H. K erangka Pemikiran K onseptual
3. A nalisis Statistik Deskriptif 5
A nalisis deskriptif dalam penelitian ini menggunakan program IB M
SPS S S tatistic 22. Hasil analisis deskriptif variabel efisiensi investasi,
kualitas pelaporan keuangan dan debt maturity akan dijelaskan
sebagai berikut:
a. A nalisis Statistik Deskriptif E fisiensi Investasi
Hasil analisis statistik deskriptif efisiensi investasi, dapat dilihat
T abel 5.4 A nalisis Statistik D eskriptif E fisiensi Investasi
S umber: data sekunder yang diolah, 2017
Pada tabel 5.4 menunjukan data valid 156 yang berarti
terdapat data mengenai efisiensi investasi yang terbaca sejumlah
156 data, dan missing 0 yang berarti tidak ada data mengenai
efisiensi investasi yang hilang.
A nalisis deskriptif ini menunj ukan nilai mean sebesar -
0.0614 yang artinya rata-rata perusahaan dalam penelitian ini
tidak melakukan efisiensi investasi. Data minimum sebesar -0.33
yang dimiliki oleh PT . S iearad Produce T bk angka ini memiliki
arti bahwa perusahaan mengalami investasi yang tidak efisien
pada tahun 2012, PT . Siearad Produce T bk kurang optimal dalam
mengeluarkan dana untuk investasi pada tahun 2012.
Nilai maksimum dalam analisis deskriptif menunjukan
angka sebesar 0.00, angka ini dimiliki oleh PT . S iantar T op T bk.
A ngka ini memiliki arti bahwa perusahaan mengalami efisiensi
investasi paling tinggi pada tahun 2012, artinya PT . Siantar T op E F I SI E NSI I NV E ST A S I N V alid 156 Missing 0 Mean -0.0614 Minimum -.33 Maximum .00
53
T bk mengalokasikan dana secara efisien dalam kegiatan
berinvestasi pada tahun 2012. S ecara visual, efisiensi investasi
dapat dijelaskan dengan gambar histogram 5.1 di bawah ini,
Gambar 5.1 Histogram E fisiensi Investasi
D apat dilihat pada gambar 5.1, data efisiensi investasi di bawah -
0.047 terdapat data dari total keseluruhan 156 data, sedangkan di
atas -0.047 terdapat data dari total keseluruhan 156 data.
b. A nalisis Statistik Deskriptif K ualitas Pelaporan K euangan
Hasil analisis deskriptif kualitas pelaporan keuangan dapat dilihat
T abel 5.5 A nalisis Statistik Deskriptif K ualitas Pelaporan K euangan
S umber : data sekunder yang diolah, 2017
Pada tabel 5.5 menunjukan data valid 156 yang berarti
terdapat data mengenai kualitas pelaporan keuangan yang terbaca
sej umlah 156 data, dan missing 0 yang berarti tidak ada data
mengenai kualitas pelaporan keuangan yang hilang. Mean adalah
rata-rata nilai dari kualitas pelaporan keaungan yang diperoleh
dalam penelitian ini. Nilai mean menunj ukan angka -0.0340
artinya rata-rata perusahaan yang ada dalam penelitian ini
memiliki kualitas pelaporan keuangan yang tinggi. D ata minimum
menunjukan nilai data yang paling rendah, pada analisis deskriptif
ini data minimum menunj ukan angka -0.66 yang dimiliki oleh PT .
A stra A uto Part T bk pada tahun 2014, menunj ukan bahwa PT .
