• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dia adalah putri ke-2 dari pasangan Johannes Berchman Aryo Nugroho dan Juliana de Falcomiery Julie Nugroho. Jane lahir di Bandung 25 Juni 2008 dan punya hobi

berolahraga dan membaca. Bukan hanya buku yang dibaca Jane, dia juga sering membaca Alkitab, serta menggambar.

Kini Jane duduk di kelas IV SD di Cita Buana dan tinggal di Wilayah VIII, daerah Pondok Labu, dekat sekolahnya. Selain hobi, Jane juga memiliki bakat diantaranya seperti menulis dan bercerita dalam Bahasa Inggris. Sejak berusia empat tahun, Jane sudah gemar mendengar dan

membaca cerita Alkitab anak-anak. Cerita yang paling disukainya tentang David dan Goliat.

Berkaca dari David dan Goliat, Jane ternyata tumbuh menjadi anak Tuhan yang baik. Jane makin

sering berdoa, terutama rosario, karena dia mendapat hadiah

tersebut dari keluarga dan kerabatnya. Selain itu, berkat usahanya untuk terus belajar, Jane

mengantongi prestasi, yaitu Juara II lomba lari dan peringkat 10

besar Lomba Science Se-jakarta. Dari hobi yang dimiliki itu sudah membuahkan prestasi yang

membanggakan. Meskipun memiliki prestasi, Jane juga tidak lupa akan

ucapan syukur kepada Tuhan atas kerja tangan Tuhan dalam meraih prestasinya. Ternyata bukan hanya rosario saja, Jane juga berdevosi pada Bunda Maria dan mengikuti ziarah ke-9 gereja, dalam waktu 1 hari bersama kakaknya, Peter. Jane juga ditemani papa, mama, dan omanya.

Jane sangat percaya bahwa Tuhan akan mengabulkan doanya jika dia bersungguh dalam Tuhan dan bersabar menunggu waktu yang terbaik bagi Tuhan. Pengalaman rohani itu membuat Jane semakin yakin bahwa Tuhan itu nyata dan menjawab

kesungguhan kita. Karena seperti David yang bisa mengalahkan Goliat, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, Jane mau terus menunjukkan kemampuannya mengalahkan rasa kekawatiran dan

membanggakan papa mama. Tentunya harapan bagi orang tua Jane adalah menjadi anak yang Tuhan yang

membanggakan, mencintai sesama, dan memberikan inspirasi bagi banyak orang. ELS

61 MPSeptember 2017

Nama putri cantik ini,

Marie Jane

Aji Tiarasuksma

atau biasa dipanggil Jane.

Dia adalah putri ke-2 dari pasangan Johannes Berchman Aryo Nugroho dan Juliana de Falcomiery Julie Nugroho. Jane lahir di Bandung 25 Juni 2008 dan punya hobi

berolahraga dan membaca. Bukan hanya buku yang dibaca Jane, dia juga sering membaca Alkitab, serta menggambar.

Kini Jane duduk di kelas IV SD di Cita Buana dan tinggal di Wilayah VIII, daerah Pondok Labu, dekat sekolahnya. Selain hobi, Jane juga memiliki bakat diantaranya seperti menulis dan bercerita dalam Bahasa Inggris. Sejak berusia empat tahun, Jane sudah gemar mendengar dan

membaca cerita Alkitab anak-anak. Cerita yang paling disukainya tentang David dan Goliat.

Berkaca dari David dan Goliat, Jane ternyata tumbuh menjadi anak Tuhan yang baik. Jane makin

sering berdoa, terutama rosario, karena dia mendapat hadiah

tersebut dari keluarga dan kerabatnya. Selain itu, berkat usahanya untuk terus belajar, Jane

mengantongi prestasi, yaitu Juara II lomba lari dan peringkat 10

besar Lomba Science Se-jakarta. Dari hobi yang dimiliki itu sudah membuahkan prestasi yang

membanggakan. Meskipun memiliki prestasi, Jane juga tidak lupa akan

ucapan syukur kepada Tuhan atas kerja tangan Tuhan dalam meraih prestasinya. Ternyata bukan hanya rosario saja, Jane juga berdevosi pada Bunda Maria dan mengikuti ziarah ke-9 gereja, dalam waktu 1 hari bersama kakaknya, Peter. Jane juga ditemani papa, mama, dan omanya.

