3. Desain Produk (Product Design)
4.4 Alternatif Strategi Bagi Zaibatsu Footwear
Untuk mengetahui perancangan alternatif strategi bisnis bagi Zaibatsu Footwear menggunakan atribut produk dengan tinjauan faktor internal, eksternal dan
persaingan, maka diperlukan kerangka kerja atau alat analisis khusus Blue Ocean yaitu kerangka kerja empat langkah. Kerangka kerja empat langkah bertujuan membangun sebuah strategi Samudera Biru didalam pasar yang sudah ada.
Kerangka kerja 4 langkah terbentuk berdasarkan kurva nilai Blue Ocean yaitu pengurangan biaya dan penambahan nilai-nilai kompetitif produk. Strategi samudra biru sendiri merupakan strategi yang memberikan pandangan berbeda yaitu keluar dari alternatif-alternatif yang telah biasa dilakukan oleh pesaing dalam berusaha memenangkan persaingan. Konsep yang terkenal dalam Samudra Biru adalah penciptaan pasar baru bagi non konsumen. Untuk membuat kerangka kerja empat langkah, dilakukan pembahasan 4 faktor penting dalam menciptakan kurva nilai yaitu Mengurangi dan Menghilangkan sumber biaya serta Meningkatkan dan menciptakan nilai-nilai baru didalam perusahaan. Faktor-faktor tersebut adalah :
Hilangkan
Tujuan faktor “Hilangkan” adalah untuk memotong biaya-biaya yang digunakan dalam persaingan yang dianggap pembebanan tersebut hanya berdampak kecil.
a) Tiadakan Brand Endorser seperti band-band yang sampai saat ini sering dilakukan oleh Zaibatsu Footwear karena dana yang keluar terlalu cepat mengalir dan sering dilakukan berkala sehingga terlalu memakan biaya promosi.
Meninjau dengan menutupi kelemahan poin 4 (Menelan kerugian hingga 50 jt pada awal tahun berdiri untuk promosi dan kebutuhan pemasaran), memperkuat kekuatan poin 3 (Backup/posisi keuangan yang baik)yang juga sebagai faktor kompetitif dibidang posisi keuangan. Dengan begitu akan memperingan beban perusahaan dalam menghadapi persaingan yang telah ada karena perusahaan dapat mengalokasikan biaya untuk hal yang berdampak lebih baik dalam menghadapi persaingan.
b) Memperhatikan optimalisasi pelayanan pra dan purna jual konsumen yang lebih efektif, maka hilangkan pembagian Flyer atau Brosur yang tidak perlu. Gunakan media promosi tersebut hanya pada saat expo, pameran dan kegiatan yang membawa dampak besar.
Meninjau dengan memperkuat kekuatan poin 3 (Backup/posisi keuangan yang baik) dan mengatasi kekurangan poin 3 (Belum adanya, selling kit seperti katalog cetak) dan 5 (Menelan kerugian hingga 50 jt pada awal tahun berdiri untuk promosi dan kebutuhan pemasaran). Selain itu juga mengefektifkan pemanfaatan peluang poin 3 (Makin banyaknya event kewirausahaan yang dilakukan oleh perusahaan untuk menstimulasi pertumbuhan entrepreneur, seperti seminar, expo, sponsorship yang dapat dijadikan kesempatan promosi bagi perusahaan), 4 (Terus meningkatnya jumlah mahasiswa yang
merupakan target perusahaan tiap tahun), mengurangi dampak ancaman poin 2 (22 perusahaan alas kaki asing telah menginvestasikan di Indonesia sejumlah $ 2 milliar pada akhir tahun 2011 lalu), 4 (Pesaing utama, Brodo dan Amble yang makin gencar berpromosi). Selain itu juga membantu mempertahankan keunggulan kompetitif posisi keuangan.
Kurangi
Tujuan dari Faktor “Kurangi” adalah untuk membatasi produk atau layanan yang dianggap terlalu mengikuti alur atau pola persaingan dan kurang efektif.
a) Kurangi frekuensi pembelian bahan baku ke supplier untuk menghemat biaya pengiriman dan transportasi. Lakukan pembelian berkala yang baik sesuai dengan perencanaan persediaan dan jangka waktu pembelian yang efektif.
