• Tidak ada hasil yang ditemukan

Alat Pemuas Kebutuhan Hidup Manusia

Dalam dokumen Sudut Bumi IPS Terpadu Kelas 7 Kurtubi 2009 (Halaman 61-65)

Bab 4 Usaha Manusia dalam Memenuh

C. Alat Pemuas Kebutuhan Hidup Manusia

pakaian, perumahan, dan sebagainya. Kebutuhan manusia makin hari makin meningkat. Karena kebutuhan makin meningkat, maka terjadi kelangkaan atau keterbatasan.

1. Kelangkaan atau Keterbatasan

Samakah barang-barang yang kamu beli sewaktu di SD dengan di SMP? Tentunya berbeda, bukan? Untuk mendapatkan kebutuhan yang makin hari makin beragam baik jenis maupun jumlah, maka tidak salah manusia selalu berusaha untuk mendapatkan benda-benda kebutuhan tersebut. Mengapa manusia begitu giat berlomba meme-nuhi kebutuhan hidupnya? Berikut ini adalah alasannya.

1) Banyak orang yang beranggapan bahwa barang-barang tersebut merupakan kebutuhan pokok bagi mereka. Contohnya, seseorang sudah cukup untuk sandang dan pangan, akan tetapi karena ingin cepat memiliki kendaraan mewah ia berupaya memaksakan diri untuk mendapatkan barang tersebut.

2) Barang (alat) pemuas kebutuhan tersebut sifatnya sangat terbatas. Keadaan inilah yang selalu disadari oleh manusia. Akibatnya, tidak sedikit manusia yang selalu menambah jam kerjanya, sekalipun telah pensiun dari perusahaan atau instansi pemerintahan, ia kembali bekerja di instansi atau perusahaan yang lainnya.

Permasalahan ekonomi

selalu berkisar pada

permasalahan

kelangkaan sumber-

sumber barang

kehidupan (kebutuhan)

yang diperlukan oleh

manusia.

Keterbatasan akan barang akan selalu menjadi pikiran setiap manusia. Mengapa demikian? Karena mereka sadar jumlah manusia makin hari makin bertambah, dan menurut seorang ahli, manusia bertambah menurut deret ukur, yaitu 1, 2, 4, 8, 16, ... dst. Sedangkan, kebutuhan pokok manusia bertambah menurut deret hitung, yaitu 1, 2, 3, 4, 5, ....

Dengan kenyataan seperti ini, timbullah suatu kekhawatiran pada diri setiap manusia bahwa kebutuhan hidup tidak akan terpenuhi apabila kita lengah dan lalai dalam kegiatan ekonominya.

Ma nusia dalam memenuh i kebutuha n h idupnya har us memperhatikan norma atau aturan yang ada, baik yang dibuat oleh manusia sendiri maupun agama. Oleh karena itu, manusia harus berhati- hati dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa perma- salahan ekonomi selalu berkisar pada permasalahan kelangkaan sumber- sumber barang kehidupan (kebutuhan) yang diperlukan oleh manusia. Bertambahnya jumlah manusia menyebabkan makin bertambah kebutuhan hidup manusia. Sedangkan, persediaan akan barang tersebut makin terbatas dan sulit untuk disesuaikan dengan jumlah manusia.

Beberapa sumber daya alam yang makin berkurang, baik kualitas maupun kuantitasnya adalah:

a. Tanah

Tanah merupakan sumber utama bagi kemakmuran. Secara kuantitatif, tanah tidak akan bertambah, sedangkan kesuburannya akan berkurang jika cara pengolahannya tidak bijak. Berdasarkan jenisnya, tanah dapat dikatakan sebagai sumber kehidupan manusia yang terbatas.

b. Air

Air merupakan sumber kemakmuran dan bersifat terbatas. Karena pengelolaan hutan dan sumber air yang tidak bijak, air bisa menjadi masalah, misalnya datangnya banjir atau mengakibatkan tanah longsor, seperti yang terjadi pada Februari 2007, hampir 90% ibukota Jakarta terendam banjir.

c. Hutan

Hutan termasuk sumber daya alam yang dapat diperbaharui, tetapi hal tersebut memerlukan waktu yang sangat lama. Pengolahan hutan yang tidak bijaksana akan menimbulkan malapetaka, misalkan saja banjir dan tanah longsor yang banyak menelan korban jiwa.

