BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Analisi Deskriptif Variabel Penelitian
1. Deskriptif variabel bauran pemasaran dan perhitungan skor variabel independen (X)
Untuk melihat tanggapan responden terhadap pernyataan dari indikator dan juga perhitungan skor untuk variabel bauran pemasaran yang terdiri dari product, price, promotion, dan place, dapat dilihat sebagai berikut:
a. Product / produk (X1)
Analisis jawaban responden tentang variabel product didasarkan atas indikator seperti produk atau obyek wisata berkualitas dan produk atau obyek wisata beragam dan menarik,
pernyataan-pernyataan yang terdapat dalam kuesioner yang disebarkan pada responden. Variasi jawaban responden untuk variabel product (produk) dapat dilihat pada tabel 7 berikut ini:
Tabel 7
Tanggapan Responden Mengenai Variabel Product (X1)
Pernyataan
Skor
Jumlah Keterangan ST S RG TS STS
5 4 3 2 1
1 Obyek wisata alam yang ada pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung sudah sesuai sebagai obyek pariwisata
24 57 18 1 - 404 Tinggi
2 Dengan mengunjungi Taman Nasional
Bantimurung, anda dapat menikmati berbagai macam obyek wisata
19 64 16 1 - 401 Tinggi
3 Obyek Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung memiliki daya tarik tersendiri bagi anda,
20 49 30 1 - 388 Tinggi
Rata-rata
398 Tinggi Sumber : Data kuesioner yang telah diolah dengan program SPSS 22 (2017)
Tabel 7 memberikan kesimpulan bahwa tanggapan responden terhadap variabel product (produk) dalam bauran pemasaran adalah rata-rata 389, berada pada range ke empat (diantara range 341 – 420) yaitu tinggi. Dari tanggapan tersebut responden setuju bahwa obyek wisata Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung sangat berkualitas, beragam dan memiliki daya tarik tersendiri.
b. Price / harga (X2)
Variasi jawaban responden untuk variabel price (harga) yang didasari dari indikator harga sebanding dengan kualitas yang diberikan dan harga terjangkau oleh semua kalangan, dapat dilihat dari pernyataan-pernyataan pada tabel 8 berikut ini:
Tabel 8
Tanggapan Responden Mengenai Variabel Price (X2)
Pernyataan
Skor
Jumlah Keterangan ST S RG TS STS
5 4 3 2 1
1 Harga tiket Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung sebanding dengan kuailitas yang didapatkan
19 16 18 2 - 397 Tinggi
2 Harga tiket Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung terjangkau oleh semua kalangan
22 54 22 2 - 396 Tinggi
3 Harga makanan di obyek wisata Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung tidak mahal,
23 53 21 3 - 396 Tinggi
Rata-rata
396 Tinggi Sumber : Data kuesioner yang telah diolah dengan program SPSS 22 (2017)
Tabel 8 memberikan kesimpulan bahwa tanggapan responden terhadap variabel price (harga) dalam bauran pemasaran adalah rata-rata 396, berada pada range keempat (diantara range 341 – 420) yaitu tinggi. Dari pernyataan tersebut responden setuju bahwa harga tiket pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung sebanding dengan kualitas yang diberikan, harga tersebut terjangkau oleh semua
kalangan dan harga makanan yang ada di obyek wisata tersebut tidak mahal.
c. Promotion / promosi (X3)
Variasi jawaban responden pada variabel promotion (promosi). Terdapat dua indikator yaitu kemudahan memperoleh informasi dan Informasi yang lengkap tentang seluruh obyek wisata, dapat dilihat pada tabel 9 berikut :
Tabel 9
Tanggapan Responden Mengenai Variabel Promotion (X3)
Pernyataan Skor Jumlah Keterangan ST S RG TS STS 5 4 3 2 1 1 Wisatawan mudah memperoleh informasi tentang Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung melalui berbagai media.
