• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Analisa Kualitas Air

Penelitian kualitas air baku dilakukan dengan menggunakan tabung penyaring saringan pasir cepat yang dilengkapi dengan bahan media filtrasi arang aktif dan batu zeolit. Air baku yang digunakan berasal dari air sungai tallo jalan inspeksipam.

Pemeriksaan uji sampel air dilakukan di Laboratorium Kimia Instrument Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Dengan menggunakan peralatan/metode oven dan HACH 2100AN turbidimeter. Berikut ini adalah hasil data sampel air sebelum penyaringan yaitu :

a. Uji kualitas air sebelum penyaringan

Tabel 6. Hasil uji laboratorium air sampel sebelum penyaringan

No. Parameter Konsentrasi 416/MENKES/PER/IX/1990PERMENKES RI Ket.

1 TDS (mg/l) 38 1500 Layak

2 Kekeruhan (NTU) 15.3 25 Layak

3 Kandungan Zat

Cl 0.0128% 600 mg/L Layak

Ba 0.0035%

Fe 0.0032% 1,0 mg/L Layak

Sb 0.0016%

Sn 0.0014%

Tabel 6. Menunjukkan bahwa air baku dari sungai tallo mengandung TDS sebanyak 38 mg/l, kekeruhan (NTU) sebanyak 15,3 NTU dan dengan kandungan zat yaitu : H2O sebanyak 98,42%, Na (Natrium) : 1,21%, Si (Silicon) : 0,17%, Al (Aluminium) : 0,10%, Mg (Magnesium) : 0,0715%, Cl (Chlorine) : 0,0128%, Ba (Barium) : 0,0035%, Fe (Besi) : 0,0032%, Sb (Antimon) : 0,0016%, Sn (Timah) : 0.0014%. Secara umum persyaratan kualitas air baku menurut PERMENKES RI 416/MENKES/PER/IX/1990 kandungan TDS, Kekeruhan dan kandungan Fe dan Cl di sungai tallo berada dibawah standar persyaratan air bersih yang di perbolehkan sehingga layak untuk digunakan. Tetapi sebaiknya perlu adanya suatu proses penyaringan pada air tersebut.

b. Uji kualitas air setelah penyaringan

Hasil data uji laboratorium sampel air sungai tallo dengan menggunakan satu tabung dan dua tabung. Percobaan pertama menggunakan satu tabung dengan ketebalan media (arang aktif :19cm, batu zeolit : 12cm), percobaan kedua (arang aktif : 12cm, batu zeolit : 19cm), dan dua tabung menggunakan ketebalan dengan percobaan pertama (arang aktif : 40cm, dan batu zeolit : 40cm), percobaan kedua (arang aktif : 20cm, batu zeolit : 25cm, dan arang aktif : 20cm, batu zeolit : 25cm) dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel 7. Hasil uji laboratorium (TDS dan Kekeruhan) sebelum dan sesudah penyaringan

No. Parameter Satuan Sampel Perc.1 Perc.

2 PERMENKES RI Ket. 3 Kekeruhan NTU 15.3 13.6 11.9

25 Layak

1 Tabung

4 Kekeruhan2 Tabung NTU 15.3 13 12

Gambar 5. Grafik Hasil Percobaan TDS

Gambar 6. Grafik Hasil Percobaan Kekeruhan (NTU)

38 38

Tabel 7. Menunjukkan bahwa setelah dilakukan penyaringan media filtrasi arang aktif dan batu zeolit menggunakan satu tabung dan dua tabung dapat di lihat perbedaannya dengan menggunakan satu tabung pada percobaan pertama dapat mengurangi TDS 38 mg/l menjadi 28 mg/l, kekeruhan 15,3 NTU menjadi 13,6 NTU, dan percobaan kedua dapat mengurangi TDS menjadi 20 mg/l, kekeruhan menjadi 11,9 NTU, sedangkan menggunakan dua tabung pada percobaan pertama dapat mengurangi TDS 38 mg/l turun menjadi 17 mg/l, kekeruhan 15,3 NTU turun menjadi 13,0 NTU, dan percobaan kedua dapat mengurangi TDS menjadi 12 mg/l, kekeruhan menjadi 12 NTU. Setelah dilakukan suatu proses penyaringan menunjukkan bahwa hasil yang didapatkan memenuhi syarat PERMENKES RI No. 416/MENKES/PER/IX/1990 sehingga layak untuk digunakan.

Hasil data uji laboratorium sampel air sungai tallo dengan menggunakan satu tabung dan dua tabung dengan tekanan 15 (N/m2).

