GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN
PENYAJIAN DAN TEMUAN DATA
III.5 AKTIVITAS - AKTIVITAS INTERNET .1 Fasilitas Internet
Beberapa fasilitas pada internet dapat memberikan dukungan pada bidang pendidikan, fasilitas tersebut seperti e-mail, mailing list, newsgroup, dan chatting. Fasilitas-tersebut memiliki manfaat yang berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya, namun pada dasarnya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pengguna akan informasi. Untuk mengetahui sejauhmana pemanfaatan fasilitas tersebut, dapat dilihat pada tabel 3.5.1.
Tabel 3.5.1
Pemanfaatan Fasilitas Internet
Fasilitas Tingkat Pemanfaatan Jumlah Sering Jarang Tidak Pernah f % f % f % n % E-mail 69 76,7 21 21,3 - - 90 100% Mailing List 19 21,1 46 51,1 25 27,8 90 100% News Group 11 12,2 52 57,8 27 30 90 100% Chatting 46 51,1 38 42,2 6 6,7 90 100%
Sumber : kuesioner no.9.
Tabel 3.5.1 menunjukkan bahwa :
• E-mail sebagai media komunikasi dimanfaatkan oleh sebagian besar
responden sebanyak 69 orang sebesar (76,7%), fasilitas internet seperti e-mail sering digunakan mahasiswa untuk berdiskusi, berkomunikasi dengan teman dan mengirim tugas ke alamat e-mail dosen pengasuh mata kuliah juga mengirim tugas kelompok antar teman.
Alasan salah seorang responden, Sanda mengatakan bahwa :
• Mailing List sebanyak 19 orang sebesar (21,1%), dan News Group
sebanyak 11 orang sebesar (12,2%). Mailing list dan News group jarang digunakan mahasiswa, hanya sebagian kecil yang menggunakannya.
“saya menggunakan fasilitas e-mail dan chatting, untuk mengirim dan menerima pesan juga buat komunikasi dengan teman-teman.”
• Chatting sebanyak 46 orang sebesar (51,1%), responden
menggunakan untuk facebook-an berkomunikasi dengan teman-teman di dunia maya disaat waktu luang.
III.5.2 FASILITAS SEARCH ENGINE
Dalam menemukan informasi yang dibutuhkan, mahasiswa biasanya menggunakan fasilitas search engine yang sudah dikenal dan populer di masyarakat seperti Google dan Yahoo. Search engine merupakan salah satu fasilitas di internet yang berfungsi untuk mencari atau menemukan permintaan pengguna dari sejumlah situs database.
Tabel 3.5.2
Pemanfaatan Fasilitas Search Engine
Fasilitas Tingkat Pemanfaatan Jumlah Sering Jarang Tidak Pernah f % F % f % N % Google 90 100 - - - - 90 100% Yahoo 58 64,4 31 34,4 1 1,1 90 100% Altavista - - 20 22,2 70 77,8 90 100% Hotbot 1 1,1 6 6,7 83 92,2 90 100% Infoseek 1 1,1 6 6,7 83 92,2 90 100%
Sumber : kuesioner no.10.
Tabel 3.5.2 menunjukkan bahwa mayoritas responden menggunakan fasilitas search engine Google sebesar (100%), Yahoo menempati urutan kedua dimana responden sebesar (64,4%) .
Kemampuan searching literature atau informasi bidang ilmu kedokteran dengan menggunakan mensin pencari (search engine Google dan Yahoo) ini penting karena terdapat banyaknya sumber informasi di internet
sehingga mahasiswa mampu melakukan searching yang efektif agar tidak tidak tersesat dalam rimba internet.
Alasan responden menggunakan fasilitas search engine tersebut karena Google memang sudah terkenal dan paling populer digunakan dikalangan mahasiswa maupun masyarakat. Google memberikan informasi berkualitas, akurat, dan cepat, user friendly.
