• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aku adalah CINTA “Hidup dalam & dengan cinta”

Dalam dokumen eBook Motivasi Romo Dewa cerita (Halaman 37-45)

Pengantar

Ini adalah catatan status facebook Romo Dewa kira-kira dari 15 sampai 31 Agustus 2011

Sangat terimakasih sudah berkenan membaca Salam Cinta Romo Dewa www.RomoDewa.com

Jika kau mengasihinya, kau tak akan tersinggung oleh perkataannya, tindakannya, dll, kau bisa tetap tenang, santai, dan senyum, sama sekali tidak terpengaruh...

Contoh afirmasi yang mungkin membuatmu ilahi: "Aku adalah kasih dan terang"

"Aku adalah garam dan udara"

Sekarang kau bisa renungkan, pikirkan apa itu terang, garam dan udara di sini....

Apa jadinya jika kau dan aku, mulai sekarang dan selamanya memprogram diri dengan afirmasi ini? "AKU ADALAH KASIH"

Jika kasih sayang adalah perisai hidupmu dan sudah mengalir dalam darah dan nafas hidupmu, kau sudah tidak lagi terpengaruh oleh fitnah, umpatan, makian, dll, yg ditujukan kepadamu, kau sudah tidak memerlukan 'nama baik'/reputasi, dll, kau senyumi semua dengan indah...

Kalau kau mengasihi dan sayang kepadanya, tidak ada kebencian sama sekali dalam dirimu kepadanya.... Apakah sudah mengasihi/sayang sesamamu yang agamanya lain dengan mu? Mulailah

Jika kau mengasihi sesamamu, kau ramah kepadanya, kau tersenyum ikhlas kepadanya, dan mungkin kau mendoakannya dalam hatimu...

Kalimat yang sangat luar biasa, "Aku mengasihimu, mencintaimu, menyayangimu selamanya, tak tergoyahkan oleh apapun"

Apa jadinya jika kita selalu melayani dengan sepenuh hati, profesional, dan dengan kasih sayang?

Memutuskan hidup dgn cinta kasih, adalah dgn terus & selamanya komitment, mendidik/melatih diri untuk taat terhadap prinsip2 kasih, misalnya saat jengkel, ya otomatiskan tenang, maklum, sabar, memaafkan dan bijak, dll

"Sekarang juga ubah jengkelmu dengan memaafkannya, karena kasih itu

memaafkan/mengampuni, dan saat mulai memaafkan, itulah saat dirimu mulai plong, sembuh, damai, bahagia, dan mulia/ilahi" (Romo Dewa Words)

Tetaplah dengan dan dalam kasih sayang, dalam kondisi apapun... Baik berkata2, berreaksi, bertindak dll...

"Jadikan cinta kasih sebagai senjata dan perisaimu, dan kau lebih dari sekedar pemenang dalam segala hal di bumi ini" (Romo Dewa Words)

"Hadapi dan datangi dengan kasih/cinta/sayang"

"Dengan kasih sayang yang murni di hati, selalu siap menghadapi apapun juga dengan berani, karena dalam kasih sayang yang murni sungguh tidak ada lagi ketakutan terhadap apapun, jiwa merdeka, hati sangat tenang dan damai"

Sekarang, cintai/kasihi semua orang, juga orang yang memusuhimu, yang kamu benci, yg jahat kpdmu, dll agar segala kebencian lenyap dari hati dan darahmu...

Cintai Tuhan dalam derita dan bahagiamu, pun demikian kpd sesamamu...

Teruslah semakin hari semakin mencintai Tuhan dan sesamamu, tak tergoyahkan oleh apapun! (Romo Dewa Words)

Pak Tani itu mencintai pohon itu, ia merawatnya, ia memupuknya, ia

memangkasnya, sepenuh hati sepanjang hidup, dan pada akhirnya pohon itu berbuah melimpah...

"Senyumi dengan cinta dari hatimu yang tulus, ikhlas dan murni"

"Cintai & didiklah dengan cinta"

Cintai, sayangi....

Jangan lagi ada kebencian di hati & nadi, tapi lepaskanlah/curahkanlah kasih sayang, itulah puncak keindahan hidup...

"Life with LOVE"

"Jika hidup dalam cinta kasih, pastinya sekarang juga sangat semangat, sangat berenergi, sangat siap hidup yang terbaik sepanjang hari ini"

Kau yg setiap saat sepanjang hidupmu membaca, renungkan, pikirkan kata2 Muhammad, seperti itulah dirimu... Pun yg kepada perkataan/tulisan Yesus, Budha, dll, seperti itulah dirimu.. Terlebih dari semua itu, selalu renungkan, pikirkan dan lakukan ini selama hidupmu, "Kasihi/sayangi semua orang" inilah yang terutama dalam hidup yg membawamu bahagia dan ilahi...

