BAB IV AKTIVITAS EKONOMI DALAM
4. Aktivitas Ekonomi dan Keberlangsungan Kehidu-
a. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 8-10 (6 JP/3 Pertemuan)
Pada pertemuan 8, 9 dan 10 kegiatan pembelajaran dapat dilakukan berulang atau relatif sama dengan aktivitas sebagai berikut!
1) Pendahuluan
a) Guru dan siswa menyampaikan salam.
b) Salah satu peserta didik memimpin doa (menyesuaikan kultur sekolah) kemudian guru memastikan peserta didik siap untuk belajar.
c) Guru dan peserta didik mengaitkan kompetensi yang sudah dipelajari dan dikembangkan sebelumnya dengan kompetensi yang akan dipelajari.
d) Guru menyampaikan jenis penilaian yang akan digunakan dalam mempelajari tema ini, yaitu tes tertulis dan
observasi. 2) Kegiatan inti
a) Peserta didik membaca uraian tentang aktivitas ekonomi dan keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya.
b) Peserta didik diarahkan untuk bertanya tentang dampak kegiatan ekonomi terhadap kehidupan, termasuk dampak terhadap lingkungan alam.
peserta didik mengerjakan aktivitas individu sebagai berikut.
d) Beberapa peserta didik yang ditunjuk guru mempresentasikan hasil aktivitas individunya di depan kelas. Peserta didik yang lain dapat menambahkan atau menanggapi.
e) Peserta didik membentuk kelompok 2-3 orang. Masing-masing kelompok berdiskusi tentang penerapan kegiatan ekonomi dalam kehidupan sosial, budaya, maupun ekonomi.
g) Hasil diskusi dan aktivitas yang dikerjakan dalam kelompok dipresentasikan oleh masing-masing kelompok. Guru mengkondisikan dan mengarahkan jalannya diskusi hingga presentasi.
h) Masih dalam kelompoknya, peserta didik diminta mengerjakan penugasan proyek sebagai berikut.
3) Penutup
a) Peserta didik bersama guru mereview pembelajaran sub tema 4.5. Peserta didik dipersilahkan menanyakan hal-hal yang masih belum jelas.
b) Guru melakukan evaluasi pembelajaran. c) Guru memberi motivasi kepada peserta didik. d) Guru mengucap salam dan menutup pertemuan. b. Penilaian
Penilaian kompetensi Sikap Spiritual, Sosial, dan keterampilan dilakukan seperti pada materi pertama dengan perdoman pada ketentuan penilaian dari Permendikbud
nomor 53 tahun 2015. Misalnya menggunakan observasi dalam bentuk jurnal dan kinerja untuk keterampilan.
Pada pertemuan ini penilaian kompetensi pengetahuan menggunakan teknik penilaian tes menggunakan soal uraian seperti contoh ketentuan sebagai berikut!
No Butir Soal
1 Sebutkan penggolongan kebutuhan berdasarkan intensitasnya beserta contoh!
2 Sebutkan dua contoh barang substitusi! 3 Berilah contoh penggunaan motif ekonomi! 4 Tuliskan contoh penggunaan prinsip ekonomi! 5 Sebutkan 3 contoh kegiatan produksi!
6 Sebutkan 3 pengaruh kegiatan ekonomi terhadap kehidupan manusia!
f. Remedial
Program remedial dapat dilakukan pada kompetensi pengetahuan, keterampilan maupun sikap. Kegiatan untuk program remedial dengan mencermati langkah-langkah yang dideskripsikan dalam petunjuk umum dan ditunjukkan Contoh lembar kegiatan remedial pada materi sebelumnya.
g. Pengayaan
Program pengayaan dilakukan dengan menganalisis hasil belajar pada akhir pertemuan ke 10 (setelah selesai pembelajaran materi tema pertama), peserta didik yang nilainya di atas KKM diminta mencari informasi mengenai lembaga sosial beserta lambangnya.. Hasilnya dikumpulkan kepada guru.
h. Interaksi dengan Orangtua Peserta Didik
Interaksi dengan orang tua pada materi dapat dilakukan sama halnya seperti materi pertama dan berpedoman pada petunjuk umum antara lain dengan: komunikasi tertulis, pemeriksaan tugas oleh orang tua, pelibatan orang tua dengan anak dalam pemberian tugas rumah. Bentuk interaksi dapat dilakukan sesuai kebutuhan dalam rangka ketuntasan pada materi ini.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (2013). Pe-doman Penilaian Hasil Belajar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Jakarta.
Busato, V. V., Prins, F. J., Elshout, J. J., & Hamaker, C. (2000). Intellectual ability, learning style, personality, achievement motivation and academic success of psy-chology students in higher education. Personality and Individual Differences, 29(6), 1057–1068.
Dewi Padmo dkk. 2004. Teknologi Pembelajaran: Peningkatan Kualitas Belajar Melalui Teknologi Pembelajaran. Cipu-tat: Pusat Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidi-kan
Dochy, F. (2001). A new assessment era: Different needs new challenges. Learning and Instruction, 10, 11–20.
Fenollar, P., Romajn, S., & Cuestas, P. J. (2007). University students’ academic performance: An integrative concep-tual framework and empirical analysis. British Journal of Educational Psychology, 77(4), 873–891.
Isjoni, dkk. 2008. Pembelajaran Terkini: Perpaduan Indonesia-Malaysia. Yogyakarta: Pustaka Belajar Mikael De Clercq, et.al (2013; 4)
Minnaert, A., & Janssen, P. J. (1999). The additive effect of regulatory activities on top of intelligence in relation to
academic performance in higher education. Learning and Instruction, 9(1), 77–91.