Meninjau dengan merespon kelemahan poin 2 (Jauhnya lokasi bahan baku yaitu di bandung menjadi faktor peningkat biaya transportasi/angkut dan perencanaan supply yang lebih efisien dan efektif) dan meningkatkan kekuatan poin 5 (Perencanaan persediaan dan penggunaan bahan baku yang efektif) sekaligus mempertahankan faktor manajemen sebagai keunggulan kompetitif. Secara tidak
langsung aktivitas ini akan mengurangi tekanan yang muncul atas kekuatan daya tawar pemasok.
b) Demi Mempertahankan kualitas produk dan penghematan biaya bagi faktor-faktor atribut produk, maka kurangi komisi pekerja perproduk dan berlakukan sistem gaji pokok yang lebih tinggi bagi karyawan dan pemberlakuan kontrol kualitas bagi sepatu yang diproduksi untuk menghindari kecacatan dan bila perlu memberikan sanksi bagi human error yang disengaja seperti produksi sebanyak-banyaknya untuk mengejar komisi persepatu.
Meninjau dengan memanfaatkan kekuatan poin 3 (Backup/posisi keuangan yang baik.), mengurangi kelemahan poin 1 (Fokus dan kinerja produksi yang harus terkadang menurun karena penggunaan karyawan produksi/buruh dengan sistem pembayaran produksi perproduk) serta memperkuat kekuatan poin 1 (Produk berkualitas, tahan lama dan modis), 4 (Loyalitas pekerja yang senantiasa terjaga dengan baik) , 5 (Perencanaan persediaan dan penggunaan bahan baku yang efektif). Hal ini sekaligus mempertahankan keunggulan kompetitif posisi keuangan, manajemen dan kualitas produk.Perbaikan internal yang semacam ini secara tidak langsung meringankan beban perusahaan atas kekuatan persaigngan baru maupun yang telah ada,
daya tawar konsumen dan potensi munculnya barang subsitusi karena kualitas produk dan nilai jual semakin baik.
Tingkatkan
Tujuan dari faktor “ Tingkatkan” adalah untuk menambah atau menaikkan standar-standar baik yang telah tercipta dari konsumen atas manfaat-manfaat yang telah dinikmati mereka.
a) Perluas cangkupan model sepatu terutama pada atribut produk – desain produk yaitu aksesoris yang menarik. Selain itu juga pertahankan standar kualitas, inovasi produk, model/desain dan karakteristik sepatu yang telah ada dan model-model yang akan diciptakan selanjutnya. Dengan begitu, Pemenuhan atribut produk pada desain produk menjadi terpenuhi.
Meninjau dengan memanfaatkan kekuatan poin 2 (Program penjualan yang baik, reseller, website, forum jual beli, kerjasama toko, expo, seminar dan sponsorship dan distro)dan mendukung penciptaan solusi untuk kelemahan poin 2 (Minimnya variasi produk (Baru tersedia 5 model) namun akan diluncurkan 5 model tambahan tahun 2013) serta menggunakan keunggulan Kompetitif Zaibatsu dibidang Kualitas Produk dan Inovasi. Disini perusahaan dapat mempersulit masuknya
pesaing baru sekaligus memberikan kendali lebih baik atas tekanan pesaing yang telah ada dan daya tawar konsumen.
b) Agar dapat meningkatkan akses pembelian dan layanan pra dan purna jual pada atribut produk fitur produk, maka gencarkan kerjasama dengan toko-toko, sponsorshipevent-event kawula muda, expo, seminar dll agar menghemat biaya sekaligus menggencarkan promosi namun pemilihan kerjasama tetap seselektif mungkin.
Meninjau dengan memanfaatkan peluang poin 3 (Makin banyaknya event kewirausahaan yang dilakukan oleh perusahaan untuk menstimulasi pertumbuhan entrepreneur, seperti seminar, expo, sponsorship yang dapat dijadikan kesempatan promosi bagi perusahaan) , 5 (Makin bertumbuhnya distro-distro dan toko fashion sebagai peluang kerjasama) ,6 (Produk dalam negeri makin diminati dan dikampanyekan secara aktif) dan secara tidak langsung menutupi kelemahan poin 5 (Menelan kerugian hingga 50 jt pada awal tahun berdiri untuk promosi dan kebutuhan pemasaran.)serta antisipasi ancaman poin 4 (22 perusahaan alas kaki asing telah menginvestasikan di Indonesia sejumlah $ 2 milliar pada akhir tahun 2011 lalu), 3 (Association (FDRA) ingin menjadikan industri Indonesia sebagai supplier prospektif dan sumber bahan baku untuk masa 5 sampai 10 tahun kedepan/ jangka depan masa depan), 4 (Pesaing utama, Brodo
dan Amble yang makin gencar berpromosi) serta mendorong penambahan Pangsa pasar pada kekurangan kompetitif Zaibatsu. Kekuatan persaingan dalam pasar dan daya tawar konsumen pun lebih dapat ditekan dengan hal ini.
c) Tingkatkan efisiensi pengadaan bahan baku melalui kontrak kerjasama dengan supplier untuk pengambilan bahan baku berskesinambungan serta menjalin relasi yang baik agar mendapatkan harga dan kualitas bahan yang kompetitif. Dengannya, Atribut produk terkait mempertahankan kualitas produk dan harga yang terjangkau pada fitur produk juga makin terpenuhi.