Percobaan menggunakan satu tabung, dimana percobaan pertama dengan ketebalan media (arang aktif : 19cm, batu zeolit : 12cm), percobaan kedua (arang aktif : 12cm, zeolit : 19cm). Sedangkan percobaan menggunakan dua tabung, dimana percobaan pertama dengan menggunakan ketebalan (arang aktif : 40cm dan batu zeolit : 40cm), percobaan kedua dengan ketebalan (arang aktif : 20cm, batu zeolit : 25cm, dan arang aktif : 20cm, batu zeolit : 25cm) dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel 8. Hasil uji laboratorium kandungan zat sebelum dan sesudah penyaringan

No. Parameter SampelAwal Perc. 1 Perc. 2 416/MENKES/PER/IX/1990PERMENKES RI Ket.

1 Satu Tabung

Mg(Magnesium) 0.0715% - -

-Fe (Besi) 0.0032% - - 1 mg/L Layak

Ba (Barium) 0.0035% 0.0047% 0.0028% -2 Dua Tabung

-Tabel 8. Menunjukkan bahwa setelah dilakukan penyaringan media filtrasi arang aktif dan batu zeolit menggunakan satu tabung dan dua tabung dengan tekanan 15 (N/m2) mengalami perubahan.

Gambar 7. Grafik Hasil Percobaan Mg (Magnesium)

Pada gambar 7. Menunjukkan bahwa dengan menggunakan media filtrasi arang aktif dan batu zeolit dengan ketebalan yang berbeda dapat menghilangkan kandungan Mg (magnesium) yang terdapat dalam air

0.0715% 0.0715%

sungai tallo baik dari satu tabung maupun dua tabung.

Gambar 8. Grafik Hasil Percobaan Fe (Besi)

Pada gambar 8. Menunjukkan bahwa pada dua tabung di percobaan pertama dengan ketebalan media filtrasi arang aktif dan batu zeolit pada ketebalan (arang aktif : 40cm dan batu zeolit : 40cm) masih meninggalkan kandungan Fe (Besi) dan masih berada diatas persyaratan kualitas air baku menurut PERMENKES RI 416/MENKES/PER/IX/1990 tetapi mengalami perubahan dimana Fe sebelum difiltrasikan 0,0033% menurun menjadi 0,0027% yang terkandung dalam air sungai tallo.

0.0032% 0.0032%

Gambar 9. Grafik Hasil Percobaan Ba (Barium)

Pada gambar 9. Menunjukkan bahwa dengan menggunakan dua tabung dengan ketebalan media (arang aktif : 20cm, batu zeolit : 25cm, dan arang aktif : 20cm, batu zeolit : 25cm) lebih efektif dalam menurunkan kandungan Ba (Barium) yang terkandung dalam air sungai tallo.

Meningkatnya kandungan Ba dikarenakan pengaktifan arang aktif secara kimia menggunakan alkali tanah.

Berikut ini adalah hasil sampel keseluruhan zat yang terkandung dalam air sungai tallo dengan menggunakan satu tabung. Percobaan pertama dengan ketebalan media (arang aktif : 19cm, dan batu zeolit : 12cm), percobaan kedua (arang aktif : 12cm, dan batu zeolit : 19cm) dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel 9. Hasil uji laboratorium kandungan zat air sungai tallo menggunakan satu tabung

No. Parameter Sampel Perc. 1 Perc. 2 PERMENKES RI Ket.

Awal 416/MENKES/PER/IX/1990

1 Kandungan

ZatH2O 98.42% 99.27% 98.64%

Na 1.21% 0.55% 1.18%

Si 0.17% 0.11% 0.0956%

Al 0.10% 0.0537% 0.0578%

Mg 0.0715% -

-Cl 0.0128% 0.0123% 0.0122% 600 mg/L Layak

Ba 0.0035% 0.0047% 0.0028%

Fe 0.0032% - - 1.0 mg/L Layak

Sb 0.0016% 0.0022% 0.0018%

Sn 0.0014% 0.0017% 0.0015%

Gambar 10. Grafik hasil keseluruhan percobaan parameter kandungan zat menggunakan satu tabung

Hasil data uji laboratorium sampel air zat yang terkandung dalam sungai tallo dengan menggunakan dua tabung dimana percobaan pertama dengan ketebalan media (arang aktif : 40cm dan batu zeolit :

40cm), percobaan kedua (arang aktif : 20cm, batu zeolit : 25cm, dan arang aktif : 20cm, batu zeolit : 25cm) dapat dilihat sebagai berikut :

Tabel 10. Hasil uji laboratorium kandungan zat air sungai tallo menggunakan dua tabung

No. Parameter SampelAwal Perc.1 Perc. 2 416/MENKES/PER/IX/1990PERMENKES RI Ket.

1 Kandungan

ZatH2O 98.42% 98.76% 98.67%

Na 1.21% 1.00% 1.15%

Si 0.17% 0.14% 0.12%

Al 0.10% 0.0782%

-Mg 0.0715% -

-Cl 0.0128% 0.0125% - 600 mg/L Layak

Ba 0.0035% 0.0047%

Gambar 11. Grafik hasil keseluruhan percobaan parameter kandungan zat menggunakan dua tabung

Dokumen terkait