• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aliran Arus Kas (Cashflow)

Dalam dokumen NASIBMU di DOMPETMU ~Extended Version~ (Halaman 38-49)

Yang akan kita lakukan pertama kali adalah menghitung aliran arus kas. Arus kas ini dapat diibaratkan dengan aliaran darah pada manusia sehingga aliran arus kas ini merupakan unsur dasar yang sangat penting dalam perencanaan keuangan. Ketika seseorang bermasalah dengan arus kas maka dia akan bermasalah dengan item perencanaan keuangan lainnya.

Isilah formulir aliran arus kas ini dengan lengkap sesuai dengan kondisi keuangan anda pada saat ini dengan benar dan sejujurnya.

Konsekuensi ditanggung masing-masing. Apabila ada data yang keliru atau dibuat-buat maka perencanaan yang akan kita lakukan pun menjadi tidak sempurna dan bahkan dapat menyesatkan. Untuk yang sudah berkeluarga, formulir ini harus diisi bersama antara suami dan istri agar hasilnya menjadi lebih valid.

Pada formulir aliran arus kas bulanan ini kita akan menemukan 2 buah bagian utama yaitu penghasilan bulanan dan juga pengeluaran bulanan.

Pada bagian penghasilan ini ada beberapa item antara lain adalah gaji suami, gaji istri, penghasilan bisnis dan penghasilan pasif (passive income)

Susanti : Jadi kalau sudah berkeluarga maka gaji digabung ya pak antara suami dan istri ?

Yes persis demikian Susanti karena ketika anda sudah menikah maka uang suami dan uang istri adalah uang bersama untuk keluarga. Demikian juga dengan bagian pengeluaran harus digabung antara pengeluaran suami dan istri.

Cash Flow Bulanan Nilai

Total Penghasilan Bulanan Total Pengeluaran Bulanan

NET CASH FLOW BULANAN

Cash Flow Bulanan

Henny : Pak penghasilan yang dimaksud itu khan penghasilan bulanan, bagaimana kalau suami saya mempunyai penghasilan bulanan sedangkan saya mempunyai pengasilan harian dari jualan pulsa ?

Hebat dan salut untuk Henny karena dia tidak hanya mempunyai penghasilan bulanan dari suami tetapi juga memiliki penghasilan harian. Seorang teman yang hidupnya sudah mapan pernah berpesan kepada saya untuk memiliki kebahagiaan finansial maka harus memiliki 3 sumber penghasilan yaitu :

1. Penghasilan harian yang biasanya didapat dari hasil berdagang 2. Penghasilan bulanan yang biasanya didapat dari gaji kantor 3. Penghasilan tahunan yang biasanya didapat dari bonus

tahunan, THR dan bisnis lainnya seperti sewa properti

Apabila anda memiliki penghasilan harian maka anda perlu mengkumulatifkannya menjadi bulanan dan kemudian masukkan ke dalam tabel pada baris penghasilan anda. Demikian juga untuk anda yang penghasilannya tidak rutin bulanan maka anda hitung

Penghasilan Bulanan Total

Gaji Suami Gaji Istri

Penghasilan Bisnis/Investasi Penghasilan Aktif Lain-lain Penghasilan Pasif (Pasive Income)

TOTAL PENGHASILAN BULANAN

Penghasilan Bulanan

berapa penghasilan setahun anda kemudian dibagi rata-rata setiap bulannya.

Joy : Pak contohnya hasil bisnis dan penghasilan pasif itu apa aja ya ?

Hasil bisnis ya seperti Henny tadi dia jualan pulsa sehingga punya hasil bisnis atau penghasilan tambahan berupa warung di rumah sedangkan penghasilan pasif itu adalah penghasilan dimana anda tidak perlu terlibat di dalamnya tetapi mendapatkan hasil dari bisnis tersebut. Contoh penghasilan pasif adalah dari hasil kost-kostan atau kontrakan rumah atau dari hasil bunga deposito yang anda dapatkan setiap bulannya.

Sekarang coba lihat bagian pengeluaran yang dibagi menjadi 4 kategori yaitu tabungan, keluarga, pribadi dan cicilan utang. Ketegori pertama, yaitu untuk tabungan atau investasi dapat berupa tabungan reguler atau deposito ataupun reksadana.

Tabungan & Investasi Anggaran

Tabungan (Regular) Tabungan Haji

Tabungan Rumah / Kendaraan Deposito Reksadana Unit Link Lain-Lain SUBTOTAL Tabungan & Investasi

Susanti : Kalau investasi berupa cicilan KPR pak ?

Cicilan KPR tidak termasuk dalam tabungan, itu nanti masuk dalam cicilan utang ya.

Kategori kedua, yaitu pengeluaran untuk keluarga yang dibagi menjadi 6 sub kategori yaitu pengeluaran untuk asuransi, rumah tangga, transportasi, anak, bantuan keluarga & sosial dan pekerja rumah.

