BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.3. Analisa Keberhasilan Alat
Pengujian untuk menganalisa tingkat keberhasilan alat dilakukan dengan memberikan 3 file musik dengan nama Sample1.wav, Sample2.wav, dan Sample3.wav.
Ketiga file ini berisi data musik dengan variasi nada tertentu. Ketiga file ini mempunyai tempo yang berbeda-beda. Tempo file ini diukur menggunakan perangkat lunak
AudioRetoucher. Sample1.wav mempunyai tempo 80 bpm. Tempo file Sample2.wav sebesar 99 bpm. Tempo file Sample3.wav terukur 120 bpm.
Pengujian alat dibagi menjadi 2 pengujian. Pengujian pertama yaitu pengujian nyala lampu berdasarkan variasi nada. Kondisi lampu yang diharapkan dinyatakan dalam Tabel 3.3. Pengujian kedua yaitu pengujian dengan melihat keluaran driver LED. Keluaran
driver LED diharapkan mampu menghasilkan tegangan keluaran yang berbeda-beda berdasarkan tempo musik. Tabel 3.4 menyatakan pengaturan nilai duty cycle PWM berdasarkan tempo. Nilai duty cycle PWM yang diberikan pada driver LED menentukan besar tegangan keluaran driver LED.
Data pengujian nyala lampu dengan masukan file Sample1.wav ditunjukkan oleh Tabel 4.2. Hasil pengujian dengan masukan file Sample2.wav diberikan dalam Tabel 4.3. Tabel 4.4 menunjukkan hasil pengujian nyala lampu dengan masukan file Sample3.wav. Pada Tabel 4.2, Tabel 4.3, dan Tabel 4.4 kondisi lampu hasil pengujian dibandingkan dengan kondisi lampu yang diharapkan berdasarkan variasi nada.
Pada Tabel 4.4 terdapat kondisi dimana seluruh lampu diharapkan dalam kondisi mati. Hal ini disebabkan nada yang diberikan pada sistem mempunyai nilai di luar jangkauan yang dibuat. Sistem dirancang untuk mendeteksi nada C4, D4, E4, F4, G4, A4, dan B4. Di luar jangkauan nada yang ditentukan akan membuat semua lampu dalam kondisi mati. Pada file Sample3.wav, terdapat nada C5. Nada C5 berada di luar jangkauan perancangan sehingga seluruh lampu diharapkan dalam kondisi mati. Pada saat nada yang diberikan pada sistem berupa nada C5, sistem mampu memberikan kondisi yang diharapkan yaitu seluruh lampu mati.
Dari Tabel 4.2, Tabel 4.3, dan Tabel 4.4 diketahui bahwa alat berhasil memberikan kondisi nyala lampu sesuai yang diharapkan. Sistem mampu memberikan variasi kondisi nyala lampu sesuai variasi nada yang diberikan. Ketika sistem diberi masukan di luar kemampuan sistem, sistem mampu memberikan kondisi yang diharapkan yaitu seluruh lampu dalam kondisi mati. Sistem sepenuhnya berhasil memberikan variasi kondisi nyala lampu untuk merepresentasikan variasi nada yang merupakan tujuan penelitian ini.
Tabel 4.2. Hasil pengujian kondisi nyala lampu dengan masukan file Sample1.wav Ketukan
ke- Nada
Kondisi lampu yang diharapkan Kondisi lampu hasil pengujian Merah Hijau Biru Merah Hijau Biru 1 C4 on Off off on off Off
2 D4 on On off on on Off
3 E4 off On off off on Off
4 F4 off On on off on On
5 C4 on Off off on off Off
6 D4 on On off on on Off
7 E4 off On off off on Off
8 F4 off On on off on On
9 C4 on Off off on off Off
10 D4 on On off on on Off
11 E4 off On off off on Off
12 F4 off on on off on On
13 C4 on off off on off Off
14 D4 on on off on on Off
15 E4 off on off off on Off
16 F4 off on on off on On
17 C4 on off off on off Off
18 D4 on on off on on Off
19 E4 off on off off on Off
20 F4 off on on off on On
21 C4 on off off on off Off
22 D4 on on off on on Off
23 E4 off on off off on Off
Tabel 4.3. Hasil pengujian kondisi nyala lampu dengan masukan file Sample2.wav Ketukan
ke- Nada
Kondisi lampu yang diharapkan Kondisi lampu hasil pengujian Merah Hijau Biru Merah Hijau Biru 1 C4 on off off on off Off
2 D4 on on off on on Off
3 E4 off on off off on Off
4 D4 on on off on on Off
5 E4 off on off off on Off
6 F4 off on on off on On
7 E4 off on off off on Off
8 F4 off on on off on On
9 G4 off off on off off On
10 F4 off on on off on On
11 G4 off off on off off On
12 A4 on off on on off On
13 G4 off off on off off On
14 A4 on off on on off On
15 B4 on on on on on On
16 B4 on on on on on On
Tabel 4.4. Hasil pengujian kondisi nyala lampu dengan masukan file Sample3.wav Ketukan
ke- Nada
Kondisi lampu yang diharapkan Kondisi lampu hasil pengujian Merah Hijau Biru Merah Hijau Biru 1 C4 on off off on off Off
2 E4 off on off off on Off
3 G4 off off on off off On
4 C5 off off off off off Off
5 C5 off off off off off Off
6 G4 off off on off off On
7 E4 off on off off on Off
Pengujian tegangan keluaran driver LED dengan masukan yang mempunyai tempo berbeda-beda dinyatakan dalam Gambar 4.13, Gambar 4.14, dan Gambar 4.15. Gambar 4.13 menyatakan hasil pengujian terhadap driver LED warna merah. Pengujian terhadap
driver LED warna hijau diberikan pada Gambar 4.14. Gambar 4.15 menunjukkan hasil pengujian untuk driver LED warna biru.
