• Tidak ada hasil yang ditemukan

AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2020 A. PENGUKURAN CAPAIAN KINERJA TAHUN 2020

C. AKUNTABILITAS KEUANGAN TAHUN ANGGARAN 2020

Program dan kegiatan yang direalisasikan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora dalam rangka pencapaian target menurunkan pertumbuhan penduduk melalui pelayanan program KB pada tahun 2020 dengan alokasi anggaran pelaksanaan kegiatan teknis sebesar Rp 9.141.309.000,-. Adapun rincian penggunaan anggaran pembangunan sebagai berikut :

No

. PROGRAM/KEGIATAN SUMBER DANA

Jumlah Anggaran

( Rp )

1 PROGRAM KELUARGA BERENCANA

1 Penyediaan Pelayanan KB dan Alat Kontrasepsi bagi Keluarga Miskin APBD 605.590.000

2 Pelayanan KIE APBD 12.230.000

3 Promosi Pelayanan KHIBA APBD 26.300.000

4 Pembinaan Keluarga Berencana APBD 106.915.000

5 Kegiatan DAK Bidang Keluarga Berencana DAK Fisik 1.223.256.000 6 Pengembangan Kualitas Sumber Daya Manusia Pengelola Program KKBPK APBD 14.829.000

7 Pelayanan Konseling KB APBD 15.997.000

8 Bantuan Operasional Keluarga Berencana APBD 5.199.924.000

2 PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA

1 Advokasi dan KIE tentang kesehatan Reproduksi Remaja APBD 23.428.000 2 Memperkuat dukungan dan partisipasi masyarakat APBD 1.439.100.000 3 Orientasi program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja APBD 68.201.000 4 Orientasi Program KKBPK di tingkat Lini Lapangan APBD 5.846.000

5 Fasilitasi forum pelayanan kesehatan reproduksi bagi kelompok remaja dan

kelompok sebaya APBD 84.042000

6 Penyuluhan penanggulangan Narkoba dan PMS di Sekolah APBD 41.363.000 3 PROGRAM PEMBINAAN PERAN SERTA MASYARAKAT DALAM PELAYANAN

KB/KR YANG MANDIRI

1 Fasilitasi pembentukan kelompok peduli masyarakat Peduli KB APBD 19.456.000 2 Fasilitasi Forum Komunikasi bagi Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) APBD 83.434.000 3 Fasilitasi Pembinaan Kesertaan KB APBD 82.982.000 4 Fasilitasi bagi Mitra Kerja dalam Pengendalian Penduduk APBD 40.116.000

LKjIP DINDALDUK & KB TAHUN 2019 BAB III- 31 4 PROGRAM PENGEMBANGAN MODEL OPERASIONAL BKB - POSYANDU-PADU

1 Pengkajian Pengembangan model operasional BKB Posyandu-PADU APBD 22.000.000 2 Pengumpulan bahan-bahan informasi tentang pengasuhan dan pembentukan

tumbuh kembang anak

APBD 26.300.000

Indikator Kinerja Kunci Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora

Analisa capaian kinerja Indikator Kinerja Kunci (IKK) Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora yang menjadi tolak ukur keberhasilan kinerjanya adalah sebagai berikut :

Tujuan, Sasaran dan Indikator Capaian Kinerja Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Kabupaten Blora

Tujuan Sasaran Indikator Sasaran Satuan Target Indikator Capaian Kinerja 2016 2017 2018 2019 2020 2021 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Terkendali nya pertumbuh an penduduk dan terciptanya pembangu an keluarga Menurun nya pertumb uhan pendudu k melalui pelayana n program KB

Rata-Rata Jumlah anak per keluarga / Total Fertillity Rate (TFR)

% 2,33 2,33 2,31 2,28 2,27 2,26

Cakupan peserta KB aktif % 80,7 65 67 69 71 73 Drop Out KB (DO) % 30 25 24 23 22 22 Cakupan Pasangan Usia Subur

yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (Unmet Need)

% 8,2 10,26 10,14 9,91 9,70 9,50

Angka pemakaian kontrasepsi/CPR bagi perempuan menikah usia 15-49 (semua cara dan cara modern)

% 80,7 65 67 69 71 73

Cakupan Pasangan Usia Subur yang isterinya dibawah usia 20 tahun

% 2 2 1,7 1,7 1,6 1,6

Cakupan PUS Peserta KB Anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber-KB

