• Tidak ada hasil yang ditemukan

HIV/AIDS HIV/AIDS HIV/AIDS HIV/AIDS

4. 4.

4. HIV/AIDSHIV/AIDSHIV/AIDSHIV/AIDS

Penyakit HIV telah sejak lama menyita perhatian berbagai kalangan, tidak hanya terkait dengan dominan kesehatan saja. Berdasarkan data profil kesehatan Kab/Kota di Provinsi Bengkulu pada tahun 2011 jumlah kasus baru pengidap HIV yang dilaporkan sebanyak 45 kasus, terdapat di Kota Bengkulu 32 orang, Kabupaten Seluma 5 orang, Rejang lebong 4 orang, Bengkulu Utara 2, Kabupaten Lebong dan Kaur masing-masing 1 orang. Jumlah kasus HIV 2011 meningkat dari tahun 2010 yang sebesar 42 orang, tapi menurun dari tahun 2008 dan 2009 sebanyak 53 dan 73 kasus. Selengkapnya Kasus HIV/AIDS tahun 2011 dapat dilihat pada tabel 14. Jumlah kasus HIV/AIDS selama kurun waktu 7 tahun yaitu dari tahun 2004 sampai tahun 2010 dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar 3.6 Gambar 3.6 Gambar 3.6 Gambar 3.6

Sumber : Profil Kes Prop Bengkulu 2004- 20011

5. 5. 5.

5. Infeksi Menular SeksualInfeksi Menular SeksualInfeksi Menular SeksualInfeksi Menular Seksual

Pada tahun 2011 jumlah kasus penderita IMS yang dilaporkan sebanyak 318 kasus dan ditangani sesuai standar, bila dibedakan menurut jenis kelamin ternyata perempuan lebih tinggi kasusnya dibanding laki-laki, dimana perempuan terinfeksi menular seksual sebanyak 215 kasus, sedangkan laki-laki hanya 103 kasus IMS. Di Provinsi Bengkulu Kasus IMS tersebar di lima Kabupaten yaitu kasus tertinggi terdapat di Kota Bengkulu sebanyak 173 kasus, Kabuapten Rejang Lebong sebanyak 97 kasus,Bengkulu Selatan 26 kasus Kabupaten Mukomuko 15 dan Bengkulu Tengah sebanyak 9 kasus.

6. 6. 6.

6. DiarDiarDiarDiareee e

Diare adalah penyakit yang terjadi ketika terjadi perubahan konsistensi feses selain dari frekuensi buang air besar. Seseorang dikatakan menderita Diare bila feses lebih berair dari biasanya, atau buang air besar tiga kali atau lebih atau buang air besarnya yang berair tapi tidak berdarah dalam waktu 24 jam. Dari data profil kesehatan Kab/Kota tahun 2011 di Provinsi Bengkulu

ditemukan sebanyak 74.667 perkiraan kasus diare, sebanyak 28.447 ditangani (38%). Kasus terbanyak terdapat di Kota Bengkulu yaitu sebanyak 13.433 kasus dan yang terkecil ada di Kabupaten Lebong sebanyak 4.182 kasus. Gambaran jumlah kasus diare dan kasus diare yang ditangani dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel 3.1 Tabel 3.1Tabel 3.1 Tabel 3.1

KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN DAN KABUPATEN/KOTA TAHUN 2011

L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH %

1701 BENGKULU SELATAN 3,140 3,052 6,192 470 15 380 12 850 14 1702 REJANG LEBONG 5,301 5,138 10,439 5,472 103 1,300 25 6,772 65 1703 BENGKULU UTARA 5,608 5,291 10,900 1,830 33 1,689 32 3,519 32 1704 KAUR 2,876 2,787 5,663 701 24 522 19 1,223 22 1705 SELUMA 3,780 3,560 7,339 1,009 27 766 22 1,775 24 1706 MUKOMUKO 3,436 3,152 6,588 2,412 70 2,054 65 4,466 68 1707 LEBONG 2,127 2,054 4,182 351 16 342 17 693 17 1708 KEPAHIANG 2,749 2,615 5,364 1,054 38 935 36 1,989 37 1709 BENGKULU TENGAH 2,287 2,280 4,567 1,633 71 1,403 62 3,036 66 1771 KOTA BENGKULU 6,757 6,676 13,433 1,984 29 2,140 32 4,124 31 JUMLAH 38,061 36,606 74,667 16,916 44 11,531 32 28,447 38 NO KABUPATEN/KOTA DIARE JUMLAH PERKIRAAAN KASUS DIARE DITANGANI L P L + P

Sumber : Profil Kes Prop Bengkulu 20011

7. 7. 7.

