• Tidak ada hasil yang ditemukan

WPP Presentation - Spada UNS

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "WPP Presentation - Spada UNS"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PEMBAHASAN HASIL

DISKUSI KELAS B UNSUR

PERTEMUAN 6

(2)

13:19 aulia:

assalamu'alaykum mau tanya. Saya masih bingung dengan dua istilah, nanomaterial dan nanopartikel..

perbedaan kedua istilah ini apa ya?

13:21 Lasminar:

Bisa dijelaskam kandungan air milliq itu apa? Fungsinya? Dan apakah bisa menggunakan cairan lain?

• 14:44 risma:

• Jawaban pertanyaan aulia: Perbedaan nano material dan nano partikel yaitu nanomaterial merupakan material yang memiliki ukuran dalam skala nanometer yaitu berkisar antara 1- 100nm.

• Sedangkan nanopartikel merupakan bahan yang akan disintesis untuk membentuk suatu material nano.

• Nanomaterial sendiri digolongkan menjadi 4 yaitu nol dimensi, satu dimensi, dua dimensi dan tiga dimensi. Nah, Nanopartikel itu termasuk kedalam nanomaterial golongan nol

dimensi. Jadi dapat disimpulkan bahwa nanopartikel itu merupakan bagian dari nanomaterial.

• Jawaban pertanyaan Lasminar : Air milli q itu merupakan salah satu jenis air murni yang dapat digunakan untuk mencuci bahan. Air milliq dapat diganti dengan akuades, maupun air murni lainnya.

(3)

B ULFA: NANOPARTIKEL ADALAH

NANOMATERIAL BERDIMENSI 3

(4)

13:19 Ika:

untuk sintesis koloid emas, metode yang digunakan berdasarkan pada pengurangan sitrat berair. tolong jelaskan maksud dari kalimat tersebut?

• BELUM TERJAWAB

(5)

13:20 Siti Dwi Indah:

Risma, saya mau bertanya disitu hanya dijelaskan tentang kelebihan materialnya,

apakah juga terdapat kekurangan dengan menggunakan material tersebut? Terimakasih

• belum terjawab

(6)

13:22 Septian:

Saya Septian Dwi mau bertanya Di ppt dijelaskan bahwa salah satu sifat bahan yang digunakan untuk penggunaan nanopartikel magnetic plasmonik adalah mempunyai momen magnetic yang besar. Pertanyaannya, kenapa sifat bahan/suatu senyawa yang digunakan sebagai nanopartikel magnetic plasmonik harus memiliki momen magnetic yang besar? Trimakasih.

13:20 Istin:

Halo Risma, saya Istin Krisnawati NIM K3316028 mau bertanya kan di jurnal ini membahas mengenai sintesis nanomaterial magnetik plasmonik, apakah bissa dijelaskan nanomaterial magnetik plassmonik dibuat dengan metode bottom up atau top down? dan bagaimana prosesnya. Terimakasih :)

13:20 Handasatul:

Saya Handasatul ingin bertanya,di jurnal kan menggunakan nano partikel oksida logam sebagai magnetik, apakah bisa menggunakan nano yang lain untuk dijadikan komponen magnetik?

• 14:57 risma:

• Jawaban untuk septian: Momen magnetic dari bahan nanopartikel digunakan yang besar karena hal ini akan berpengaruh pada kekuatan Kristal yang terbentuk. Dengan menggunakan bahan yang memiliki momen magnetic yang besar diharapkan nanopartikel akan lebih stabil. Hal ini dikarenakan bahan dengan momen magnetic tinggi akan memiliki keteraturan dalam molekulnya.

• Jawaban pertanyaan istin : Pada sintesis nanomaterial magnetic plasmonik ini digunakan metode buttom up.

Dapat disimak lagi pada penjelasan singkat saya bahwa sistesis nanomaterial ini dimaulai dari pembuatan nanopartikel besi oksida sebagai inti dari nanopartikel magnetic plasmonik. Nah nanopartikel besi yang sudah ada kemudian difungsionalisasi lalu disintesis dalam bentuk nanomaterial multi layer. Hal tersebut menunjukkan bahwa sintesis nanomaterial ini dimulai dari objek yang berukuran kecil menjadi objek yang berukuran lebih besar.