30 52 17 1 - 411 Tinggi
2 Informasi yang didapatkan lengkap tentang semua obyek wisata pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung
30 53 15 2 - 411 Tinggi
3 Masyarakat di sekitar lokasi wisata juga mempromosikan obyek wisata Taman Nasional Bantimurung
Bulusaraung,
28 50 20 2 - 404 Tinggi
Rata-rata
409 Tinggi Sumber : Data kuesioner yang telah diolah dengan program SPSS 22 (2017)
Tabel 9 memberikan kesimpulan bahwa tanggapan responden terhadap variabel promotion (promosi) dalam bauran pemasaran adalah
rata-rata 409, berada pada range ke empat (diantara range 341 – 420 ) yaitu tinggi. Dari pernyataan tersebut responden setuju bahwa mereka mudah memperoleh informasi dan Informasi yang lengkap tentang seluruh obyek wisata pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.
d. Place / tempat ( X4)
Terdapat dua indikator dalam mengukur variabel place (tempat) yaitu tempat mudah ditemukan dan tempat memberikan kenyamanan dan keamanan. Variasi jawaban responden mengenai dua indikator tersebut dapat dilihat pada pernyataan pada tabel 10 berikut:
Tabel 10
Tanggapan Responden Mengenai Variabel Place (X4)
Pernyataan
Skor
Jumlah Keterangan ST S RG TS STS
5 4 3 2 1
1 Lokasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung mudah ditemukan 24 64 11 1 - 411 Tinggi 2 Mengunjungi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung memberikan kenyamanan dan
kedamaian kepada anda.
26 49 23 2 - 399 Tinggi
3 Tempat parkir di area wisata Taman Nasional Bantimurng Bulusaraung memadai dan aman
28 54 16 2 - 408 Tinggi
Rata-rata
406 Tinggi Sumber : Data kuesioner yang telah diolah dengan program SPSS 22 (2017)
Tabel 10 memberikan kesimpulan bahwa tanggapan responden terhadap variabel place (tempat) dalam bauran pemasaran adalah rata-rata 406, berada pada range keempat (antara 341 – 420 ) yaitu tinggi. Dari pernyataan tersebut responden setuju tentang tempat atau lokasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung mudah ditemukan dan tempat obyek wisata tersebut memberikan kenyaman dan keamanan kepada mereka.
2. Deskriptif variabel keputusan kunjungan dan perhitungan skor variabel dependen (Y)
Keputusan kunjungan merupakan variabel terikat yang diukur dengan lima pernyataan. Adapun variasi jawaban responden terhadap keempat pernyataan tersebut dapat dilihat pada tabel 11 berikut ini:
Tabel 11
Tanggapan Responden Mengenai Variabel Keputusan Kunjungan (Y)
Pernyataan Skor Jumlah Keterangan ST S RG TS STS 5 4 3 2 1 1 Anda mendapatkan informasi tentang Taman Nasional Bantimurung Bulusarang dari berbagai media, teman dan keluarga.
18 66 15 1 - 401 Tinggi
2 Anda ikut membagikan informasi kepada teman atau keluarga anda yang
3 Setelah mendapatkan informasi tentang Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, anda
membuat keputusan untuk mengunjunginya.
23 58 16 3 - 401 Tinggi
4 Anda mendapatkan kepuasan setelah berkunjung pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung,
32 56 10 2 - 418 Tinggi
5 Setelah anda mengunjungi obyek wisata Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, anda berminat berkunjung kembali di lain waktu
33 47 19 1 - 412 Tinggi
Rata-rata
406 Tinggi Sumber : Data kuesioner yang telah diolah dengan program SPSS 22 (2017)
Berdasarkan tabel 11 tentang keputusan kunjungan wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung yang memiliki lima indikator yaitu pencarian informasi, mengevaluasi informasi, keputusan kunjungan wisatawan, kepuasan berkunjung dan keputusan paska kunjungan. Data tersebut memberikan kesimpulan bahwa tanggapan responden terhadap keputusan kunjungan adalah rata-rata 406, berada pada range keempat (antara 341 – 420) yaitu tinggi. Dari kelima pernyataan tersebut responden setuju bahwa sebelum mereka memutuskan berkunjung, terlebih dahulu mereka mencari informasi tentang Taman Nasional, setelah itu mereka mengevaluasi informasi yang didapatkan, akhirnya mereka memutuskan untuk berkunjung, dan mereka sangat puas atas kunjungan dan memutuskan berkunjung kembali di lain waktu di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros.
D. Analisis Validitas
Validitas adalah suatu ukuran yang digunakan dalam mengukur tingkat kevalidan atau keabsahan suatu instrumen penelitian. Suatu instrumen penelitian yang valid mempengaruhi validitas yang tinggi. Sebaliknya suatu instrumen yang kurang valid akan memiliki validitas rendah.
Suatu instrumen yang dikatakan valid, apabila mampu mengukur apa yang diinginkan, sebab suatu instrumen yang dikatakan valid apabila suatu instrumen penelitian dapat mengungkapkan data dari variabel yang diteliti.