Meninjau dengan memperkecil kelemahan poin 2 (Jauhnya lokasi bahan baku yaitu di bandung menjadi faktor peningkat biaya transportasi/angkut dan perencanaan supply yang lebih efisien dan efektif), 3 (Retailer Amerika yang tergabung dalam Footwear Distributors and Retailers Association (FDRA) ingin menjadikan industri Indonesia sebagai supplier prospektif dan sumber bahan baku untuk masa 5 sampai 10 tahun kedepan/ jangka depan masa depan) dan mempertahankan keunggulan kompetitif posisi keuangan. Hal ini secara jelas dapat memperkecil daya tawar pemasok dan secara tidak langsung mempermudah kendali atas kekuatan lainnya karena efisiensi dan efektifitas sumberdaya yang dimiliki perusahaan.
d) Tingkatkan pemasaran online, maksimalisasi webite dan media online lainnya seperti facebook, twitter dalam pertukaran informasi, promosi dan penjualan untuk meningkatkan apresiasi konsumen, layanan dan penghematan biaya pemasaran.
Meninjau dengan memanfaatkan kekuatan poin 2 (Program penjualan yang baik, reseller, website, forum jual beli, kerjasama toko, expo, seminar dan sponsorship dan distro) ,6 (Website yang interaktif dan menarik.), mengurangi kelemahan poin 3 (Belum adanya, selling kit seperti katalog cetak), 5 (Menelan kerugian hingga 50 jt pada awal tahun berdiri untuk promosi dan kebutuhan pemasaran), memanfaatkan peluang poin 4 (Terus meningkatnya jumlah mahasiswa yang merupakan target perusahaan tiap tahun) yang mana mahasiswa lebih banyak menggunakan media sosial saat ini. Hal ini juga meningkatkan faktor kompetitif dalam hal layanan konsumen, posisi keuangan serta membantu mengatasi kekurangan kompetitif dibidang pangsa pasar. Membantu memperkecil kekuatan persaingan didalam pasar.
Ciptakan
Tujuan dari faktor “Ciptakan” adalah menemukan apa yang akan menciptakan permintaan atau pasar baru sebagai peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan.
a) Menambah nilai manfaat pada kualitas produk agar mudah dibersihkan, maka Zaibatsu juga memproduksi atau menjual alat pembersih sepatu yang dapat dijual terpisah maupun satu paket.
Meninjau dengan mengokohkan kekuatan poin 1 (Produk berkualitas, tahan lama dan modis), menanggulangi ancaman poin 1 (Kreatifitas produk , strategi harga dan inovasi model sepatu yang dilakukan pesaing lain seperti model croc, sepatu lipat) dan 4 (Pesaing utama, Brodo dan Amble yang makin gencar berpromosi). Hal ini juga sekaligus menambah keunggulan kompetitif dibidang inovasi. Melalui diversifikasi terkait ini, perusahaan terbantu dalam mengendalikan kekuatan produk subsitusi, daya tawar konsumen, pesaing baru dan pesaing yang telah ada.
b) Mengeluarkan garansi produk seperti garansi tukar jika nomor tidak cocok untuk pembeli online atau garansi kualitas dan perbaikan untuk jangka waktu tertentu.
Meninjau dengan mempertahankan kekuatan poin 1 (Produk berkualitas, tahan lama dan modis) dan sekaligus memperkuat keunggulan kompetitif kualitas produk serta membantu menghadapi tekanan yang muncul dari kekuatan persaingan yang telah ada, pesaing baru dan daya tawar konsumen.
c) Manfaatkan Reseller dengan membuat program reseller get reseller, membentuk gathering dan sharing community dan label verified seller bagi reseller Zaibatsu agar dapat membangun relasi yang lebih baik.
