• Tidak ada hasil yang ditemukan

Akuntabilitas Anggaran

AKUNTABILITAS KINERJA

III.3 Akuntabilitas Anggaran

Penyerapan anggaran belanja langsung pada tahun 2013 sebesar 92,61 % dari total anggaran yang dialokasikan. Realisasi anggaran untuk program/kegiatan utama sebesar 94,34%, sedangkan realisasi untuk program/kegiatan pendukung sebesar 63,26%. Jika dilihat dari realisasi anggaran per sasaran, penyerapan anggaran terbesar pada program/kegiatan di sasaran Meningkatnya pencapaian perolehan hasil uji/Sertifikat hasil uji dalam rangka pelayanan yang memenuhi standar (99,33%). Sedangkan penyerapan terkecil pada program/kegiatan di sasaran Meningkatnya ketersediaan infrastruktur air minum dan sanitasi (78,85%).

Jika dikaitkan antara kinerja pencapaian sasaran dengan penyerapan anggaran, pencapaian sasaran yang relatif baik dan diikuti dengan penyerapan

LAKIP DPUP-ESDM Tahun 2013 III- 47 anggaran kurang dari 100% menunjukkan bahwa dana yang disediakan untuk pencapaian sasaran pembangunan tahun 2013 telah mencukupi.

Anggaran dan realisasi belanja langsung tahun 2013 yang dialokasikan untuk membiayai program/kegiatan dalam pencapaian sasaran disajikan pada tabel III.38 berikut:

Tabel

III.38

Anggaran dan Realisasi Belanja Langsung per Sasaran Tahun 2013

No Sasaran Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi (%)

1 Meningkatnya kualitas pengaturan pembangunan infrastruktur dasar dan implementasi program pembangunan daerah pada kawasan Strategis Provinsi

992.534.800 958.527.320 96,57

2 Meningkatnya kualitas pemanfaatan ruang dan

pengendalian peman-faatan ruang

1.012.909.450 905.869.100 89,43 3 Meningkatnya efektifitas

pengen-dalian pemanfaatan ruang melalui penetapan Peraturan Zonasi, Perijinan, pemberian insentif serta pengenaan sanksi

837.318.500 801.349.800 95,70

4 Meningkatnya ketersediaan infrastruktur air minum yang memadai baik aspek kuantitas dan kualitas

4.373.100.000 2.546.028.130 58,22

5 Meningkatnya ketersediaan infrastruktur limbah yang memadai baik aspek kuantitas dan kualitas

4.358.575.431 4.126.107.225 94,67

6 Meningkatnya ketersediaan infrastruktur persampahan yang memadai baik aspek kuantitas dan kualitas

173.780.000 146.864.360 84,51

7 Meningkatnya ketersediaan sarana dan prasarana dasar pendukung aksesibilitas kawasan perkotaan

3.099.950.000 2.884.825.520 93,06

8 Meningkatnya ketersediaan sarana dan prasarana dasar

LAKIP DPUP-ESDM Tahun 2013 III- 48 No Sasaran Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi (%)

pendukung aksesbilitas kawasan perdesaan

9 Meningkatnya ketersediaan sarana dan prasarana dasar pendukung aksesbilitas Kawasan Agropolitan, Minapolitan dan Desa Potensi

1.597.030.000 1.482.870.720 92,85

10 Berkurangnya jumlah titik genangan air akibat kurang optimalnya drainase di wilayah perkotaan

3.420.226.000 2.899.263.360 84,77

11 Meningkatnya fungsi pengelolaan Bangunan Gedung dan

Lingkungan sesuai peraturan yang berlaku

127.343.000 103.318.600 81,13

12 Meningkatnya penyelenggaraan jalan provinsi dalam kondisi mantap

178.974.016.102 172.880.177.523 96,60 13 Meningkatnya penyediaan

aksesbilitas bagi kawasan strategis dan kawasan strategis baru

16.346.194.000 16.012.463.967 97,96

14 Meningkatnya layanan jaringan irigasi dan rawa

26.155.387.793 22.936.467.440 87,69 15 Meningkatnya ketersediaan air

baku

16.795.669.693 15.084.160.529 89,81 16 Meningkatnya kualitas

pengendalian banjir

1.518.497.075 1.415.537.915 93,22 17 Meningkatnya kualitas lingkungan

pada permukiman yang padat dan kumuh

3.999.040.000 3.595.182.860 89,90 18 Meningkatnya pemberdayaan

masyarakat pada lingkungan permukiman bagi terwujudnya komunitas yang sehat

9.959.927.800 9.419.140.180 94,57

19 Meningkatnya kualitas perumahan dan lingkungan permukiman yang layak huni dan produktif

13.407.250.000 12.616.373.531 94,10 20 Terwujudnya optimalisasi

pengelolaan air tanah

LAKIP DPUP-ESDM Tahun 2013 III- 49 No Sasaran Anggaran (Rp) Realisasi (Rp) Realisasi (%) 21 Terwujudnya Pengembangan kegiatan pengolahan dan pemurnian pertambangan