Dari Gambar 4.13 diperoleh bahwa tegangan keluaran yang dihasilkan driver LED warna merah tidak sesuai yang diharapkan. Gambar 4.16 menunjukkan galat tegangan keluaran driver LED hasil pengujian dengan tegangan keluaran driver LED yang diharapkan berkisar antara 6,39% sampai 14,09%. Rata-rata galat sebesar 10,44%. Namun, tegangan keluaran driver LED meningkat seiring peningkatan nilai tempo. Driver LED warna merah tidak berhasil memberikan tegangan keluaran yang diharapkan tetapi tetap mampu menghasilkan terang redup (ditunjukkan dengan perbedaan tegangan keluaran
driver yang berbeda) sesuai perubahan tempo.
Gambar 4.13. Grafik hasil pengujian driver LED warna merah terhadap tempo
Gambar 4.14 menunjukkan driver LED warna hijau mampu mengeluarkan tegangan keluaran sesuai dengan yang diharapkan. Gambar 4.16 menunjukkan galat tegangan keluaran yang diharapkan dengan tegangan keluaran hasil pengujian berkisar antara 1,41% sampai dengan 3,53%. Rata-rata galat sebesar 2,30%. Galat tegangan keluaran tidak lebih dari 5%. Driver LED mampu memberikan tegangan keluaran yang semakin meningkat seiring peningkatan nilai tempo yang diberikan. Driver LED mampu menghasilkan terang redup untuk lampu warna hijau (tegangan keluaran yang berbeda) berdasarkan perbedaan tempo.
13,00 14,00 15,00 16,00 80 90 100 110 120 T eg an g an k el u ar an d ri ve r L E D ( V ) Tempo (bpm)
Hasil pengujian driver LED warna merah terhadap perubahan tempo
Yang diharapkan Hasil pengujian alat
Gambar 4.14. Grafik hasil pengujian driver LED warna hijau terhadap tempo
Driver LED warna biru mampu memberikan tegangan keluaran sesuai yang diharapkan seperti dinyatakan dalam Gambar 4.15. Gambar 4.16 menunjukkan galat tegangan keluaran yang diharapkan dengan tegangan keluaran hasil pengujian tidak lebih dari 5%. Galat tegangan keluaran driver LED warna biru berkisar antara 0,21% sampai dengan 1,10%. Rata-rata galat sebesar 0,61%. Driver LED warna biru mampu menghasilkan terang redup untuk lampu warna biru (tegangan keluaran yang berbeda) berdasarkan tempo yang berbeda-beda. Rata-rata galat keluaran driver LED terhadap tempo untuk driver LED warna merah, hijau, dan biru sebesar 4,45%.
Gambar4.15. Grafik hasil pengujian driver LED warna biru terhadap tempo
18 19 20 21 22 80 90 100 110 120 T eg an g an k el u ar an d ri ve r L E D ( V ) Tempo (bpm)
Hasil pengujian driver LED warna hijau terhadap perubahan tempo
Yang diharapkan Hasil pengujian alat
19 19,5 20 20,5 21 80 100 120 T eg ang an ke lua ra n dr iv e r L E D (V ) Tempo (bpm)
Hasil pengujian driver LED warna biru terhadap perubahan tempo
Yang diharapkan Hasil pengujian alat
Gambar4.16. Grafik galat hasil pengujian driver LED terhadap tempo