Meninjau dengan memanfaatkan kekuatan poin 2 (Program penjualan yang baik, reseller, website, forum jual beli, kerjasama toko, expo, seminar dan sponsorship dan distro), memaksimalkan peluang poin 1 (200 lebih reseller yang tersebar di berbagai area di jakarta dan daerah diluarnya) serta juga membantu mengatasi kekurangan kompetitif kurangnya pangsa pasar perusahaan.Akan membantu meringankan kekuatan akibat tekanan pesaing baru dan persaingan dipasar yang telah ada.
d) Mempertahankan nilai konsumen pada atribut produk – Brand dan pencitraan, maka disarankan menciptakan program Product/Brand ambassador kalangan mahasiswa agar mereka dapat mempromosikan dan
mengenalkan produk Zaibatsu keteman-teman mereka dengan cara mengenalkan produk dan meminta kesediaan mereka dengan timbal balik ekslusif seperti sertifikat, pencantuman nama dan data diri sebagai
Brand/Product ambassador di website, forum perusahaan dan meda lainnya
serta akan selalu diikut sertakan secara gratis ke event-event Zaibatsu. Dengan begitu, penujuan target konsumen Zatbatsu footwear lebih tepat serta menghemat biaya promosi dan juga menambah nilai jual.
Meninjau dengan memanfaatkan peluang poin 4 (Terus meningkatnya jumlah mahasiswa yang merupakan target perusahaan tiap tahun) dan juga sekaligus membantu menutupi kelemahan poin 5 (Menelan kerugian hingga 50 jt pada awal tahun berdiri untuk promosi dan kebutuhan pemasaran.). Hal ini juga akan membantu mempertahankan keunggulan kompetitif posisi keuangan, memperluar pangsa pasar yang mana hal tersebut masih menjadi kekurangan Zaibatsu Footwear. Daya tawar konsumen dan kendali dalam persaingan didalam pasar serta pesaing baru dapat dikendalikan lebih mudah.
e) Bentuk program-program marketing unik seperti Tukar sepatu lama ke produk Zaibatsu, kompetisi musik anak muda, fotografi produk Zaibatsu, lomba artikel pengalaman menggunakan produk, kompetisi tag / retweet berhadiah di jejaring sosial, Penghargaan kontribusi lingkungan dll untuk meningkatkan pencitraan brand, penghematan biaya serta nilai-nilai baru yang unik bagi konsumen.
Meninjau dengan mengatasi kelemahan poin 5 (Menelan kerugian hingga 50 jt pada awal tahun berdiri untuk promosi dan kebutuhan pemasaran.), Memperkecil dampak ancaman poin 1 (Kreatifitas produk , strategi harga dan inovasi model sepatu yang dilakukan pesaing lain seperti model croc, sepatu lipat), 2 (22 perusahaan alas kaki asing telah menginvestasikan di Indonesia sejumlah $ 2 milliar pada akhir
tahun 2011 lalu), 3 (Retailer Amerika yang tergabung dalam Footwear Distributors and Retailers Association (FDRA) ingin menjadikan industri Indonesia sebagai supplier prospektif dan sumber bahan baku untuk masa 5 sampai 10 tahun kedepan/ jangka depan masa depan) ,4 (Pesaing utama, Brodo dan Amble yang makin gencar berpromosi). Promosi inovatif semacam ini juga akan menutupi kekurangan-kekurangan kompetitif seperti kurangnya inovasi, pangsa pasar yang kurang dan meningkatkan layanan konsumen. Kekuatan produk pengganti, barang subsitusi, daya tawar konsumen dan respon persaingan dalam pasar dapat dikendalikan.
Keseluruhan faktor-faktor tersebut akan berpadu dan membantu PT Vorell Prima Sukses dalam menciptakan sebuah Samudera biru bagi Zaibatsu Footwear. Kerangka kerja empat langkah tidak hanya akan membantu perusahaan mengetahui faktor-faktor kompetitif mana yang tidak relevan tapi juga kepentingan dan nilai-nilai manfaat konsumen.Dengan membahas dan menentukan tindakan dari empat faktor ini, maka perusahaan secara bersamaan menciptakan inovasi kurva nilai baru bagi Zaibatsu Footwear sebagai respon kompetitif yang lebih baik.
Terangkum, Kerangka Kerja 4 Langkah yang telah tercipta adalah :
a) Tiadakan Brand/Product Endorser
b) Hilangkan Pembagian Flyer yang tidak perlu
Kurangi
a) Kurangi Frekuensi pembelian bahan baku untuk menghemat biaya b) Kurangi komisi produksi untuk penambahan gaji pokok
Tingkatkan
a) Optimalkan inovasi produk, penambahan model/desain
b) Gencarkan kerjasama toko-toko, event-event ,expo, seminar dll
c) Tingkatkan pengadaan bahan baku dengan kontrak kerjasama supplier d) Maksimalkan pemanfaatan media online untuk promosi dan penjualan
Ciptakan
a) Penciptaan produk diversifikatif alat pembersih sepatu b) Menciptakan garansi bagi produk-produk Zaibatsu c) Program pemberdayaan Reseller
d) Penciptaan program Product/Brand ambassador e) Bentuk program marketing yang unik