• Jawaban pertanyaan handa : apakah ada bahan lain untuk dijadikan nanopartikel magnetic selain besi ? Didalam jurnal yang saya review dijelaskan bahwa ada beberapa unsur yang telah digunakan untuk sintesis nanopartikel selain besi diantaranya nikel dan kobalt. Akan tetapi karena sifat-sifat yang lebih menguntungkan besi maka banyak penelitian yang lebih memilih menggunakan besi.

(7)

B. ULFA

sampel plasmonik harus punya sifat magnetik karena dirancang untuk aplikasi yang mbutuhkan sifat magnet seperti katalis magnetik, MRI, transistor dll

Dibuat dari Fe (Sumbernya FeCl3) karena bagus sifat magnetiknya

jika diganti selain Fe bisa asalkan tetap memiliki sifat magnetik dan diharapkan juga bisa berubah ke arah paramagnetik

logam transisi lain kemungkinan bisa menjadi magnetik, namun lemah jika diganti menjdi supermagnetik

selain itu sumber Fe lebih murah jika dibandingkan logam lain yang punya potensi superparamagnetik seperti vanadium, molibdenum dll

plasmon magnetik memakain jalur bottom up karena keteraturan bagus dan belum ditemukan plasmonik besi dalam bentuk ruah (berukuran besar) di alam misalnya seperti gumpalan besi magnet, sifat plasmon tidak ada

Tujuan penempelan silan agar sifat besi plasmonik lebih teratur dan lebih efektif dalam

aplikasi terutama menarik molekul lain yang akan dikatalisis

(8)

SINTESIS BOTTOM UP (hanya ilustrasi) (DARI MOLEKUL AWAL SEBAGAI SUMBER ASLI Fe

FUNGSIONALISASI= PENEMPELAN GUGUS SILAN KE NANOPARTICLE BESI

sample plasmon magnetik yang menempel ketika didekati magnet--menunjukkan hasil sintesis benar2 memiliki sifat magnet yang baik

(9)

14:45 Handasatul:

pertanyaannya adalah di materi putri terdapat tekanan sisa, disitu di jelaskan bahwa nilai negatif menunjukkan keadaan kompresi. nah

keadaan kompresi maksudnya apa ya?

• 14:58 Putri:

• Jawaban untuk handa : Analisis tekanan / kompresi oleh difraksi sinar- X didasarkan pada pengukuran distribusi tegangan kisi sudut. Hal

tersebut berkaitan dengan hukum hooke. tekanan dapat dihitung dari distribusi regangan. Hukum Hooke berbunyi bahwa besarnya gaya

yang bekerja pada benda sebanding dengan pertambahan panjang

bendanya. Tegangan tarik pada sampel menyebabkan terjadinya

regangan pada sampel. Apabila terjadi tegangan tarik berarti kan

terjadi pertambahan ukuran sampel ( menurut hukum hooke ). Nah

Hal tersebut berpengaruh pada hasil karakterisasi dengan XRD, yaitu

berupa pelebaran puncak difraksi sampel yang dianalisis.

(10)

14:46 Puri:

materi handa, saya mau bertanya apa perbedaan dari teknik MAPM dan MMPM?

• 14:55 Handasatul:

• Saya ingin menjawab pertanyaan puri : Perbedaan MA-PM dengan MM-PM dapat dilihat dari tekniknya yaitu Dalam mekanisme mechanical alloying, material dihancurkan hinggamenjadi bubuk dan dilanjutkan dengan penghalusan butiran partikelnya sampai berukuran puluhan nanometer. Kemudian, bubuk yang telah halus disinter hingga didapatkan material final.

Contohnya nano baja diperoleh dari penghalusan bubuk besi dan karbon hingga berukuran 30 nm, dan disinter pada suhu 723oC pada tekanan 41 Mpadalam suasana gas nitrogen. Teknik MM-PM dapat dilakukan dengan : a) Ball Milling Teknik ball milling yaitu menggunakan energi tumbukan antara bola-bola penghancur dan dinding wadahnya. b) Ultrasonic milling atau

sonikasi Prosesnya dengan cara menggunakan gelombang ultrasonik dengan rentang

frekuensi 20 kHz- 10 MHz. Gelombang ultrasonik ditembakkan ke dalam medium cair untuk menghasilkan kavitasi bubble yang dapat membuat partikel memiliki diameter dalam skala nano.