Jane sangat percaya bahwa Tuhan akan mengabulkan doanya jika dia bersungguh dalam Tuhan dan bersabar menunggu waktu yang terbaik bagi Tuhan. Pengalaman rohani itu membuat Jane semakin yakin bahwa Tuhan itu nyata dan menjawab

kesungguhan kita. Karena seperti David yang bisa mengalahkan Goliat, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, Jane mau terus menunjukkan kemampuannya mengalahkan rasa kekawatiran dan

membanggakan papa mama. Tentunya harapan bagi orang tua Jane adalah menjadi anak yang Tuhan yang

membanggakan, mencintai sesama, dan memberikan inspirasi bagi banyak orang. ELS

ucapan syukur kepada Tuhan atas kerja tangan Tuhan dalam meraih prestasinya. Ternyata bukan hanya rosario saja, Jane juga berdevosi pada Bunda Maria dan mengikuti ziarah ke-9 gereja, dalam waktu 1 hari bersama kakaknya, Peter. Jane juga ditemani papa, mama, dan omanya.

Jane sangat percaya bahwa Tuhan akan mengabulkan doanya jika dia bersungguh dalam Tuhan dan bersabar menunggu waktu yang terbaik bagi Tuhan. Pengalaman rohani itu membuat Jane semakin yakin bahwa Tuhan itu nyata dan menjawab

kesungguhan kita. Karena seperti David yang bisa mengalahkan Goliat, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, Jane mau terus menunjukkan kemampuannya mengalahkan rasa kekawatiran dan

membanggakan papa mama. Tentunya harapan bagi orang tua Jane adalah menjadi anak yang Tuhan yang

membanggakan, mencintai sesama, dan memberikan inspirasi bagi banyak orang. ELS

62 MPSeptember 2017

DONASI PENGGANTIAN BIAYA CETAK MAJALAH MEDIAPASS AGUSTUS 2017 Terima kasih atas donasi yang telah diberikan. Kami menunggu kontribusi anda di edisi-edisi berikutnya. Setiap donasi, mohon disertakan nama lingkungan pada copy bukti transfer dan disampaikan kepada Ibu Liliek (Kasir Paroki St. Stefanus).

1 Lingk. St. Antonius (Januari sd Agustus 2017) 800,000 2 Lingk. St. Dionisius (Januari sd Juni 2017) 1,800,000 3 Lingk. Sta. Theresia (Agustus 2017) 60,000 4 Lingk. St. Bernardus (Juli sd Desember 2017) 1,400,000 Total 4,060,000

P

ada perayaan Pesta Perak (25

tahun) Paroki St. Yohanes Penginjil tanggal 27 Desember 1977, Bp. Frans Seda selaku wakil umat Paroki St. Stefanus diserahi sebuah “Batu Prasasti” oleh Uskup Agung Jakarta Mgr. Leo Sukoto, SJ. Batu prasasti itu bertuliskan : ”

Gereja yang terbaik adalah gereja yang merupakan persembahan seluruh umat kepada Tuhan dan inilah persembahan umat Mu”.

Inilah untaian kata - kata yang dirangkai oleh Nico Susilo sesuai permintaan Panitia Pembangunan Gereja kepada beliau.

Penyerahan batu prasasti itu melambangkan tugas kepada umat Cilandak untuk membangun gerejanya sendiri. Sekarang batu prasasti itu terpasang di Panti Imam

tepatnya di lantai depan altar. Sebagai tindak lanjut penyerahan batu prasasti itu, pada 29 Januari 1978, Dewan Paroki St. Stefanus membentuk Panitia Pembangunan Gereja dengan susunan Panitia Inti sebagai berikut :

• Penasehat : Nico Susilo • Ketua Umum : Frans Seda • Sekretaris : Anthon H. Riyanto • Bendahara : Th.F.S. Adjiputro

(selanjutnya digantikan oleh Bp. A. Sutanto)

• Ketua Sub Panitia Dana : H. Prabowo

• Wakil : Charles Lukito, • Ketua Sub Panitia Teknik :

Ong Kie Gwan (selanjutnya digantikan oleh Hargianto S ) Wakil : J. Sardjono

63 MPSeptember 2017

Dokumen terkait