Responden menggunakan search engine Google untuk mencari informasi yang berhubungan dengan pengetahuan khususnya di bidang ilmu kedokteran dan komunikasi. Google juga menyediakan penelusuran yang lebih spesifik melalui Google scholar.
III.5.3 PENGGUNAAN “KATA KUNCI”
Untuk mengetahui penggunaan kata kunci yang digunakan responden melakukan penelusuran, dapat dilihat pada Tabel dibawah ini sebagai berikut:
Tabel 3.5.3
Penggunaan “Kata Kunci” Dalam Penelusuran
Pilihan Jawaban Frekuensi Presentase
( % )
Akses berdasarkan Judul 57 63,3
Akses berdasarkan Pengarang 3 3,3
Akses berdasarkan Subjek 30 33,3
Total 90 100%
Sumber : kuesioner no. 14.
Tabel 3.5.3 menunjukkan bahwa responden cenderung memilih penelusuran berdasarkan “kata kunci” Judul sebesar (63,3%) dan “kata kunci” Subyek sebesar (33,3%) sebagai cara yang paling relevan dan efektif dalam mengakses sumber informasi di internet.
Berdasarkan data tabel ini dapat dikatakan bahwa responden cenderung menggunakan kata kunci judul atau subjek untuk melakukan penelusuran.
III.5.4 TINDAKAN TERHADAP HASIL PENELUSURAN
Informasi yang diperoleh dari hasil penelusuran di internet hampir dapat dipastikan dalam bentuk digital, sehingga informasi yang telah diperoleh tidak cukup hanya dibaca pada layar monitor, tetapi juga dapat di-download dan dicetak. Untuk mengetahui lebih jelas bagaimana tindakan dari responden terhadap informasi yang diperoleh, dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 3.5.4
Tindakan Terhadap Hasil Penelusuran
Pilihan Jawaban Frekuensi Presentase ( % )
Mendownload 80 88,9
Mencetak 6 6,7
Hanya membaca di monitor 4 4,4
Total 90 100,0%
Sumber : kuesioner no. 15.
Tabel 3.5.4 menunjukkan bahwa mayoritas sikap responden ketika memperoleh sumber informasi di internet kebanyakan mereka langsung men-download sebuah artikel dari sebuah jurnal on-line sebesar (88,9%), mencetak sebesar (6,7%) dan hanya membaca di monitor sebesar (4,4%).
Internet begitu diminati para pengguna sehingga tidak harus mengunjungi perpustakaan, informasi dapat diperoleh dengan cara yang lebih mudah, membuat pengguna dapat lebih leluasa memilih apakah akan menyimpan, mencetak, atau
hanya membaca file-nya dilayar monitor laptop atau komputer. Sikap terhadap informasi yang ditemukan di internet biasanya pengguna membaca terlebih dahulu artikel tersebut, jika cocok dan sesuai dengan kebutuhan langsung men-download dan mencetaknya. Apabila informasi tersebut tidak sesuai, maka akan melakukan pencarian dan penelusuran kembali.
III.5.5 PEMANFAATAN INTERNET UNTUK KEBUTUHAN STUDI
Pemanfaatan internet untuk kebutuhan studi responden dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 3.5.5 Pemanfaatan Internet
Dalam Memenuhi Kebutuhan Studi
Pilihan Jawaban Frekuensi Presentase ( % ) Sangat memenuhi 48 53,3 Memenuhi 39 43,3 Kurang memenuhi 3 3,3 Tidak memenuhi - - Total 90 100%
Sumber : kuesioner no. 16.
Berdasarkan data tabel 3.5.5 menunjukkan bahwa internet mampu memenuhi kebutuhan informasi responden baik dalam bentuk jurnal ilmiah, hasil penelitian, makalah maupun e-book untuk kebutuhan studi mereka. Jumlah responden yang menyatakan bahwa internet sangat memenuhi sebesar (53,3%), responden yang memilih internet memenuhi sebesar (43,3%).
