PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Batasan Masalah
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
Mengenai rumusan masalah dalam penelitian ini, bagaimana strategi IKMI dalam mempromosikan masjid masjid di kota Bengkulu. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan referensi kajian ilmiah khususnya di bidang strategi dakwah, khususnya kaitannya dengan manajemen pengembangan dakwah. Dapat dijadikan bahan referensi bagi pengurus lembaga dakwah lainnya dalam menjalankan proses evaluasi kinerja Ide Sejahtera Masjid Indonesia (IKMI).
Memberi rangsangan kepada pertubuhan-pertubuhan Dakwah Islamiah atau majlis-majlis Dakwah Islamiah yang lain untuk dijadikan sebagai corak ketaatan atau pertimbangan dalam melaksanakan kerja-kerja dakwah yang profesional dan sesuai dengan kemajuan zaman .
Kajian Terhadap Penelitian Terdahulu
Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan rujukan kajian ilmiah khususnya dalam bidang strategi dakwah, khususnya kaitannya dengan manajemen pengembangan dakwah. 2) Manfaat yang bersifat praktis. Iwan Iskandar, Nur Jannah “Analisis arsitektur berorientasi layanan (SOA) menggunakan web service untuk perencanaan maballigh di (IKMI) idarah Kemakmuran Masjid Indonesia dan (DDI) Dewan Dakwah Indonesia” kajian dalam penelitian ini yang menentukan jadwal perkuliahan untuk masjid yang sudah dibangun mempunyai permasalahan yaitu pembicara tidak dapat kembali dan harus dijadwalkan ulang, kurang tepat dalam menyusun jadwal mengingat banyaknya khatib dan masjid, kurang efektifnya panduan pembukaan karena faktor usia dan ingatan , jelas penelitian melalui metode kuantitatif yang mengkaji faktor-faktor penyebab keterbatasan IKMI dan DDI. Kata kunci: Analisis Khatib di IKMI dan DDI.8. Imron Rosidin Muhamed Yusuf “Upaya IKMI Pekanbaru Dalam Pengembangan Media Dakwah” Kajian dalam penelitian ini adalah pesatnya perkembangan media yang tidak dibarengi dengan upaya serius lembaga dakwah di Indonesia dalam memanfaatkan kemajuan tersebut . Dari kajian media yang dijelaskan melalui metode kuantitatif, penelitian ini mengungkapkan bahwa upaya IKMI kota Pekenbaru mengembangkan davet media dengan menggunakan beberapa media, yang pertama adalah radio.
8 Iwan Iskandar, Nur Jannah “Analisis Service Oriented Architecture (SoA) Menggunakan Web Services untuk Penjadwalan Maballigh pada (IKMI) dan (DDI)” Jurnal Sains dan Teknologi Industri, Vol 11, NO 11, (2014). Berbeda dengan ketiga penelitian di atas, penelitian ini menyoroti bagaimana “Strategi Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI) dalam Pembangunan Masjid di Kota Bengkulu” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengetahui bagaimana strategi yang dilakukan oleh Lembaga Dakwah Sejahtera Masjid Indonesia (IKMI) kota Bengkulu dalam upaya pembangunan masjid.
Sistematika Penulisan
LANDASAN TEORI
Pengertian Masjid Dan Perkembanganya
Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar ketakwaan (Masjid Quba) sejak hari pertama lebih layak untuk shalat di dalamnya. Program pendidikan merupakan upaya mewujudkan jemaah masjid yang memahami ajaran Islam secara komprehensif dan sempurna. Program pendidikan untuk dilaksanakan di masjid. Masjid yang baik adalah masjid yang tidak hanya mengharuskan jemaahnya bertindak dan turut serta dalam membangun masjid, namun masjid juga harus berusaha mengajak orang-orang baik untuk menjadi jamaahnya agar dapat memperoleh sesuatu dari masjid tersebut.
Pembangunan masjidnya bagus. Tentu dibutuhkan dana yang tidak sedikit. diantara upaya penggalangan dana yang mungkin dilakukan oleh para pengurus masjid yang senantiasa menjauhi jamaah setempat atau dharmawan lain yang barangnya diambil setiap bulannya, kedua, pengumpulan dan pengelolaan zakat fitrah dan mall, ketiga , baitul mal pertanian yang menggunakan sistem syariah Islam dalam menghimpun dana dari masyarakat setempat menyewakan ruang gedung serba guna milik masjid dan fasilitas berbagai kegiatan. f) Bidang fisik. Dari segi manajemen yang perlu diperhatikan adalah mempunyai ciri-ciri utama yaitu profil pengelola masjid yang islami, iqidah, shalat, zakat, bertakwa kepada Allah SWT, memakai pakaian yang baik. Masjid yang ideal ditinjau dari peran dan fungsinya dengan segala program yang akan dilaksanakan harus dilaksanakan dalam bentuk bangunan.