Premi Asuransi Anggaran Asuransi Jiwa Asuransi Kesehatan Asuransi Kendaraan Asuransi Rumah Asuransi Kecelakaan Asuransi Lain-lain SUBTOTAL

Rumah Tangga Anggaran

Sewa Rumah (Kost) Makan Keluarga Di Rumah Listrik Telepon TV kabel Air / PAM Gas Kebersihan / Keamanan Grocery / Belanja Bulanan Perawatan Rumah Rekreasi Keluarga Lain-lain SUBTOTAL Transportasi Anggaran Bensin Tol Parkir

Kendaraan Umum (Taksi) Perawatan Kendaraan Pajak Kendaraan Lain-lain

SUBTOTAL

Anak Anggaran

Uang Sekolah Les Tambahan Buku Pelajaran Sekolah Ekstra Kurikuler Makan Siang Jajan

Transportasi / Antar Jemput Pakaian

Kesehatan (Obat & Dokter) Susu Pampers Mainan Handphone Anak Tabungan Anak Langganan Majalah Lain-lain SUBTOTAL

Bantuan Keluarga & Sosial Anggaran

Bantuan Keluarga Bantuan Adik / dll Hadiah Perkawinan / Ultah Arisan

Sedekah/ zakat/ perpuluhan Sumbangan Lain

Lain-lain

SUBTOTAL

Pekerja Rumah Anggaran

Pembantu Baby Sitter Supir Satpam Tukang Kebun Lain-lain SUBTOTAL Keluarga

Kategori ketiga, yaitu pengeluaran pribadi. Pengeluaran untuk keluarga itu digunakan bersama-sama anggota keluarga misalkan biaya listrik, uang dapur, uang rekreasi, bantuan keluarga, transportasi dan kebutuhan anak. Sedangkan pengeluaran pribadi yaitu pengeluaran yang dinikmati sendiri saja misalkan buat hobi, baju, sepatu, make up, pulsa HP, rokok, dll.

Kategori keempat, yaitu cicilan yang anda bayarkan setiap bulannya bisa berupa cicilan KPR, KTA, pinjaman kendaraan bermotor, pinjaman kantor, atau pinjaman kartu kredit.

Pribadi Anggaran

Hobi Pakaian Sepatu Tas

Aktifitas / Member Group Kosmetik / Parfum Salon

Pijat

Kesehatan (Obat & Dokter) Entertainment Olah Raga Handphone Makan di luar Kursus Majalah Rokok Lain-lain SUBTOTAL Pribadi

Kalau anda sudah mengisi keempat kategori tersebut tahap berikutnya adalah menghitung komposisi aliran kas bulanan anda dengan kriteria rasio sebagai berikut :

Jenis Pengeluaran Minimal Ideal

Tabungan/ Investasi 10% 30%

Keluarga 40% 40%

Pribadi 20% 20%

Cicilan Utang 30% 10%

Susanti : Maksudnya minimal dan ideal itu apa ?

Minimal artinya adalah rasio minimal yang harus anda penuhi dan perlahan-lahan anda geser cashflow anda menjadi ideal. Bagaimana hasil aliran kas kalian ?

Rully : Minus pak. Hehehe

Cicilan & Angsuran Anggaran

Rumah / Apartemen Kendaraan Kartu Kredit KTA Pinjaman Kantor/Koperasi Lain-lain SUBTOTAL Cicilan & Angsuran

Kalau minus coba periksa lagi item mana yang bisa anda kurangi. Jadi bayangkan kalau di atas kertas saja sudah minus bagaimana dengan kondisi yang sesungguhnya. Anda secara rasio problem dimana Rully ?

Rully : Di cicilan pak, lebih dari 50%.

Oke, coba anda periksa bagian item mana yang bisa diminimalkan lagi, masalah utang nanti kita akan bahas di sesi selanjutnya.

David : Saya masih ada sisa pak, ini harus diapakan ?

Kalau ada sisa maka sisa ini diambil saja sebagai bagian yang bisa anda sisihkan sehingga menambah porsi dari tabungan anda. Ini ada tips untuk anda supaya aliaran kas anda tidak habis di tengah jalan.

Henny : Nah ini penting nih, gimana pak ?

Setelah anda menghitung kebutuhan pengeluaran bulanan anda selanjutnya anda turunkan anggaran bulanan tersebut menjadi mingguan. Misalkan anda menganggarkan biaya makan keluarga di rumah 1,2 juta per bulan diturunkan menjadi mingguan, jadi kalau pada bulan ini ada 4 minggu maka jatah makan keluarga anda tiap minggu adalah 300 ribu. Contoh lain misalkan biaya listrik 200 ribu sebulan dan ini akan dibayarkan pada minggu

ketiga. Setelah anda turunkan anggaran bulanan menjadi mingguan maka saat ini anda tahu berapa uang yang harus anda siapkan setiap minggunya dan anda hanya boleh mengambil uang anda sejumlah yang diperlukan pada minggu tersebut saja.

David : Wah kalau gini harusnya gaji bisa bertahan sampai akhir bulan ya ?

Betul kalau tidak diturunkan menjadi anggaran mingguan bisa jadi gaji anda 5 koma alias tanggal 5 sudah koma. Hehehe. Nih contoh pengeluaran bulanan yang sudah diturunkan ke pengeluaran mingguan.

Henny : Jadi minggu pertama hanya boleh ambil uang sebesar 1.475.000 saja ?

Benar sekali Henny.

No. Pengeluaran Bulanan Minggu 1 Minggu 2 Minggu 3 Minggu 4 1 Uang dapur 1.500.000 375.000 375.000 375.000 375.000 2 Uang sekolah anak 600.000 600.000

3 Listrik 500.000 500.000

4 Uang keamanan 75.000 75.000

5 Cicilan rumah 3.000.000 3.000.000

Dalam dokumen NASIBMU di DOMPETMU ~Extended Version~ (Halaman 38-49)