% 73 74 75 76 80 82

Cakupan Anggota Bina

Keluarga Balita (BKB) ber-KB % 69 70 72 75 76 77

Jumlah Kampung KB

yang terbentuk Klp 2 6 25 58 76 100

LKjIP DINDALDUK & KB TAHUN 2019 BAB III- 32

Sasaran : Menurunnya pertumbuhan penduduk melalui pelayanan Program KB

Sasaran

Strategis Indikator Kinerja Target Reali sasi

% Capaian Tahun 2020 % Capaian Tahun seblmn ya % Capaian terhadap Target Akhir Renstra -2021 Menurunnya pertumbuhan penduduk melalui pelayanan program KB Angka Kelahiran Total /Rata – rata jumlah anak per keluarga (Total Fertility Rate/TFR) per WUS (15-49 Tahun) 2,27% 2,20% 103 % 103% 100% Prosentase pemakaian kontrasepsi/CPR bagi perempuan menikah usia 15-49 (semua cara /dan cara modern) / peserta KB Aktif 71% 74,33 % 104 % 106% 100% Prosentase angka ketidak berlangsungan pemakaian (tingkat putus pakai kontrasepsi/DO) 22 % 7,69% 286 % 225% 100% Prosentase Pasangan Usia Subur yang ingin ber KB tidak terpenuhi (Unmeet Need) 9,70 % 11,89 % 81,58 % 101% 80% Indikator Kinerja 2016 2017 2018 2019 2020 2021

Cakupan peserta KB aktif 80,7 65 67 69 71 73

Cakupan Pasangan Usia Subur yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (Unmet Need)

8,2 10,26 10,14 9,91 9,70 9,50

Angka pemakaian kontrasepsi/CPR bagi perempuan menikah usia 15-49 (semua cara dan cara modern)

80,7 65 67 69 71 73

Cakupan Pasangan Usia Subur yang isterinya dibawah usia 20 tahun

2 2 1,7 1,7 1,6 1,6

Cakupan PUS Peserta KB Anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera ( UPPKS ) yang ber-KB

73 74 75 76 80 82

Cakupan anggota bina keluarga balita ( BKB ) Ber-KB

LKjIP DINDALDUK & KB TAHUN 2019 BAB III- 33 Cakupan PUS Peserta KB Anggota Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) yang ber-KB 80 % 80,38 % 100,47% 102% 100% Cakupan pasangan usia subur yang istrinya dibawah usia 20 tahun 1,6% 1,56 % 102% 108% 100% Cakupan anggota Bina Keluarga Balita (BKB) ber KB 76 % 82,24 % 108% 105% 100% Prosentase peserta KB Aktif MKJP 29 % 35,34 % 121% 108% 100% Jumlah Kampung KB yang terbentuk 76 Kelomp ok 185 Kelom pok 243% 263% 100%

X = Rata-rata capaian indikator sasaran 96% 100% Baik

Dari ke sembilan indikator yang menjadi ukuran dalam tercapainya sasaran Menurunnya pertumbuhan penduduk melalui pelayanan Program KB secara keseluruhan telah mencapai target yang telah ditetapkan. Dari beberapa capaian sasaran kinerja diatas masih terdapat banyak kendala yang harus dihadapi berkaitan dengan pelayanan Keluarga Berencana, diantaranya :

a. Masih ada/terdapatnya warga/masyarakat yang tidak mau ikut KB dengan berbagai alasan;

b. Terbatasnya tenaga penyuluh KB dengan perbandingan 1 penyuluh KB membina 5 sampai 7 desa/kelurahan sehingga tidak optimal belum lagi kalau wilayah desanya jauh.

c. Masih terdapatnya pernikahan di Usia kurang ideal/usia Anak.

d. Kurangnya dukungan pengelolaan Kampung KB dan Rumah Data Kependudukan oleh lintas sektor.

e. Kurangnya dukungan terhadap operasional kegiatan Pelayanan KB khususnya MKJP, apalagi dalam situasi Pandemi COVID 19 di Tahun 2020 masyarakat cenderung takut untuk melakukan operasi dan diperlukan Biaya Rapid Test serta Biaya APD untuk perlengkapan medis.

f. Belum Optimalnya jalinan kerjasama kemitraan untuk menyelesaikan masalah kependudukan dan KB yang tidak dapat dilakukan sendiri oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