Menurut Sugiyono (2016) bahwa syarat minimum yang dianggap memenuhi syarat valid adalah r = 0,30. Berdasarkan uraian tersebut di atas maka dapat disajikan hasil olahan data mengenai pengujian validitas data dalam instrumen penelitian yang dapat dilihat melalui Tabel 12 berikut ini :
Tabel 12
Uji Validitas Variabel Bauran Pemasaran dan Keputusan Kunjungan A. Product / produk (X1)
Kode item pernyataan Rhitung rtabel Kesimpulan
X11 0,651 0,30 Valid
X12 0,701 0,30 Valid
X13 0,602 0,30 Valid
B. Price / harga (X2)
Kode item pernyataan Rhitung rtabel Kesimpulan
X21 0,638 0,30 Valid
X22 0,662 0,30 Valid
C. Promotion / promosi (X3)
Kode item pernyataan Rhitung rtabel Kesimpulan
X31 0,662 0,30 Valid
X32 0,685 0,30 Valid
X33 0,537 0,30 Valid
D. Place / tempat (X4)
Kode item pernyataan Rhitung rtabel Kesimpulan
X41 0,675 0,30 Valid
X42 0,709 0,30 Valid
X43 0,561 0,30 Valid
E. Keputusan Kunjungan (Y)
Kode item pernyataan Rhitung rtabel Kesimpulan
Y1 0,782 0,30 Valid
Y2 0,733 0,30 Valid
Y3 0,636 0,30 Valid
Y4 0,698 0,30 Valid
Y5 0,669 0,30 Valid
Sumber: Data kuesioner yang telah di olah dengan program spss 22 (2017)
Tabel 12 menunjukkan data hasil olahan SPSS 22 mengenai pengujian validitas. Dari kelima variabel yang berisi 17 pernyataan , masing-masing 3 pernyataan untuk variabel X dan 5 pernyataan untuk variabel Y. kesimpulannya, 17 item pernyataan sudah valid karena memiliki nilai korelasi di atas dari 0,30.
E. Analisis Reliabilitas
Reliabilitas menunjukkan sesuatu instrumen yang dapat digunakan sebagai alat pengumpul data, karena instrumen dapat dipercaya dan reliabel
yang akan menghasilkan data yang dapat dipercaya. Suatu data instrumen penelitian dikatakan reliable menurut Ghozali (2006) apabila memiliki nilai
cronbach’s alpha> 0,60.
Tabel 13
Uji Reliabilitas Variabel Bauran Pemasaran Dan Keputusan Kunjungan Variabel cronbach’s
alpha
cronbach’s
alpha standar Keterangan 1. Product / produk (X1) 0,643 0,60 Reliabel
2. Price / harga ( X2) 0,705 0,60 Reliabel
3. Promotion / promosi (X3) 0,716 0,60 Reliabel
4. Place / tempat (X4) 0,612 0,60 Reliabel
5. Keputusan kunjungan (Y) 0,793 0,60 Reliabel Sumber: Data kuesioner yang telah di olah dengan program spss 22 (2017)
Tabel 13 menunjukkan nilai cronbach’s alpha dari kelima variabel. Kesimpulannya, Kelima variabel yang berisi 17 item pertanyaan, telah memenuhi syarat dan handal untuk dikatakan reliabel. Hal ini dikarenakan kelima variabel tersebut memiliki cronbach’s alpha lebih dari 0,60.
F. Analisis Regresi Linear Berganda
Berdasarkan data penelitian yang dikumpulkan baik untuk variabel terikat (Y) maupun variabel bebas (X1, X2, X3, X4,) yang diolah dengan bantuan program SPSS 22 , maka diperoleh hasil perhitungan regresi linear berganda sebagai berikut:
Tabel 14
Hasil Uji Regresi Linear Berganda
Variabel Koefisien regresi Sig thit
Constanta (konstanta) 0,501 0,639 0,470 Product / produk (X1) 0,322 0,018 2,405 Price / harga (X2) 0,478 0,000 4,742 Promotion / promosi (X3) 0,478 0,000 5,458 Place / tempat (X4) 0,363 0,009 2,669 R = 0,888 Sig = 0,000 R2= 0,789 F = 88,558
Sumber: Data kuesioner yang telah di olah dengan program spss 22 (2017)
Berdasarkan tabel diatas yang diolah menggunakan program SPSS 22, maka dapat diperoleh persamaan regresi sebagai berikut:
Y = 0,501 + 0,322 X1 + 0,478 X2 + 0,478 X3 + 0,363 X4
Persamaan regresi diatas dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Konstanta (a) sebesar 0,501; artinya bila keempat variabel X sama dengan no (0), maka keputusan kunjungan (Y) wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung nilainya sebesar 0,501.