7. KustaKustaKustaKusta

Penyakit kusta ditandai dengan kulit dengan bercak putih atau kemerahan disertai mati rasa atau anestesi. Penebalan saraf tepi yang disertai gangguan fungsi saraf berupa mati rasa dan kelemahan/kelumpuhan pada otot tangan, kaki dan mata, kulit kering serta pertumbuhan rambut yang terganggu.

Pada pemeriksaan kerokan jaringan kulit didapatkan adanya kuman M. Leprae.

Dari data profil kesehatan Kab/Kota, tahun 2011 di Provinsi Bengkulu dilaporkan ada sebanyak 30 penderita kusta dengan rincian laki-laki 19

penderita, dan perempuan sebanyak 11 penderita, dengan RFT (Release From

Treatment MB ) yaitu penderita yang selesai berobat sesuai standar sebanyak

Rate) di Provinsi Bengkulu pada tahun 2011 sebesar 1,70 per 100.000 penduduk. Rincian persentase penderita kusta yang selesai berobat dapat dilihat pada tabel 3.2 dan lampiran (tabel 17 - 20).

Tabel : 3.2

JUMLAH KASUS ,ANGKA PREVALENSI DAN NEW CASE DETECTION RATE (NCDR) PENYAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN/KOTA TAHUN 2011

L P L+P L P L+P L P L+P 1701 BENGKULU SELATAN 1 0 1 4 5 9 5 5 10 1702 REJANG LEBONG 0 0 0 2 0 2 2 0 2 1703 BENGKULU UTARA 22 23 45 1 0 1 1 0 1 1704 KAUR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1705 SELUMA 1 0 1 3 3 6 3 3 6 1706 MUKOMUKO 3 0 3 0 1 1 3 1 4 1707 LEBONG 0 0 0 1 1 2 1 1 2 1708 KEPAHIANG 1 1 2 1 0 1 2 1 3 1709 BENGKULU TENGAH 0 0 0 1 0 1 1 0 1 1771 KOTA BENGKULU 0 0 0 1 0 1 1 0 1 JUMLAH PROVINSI 28 24 52 14 10 24 19 11 30

ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK 0.2 0.1 0.2

ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK 2.11 1.27 1.70

NO KABUPATEN/KOTA

KASUS TERCATAT

PB MB JUMLAH

Sumber : Profil Kes Prop Bengkulu 20011

8. 8. 8.

8. Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)Penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I)

Beberapa penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I) adalah : difteri, pertusis, tetanus, tetanus neonatal, campak, polio, dan hepatitis B. Pada tahun 2011 di Provinsi Bengkulu kasus campak yang tertinggi dilaporkan, dari tujuh jenis PD3I, yaitu 201 kasus, Pertusis 51 kasus, tetanus non neonatorum 14 kasus, polio 3 kasus hepatitis B 2 kasus dan Dipteri 1 kasus. yang tersebar di 8 Kab/Kota. Rincian tentang kasus dan angka kesakitan PD3I di Provinsi Bengkulu pada tahun 2011 dapat dilihat pada lampiran (tabel 3.3 dan lampiran 21 & 22) :

Tabel : 3.3

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, DAN KABUPATEN/KOTA

JUMLAH KASUS PD3I

L P L+P L P L+P L P L+P L P L+P 1701 BENGKULU SELATAN 0 0 0 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 1702 REJANG LEBONG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1703 BENGKULU UTARA 0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1704 KAUR 0 0 0 0 0 0 0 1 2 3 0 0 0 0 0 1705 SELUMA 0 0 0 0 - - 51 - - 10 0 0 0 0 0 1706 MUKOMUKO 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1707 LEBONG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1708 KEPAHIANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1709 BENGKULU TENGAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1771 KOTA BENGKULU 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 JUMLAH PROVINSI JUMLAH PROVINSI JUMLAH PROVINSI JUMLAH PROVINSI 0000 1111 1111 1111 0000 0000 51515151 2222 2222 14141414 0000 0000 0000 0000 0000 CASE FATALITY RATE (%)

CASE FATALITY RATE (%) CASE FATALITY RATE (%)