696.828.672 676.118.800 97,03 22 Terwujudnya penguatan

kelembagaan dan efisiensi pemanfaatan energi

75.000.000 71.139.320 94,85 23 Meningkatnya akses ketersediaan

energi listrik

4.843.000.000 4.270.839.830 88,19 24 Terwujudnya pengembangan dan

pemanfaatan energi baru

terbarukan untuk listrik dan bahan bakar

1.775.810.000 1.653.534.110 93,11

25 Terwujudnya penyediaan infrastruktur distribusi dan pasokan bahan bakar

1.225.259.000 1.188.572.800 97,01 26 Meningkatnya pencapaian pelaku,

proses, dan produk konstruksi yg berkualitas

925.517.110 868.921.330 93,88 27 Meningkatnya arus informasi dan

rujukan teknis teknologi

pembangunan bidang PUPESDM

693.275.400 684.404.390 98,72 28 Meningkatnya pencapaian

perolehan hasil uji/Sertifikat hasil uji dalam rangka pelayanan yang memenuhi standar

678.850.000 674.331.185 99,33

Jumlah 318.807.069.626 300.766.389.145 94,34% Belanja Langsung Pendukung 18.827.583.808 11.911.221.521 63,26% Total BelanjaLangsung 337.634.653.434 312.677.610.666 92,61%

LAKIP DPUP-ESDM Tahun 2013 IV-1 BAB IV

PENUTUP

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY disusun berdasarkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Tahun Anggaran 2013, serta Penetapan KinerjaTahun 2013 sebagai pelaksanaan akuntabilitas kinerja instansi yang merupakan wujud pertanggungjawaban dalam pencapaian misi dan tujuan instansi serta dalam rangka perwujudan good governance.

Tujuan penyusunan laporan ini adalah untuk memberikan gambaran tingkat pencapaian sasaran maupun tujuan instansi sebagai jabaran dari visi, misi dan strategi instansi yang mengindikasikan tingkat keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan-kegiatan sesuai dengan program dan kebijakan yang ditetapkan. Berdasarkan hasil pengukuran kinerja terhadap 28 (dua puluh delapan) sasaran, ditetapkan indikator kinerja sasaran sebanyak 28 (dua puluh delapan) indikator

Penyelenggaraan kegiatan di Dinas PUP-ESDM DIY pada Tahun Anggaran 2013 merupakan tahun ke 1 (satu) dari Rencana strategis Dinas PUP-ESDM DIY Tahun 2012-2017. Keberhasilan yang dicapai berkat kerja sama dan partisipasi semua pihakdan diharapkan dapat dipertahankan serta ditingkatkan. Sementara itu, untuk target-target yang belum tercapai perlu diantisipasi dan didukungoleh berbagai pihak.

Hasil laporan akuntabilitas kinerja Dinas PUP-ESDM DIY tahun 2013 dapat disimpulkan sebagai berikut:

1. Keberhasilan capaian kinerja sasaran yang dicerminkan dari capaian indikator kinerja sasaran ditentukan oleh berbagai faktor, antara lain sumber daya manusia, anggaran, dan sarana prasarana.

2. Dari analisis 28 (dua puluh delapan) sasaran, terdapat 25 (dua puluh delapan) indikator kinerja sasaran yang dipilih sebagai tolak ukur. Pada tahun 2013, 28 (dua puluh delapan) indikator yang telah memenuhi target yang ditetapkan atau sebesar 100 % dari total indikator.

3. Langkah-langkah yang perlu diambil untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi dan peningkatan kualitas penyusunan LAKIP dirumuskan saran-saran sebagai berikut:

LAKIP DPUP-ESDM Tahun 2013 IV-2 1) Perlu dilakukan upaya-upaya untuk peningkatan kapasitas SDM tentang Sistem

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, serta kemampuan teknis dalam menyusun dokumen-dokumen kinerja untuk mempercepat terwujudnya pemerintahan yang akuntabel;

2) Perlu adanya kebijakan yang mewadahi penerapan SAKIP di instansi pemerintah agar tercipta kejelasan arah dalam penerapan SAKIP yang baik dan benar di jajaran instansi pemerintah, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan monitoring dan evaluasi capaian Penetapan Kinerja (PK).

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2013 ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi akuntabilitas kinerja bagi pihak yang membutuhkan, penyempurnaan dokumen perencanaan periode yang akan datang, penyempurnaan pelaksanaan program dan kegiatan yang akan datang, serta penyempurnaan berbagai kebijakan yang diperlukan.

SEKRETARIAT BIDANG TATA RUANG BIDANG BINA MARGA BIDANG CIPTA KARYA SEKSI PERENCANAAN CIPTA KARYA UPTD KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL BIDANG SUMBERDAYA AIR

Dokumen terkait