LKjIP DINDALDUK & KB TAHUN 2019 BAB III- 34 Kemitraan untuk pemberdayaan masyarakat, penelitian dan pengembangan pembangunan kependudukan dan KB, profesionalisme SDM PLKB, PKB, PPKBD, pengembangan teknologi informasi, sehingga pembangunan pengendalian penduduk dan KB dapat mengikuti perkembangan dan dinamika permasalahan di masyarakat. Hal-hal yang perlu dilaksanakan untuk mengatasi masalah-masalah tersebut adalah melalui memanfaatkan peluang antara lain :

a. Perlu Akselerasi kegiatan KB MKJP dengan rumah sakit - rumah sakit negeri maupun swasta di Blora untuk meningkatkan cakupan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) khususnya MOW dan MOP.

b. Penambahan tenaga PNS maupun Non PNS untuk tenaga PLKB. c. Peningkatan Kerjasama Lintas Sektor dalam Pengelolaan Kampung

KB dan Stakeholder lainnya untuk pencegahan pernikahan usia anak.

d. Peningkatan Sarana dan Prasarana Program KB.

e. Dukungan operasional pelayanan KB dalam moment kegiatan melalui kegiatan Bhakti Sosial Pelayanan KB Gratis.

f. Pemberian reward atau penghargaan kepada Peserta KB Pria/MOP guna meningkatkan Kesertaan KB Pria, serta Pengelola Program dan Pihak – pihak terkait yang telah menjalin kerjasama dalam pelayanan KB.

Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya adalah sebagai berikut Penggunaan sumber daya keuangan untuk pencapaian Sasaran Menurunnya pertumbuhan penduduk melalui pelayanan program KB serta Meningkatkan akuntabilitas pengelolaan program dan kegiatan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora alokasi anggaran sebesar Rp 10.525.407.000,- dan terealisasi sebesar Rp 10.285.749.288,- atau 98%. Hal ini berarti sumber daya yang ada dipergunakan secara maksimal guna pencapaian kinerja sasaran.

LKjIP DINDALDUK & KB TAHUN 2019 BAB III- 35

Realisasi Keuangan

Pada Bagian ini disajikan realisasi anggaran yang digunakan dan yang telah digunakan untuk mewujudkan kinerja organisasi sesuai dengan dokumen perjanjian kinerja.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Blora pada Tahun Anggaran 2020 di dukung dengan Anggaran bersumber dari APBD dan DAK secara ringkas komposisi penggunaan sebagai berikut :

Rincian Anggaran Belanja dan Realisasi Belanja Langsung Dinas Pengendalian Penduduk dan

Keluarga Berencana Kabupaten Blora TA 2020 dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

No. KEGIATAN

Jumlah Realisasi Keungan Anggaran s/d Bulan ini ( Rp ) (RP) (%) 1 2. 4. 10 11 BELANJA LANGSUNG

1 PROGRAM PELAYANAN ADMINISTRASI

PERKANTORAN

1 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 7.980.000 7.206.700 90% 2 Penyediaan Jasa , Komunikasi, Sumber

Daya Air dan Listrik 82.400.000 75.334.937 91% 3 Penyediaan Jasa Pemeliharaan dan

Perijinan Kendaraan Dinas / Operasional 19.600.000 17.157.900 88% 4 Penyediaan Jasa Adminitrasi Keuangan 592.930.000 586.702.933 99% 5 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor 15.909.000 15.909.000 100% 6 Penyediaan Alat Tulis Kantor 43.950.000 43.950.000 100% 7 Penyediaan Barang Cetak dan

Penggandaan 15.116.000 15.116.000 100% 8 Penyediaan Komponen Instalasi Listrik /

Penerangan Bangunan 7.000.000 7.000.000 100% 9 Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan

Kantor 35.300.000 35.280.000 100%

10 Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 1.000.000 800.000 80% 11 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan

PerUU 8.925.000 8.080.000 100%

12 Penyediaan Makan dan Minum 29.265.000 29.265.000 100% 13 Rapat - Rapat Koordinasi dan Konsultasi

Keluar Daerah 119.155.000 119.104.365 100% 14 Rapat - Rapat Koordinasi dan Konsultasi

Kedalam Daerah 34.573.000 34.523.200 99% 2 PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN

