• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Masyarakat Religius

2. Aktivitas Keagamaan

70

71

dan bertemu dengan masyarakat lain maka akan saling melempar senyum, bertegur sapa. Meskipun di Desa Gembol terdapat tiga anak yang berpenampilan tidak sesuai dengan norma, respon masyarakat yaitu memberikannya nasehat. Masyarakat tidak melakukan perbuatan semena-mena terhadap mereka. Bahkan warga masyarakat Desa Gembol menjalin hubungan baik dengan kedua orang tua Subjek L, K, A. Adapun yang dilakukan masyarakat terhadap perilaku Subjek L, K, A, adalah memberikan masukan, nasehat terhadap orang tuanya agar disampaikan kepada anaknya.

Selain itu juga masyarakat peduli bahkan sampai menanyakan kepada kedua orang tua Subjek L, K, A tentang apa yang sebenarnya terjadi.

a. Peribadatan

Aktivitas yang dilakukan di Desa Gembol adalah seperti diadakannya kegiatan yang bernilai positif dan memberikan banyak manfaat terhadap masyarakat sekitar. Adapun kegiatan tersebut seperti diadakannya sebuah kegiatan pengajian, sholawat yang biasanya dilakukan di sebuah tempat misalnya seperti Masjid, Lapangan, dan juga Pondok. Kegiatan keagamaan tersebut dilakukan dengan dukungan yang besar dan respon yang sangat baik oleh warga Desa Gembol.

“Kegiatan keagamaan yang dilakukan disini adalah pengajian, sholawatan, lalu setiap hari besar diperingati dengan acara pengajian akbar. Jadi di Desa Gembol itu sering diadakan pengajian mba, biasanya di adakan di masjid, lapangan, pondok. Kalo untuk respon masyarakat sekitar sangat baik karena disini rata-rata masyarakatnya beragama islam”.97

Hal serupa juga dikatakan oleh Ustazdah

“Kalo soal kegiatan keagamaan disini termasuknya sering diadain si mba, karena masyarakatnya sangat antusias dan suka pada ngaji.

Kegiatannya di Desa Gembol biasanya seperti pengajian rt, memperingati hari besar keagamaan, sholawatan. Acara itu diadain di Masjid, Lapangan kalo engga ya giliran perumah gitu mba”.98

97Wawancara Subjek E pada tanggal 27 Desember 2022

98Wawancara Subjek K pada tanggal 27 Desember 2022

72

Berdasarkan kutipan wawancara tersebut dapat disimpulkan bahwa aktivitas keagamaan yang bernilai ibadah sering diadakan di Desa Gembol. Selain itu juga mendapatkan respon yang baik berupa antusias yang sangat besar dari warga Gembol tersebut.

Menurut hasil observasi, penulis menyimpulkan bahwa aktivitas atau kegiatan yang bernilai ibadah sering diadakan dan dapat dikatakan cukup kuat. Selain itu juga, masyarakat memiliki semangat yang luar biasa terhadap kegiatan keagamaan yang bernilai ibadah tersebut. Hal tersebut dapat dilihat dari keintensan kegiatan yang diadakan dan semangat dari masyarakat Desa Gembol.

b. Pandangan Keagamaan

Masyarakat Desa Gembol memandang aktivitas keagamaan sebagai suatu ibadah. Di Desa Gembol sendiri mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Di dalam Islam sendiri aktivitas keagamaan yang bernilai ibadah dapat dilakukan tidak hanya melakukan ibadah sholat saja.

Akan tetapi mengadakan, menghadiri pengajian, sholawatan juga termasuk salah satu bentuk ibadah yang dianjurkan oleh Islam. Dengan adanya keyakinan, ajaran agama yang dimilikinya mengakibatkan masyarakat berhati-hati dalam bertingkah laku, dan berusaha untuk menjadi manusia yang baik. Seperti yang ada di Desa Gembol yaitu terdapat Subjek L, K, A yang berpenampilan seperti laki-laki dan mulai berani terang-terangan terhadap masyarakat sekitar. Dengan adanya perilaku tersebut, masyarakat Desa Gembol tidak semena-mena terhadap mereka.

Pengetahuan agama yang mereka miliki menyebabkan mereka sadar dan seharusnya menuntun, dan memberikan arahan yang benar.

