• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ahli waris yang bisa menghalangi dan bisa pula terhalang, yaitu para ahli waris selain yang tersebut di atas

Dalam dokumen HUKUM KEWARISAN ISLAM (Halaman 81-89)

PENGGOLONGAN AHLI WARIS &

4. Ahli waris yang bisa menghalangi dan bisa pula terhalang, yaitu para ahli waris selain yang tersebut di atas

Contoh-contoh Hajb Mahjub (halang menghalangi)

Soal 1 :

Seorang laki-laki meninggal dunia dengan meninggalkan seorang istri , 1 orang anak laki-laki dan 1 orang anak perempuan dari anak laki-laki.

Jawab :

Cucu perempuan : hajb (terhalang) karena adanya anak laki-laki Istri : 1/8 karena terdapat anak dan cucu. Sisa 7/8 untuk anak laki-laki.

Ahli waris Bagian AM/PM

janda 1/8 8

anak laki-laki Sisa (7/8) cucu perempuan terhalang

JUMLAH 8/8

Soal 2 :

Seorang laki-laki meninggal dunia dan meninggalkan 1 anak perempuan dan seorang ayah.

Jawab :

Ayah: 1/6 + 2/6 ‘ashabah

Anak perempuan: 1/2 karena hanya satu, tidak ada anak laki-laki

Ahli waris Bagian AM/PM

anak perempuan 1/2

ayah 1/6 + sisa (2/6)

Soal 3 :

Seorang wanita meninggal dunia dengan meninggalkan seorang suami, 1 anak perempuan, 1 anak perempuan dari anak laki-laki, 1 anak laki-laki dari anak laki-laki dari anak laki-laki (cicit).

Jawab :

Suami : 1/4

Anak perempuan : 1/2

Anak perempuan dari anak laki-laki : 1/6 Cicit : sisanya = 1/12

Ahli waris Bagian AM/PM

Duda ¼ (3/12) 12

anak perempuan ½ (6/12) Cucu perempuan 1/6 (2/12) Cicit laki-laki sisa (1/12)

JUMLAH 12/12

Soal 4:

Seorang pria meninggal dunia meninggalkan seorang ibu, seorang saudara kandung wanita dan seorang paman.

Jawab:

Ibu: 1/3

Saudara perempuan kandung: 1/2 Paman: sisa = 1/6

Ahli waris Bagian AM/PM

ibu 1/3 6 Saudara perempuan kandung 1/2 Paman Sisa (1/6) JUMLAH 6/6

Soal 5 :

Seorang pria meninggal dunia dengan meninggalkan seorang ibu, seorang ayah, anak laki-laki, saudara kandung laki-laki.

Jawab :

Ibu : 1/6 Ayah : 1/6

Saudara laki-laki kandung : hajb (terhalang oleh anak laki-laki) Anak laki-laki : sisa

Ahli waris Bagian AM/PM

ibu 1/6 6

ayah 1/6

Anak laki-laki Sisa (4/6) Saudara laki-laki kandung terhalang

JUMLAH 6/6

Soal 6 :

Seorang pria meninggal dunia dan meninggalkan 2 anak laki-laki, 1 anak laki-laki dari anak laki-laki (cucu), ayah, kakek dan nenek.

Jawab :

Ayah : 1/6

Dua anak laki-laki : sisa

Cucu : hajb (terhalangi oleh anak laki-laki) Kakek : hajb (terhalangi oleh ayah)

Ahli waris Bagian AM/PM

ayah 1/6 6

Nenek 1/6

Anak laki-laki Sisa (4/6)

Kakek terhalang

cucu terhalang

JUMLAH 6/6

Soal 7 :

Seorang pria meninggal dunia dan meninggalkan ayah, 1 anak perempuan, 1 anak laki-laki, 1 paman, 1 kakek, 1 anak perempuan dari anak laki-laki.

Jawab:

Ayah : 1/6

Kakek : hajb (terhalangi oleh ayah)

Anak perempuan dari anak laki-laki : hajb (terhalangi oleh anak laki-laki)

Paman : hajb (terhalang oleh anak laki-laki dan ayah) Anak laki-laki dan anak perempuan : sisa

Anak perempuan : separuh dari laki-laki

Ahli waris Bagian AM/PM

ayah 1/6 6

Kakek terhalang

Anak laki-laki dan anak perempuan

Sisa (5/6) 2/3 x 5 = 10/3 1/3 x 5 = 5/3

Paman terhalang

Anak perempuan dari anak laki-laki

terhalang

Soal 8 :

Seorang pria meninggal dunia dan meninggalkan 1 anak perempuan, 1 saudara perempuan seayah, 1 anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah, 1 saudara laki-laki seibu.