Model Penilaian Pencapaian Kompetensi Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama 2013 Jakarta: Kementerian Pen-didikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidi-kan Dasar Direktorat Pembinaan Sekolah Memengah Pertama.
Nur, M. 2011. Pembelajaran Berdasarkan Masalah. Surabaya: PSMS Unesa.Osborne, R.J. & Wittrock, M.C. (1985). Learning Science: A Generative Process, Science Educa-tion, 64, 4: 489-503.Richards, J.C. & Rodgers, T.S. (2001). Approaches and Methods in Language Teaching. New York, NY: Cambridge University Press.
Panduan Penguatan Proses Pembelajaran Sekolah Menengah Pertama. 2013 Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Direktorat Pembinaan Sekolah Memengah Pertama. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
In-donesia Nomor 64 Tahun 2013 tentang Standar Isi. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
In-donesiaNomor 54 Tahun 2013 tentang Standar Kompe-tensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik In-donesiaNomor 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik
In-donesiaNomor 53 Tahun 2015 tentang Standar Penilaian.
Peraturan Pemerintah nomor 19 tahun 2005 bab IV pasal 19 ayat 1
Saifuddin Azwar (2013). Sikap Manusia Teori dan Penguku-rannya. Pustaka Pelajar. Yogyakarta.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pen-didikan Nasional.
Wina Sanjaya. 2009. Perencanaan dan Desain Sistem Pem-belajaran. Jakarta: Kencana
PROFIL PENULIS Nama Lengkap : Muhammad Nursa’ban Telp Kantor : 0274-548202
No Handphone : 081328635692
E-mail : [email protected] Akun Facebook : Muhammad Nursa’ban Alamat Kantor : Fakultas Ilmu Sosial
UNY, Kampus Ka-rangmalang, Jl. Colom-bo No. 1 Yogyarta
Bidang Keahlian : Evaluasi Pembelajaran Geografi Riwayat pekerjaan/profesi dalam 10 tahun terakhir: Dosen FIS UNY sejak 1 Januari 2005 sampai sekarang Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar:
1. S3: PPS UNY/program studi Penelitian dan Evaluasi Pen-didikan (tahun masuk 2013 – tahun lulus (on going))
2. S2: PPS UNY/program studi Penelitian dan Evaluasi Pen-didikan (tahun masuk 2006 – tahun lulus 2009)
3. S1: Fakultas Ilmu Sosial/jurusan Pendidikan Geografi UNY (tahun masuk 1999 – tahun lulus 2003)
Judul Buku yang relevan dan Tahun Terbit (10 Tahun Tera-khir):
1. Buku Teks Geografi SMA kelas X “Mari Belajar Geo-grafi”, SIC Surabaya, 2007
2. Buku Teks Geografi SMA kelas X “Mari Belajar Geo-grafi”, SIC Surabaya, 2007
3. Buku IPS kelas VII, Buku Sekolah Elektronik (BSE), 2008
4. Buku IPS kelas VIII, Buku Sekolah Elektronik (BSE), 2008
5. Buku Teks Model IPS SD kelas IV, Pusat Perbukuan (PUSBUK), 2008
6. Buku IPS SD Kelas III, Buku Sekolah Elektronik (BSE), 2008
7. Buku IPS SD Kelas II, Mediatama Solo, 2008
8. Buku Geografi SMA Kelas X, Mass Media Solo, 2011 9. Buku Geografi SMA Kelas XI, Mass Media Solo, 2011
10. Buku Geografi SMA Kelas XII, Mass Media Solo, 2011 11. Buku Guru dan Buku Siswa IPS Terpadu Kelas VIII,
Kemendikbud, 2014
12. Buku Guru dan Buku Siswa IPS Terpadu Kelas VIII, Kemendikbud, 2016
Judul Penelitian dan Tahun Terbit/Dilaksanakan yang relevan (10 Tahun Terakhir):
1. Upaya membangun kesadaran lingkungan dalam konteks implementasi kurikulum 2002 di FISE UNY, (2006)
2. Evaluasi Proses Pembelajaran IPS (Geografi) dengan KTSP SMP di SMP Negeri Kabupaten Kulon Progo, (2008)
3. Evaluasi Pelaksanaan Penilaian Pembelajaran Geografi SMA di Kabupaten Bantul, (2009)
4. Evaluasi Kompetensi Guru SMA di Kota Yogyakarta, (2011) 5. Evaluasi Kompetensi Pedagogik Guru Geografi SMA di
Ka-bupaten Bantul (2011)
6. Analisis Kompetensi Profesional Guru SMP dan SD di Kota Yogyakarta (2012)
7. Pengaruh Penerapan Model Peercoaching terhadap Regulasi diri dan Akuntabilitas Mahasiswa di Jurusan Pendidikan Geografi (2013)
8. Evaluasi Kualitas Model Pembelajaran Kooperatif dalam upaya Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Mata Pela-jaran Geografi (2013)
9. Evaluasi Model Pembelajaran Saintifik Dalam Meningkatkan Sikap Ilmiah Dan Kemampuan Mengasosiasi Pada Pembela-jaran Geografi (2015)
Informasi Lain:
Lahir di Kuningan, 10 Juli 1978. Menikah dan dikaruniai 2 anak. Saat ini menetap di Yogyakarta. Aktif di berbagai kegiatan di bidang pendidikan, beberapa kali menjadi nara-sumber di berbagai seminar, pendampingan, Bimbingan Teknis maupun pelatihan tingkat nasional. Sejak tahun 2005 sampai tahun 2016 telah menghasilkan lebih dari 30 pub-likasi ilmiah yang dimuat dalam jurnal nasional dan inter-nasional serta disampaikan dalam forum seminar tingkat na-sional dan internana-sional.