Adapun pernyataan menurut masyarakat umum yang menyatakan bahwa kegiatan keagamaan dilakukan untuk mendalami dan memperkuat keyakinan masyarakat. Dengan pengetahuan yang mereka dapat menjadi sebuah pedoman terhadap apa yang harus dilakukan olehnya.

73

Selain itu penuturan tersebut disampaikan oleh masyarakat umum seperti:

“Kegiatan keagamaan disini untuk memperkuat keyakinan para masyarakat Desa Gembol sendiri mba. Terus kalo ada acara seperti itu, masyarakat mengajak Subjek L, K, A untuk ikut bergabung dalam aktivitas keagamaan untuk menyadarkan mereka bahwa itu perbuatan yang salah”.99

Hal serupa juga disampaikan oleh ustadzah

“Disini lumayan kuat agamanya ya mba. Jadi kegiatan yang berbau agama itu sering diadakan ya karena adanya antusias yang besar dari masyarakat. Ya bisa dikatakan sangat memuliakan agama lah, bahkan kalo acara khotmil qur’an itu masyarakat seneng banget sampe antusias nyiapin hidangan banyak banget. Makanya itu, masyarakat kadang ngajak pelaku Lesbian buat gabung siapa tau jadi mikir dan berharap semoga dapet pencerahan dari situ”.100

Berdasarkan kutipan wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa masyarakat memiliki pandangan keagamaan yang baik. Hal tersebut dilihat dari cara memandang aktivitas keagamaan tidak hanya dengan melakukan ibadah sholat saja. Selain itu, masyarakat memandang kegiatan keagamaan sebagai salah satu bentuk doa yang dapat dilantunkan untuk seseorang yang telah meninggal dunia.

c. Perilaku Keagamaan

Masyarakat di Desa Gembol memiliki hubungan yang sangat baik antara masyarakat satu dengan yang lainnya. Selain itu juga, memiliki perilaku yang baik seperti antusias meyambut kegiatan yang akan diadakan dengan cara sedikit menyisihkan uangnya untuk berpartisipasi melancarkan kegiatan keagamaan tersebut. Pada saat kegiatan keagamaan diadakan mereka saling bertegur sapa, menggunakan pakaian dan bertutur kata yang sopan. Sementara itu, masyarakat juga mengajak Subjek L, K, A untuk ikut menghadiri kegiatan tersebut dan menyarankan untuk menggunakan pakaian yang sopan.

99Wawancara Subjek E pada tanggal 27 Desember 2022

100 Wawancara Subjek K pada tanggal 27 Desember 2022

74

“Selain itu penuturan tersebut disampaikan oleh masyarakat umum

“Hubungan antar warga baik, terus masyarakat sering mengajak Subjek L, K, A untuk mengikuti acara pengajian untuk pelajaran keagamaan. Terus masyarakat disini juga menjalin hubungan yang baik karena masyarakat saling membantu untuk menyadarkan”.101

Hal serupa juga disampaikan oleh Ustadzah

“Hubungannya sangat baik, berjalan dengan baik kalo ketemu dijalan ya saling tegur sapa. Kalo sama Lesbian ketemu ya paling ngajak ngobrol terus ngasih nasehat. Terus hubungan sama keluarga ya baik, masih saling tegur sapa. Kecuali kalo ketemu dijalan baru nitip pesen buat anaknya suruh dibilangin. Tapi ya orangtuanya ngga marah, karena tau anaknya salah ngga sesuai”.102

Berdasarkan kutipan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa perilaku atau sikap masyarakat Desa Gembol adalah baik, masih peduli dengan pelaku tersebut meskipun sudah berperilaku yang tidak sesuai.

Menurut hasil observasi yang dilakukan peneliti terhadap ketiga masyarakat dapat diambil kesimpulan bahwa masyarakat Desa Gembol merupakan masyarakat yang dapat dikatakan cukup kuat agamanya, sehingga sering diadakan kegiatan yang bernilai ibadah. Selain itu juga, respon dari masyarakat Desa Gembol adalah cukup senang dengan kegiatan tersebut yang bernilai ibadah, sumber ilmu dan pedoman dalam bertingkah laku. Adanya pengetahuan keagamaan yang dimilikinya menyebabkan mereka menjadi manusia yang baik, dan untuk merespon ketiga pelaku tersebut yang tidak sesuai dengan ajaran agama adalah dengan menasehati, menegur dengan cara baik-baik dan mengajak kejalan yang benar.

D. Resepsi sosial terhadap Lesbian Butchy

Dokumen terkait