Mengasihi itu memberi....

Saat kamu mulai mengambil keputusan hidup dalam kasih sayang kepada semua, mungkin tiba2 kau dibangunkan dari tidur nyenyakmu mendadak dan

mendapatkan orang yg membuatmu jengkel, menghadapi kelakuan buruk dari beberapa teman/keluarga, dll, dan itulah ujian bagi keputusanmu, matikan ego dan jalani kasih dengan ikhlas, atau gemukan ego dengan emosi dan ledakan emosi...

Jika hatimu penuh kasih/sayang, saat berkendara di jalanan kau menyayangi semua orang, sehingga kau tak terpengaruh oleh orang yg menyelipmu, yg memacetkanmu, yg menghalangi jalanmu, dll, tapi kau sabar, tenang, maklum & sll memberi kesempatan bukan minta diberi kesempatan/emosional. Indah nya ya? Tidak ada makian dari mulutmu/urat leher tegang karena egomu, dll

Jika kau benar-benar mengasihi dan sayang kepadanya, kau hanya berkata-kata yang baik yang membangun, sopan, dan tidak mengkritik, humoris namun tidak melukai, intinnya berhati-hati dalam berkata2 kepadanya...

Jika kau benar-benar mengasihi dan sayang, kau sabar terhadap orang itu, tidak menuntutnya, tapi mengerti dan empati, kau murni, tidak memiliki maksud tidak baik, atau mengambil keuntunganmu sendiri…

Apa jadinya jika anda dan saya, setiap saat berafirmasi seperti ini?

"Aku sedang penuh kasih sayang ilahi, sedang sangat PD, sangat berwibawa dan bijaksana karena kasih & kuasa Tuhan di dalamku dan aku di dalam Tuhan" Semoga berguna....

Aku sedang sering menuliskan status tentang kasih sayang yg murni, ilahi dan tanpa syarat, bukan berarti aku sudah pakar, tapi justru ini adalah kerinduan hatiku agar aku semakin hari semakin bisa hidup dalam kasih sayang seperti itu, kiranya semua sdr/sdriku berkenan mendoakan aku ya, pria desa yg masih sangat miskin hal kasih sayang, sangat terimakasih....

Apakah bisa mengasihi/menyayangi sepenuh hati? Bukankah itu hanya bulshit? "Untuk bisa mengasihi/menyayangi sepenuh hati memang kau perlu mematikan egomu, mengambil jiwa hamba yg melayani, dan memakai hati ilahi yg mengasihi tanpa syarat" Karena hanya orang yg sudah mati bagi dirinya sendiri dan hidup untuk kasih sayang kepada sesamanya yg bisa seperti itu, tanpa kematian diri sendiri, tiada kasih tanpa syarat...

"Sungguh jika dirimu sudah dipenuhi kasih dan hidup dalam kasih, serta

mengasihi dan menyayangi, kamu sudah tidak lagi terjebak dalam 'nama baik', 'reputasi', 'ingin dihormati', 'ingin disegani' dll, karena jiwamu sudah merdeka dari semua itu"

Ketika kau mengatakan, "Aku mengasihimu, aku sangat menyayangimu" itu berarti kamu mengambil posisi hanya melayaninya dengan ikhlas, bahagia, dan sepenuh hati, dan kebahagiaanmu adalah ketika melayaninya dengan sebaik-baiknya dan dengan hati-hati.... Dan ketahuilah, adalah sangat bahagia jiwa yang melayani dengan segenap hati dan dalam ketulusan....

"Ketika kau mengatakan kau mengasihinya, kau sayang kepadanya, keinginanmu adalah supaya ia baik2 saja dalam segala hal, fisiknya, jiwanya dan rohnya... Dan hanya yang terbaik yang kau lakukan kepadanya, dan kau memperlakukannya dengan sangat hati-hati, membimbingnya dengan bijak, pengertian, sehingga ia terus bertumbuh dalam segala kebaikan"

"Jika engkau sayang dan mengasihinya, engkau akan mendengarkan segala sharingnya dengan sepenuh hatimu, dan dirimu sangat berbelas kasihan, dan sepanjang mendengarkan sharingnya, hatimu yang lembut mendoakannya agar dia baik2 saja, berempati dan sangat mengerti dan bisa merasakannya"

Jika kau menyayangi, mengasihi sekalipun kau dimaki dengan kata, "Bahlul Ente", "Asu Kowe", "Bangsat", "Anjing", "Babi", "Kontol", "Naskleng" dan sejenisnya, kau tetap tersenyum dalam hati, dan semua itu tidak berpengaruh sama sekali

padamu, indah bukan? "Tidak ada lagi diri yang tersinggung, yang ada mencintai dan sayang"

Berdoa seperti ini yuk, "Tuhan/Allah Sang Sumber Hidup, Pencipta langit dan bumi, yang memiliki hati, berikan pada kami hati yang mengasihi/menyayangi semua umat manusia, baik beragama apapun ataupun tidak beragama...."

