibuat dengan acrilic jadi lebih menarik.

DAFTAR PUSTAKA

[1] R. Wulandari, “Rancang Bangun Pengukur Suhu Tubuh Berbasis Arduino Sebagai Alat Deteksi Awal Covid-19,” pp. 183–189, 2020.

[2] M. Safitri and G. A. Dinata, “Non-Contact Thermometer Berbasis Infra Merah,” Simetris J.

Tek. Mesin, Elektro dan Ilmu Komput., vol. 10, no. 1, pp. 21–26, 2019, doi:

10.24176/simet.v10i1.2647.

[3] N. H. L. Dewi, M. F. Rohmah, and S. Zahara, “Prototype Smart Home Dengan Modul Nodemcu Esp8266 Berbasis Internet of Things (Iot),” J. Tek. Inform., p. 3, 2019.

[4] M. S. B. Utomo, “Prototype Sistem Buka Tutup Pintu Otomatis Pada Bendungan Untuk Mengatur Ketinggian Level Air Berbasis Arduino Uno,” thesis, Univ. Muria Kudus., 2018, [Online]. Available: http://eprints.umk.ac.id/9894/.

[5] M. O. Sibuea, “Pengukuran Suhu Dengan Sensor Suhu Inframerah Mlx90614 Berbasis Arduino,” Univ. Sanata Dharma, vol. 1, pp. 1–70, 2018.

[6] Autoridad Nacional del Servicio Civil, “済無No Title No Title No Title,” Angew. Chemie Int. Ed. 6(11), 951–952., pp. 2013–2015, 2021.

[7] D. S. Prasetyo, “NOTIFIKASI SUARA DETEKSI JARAK AMAN MENGGUNAKAN DFPLAZER MINI MP3,” no. 8.5.2017, pp. 2003– 2005, 2022, [Online]. Available:

https://repository.dinamika.ac.id/id/eprint/6178/3/18410200020-2022- UNIVERSITASDINAMIKA.pdf.

[8] Destiarini and P. W. Kumara, “Robot Line Follower Berbasis Mikrokontroller Arduino Uno Atmega328,” J. Informanika, vol. 5, no. 1, pp. 18–25, 2019.

[9] Yafie, S. Suharyono, and Y. Abdillah, “PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS JASA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (StudiapadafPelanggan Food and Beverage 8 Oz Coffee Studio Malang),” J. Adm. Bisnis S1 Univ. Brawijaya, vol. 35, no.

2, pp. 11– 19, 2016.

[10] I. NDUN, “PENGUKUR SUHU TUBUH MANUSIA MENGGUNAKAN SENSOR NON CONTACT THERMOMETER- MLX90614 BERBASIS INTERNET of THINGS,” 2021.

[11]. Prof, G. Ann, A. Alvarez, M. B. Garcia, and D. U. Alvarez, “Automated Social Distancing Gate with Non-Contact Body Temperature Monitoring using Arduino Uno,” no. July, 2020.

Referensi

Dokumen terkait

Relay heater berfungsi sebagai perantara antara mikrokontroler yang memiliki tegangan 5 volt DC dengan heater yang memiliki tegangan 220 volt AC, sehingga heater dapat

Perancangan sistem monitoring tinggi muka air ini menggunakan Node MCU ESP8266 sebagai mikrokontroler yang sudah dilengkapi dengan fitur wifi dan firmware nya yang bersifat

Cara Kerja Alat adalah jika terdeteksi adanya benda yang menghadang jangkauan sensor ultrasonic maka akan memberikan sinyal ke mikrokontroler lalu dikirimkan outputnya pada buzzer

Syukur Alhamdulillah, akhirnya penulis berhasil menyelesaikan skripsi yang berberjudul “Perancangan Sistem Pendeteksi Suhu Pada Kandang Ayam Broiler Berbasis

Tahapan Uji Coba Sistem Setelah seluruh sistem selesai dirancang, maka dilakukan pengujian alat dan pemantauan hasil deteksi sensor yang bertujuan agar sistem yang telah dirancang

Mikrokontroler berfungsi untuk mengolah sinyal yang dikirimkan oleh sensor kemudian memberikan perintah untuk mendeteksi api, menyalakan pompa air, dan memadakan api..

Tongkat tunanetra ini dibangun dari mikrokontroler yang terhubung dengan modul sensor ultrasonik SRF05 dengan pengujian 10 kali berhasil 100 % mendeteksi adanya penghalang

Disini penulis mencoba merancang suatu sistem keamanan rumah yang terdiri dari sensor PIR sebagai sensor untuk mendeteksi pergerakan dan GSM shield sebagai transmiter pesan notifikasi