Salah satu daya dukung kemakmuran masjid yang baik jika dilihat dari segi organisasi adalah bidang administrasi dan kesekretariatan.
Manajemen Masjid dan Sumber Daya Manusia (SDM)
Dengan demikian, kemakmuran masjid identik dengan peningkatan kegiatan multifungsi masjid, yaitu: 1) program ibadah seperti menyelenggarakan salat lima waktu, salat Jumat dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya. Yakni kegiatan pemeliharaan fasilitas masjid, termasuk masalah keindahan dan kebersihan masjid, yang termasuk dalam pengembangan sarana dan prasarana masjid. Sarana dan prasarana pendukung bangunan masjid harus dijaga agar dapat digunakan sebaik mungkin dan bertahan lama.
Agar sebuah masjid dapat berhasil dan dikelola dengan baik, perlu adanya perhatian yang besar terhadap ketersediaan sumber daya manusia (SDM) masjid, baik dari segi jumlah yang cukup maupun dari segi kualitas yang memadai. Potensi yang dimiliki sebuah masjid setidaknya harus memenuhi tiga kriteria: Pertama, harus memiliki kepribadian yang shaleh sehingga tidak terjadi pertentangan antara sikap dan perilaku dengan misi masjid untuk mendorong jamaah yang shaleh. Kedua, mempunyai wawasan yang luas terhadap persoalan-persoalan keislaman dan sosial serta hal-hal yang sedang berkembang. Ketiga, mempunyai kemampuan di bidang-bidang yang diperlukan untuk kemajuan masjid, pengelolaan dan pengembangan kegiatannya.
Di setiap masjid pasti ada sumber daya manusia guru mengaji yang bisa membimbing pembacaan Alquran yang benar. Oleh karena itu pembinaan kepada mereka harus dilakukan dengan pendekatan-pendekatan berbeda yang baik dan menarik, sesuai dengan situasi dan kondisi.24 Konsep penguatan masjid salah satu penjelasannya adalah bagaimana penguatan para pimpinan masjid itu sendiri. Sumber daya manusia merupakan penggerak seluruh konsep dan gagasan serta implementasi perwujudan gagasan tersebut dengan memanfaatkan seluruh potensi lain yang dimilikinya.
Jika demikian, maka tugas besar yang paling penting dalam rangka pembinaan masjid di bidang pembinaan pengawas masjid adalah pembinaan pengurus masjid (Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Badan Kemakmuran Masjid (BPM) atau lainnya. hal serupa, sehingga kesadaran mereka dibarengi dengan pengetahuan yang cukup untuk menjadikan masjid yang dikelolanya berkembang dengan memenuhi prinsip rekonstruksi fungsi masjid dalam pembinaan jamaah masjid. Dengan memiliki wawasan dan pengetahuan teknis mengenai pengembangan sumber daya manusia pengelola masjid untuk masjid - pengawas diharapkan setidaknya ada keseragaman konsep-konsep umum dalam hal-hal yang paling prinsipil dalam kesejahteraan masjid. Seluruh sumber daya manusia yang mengelola masjid mempunyai wawasan manajerial dan teknis mengenai pengelolaan masjid yang sesuai dengan kebutuhan umat dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. hukum yang berlaku, baik pemerintah maupun syar'iy.
Strategi dan Idarah
- Pengertian Strategi
- Pengertian Idarah
Peneliti melakukan observasi dengan melihat langsung ke lokasi penelitian yaitu di IKMI Idarah Sejahtera Masjid Indonesia Kota Bengkulu. Dalam teknik ini, subjek penelitian mempunyai pengaruh yang lebih kuat dalam menentukan isi wawancara. kemakmuran masjid yang dibangun kota Bengkulu. 57 Profil Lembaga dan Informasi Umum Kemakmuran Masjdi Indonesia (IKMI) Kota Bengkulu, Hasil Dokumentasi Penulis 09 April 2020.
58 Profil Kelembagaan dan Informasi Umum Masyarakat Islam Indonesia (IKMI) Kota Bengkulu, Hasil Dokumentasi Penulis 09 April 2020. 59 Profil Kelembagaan dan Informasi Publik Idara Sejahtera Masyarakat Islam Indonesia (IKMI) Kota Bengkulu, Hasil Dokumentasi Penulis 09 April 2020. 60 Profil Kelembagaan dan Informasi Umum Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI) Kota Bengkulu, Hasil dokumentasi penulis 09 April 2020.
61 Profil Lembaga dan Informasi Umum Kemakmuran dan Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI) Kota Bengkulu, Hasil Dokumentasi Penulis 9 April 2020. Oleh karena itu data utama penelitian ini diperoleh dari informan utama penelitian yaitu Ketua Lembaga Indonesia Masjid IKMI Kota Bengkulu dan pengurus struktural lainnya. Implementasi strategi tersebut selalu kami lakukan dengan menyampaikan pesan-pesan terkait kesejahteraan Masjid, dengan menugaskan khutbah Jumat kepada masjid-masjid binaan (IKMI), dengan melakukan evaluasi terhadap lembaga dan masjid yang diusung”71. 3) Bagaimana proses evaluasinya? strategi dakwah dalam memajukan Yayasan Masjdi Sejahtera Indonesia (IKMI) di kota Bengkulu.
