• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.4. Peralatan dan bahan yang dibutuhkan

3.4.1. Alat bantu penelitian

Peralatan yang dipergunakan dalam membuat mesin penghasil air dari udara antara lain :

a. Bor Listrik

Bor listrik digunakan untuk membuat lubang pada triplek untuk tempat pemasangan kipas dan untuk pemasangan engsel pada pintu mesin destilasi air. b. Palu

Palu digunakan untuk memukul paku dalam pemasangan rangka dan tutup mesin penangkap air dari udara

c. Obeng

Obeng digunakan untuk mengencangkan skrup (+) dan (-) pada proses perakitan mesin, pemasangan kipas dan pemasangan engsel pintu.

Gambar 3.6. Obeng (+) dan (-) d. Pisau Cutter

Pisau cutter digunakan untuk memotong double tip, dan styrofoam

Gambar 3.7 Piasu Cutter e. Meteran dan Mistar

Meteran digunakan untuk mengukur panjang dan lebar triplek dan panjang kayu untuk membuat rangka mesin. Sedangkan mistar digunakan untuk mengukur

styrofoam.

f. Gergaji Kayu

Gergaji kayu digunakan untuk memotong triplek, dan kayu balok untuk rangka mesin.

Gambar 3.9. Gergaji kayu g. Kunci Pas dan Ring

Kunci pas dan ring digunakan untuk mengencangkan baut dalam proses perakitan mesin.

Gambar 3.10. kunci pas dan ring h. Tube Cutter

Tube Cutter digunakan untuk memotong pipa tembaga agar hasil potongan

pada pipa rapi untuk mempermudah proses penyambungan.

i. Tang

Tang digunakan untuk memotong dan mengencangkan sambungan kabel

Gambar 3.12 Tang j. Tube Expander

Tube Expander digunakan untuk memperbesar diameter ujung piapa

tembaga agar pipa tembaga dapat disambungkan dengan baik.

Gambar 3.13. Tube Expander k. Gas las Hi-Cook

Peralatan las digunakan untuk menyambung pipa tembaga pada setiap komponen mesin penangkap air dari udara.

3.4.2. Bahan a. Balok kayu

Balok kayu digunakan sebagai bahan pembuatan rangka mesin destilasi air dari udara. Jenis kayu yang digunakan adalah kayu kalimantan,ukuran dari kayu yaitu panjang 4 meter, lebar dan tebal 4cm x 3cm.

Gambar 3.15 Balok Kayu b. Triplek

Triplek digunakan sebagai penutup (casing mesin destilasi air dari udara). Ukuran triplek yang digunakan: panjang 210 cm, lebar 90 cm dan tebal 12 mm.

Gambar 3.16 Triplek c. Engsel dan Skrup

Engsel dan sekrup digunakan untuk menyatukan pintu dengan rangka mesin penangkap air dari udara.

d. Paku

Gambar 3.17 Engsel dan skrup Gambar 3.18 Paku e. Double tip dan styrofoam

Double tip dan styrofoam digunakan untuk menutup celah-celah antara kayu

dan triplek.

Gambar 3.19 Double tip dan styrofoam f. Lakban

Lakban digunakan untuk mengisolasi sambungan antar kabel, agar aman.

g. Kompresor

Kompresor merupakan alat yang berfungsi untuk menaikkan tekanan

refrigerant dan mensirkulasikannya keseluruh komponen dari siklus kompresi uap

melalui pipa-pipa tembaga dengan cara menghisap dan memompa refrigerant. Jenis kompresor yang digunakan adalah jenis Rotary dengan daya 1 PK, tegangan yang digunakan adalah 220 V, dan arus pada kompresor adalah 3,4 A.

Gambar 3.21 Kompresor h. Kondensor

Kondensor berfungsi untuk mendinginkan gas refrigerant yang memiliki tekanan tinggi dan temperatur tinggi setelah melewati kompresor. Di kondensor,

refrigerant akan mengalami proses kondensasi yang menyebabkan terjadinya

perubahan fase refrigerant, dari bentuk gas menjadi bentuk cair. Spesifikasi kondensor : Jumlah sirip 135 sirip, bahan pipa tembaga, diameter pipa 0,4 in = 1,016 cm, bahan sirip alumunium, ukuran p x l x t = 58 cm x 20 cm x 35 cm.