Keberadaan internet sebagai sumber informasi ini menjadikan aktifitas mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unair semakin mudah dalam melakukan penelusuran sumber-sumber informasi yang berkaitan dengan bidang ilmu
kedokteran gigi untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliah, skripsi, penelitian, dan praktikum. Sebagian besar responden mengakui bahwa internet sangat berperan dalam memenuhi kebutuhan mereka akan informasi, dan internet mampu menyediakan materi-materi yang dapat menunjang perkuliahan para responden.
III.5.6 JENIS PENELUSURAN INFORMASI
Salah satu kebutuhan utama dalam dunia pendidikan adalah ketersediaan bahan pustaka. Jenis-jenis informasi ilmiah yang terdapat pada internet terdiri dari berbagai bentuk, seperti artikel lepas, artikel di e-jurnal, makalah dan hasil penelitian. Untuk mengetahui jenis informasi yang sering diperoleh responden dari internet, dapat dilihat pada tabel sebagai berikut :
Tabel 3.5.6
Jenis Informasi yang sering diperoleh melalui penelusuran
Pilihan Jawaban Frekuensi Presentase ( % )
Artikel lepas 19 21,1
Artikel dari E-journal 55 61,1
Makalah 4 4,4
Hasil Penelitian 12 13,3
Total 90 100%
Sumber : kuesioner no. 11.
Table 3.5.6 menunjukkan bahwa sebesar (61,1%) responden kebanyakan melakukan penelusuran untuk memperoleh artikel e-journal dari internet, jumlah responden yang mengakses artikel lepas sebesar (21,1%). Sementara responden yang memperoleh informasi dalam bentuk makalah sebesar (4,4%) dan responden yang memperoleh informasi dalam bentuk hasil penelitian sebesar (13,3%). Rendahnya informasi yang diperoleh dalam bentuk makalah dan hasil
penelitian dapat saja disebabkan oleh sistem pengaman dalam internet dimana tidak semua artikel junal ilmiah, makalah dan hasil penelitian dapat di download secara bebas. Jika ingin men-download pengguna harus membayar.
Pada waktu dilakukan probing dengan responden, Vita, mengatakan bahwa :
Gading mengatakan bahwa :
“saya jarang menelusur artikel lepas dari internet, saya lebih cenderung memilih hasil penelitian karena isi informasi up to date dan dapat dipercaya. Dari daftar pustakanya masih dapat ditelusur lebih mendalam untuk memperoleh isi informasi ilmu yang ada di dalamnya. Kadang ya... harus harus sabar, telaten dan butuh banyak waktu untuk mendapatkan hasil penelitian yang sesuai dengan kebutuhan”.
“Alasan menggunakan jurnal elektronik (e-journal) karena untuk mencari tugas kuliah, dan mencari materi untuk praktikum di laboratorium.
Kadang dosen meminta mahasiswa ngumpulkan artikel-artikel jurnal terbaru, ada juga sih ... jurnal yang ‘gak bisa dibuka harus registrasi dan pakai password kadang hanya tampil judul dan abstraknya saja, padahal kita butuh isi informasi lengkap jurnal tersebut. Kalo udah begitu, aku langsung nyari yang lain yang bisa di download secara gratis.”
III.5.7 PENGGUNAAN SITUS PENELUSURAN GLOBAL DAN SITUS DALAM NEGERI.
Untuk mengetahui bagaimana tingkat penggunaan situs penelusuran global oleh responden dapat dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 3.5.7
Penggunaan Situs Penelusuran Global
Situs Penelusuran Global
Tingkat Pemanfaatan Jumlah Sering Jarang Tidak Pernah f % f % f % N % General Dentistry http://journalseek.net/cgi-bin/journalseek 21 23,3 43 47,8 26 28,9 90 100% Dental Implant http://www.dental-implants.com/ 11 12,2 49 54,4 30 33,3 90 100%
World Health Organization (WHO) http://www.who.org/
23 25,6 42 46,7 25 27,8 90 100% Medscape
http://www.medscape.com/
32 35,6 39 43,3 18 20 90 100%