Pengalamanku menyelesaikan masalah/konflik dengan marah dan emosi, malah membuat aku bodoh dan tidak bijak, dan hasilnya kurang mengecewakan, jadi seperti yang sudah anda tahu, tetap tenang, ya dengan ketenangan dalam menyelesaikan masalah apapun itu hasilnya menjadi lebih baik, ya khan? Yuk senyum dan tertawa saja ya, hahahaha

"Menyelesaikan masalah, konflik, dll dengan cinta...."

Semua pasti berlalu.

Dulu aku mengandalkan otot/otak yg membuatku semakin sombong/ekstrim padahal tdk sakti sama sekali, & hanya sangat sedikit yg kutahu.

Dan skrgg kerinduanku yg terutama hanyalah hati yg mengasihi, hati yg penuh kasih sayang kepd semua orang.

Dan ini adalah ttg meremukkan ego/hati yg keras, & kerelaanmu mendoakanku yg pasti menjadikan indah, sangat terimakasih

"Hidup hanya untuk mencintai/mengasihi" mungkin adalah tingkatan tertinggi dalam kehidupan ini, di mana di dalam diri tidak ada lagi kebencian, yang ada hanya mengasihi dan mencintai, semoga kau dan aku, sekarang dan seterusnya demikian... Terdengar terlalu muluk/mustahil, namun semoga kita mau mulai saja karena inilah terbahagia... (Romo Dewa Words)

Orang yang berbahagia ialah orang yang mengasihi/mencintai,

mengampuni/memaafkan... Tapi hati yang keras, kasar, menyimpan dendam, sombong adalah sumber kegelisahan dan penderitaan hidup... (Romo Dewa Words)

Kita bisa saja memilih keras hati, kasar, sombong, sok hebat, kejam, sadis,

kita bahagia, hati kita sangat damai dan sangat lega, benar-benar merdeka dari segala hal...

Jika kau benar2 menyayangi dgn kasih sayang ilahi kpd orang itu, Engkau sama sekali tdk terpengaruh oleh kata2 kasarnya, kemarahan/hujatannya,

kebenciannya, dan segala aksi negatif seluruhnya. Dan jika hatimu penuh kasih, hatinya yg keras pun meleleh seperti tanah liat yg terdingin lumer oleh sinar matahari, dan jiwamu sangat merdeka…

Mungkin kasih/cinta adalah yang tertinggi di kehidupan ini, terutama kasih/cinta kepada orang yang membenci/memusuhi kita, oh ajaibnya dan maha indahnya kasih/cinta itu...

Tetaplah dalam kasih, teruslah mengasihi/menyayangi... Karena kita ilahi....

Apa jadinya jika saat kau bersalaman, dalam hatimu berkata, "Aku sangat mengasihimu, mencintaimu dan sayang denganmu"....?

Apa jadinya, jika sementara kamu ngobrol dengan seseorang, sepanjang kamu ngobrol kamu berkata dalam batinmu kepada orang itu, "Aku mengasihimu, aku mencintaimu, aku sayang kamu"

Yuk melakukannya dengan CINTA.... Ya, "Lakukan dengan CINTA"

Bernafas dalam dgn tenang dan mengalirkan cinta dari hati . . . "Aku adalah cinta, kucintai dan kusayangi semua umat manusia"

Lihat dia dengan cinta, dengarkan dia dengan cinta, doakan dia dengan cinta, dan berkata kepadanya dengan cinta....

Sekarang lebih lengkap, sebelum bertemu orang itu, kau sudah bayangkan orang itu dalam pikiranmu dan berkata dalam hatimu sambil menyebut namanya, "Aku mengasihimu, aku mencintaimu, aku sayang sama kamu" dan kata2 ini terus diucapkan di dalam batinmu saat kamu menatapnya, saat kamu bersalaman, dan sepanjang kamu bertemu dngnya...

Sekarang dan selamanya inilah perintahku kepada diriku sendiri, "Cintai semua manusia, karena kamu adalah cinta, kamu adalah kasih" dan aku mulai mentaati perintahku dengan segenap hatiku...

Kalau kau mencintainya, kau sangat sabar, ikhlas dgn segala

karakternya/perbuatannya/perkataannya dan tidak memaksanya berubah sekarang juga, sekalipun mnrtmu sangat benar, kau menerimanya dan menutupinya...

Sukses dan berhasil melewati jurang dan lembah penderitaan hidup

Dalam dokumen eBook Motivasi Romo Dewa cerita (Halaman 37-45)

Dokumen terkait