CASE FATALITY RATE (%) 100100100100 ---- ---

-NO KABUPATEN/KOTA DIFTERI PERTUSIS

TETANUS (NON

NEONATORUM) TETANUS NEONATORUM JUMLAH KASUS

MENING-GAL

JUMLAH KASUS MENIN G-GAL

JUMLAH KASUS MENING-GAL Sambungan L P L+P L P L+P L P L+P 1701 BENGKULU SELATAN 4 13 17 0 3 0 3 0 0 0 1702 REJANG LEBONG 59 56 115 0 0 0 0 0 0 0 1703 BENGKULU UTARA 2 1 3 0 0 0 0 0 0 0 1704 KAUR 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1705 SELUMA 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1706 MUKOMUKO 2 2 4 0 0 0 0 2 0 2 1707 LEBONG 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1708 KEPAHIANG 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1709 BENGKULU TENGAH 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1771 KOTA BENGKULU 31 29 60 0 0 0 0 0 0 0 JUMLAH PROVINSI JUMLAH PROVINSI JUMLAH PROVINSI JUMLAH PROVINSI 98989898 103103103103 201201201201 0000 3333 0000 3333 2222 0000 2222 CASE FATALITY RATE (%)

CASE FATALITY RATE (%) CASE FATALITY RATE (%)

CASE FATALITY RATE (%) 0.00.00.00.0

NO KABUPATEN/KOTA

JUMLAH KASUS PD3I CAMPAK

POLIO HEPATITIS B

JUMLAH KASUS MENI NGGA L

Sumber : Profil Kes Prop Bengkulu 20011

1. 1. 1.

1. DBDDBDDBDDBD

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) salah satu penyakit menular yang upaya penurunan kasusnya terkait dengan komitmen nasional, dan sering muncul sebagai KLB dengan angka kesakitan dan kematian yang relatif tinggi. Di Provinsi Bengkulu kasus (DBD) berdasarkan data profil kesehatan kabupaten/kota ditemui sebanyak 747 kasus dan meninggal 12 orang. Kasus terbanyak terjadi di Kota Bengkulu 402 kasus, meninggal 7 orang.

Incidince Rate DBD di Provinsi Bengkulu Tahun 2011 sebesar 42 per 100.000 penduduk. Gambaran jumlah kasus DBD dan kasus DBD yang ditangani dapat dilihat pada lampiran (tabel 23).

10. 10. 10.

10. MalariaMalariaMalariaMalaria

Malaria adalah sala satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di Provinsi Bengkulu, dalam upaya penurunan kasusnya masih terkait dengan komitmen pemerintah. Angka kesakitan malaria diukur dengan

menggunakan malaria klinis dalam bentuk Angka Kesakitan (API), artinya

indikator ini menyatakan kesakitan berdasarkan gejala klinis bukan berdasarkan pada pemeriksaan laboratorium. Jumlah penderita malaria tanpa pemeriksaan sediaan darah di Provinsi Bengkulu pada tahun 2011 sebanyak 37.618, sedangkan dengan pemeriksaan sediaan darah sebanayak 49.006 penderita.

Angka kesakitan malaria dalam bentuk API di Provinsi Bengkulu pada tahun 2011 sebesar 27,8 per 1000 penduduk, sedangkan Case Fatality Rate (CFR)nya adalah 0,01, untuk angka kesakiatan (API) tersebut mengalami kenaikan yang cukup signifikan dari tahun 2010 yang hanya 14,2 per 1000 penduduk. Gambaran untuk masing-masing kabupaten/kota dapat dilihat pada lampiran (tabel 24) dan gambar berikut:

Gambar 3. Gambar 3. Gambar 3. Gambar 3.777 7

Sumber : Profil Kesehatan Kabupaten/kota Tahun 2004-2011

11. 11. 11.

11. FilariasisFilariasisFilariasisFilariasis

Filariasis merupakan penyakit infeksi menahun yang disebabkan oleh cacing filaria yaitu nematoda (cacing gelang) berbentuk benang dan ditularkan oleh vektor nyamuk yang menyerang saluran kelenjar getah bening dan serta menyebabkan kecacatan seumur hidup. Manifestasi yang sering dijumpai adalah manifestasi kronis berupa kaki gajah dan timbunan cairan setempat khususnya terjadi pada buah zakar. Pada tahun 2011 di Provinsi Bengkulu dilaporkan ada 34 kasus penderita penyakit filariasis secara keseluruhan, dengan rincian laki-laki sebanyak 21 kasus dan perempuan 13 kasus. Angka kesakitan filariasis pada tahun 2011 sebesar 2 per 100.000 penduduk. lihat (tabel 25).

Dokumen terkait