Gambar 4.8 Tanah Sumber: image.g oogle.com Gambar 4.9 Air Sumber: image.g oogle.com Gambar 4.10 Hutan Sumber: image.g oogle.com

d. Bahan Tambang (Bahan Galian)

Bahan tambang atau bahan galian merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, artinya jika habis kita tidak dapat mere- majakan kembali. Oleh karena itu, dalam pemanfaatan sumber daya alam, kita harus bijaksana dalam menggunakannya. Contoh bahan tambang atau bahan galian adalah besi, minyak bumi, tembaga, timah.

2. Macam-Macam Barang

Untuk mengelompokkan barang-barang pemenuh kebutuhan hidup manusia, kita dapat mengelompokkan berdasarkan wujudnya, kelangkaannya, hubungan dengan barang lain, dan tujuan peng- gunaannya.

a. Macam-Macam Barang Menurut Wujudnya

Berdasarkan wujudnya, barang-barang pemuas kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu benda dan jasa. Alat pemenuh kebutuhan hidup yang tergolong benda, di antaranya: makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, mobil, alat perlengkapan rumah tangga, televisi, dan radio. Untuk memperoleh alat pemenuh kebutuhan berupa benda ini, manusia diwajibkan berusaha. Upaya setiap orang untuk memenuhinya harus memperhitungkan kemampuan jika tidak akan merusak sistem perekonomian.

Gambar 4.11 Bahan tambang

Sumber: g oogle.com

Berdasarkan wujudnya,

barang-barang pemuas

kebutuhan manusia

dapat dibedakan

menjadi dua, yaitu

benda dan jasa.

Gambar 4.12 Barang menurut wujudnya

Sumber: image.g

Alat pemenuh kebutuhan yang berupa jasa diperlukan karena kemampuan manusia berbeda-beda sehingga apabila ada manusia yang ingin memenuhi kebutuhan tertentu, sedangkan dia sendiri tidak mampu memenuhi sendiri, ia harus meminta bantuan kepada orang lain yang mampu. Bantuan yang diberikan oleh orang lain dinamakan jasa. Beberapa jenis profesi yang tergolong pekerjaan jasa adalah tukang jahit, tukang sol, sopir, dokter, dan lain-lain.

b. Macam-Macam Barang Menurut Perlengkapan

Dilihat dari segi kelangkaannya, barang pemenuh kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu barang bebas atau barang nonekonomi dan barang ekonomi.

Barang bebas atau barang nonekonomi adalah barang yang dapat diperoleh tanpa pengorbanan dan jumlahnya tidak terbatas, seperti: air, udara, dan sinar matahari. Dalam keadaan tertentu, barang bebas ini keadaannya dapat berlimpah melebihi apa yang sebenarnya dibutuhkan sehingga untuk memperolehnya tidak diperlukan pengorbanan.

Barang ekonomi adalah barang yang jumlahnya terbatas sehingga untuk memperolehnya dibutuhkan pengorbanan tertentu. Suatu barang ekonomi memenuhi kriteria sebagai berikut.

a) digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup atau memiliki nilai pakai;

b) dapat ditukarkan dengan barang-barang yang lain; dan

c) jumlahnya terbatas dan selalu menimbulkan kekurangan, contohnya rumah, makanan, minuman, dan pakaian.

c. Macam-Macam Barang Menurut Hubungannya dengan Barang Lain

Ditinjau dari segi hubungan dengan barang-barang yang lain, barang pemenuh kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi dua bagian, yaitu barang pengganti atau barang substitusi dan barang pelengkap atau barang komplementer.

Barang pengganti atau barang substitusi adalah barang kebutuhan manusia yang dalam pemakaiannya dapat saling mengganti. Contohnya, bahan pangan beras dapat digantikan dengan jagung, sagu atau gandum.

Barang pelengkap adalah barang yang akan berguna jika digabungkan dengan barang yang lain. Barang tersebut baru akan berfungsi jika telah digabung dengan barang yang lainnya. Contohnya, mobil bermesin diesel dapat berjalan jika diisi dengan bahan bakar solar.

Manusia diciptakan dengan diberi hawa nafsu. Dalam mengelola hawa nafsu tersebut, terkadang manusia masih kalah sehingga mengikutinya. Apakah memang perlu macam- macam barang yang telah kamu pelajari yang sudah diklasifikasikan untuk digunakan saat ini. Kajilah secara ilmiah!

A

ktivitas Siswa

Dalam dokumen Sudut Bumi IPS Terpadu Kelas 7 Kurtubi 2009 (Halaman 61-65)

Dokumen terkait