A stra A uto Part T bk memiliki kualitas pelaporan keuangan paling
rendah pada tahun 2014, sebab realisasi arus kas pada tahun
tersebut berbeda jauh dengan modal kerja akrual yang
diestimasikan. Nilai maximum menunjukan data yang paling K UA L I T A S PE L A POR A N K E UA NG A N N V alid 156 Missing 0 M ean M inimum -0.0340 -0.66 M aximum 0
55
tinggi, pada analisis deskriptif ini data maximum menunjukan
angka 0 yang dimiliki oleh PT . K abelindo Murni T bk pada tahun
2012, 2013, 2014 menunjukan bahwa PT . K abelindo Murni T bk
mempunyai kualitas pelaporan keuangan yang tinggi berturut –
turut pada tahun 2012, 2013, 2014, hal ini berarti PT . K abelindo
Murni T bk realisasi arus kas pada 3 tahun berturut-turut sesuai
dengan estimasi dengan modal kerja akrual . S ecara visual,
kualitas pelaporan keuangan dapat dijelaskan dengan gambar
Gambar 5.2 Histogram K ualitas Pelaporan K euangan
D apat dilihat pada gambar 5.2, data kualitas pelaporan
keuangan dibawah -0.20 terdapat 3 data dari total keseluruhan
156 data. Pada rentang -0.20 hingga 0 terdapat 153 data dari total
keselurahan 156 data, ini menunjukan bahwa rata-rata perusahaan
yang diteliti dalam penelitian ini memiliki kualitas pelaporan
57
c. A nalisis Deskriptif D ebt Maturity
Hasil analisis deskriptif debt maturity dapat dilihat pada tabel 5.6
di bawah ini,
T abel 5.6 A nalisis D eskriptif Debt Maturity
S umber: data sekunder yang diolah, 2017
Pada tabel 5.6 menunjukan data valid 156 yang berarti
terdapat data mengenai debt maturity yang terbaca sejumlah 156
data, dan missing 0 yang berarti tidak ada data mengenai debt
maturity yang hilang. D ata mean menunjukan angka 0.7353 ini
berarti rata-rata perusahaan menggunakan utang jangka pendek
yang lebih kecil daripada utang jangka panjangnya karena angka
mean lebih kecil dari mediannya. Data median menunj ukan
angka 0.76, artinya angka ini merupakan titik tengah dalam
penentuan debt maturity (kebijakan penggunaan utang) , apabila
diatas nilai median berarti pengguanaan utang jangka pendek
lebih besar daripada utang jangka panjang , dan apabila dibawah
nilai median berarti penggunaan utang jangka pendek lebih kecil
daripada utang jangka panjang. Pada analisis deskriptif ini data D E B T MA T UR I T Y N V alid 156 Missing 0 Mean Median 0.7353 0.76 Minimum 0 Maximum 1
minimum menunjukan angka 0 yang dimiliki oleh PT Malindo
F eedmill T bk pada tahun 2014 hal ini menunjukan bahwa PT
Malindo F eedmill T bk menggunakan utang jangka pendek yang
lebih kecil dibandingkan utang jangka panjangnya dikarenakan
proporsi utang jangka pendek lebih kecil dari nilai mediannya.
Nilai maximum menunj ukan data yang paling tinggi, pada analisis
deskriptif ini data maximum menunjukan angka 1 yang dimiliki
oleh PT Supreme C able Manufacturing C orporation T bk pada
tahun 2012-2013, angka ini menunjukan bahwa PT S upreme
C able Manufacturing C orporation T bk menggunakan utang
jangka pendek yang lebih besar dari utang jangka panjangnya,
karena proporsi utang jangka pendek terhadap total utang lebih
dari nilai mediannya. PT Nippres T bk juga menunjukan angka 1
pada tahun 2014, hal ini menunjukan . PT Nippres T bk
menggunakan utang jangka pendek yang lebih besar dari utang
jangka panjangnya, karena proporsi utang jangka pendek terhadap
59
Secara visual, efisiensi investasi dapat dijelaskan dengan
gambar histogram 5.3 di bawah ini,
Gambar 5.3 Histogram debt maturity
D apat dilihat pada gambar 5.3, data debt maturity pada rentang 0
hingga 0.76 terdapat 63 data dari total keseluruhan 156 data,
sedangkan data debt maturity pada rentang 0.76 hingga 1 terdapat