(11)

14:46 Yosiana:

Saya ingin bertanya kepada maulida, tadi dijelaskan bahwa nanomaterial memiliki dampak toksisitas terhadap lingkunga, bisa dijelaksan mengapa nanomaterial memiliki dampak

toksisitas? dan tolong berikan contohnya. Terima kasih

• 15:02 Maulida:

• Jawaban pertanyaan yosi: Nanomaterial dapat memberikan dampak toksisitas terhadap lingkungan karena dalam proses pembuatan nanomaterial

berpotensi membuang zat zat yang tidak dibutuhkan pada saat sintesis atau menimbulkan emisi gas gas yang dapat mempengaruhi lingkungan. Dalam artikel tersebut telah dipaparkan data mengenai produksi tahunan di Prancis seperti silica, titanium dioksida, nanotube, dan lain lain. Data tersebut

menunjukkan angka yang fantastis sehingga dikhawatirkan menimbulkan eko-

toksisitas. Sejauh ini masih sedikit penelitian yang dapat menjelaskan seberapa

besar pengaruh nanomaterial terhadap lingkungan dan cara menanganinya.

(12)

14:51 Retno Duwi:

pada materi yang telah disampaikan oleh dyah, pada jurnal tersebut

pemanfaatan boron sebagai inovasi teknologi nanimaterial bagaimana ya?

• Belum terjawab

(13)

14:54 Citra:

pertanyaan untuk ika: apakah pelapisan nano dengan logam agar tidak beragregasi memiliki reaksi? kalau iya apa dampak reaksi samping tsb? lalu apa yang terjadi jika partikel2 nano saling beragregasi?

• belum terjawab

(14)

Picture of Istin Krisnawati 14:58 Istin:

Erlin: saya mau bertanya mengapa resolusi tinggi SEM untuk analisis nanomaterial hanya bisa untuk scan horizontal, sedangkan secara vertical resolusinya rendah?

15:09 Ignasia:

Menjawab pertanyaan istin : Ada beberapa sinyal yang penting yang dihasilkan oleh SEM. Dari pantulan inelastisdidapatkan sinyal elektron sekunder dan karakteristik sinar X sedangkan dari pantulan elastisdidapatkan sinyal backscattered electron. Perbedaan dari sinyal elektron sekunder dengan backscattered adalah sebagai berikut elektron sekunder menghasilkan topografi dari benda yang dianalisa, permukaan yang tinggi berwarna lebih cerah dari permukaan rendah. Sedangkan backscattered elektron

memberikanperbedaan berat molekul dari atom – atom yang menyusun permukaan, atom dengan beratmolekul tinggi akan berwarna lebih cerah daripada atom dengan berat molekul rendah. Kelemahan SEM dalam analisis horizontal di kembangkan pada SPM ( Scanning Probe Microscopy ) yang dapat scan horizontal dan vertikal serta

memiliki resolusi lebih tinggi .

(15)

B ulfa

SEM scan horisontal cara kerjanya lebih mirip TEM hanya saja resolusinya lebih rendah dari TEM (SEM < 120 kV)

SEM meski scan horison tetao menghasilkan gambar 3D

sedangkan TEM menghasilkan gambar 2D

scan horisol membutuhkan lebih banyak energi untuk

mendapatkan pantulan elastik

sample

(16)

Simpulan diskusi

1. Diskusi tergolong lancar meski baru awal dengan segala komen2 yang kurang urgent

2. Ontime, moderator sudah berusaha menertibkan, bbrp pertanyaan belum terkupas

3. Presenter ada yang hanya mengirimkan ppt ada yang hanya mengirimkan word, harap melengkapi word dan ppt dimasukkan jadi 1 di body text

review dalam file word

4. konten review untuk semua sudah oke, tata tulis bagus hanya masih mind

article (fokus persis pada isi artikel sumber), silakan berimprovisasi dengan

meceritakan kembali isi sumber dengan gaya bahasa pribadi

(17)

Referensi

Dokumen terkait