.

i. Evaporator

Setelah refrigerant melewati pipa kapiler maka selnjutnya akan menuju ke evaporator. Fungsi dari evaporator yaitu untuk menyerap panas, refrigerant yang melewati evaporator ini akan menyerap panas dari udara yang dihembuskan oleh komponen blower. Sehingga udara yang dihembuskan oleh blower setelah melewati evaporator akan bersuhu dingin. Karena refrigerant tadi menyerap panas dari udara maka bentuk refrigerant setelah keluar dari evaporator akan berubah dari yang berbentuk cair menjadi gas. Jenis evaporator yang digunakan adalah jenis evaporator bersirip spesifikasinya: Bahan pipa tembaga, diameter pipa 0,4 in, bahan sirip alumunium tebal sirip 1 mm, ukuran p x l x t = 84 cm x 17 cm x 18 cm .

Gambar 3.23 Evaporator j. Pipa kapiler

Pipa kapiler berfungsi untuk menurunkan tekanan refrigerant dan mengatur aliran refrigerant meuju evaporator. Fungsi utama pipa kapiler menghubungkan dua bagian tekanan yang berbeda, yaitu tekanan tinggi dan tekanan rendah.

Refrigerant bertekanan tinggi sebelum melewati pipa kapiler akan diubah atau

penurunan suhu, pada bagian inilah refrigerant mencapai suhu terendah (dingin). Spesifikasinya: Panjang pipa kapiler 40 cm, Diameter pipa 0,6 mm = 0.06 cm, bahan pipa tembaga.

k. Filter (saringan)

Filter (saringan) adalah komponen yang berfungsi untuk menyaring kotoran yang terbawa oleh refrigerant didalam sistem air conditioner sebelum masuk kedalam pipa kapiler. Filter yang digunakan berdiameter 12 mm dan panjang 8 cm, berbahan tembaga.

Gambar 3.24 Pipa kapiler Gambar 3.25 Filter l. Refrigerant

Refrigerant merupakan jenis gas yang digunakan sebagai fluida pendingin

untuk menyerap panas dari ruangan sehingga udara yang ada diruangan tersebut menjadi dingin. Refrigerant yang digunakan pada alat ini adalah jenis R-22.

m. Kipas

Kipas yang digunakan pada mesin penangkap air dari udara berjumlah 2 buah, dengan ukuran dan merk yang sama. Semua kipas ditempatkan dibelakang evaporator.

Spesifikasi kipas yang digunakan: Jumlah sudu : 3

Diameter : 30 cm Tegangan : 220 volt

Arus : 0.2A

Daya : 45 Watt

Gambar 3.27 Kipas (fan) 3.4.3. Alat Bantu Penelitian

Dalam proses pengambilan data dalam penelitian ini diperlukan beberapa alat bantu sebagai berikut :

a. Higrometer

Higrometer digunakan untuk mengukur suhu udara kering dan suhu udara

basah.

Termokopel berfungsi untuk mengukur temperatur disetiap bagian yang sudah ditentukan pada saat penelitian untuk diambil datanya seperti suhu pada kondensor dan evaporator.

Gambar 3.28 Higrometer Gambar 3.29 Thermocouple c. Stopwatch

Stopwacth digunakan untuk mengukur selang waktu yang dibutuhkan dalam

pengambilan data selama penelitian berlangsung. d. Gelas ukur

Gelas ukur digunakan untuk mengukur volume air yang dihasilkan dari mesin penangkap air dari udara.

e. Timbangan

Timbangan digunakan untuk mengukur massa air yang dihasilkan mesin destilasi air dari udara.

Gambar 3.32 Timbangan f. Tachometer

Tachometer digunakan untuk mengukur rpm kecepatan putaran kipas.

3.5. Proses Pembuatan Mesin Destilasi Air dari Udara

Dokumen terkait