PRASARANA APARATUR

15 Pemeliharaan Rutin/berkala Gedung

kantor 31.000.000 30.806.000 99%

16 Pemeliharaan Rutin/berkala kendaraan

Dinas/Operasional 52.000.000 51.999.855 99% 17 Pemeliharaan Rutin/berkala Peralatan

LKjIP DINDALDUK & KB TAHUN 2019 BAB III- 36 18 Pengadaan perlengkapan gedung kantor 203.400.000 203.400.000 100% 3 PROGRAM PENINGKATAN DISIPLIN

APARATUR

19 Pengadaan pakaian khusus hari – hari

tertentu 40.125.000 40.125.000 100%

4 PROGRAM PENINGKATAN

PENGEMBANGAN SISTEM PELAPORAN CAPAIAN KINERJA DAN KEUANGAN

20 Penyusunan laporan capaian kinerja dan

ikhtisar realisasi kinerja OPD 2.000.000 2.000.000 100% 21 Penyusunan Rencana Strategis, rencana

kinerja, dan penetapan kinerja SKPD 2.000.000 2.000.000 100%

5 PROGRAM KELUARGA BERENCANA

22 Penyediaan Pelayanan KB dan Alat

Kontrasepsi bagi Keluarga Miskin 605.590.000 601.907.825 99% 23 Pelayanan KIE 12.230.000 12.230.000 100% 24 Promosi Pelayanan KHIBA 26.300.000 26.300.000 100% 25 Pembinaan Keluarga Berencana 106.915.000 106.892.000 99% 26 Kegiatan DAK Bidang Keluarga Berencana 1.223.256.000 1.196.962.500 99% 27 Pengembangan Kualitas Sumber Daya

Manusia Pengelola Program KKBPK 14.829.000 14.646.000 99% 28 Pelayanan Konseling KB 15.997.000 15.785.000 99% 29 Bantuan Operasional Keluarga Berencana 5.199.924.000 5.010.385.498 96% 6 PROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI

REMAJA

30 Advokasi dan KIE tentang kesehatan

Reproduksi Remaja 23.428.000 23.148.000 100% 31 Memperkuat dukungan dan partisipasi

masyarakat 1.439.100.000 1.438.050.000 99% 32 Orientasi program penyiapan kehidupan

berkeluarga bagi remaja 68.201.000 68.201.000 100% 33 Orientasi Program KKBPK di tingkat Lini

Lapangan 5.846.000 5.786.000 99%

34 Fasilitasi forum pelayanan kesehatan reproduksi bagi kelompok remaja dan kelompok sebaya

84.042.000 83.662.637 100% 35 Penyuluhan Penangulangan Narkoba dan

PMS di Sekolah 41.363.000 41.362.688 100% 7 PROGRAM PEMBINAAN PERAN SERTA

MASYARAKAT DALAM PELAYANAN KB/KR YANG MANDIRI

36 Fasilitasi pembentukan kelompok peduli

masyarakat Peduli KB 19.456.000 19.456.000 100% 37 Fasilitasi Forum Komunikasi bagi

Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) 83.434.000 83.020.000 99% 38 Fasilitasi pembinaan kesertaan KB 82.982.000 82.972.000 100% 39 Fasilitasi bagi mitra kerja dalam

pengendalian penduduk 40.116.000 39.988.000 99% 8 PROGRAM PENGEMBANGAN MODEL

OPERASIONAL BKB - POSYANDU-PADU

40 Pengkajian Pengembangan model

operasional BKB Posyandu-PADU 22.000.000 22.000.000 100% Pengumpulan bahan-bahan informasi

tentang pengasuhan dan pembentukan tumbuh kembang anak

26.300.000 26.300.000 100%

LKjIP DINDALDUK & KB TAHUN 2019 BAB III- 37 Dilihat dari sisi penyerapan anggaran Tahun 2020, apabila dibandingkan Tahun 2019 maka tidak terjadi peningkatan besaran penyerapan anggaran sama yaitu sebesar 98% tahun 2020 sebesar Rp 10.285.749.000,- dari target anggaran sebesar Rp 10.525.407.000,-.

LKJIP DINDALDUK & KB TAHUN 2020 BAB IV38

BAB IV PENUTUP

A. Tinjauan Umum Capaian Kinerja Dinas Pengendalian Penduduk

Dokumen terkait