Jawab :

Anak perempuan : 1/2

Saudara laki-laki seibu : hajb (terhalangi oleh anak perempuan) Saudara perempuan seayah : sisa

Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah : hajb (terhalangi oleh saudara perempuan seayah)

Ahli waris Bagian AM/PM

Anak perempuan 1/2 2

Saudara laki-laki seayah Sisa (1/2) Saudara laki-laki seibu terhalang Anak laki-laki dari saudara

laki-laki seayah terhalang

JUMLAH 2/2

Soal 9 :

Seseorang meninggal dunia dan hanya meninggalkan ahli waris sebagai berikut:

Ahli Waris Jumlah

Suami 1

Ayah 1

Anak laki-laki 1

Cucu laki-laki dari anak laki-laki 1

Kakek sahih (bapak dari ayah ) 1

Saudara laki-laki sekandung 1

Saudara laki-laki seayah 1

Saudara laki-laki seibu 1

Anak laki-laki dari saudara laki-laki

Anak laki-laki dari saudara laki-laki

seayah 1

Anak laki-laki dari saudara laki-laki

seibu 1

Paman sekandung 1

Paman seayah 1

Anak laki-laki dari paman sekandung 1 Anak laki-laki dari paman seayah 1 Berapakah bagian masing-masing ahli warisnya?

Jawab :

Tabel pembagian adalah :

Ahli Waris Bagian Keterangan

Suami 1/4 Mendapat hak waris secara fardh Ayah 1/6 Mendapat hak waris secara fardh Anak laki-laki Sisanya Mendapat hak waris secara ashabah Cucu laki-laki

dari anak laki-laki

-

Terhalang karena adanya anak laki-laki

Kakek sahih (bapak dari ayah )

-

Terhalang karena adanya ayah Saudara

laki-laki sekandung

- Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Saudara laki-laki seayah

- Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Saudara laki-laki seibu

- Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Anak laki-laki dari saudara laki-laki sekandung

-

Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah

-

Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Anak laki-laki dari saudara laki-laki seibu

-

Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Paman sekandung

- Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Paman seayah - Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Anak laki-laki dari paman sekandung

-

Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Anak laki-laki dari paman seayah

-

Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Jika seorang anak laki-laki berkumpul bersama ayah, maka anak laki-laki akan mendapatkan hak waris secara ashabah, sedangkan ayah secara fardh, begitu pula suami. Dalam ilmu faraid sudah dimaklumi bahwa ahli waris yang jalurnya lebih didahulukan adalah yang lebih kuat, dan ia akan menjadi penghalang (hijab) bagi ahli waris lainnya. Oleh karena itu, dengan adanya ayah dan anak laki-laki pewaris, maka ia merupakan penghalang para ahli waris yang berada pada tingkat kekerabatan di bawahnya.

Bagian anak laki-laki :

= 1 – Bagian suami – Bagian ayah

Maka kini pembagian hak warisnya adalah sebagai berikut :

Ahli Waris Bagian Keterangan

Suami 3/12 Mendapat hak waris secara

fardh

Ayah 2/12 Mendapat hak waris secara

fardh

Anak Laki-laki 7/12 Mendapat hak waris secara ashabah

Soal 10 :

Seseorang meninggal dunia dan hanya meninggalkan ahli waris sebagai berikut:

Ahli Waris Jumlah

Ayah 1

Anak laki-laki 1

Cucu laki-laki dari anak laki-laki 1

Kakek sahih (bapak dari ayah) 1

Saudara laki-laki sekandung 1

Saudara laki-laki seayah 1

Saudara laki-laki seibu 1

Anak laki-laki dari saudara laki-laki sekandung

1 Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah 1 Anak laki-laki dari saudara laki-laki seibu 1

Paman sekandung 1

Paman seayah 1

Anak laki-laki dari paman sekandung 1 Anak laki-laki dari paman seayah 1

Berapakah bagian masing-masing ahli warisnya?

Jawab :

Tabel pembagian awalnya adalah :

Ahli Waris Bagian Keterangan

Ayah 1/6 Mendapat hak waris secara

fardh

Anak laki-laki Sisanya Mendapat hak waris secara ashabah

Cucu laki-laki dari anak laki-laki

- Terhalang karena adanya anak laki-laki

Kakek sahih (bapak dari ayah)

-

Terhalang karena adanya ayah Saudara laki-laki

sekandung

- Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

seayah laki-laki dan ayah Saudara laki-laki

seibu

- Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Anak laki-laki dari saudara laki-laki sekandung

-

Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Anak laki-laki dari saudara laki-laki seayah

-

Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Anak laki-laki dari saudara laki-laki seibu

-

Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Paman sekandung - Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Paman seayah - Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Anak laki-laki dari paman sekandung

- Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Anak laki-laki dari paman seayah

- Terhalang karena adanya anak laki-laki dan ayah

Bagian anak laki-laki: = 1 – Bagian ayah

Maka kini pembagian hak warisnya adalah sebagai berikut :

Ahli Waris Bagian Keterangan

Ayah 1/6 Mendapat hak waris secara fardh

Dalam dokumen HUKUM KEWARISAN ISLAM (Halaman 81-89)