Strategi pertama, ruang lingkup dakwah dakwah, pada bagian ini dapat disimpulkan dari hasil wawancara penulis dengan pengurus Ikatan Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI), bahwa yang menjadi pertimbangan dalam menyusun strategi dakwah harus mengetahui sasarannya. Dakwah (tujuan dakwah) Tujuan dakwah meliputi masyarakat sekitar masjid sasaran. Adapun ruang lingkup dakwah kesejahteraan Masjid Indonesia (IKMI) yang meliputi tiga tempat, dalam penempatan khatib dapat dilihat dari lokasinya. Strategi yang dirumuskan oleh Idah Sejahtera Masjid Indonesia (IKMI), pertama adalah ruang lingkup dakwah, Mubaligh mengetahui objek dakwah itu sendiri atau (Sasara Dakwah) mencakup diantara tujuan dakwah yaitu masyarakat. di sekitar masjid binaan, untuk ruang lingkup dakwah IKMI yang meliputi tiga tempat diantaranya; Kampus, pesantren, dan masjid.
Bagi Lembaga Kemakmuran Masjid Indonesia IKMI Idaho dapat meningkatkan sarana baik sarana maupun prasarana dengan tujuan untuk memudahkan dakwah. Marilah para pengurus kesejahteraan masjid Indonesia IKMI terus memberikan motivasi kepada para khatib untuk memperluas jangkauan dakwah dan semakin semangat berdakwah di masjid-masjid yang sedang dibangun. Upaya Manajemen Evaluasi Kinerja Khatib Untuk Kesejahteraan Masjid Indonesia (IKMI) Kota Bengkulu, Skripsi yang diterbitkan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SUSKA RIAU.
Bagaimana implementasi strategi dakwah kesejahteraan masjid indonesia (IKMI) dalam kesejahteraan masjid di Kota Bengkulu. Bagaimana proses evaluasi strategi dakwah memajukan kesejahteraan masjid Indonesia (IKMI) di kota Bengkulu. Apa saja hambatan dan hambatan dalam implementasi strategi dakwah yang dirumuskan Indeks Kemakmuran Masjid Indonesia (IKMI).
METODE PENELITIAN
Teknis Analisis Data
DESKRIPSI,TEMUAN DAN PEMBAHASAN
- Profil Organisasi (IKMI)
- Deskripsi Profil Informan
- Temuan Penelitian
- Idarah Masjid dan Pelaksanaaannya
- Pembahasan Hasil Penelitian
- Materi atau Pesan-Pesan Dakwah
- Penempatan Mubalig
IKMI) Kota Bengkulu, Visi dan Misi, Sarana dan Prasarana (IKMI), struktur kepengurusan Masjid Idrah Sejahtera Indonesia (IKMI), Kedua temuan penelitian terdiri dari Jaringan Masjid, Masjid Idrah Sejahtera Indonesia (IKMI) Kota Bengkulu, Jaringan Masjid di Kota Bengkulu, Masjid Idrah dan Implementasinya, Tiga Pembahasan terdiri dari Perencanaan, Implementasi dan Evaluasi.
PENUTUP
Saran
Adib Husain, Hidayatulloh, 2019.''Fungsi Idarah dan Imarah Dalam Meningkatkan Solidaritas Masyarakat “Skripsi” Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Negeri (Iain) Purwokerto. Bujang Datuk Sugumi, Di Masjid Raya At-Taqwa Jl.Soekarno-Hatta, Desa Anggut Atas, Kecamatan Ganding Cempaka, Kota Bengkulu, Departemen Agama RI, 2004. Andi Setiawan meneliti “Pengurus Persatuan Masjid Indonesia (IKMI) dalam Membentuk Da’i Profesional Pekanbaru” majalah ICT Information Communication and Technology, vol, no. 1.
Nur Jannah “Analisis Service Oriented Architecture (SOA) menggunakan web service untuk penjadwalan maballigh pada (IKMI) dan (DDI)” Jurnal Sains dan Teknologi Industri, vol. 11, NO 11. Imron Rosidin Muhammad Yusuf, 2018. “Upaya IKMI Pekanbaru Dalam Pengembangan Media Dakwah”, majalah idaratuna, Vol.1, No.1. Sabrul Jamil, 2018, Upaya Manajemen Menilai Kinerja Da’ i Idarah Kesejahteraan Masjid Indonesia (IKMI) Kota Bengkulu, skripsi yang dikeluarkan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Uin Suska Riau.
Kegiatan khutbah Jumat Agung di Masjid Masjid Al-Muhajirin Waktu : Jumat, 30 April 2021.