2. Koefisien regresi (b1) Product / produk (X1) sebesar 0,322; menunjukkan bahwa variabel product berpengaruh positif terhadap keputusan kunjungan (Y) wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung , yaitu meningkat sebesar 0,322 untuk setiap penambahan 1
perubahan tanggapan responden mengenai variabel product (X1), atrinya semakin tinggi nilai X1 maka nilai Y juga semakin tinggi.
3. Koefisien regresi (b2) price / harga (X2) sebesar 0,478; menunjukkan bahwa variabel price berpengaruh positif terhadap keputusan kunjungan (Y) wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung , yaitu meningkat sebesar 0,478 untuk setiap penambahan 1 perubahan tanggapan responden mengenai variabel price (X2), atrinya semakin tinggi nilai X2 maka nilai Y juga semakin tinggi.
4. Koefisien regresi (b3) Promotion / promosi (X3) sebesar 0,478; menunjukkan bahwa variabel Promotion berpengaruh positif terhadap keputusan kunjungan (Y) wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung , yaitu meningkat sebesar 0,478 untuk setiap penambahan 1 perubahan tanggapan responden mengenai variabel Promotion (X3), atrinya semakin tinggi nilai X3 maka nilai Y juga semakin tinggi.
5. Koefisien regresi (b4) Place / tempat (X4) sebesar 0,363; menunjukkan bahwa variabel Place berpengaruh positif terhadap keputusan kunjungan (Y) wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung , yaitu meningkat sebesar 0,363 untuk setiap penambahan 1 perubahan tanggapan responden mengenai variabel Place (X4), atrinya semakin tinggi nilai X4 maka nilai Y juga semakin tinggi.
G. Pengujian Hipotesis 1. Uji F
Pada penelitian ini, uji F digunakan untuk mengetahui pengaruh signifikansi variabel Product / produk (X1), Price / harga ( X2), Promotion / promosi (X3), dan Place / tempat (X4) terhadap keputusan kunjungan (Y) wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung. Uji F dilakukan dengan membandingkan Fhitungdengan Ftabel.
Tabel 15 ANOVAa
Model Sum of Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 516.485 4 129.121 88.558 .000b
Residual 138.515 95 1.458
Total 655.000 99
a. Dependent Variable: keputusan kunjungan
b. Predictors: (Constant), place, promotion, price, product
Sumber: Data kuesioner yang telah di olah dengan program spss 22 (2017)
Berdasarkan hasil regresi dari tabel 15 diatas menunjukan bahwa Fhitung sebesar 88,558. Untuk mengetahui Ftabel, terlebih dahulu ditentukan derajat kebebasan (df1 dan df2).Dengan menggunakan signifikansi a = 5%, df1 adalah 4 ( jumlah variabel – 1 ) dan df2 ( n – k ) atau 100 – 4 = 96, dimana n adalah jumlah responden dan k adalah jumlah variabel independen .
Dengan demikian, Ftabelyang dicari terdapat diantara baris df2 = 96 dengan kolom df1 = 4. Sehingga Ftabelyang diperoleh adalah 2,47. Dengan
demikian Fhitung > Ftabel (88,558 > 2,47) dan tingkat signifikansi ( 0,000 < 0,05), maka penulis menyimpulkan hipotesis yang menyatakan bahwa variabel product, price, promotion dan place secara serempak atau bersama-sama memiliki pengaruh positif dan pengaruh signifikan terhadap keputusan kunjungan wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros .
2. Uji t
Uji t digunakan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh satu variabel independen (product, price, promotion dan place ) secara individu dalam menerangkan variabel dependen ( keputusan kunjungan) dengan cara membandingkan nilai thitungdengan nilai ttabel, jika nilai thitung lebih tinggi dibanding nilai ttabel, itu berarti suatu variabel independen secara individual mempengaruhi variabel dependen .
Tabel 16 Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1(Constant) .501 1.067 .470 .639 Product .322 .134 .195 2.405 .018 Price .478 .101 .317 4.742 .000 promotion .478 .088 .324 5.458 .000 Place .363 .136 .223 2.669 .009
a. Dependent Variable: keputusan kunjungan
Berdasarkan tabel 16 diatas yang menunjukkan nilai thitungX1, X2, X3, dan X4. Untuk mengetahui ttabelyaiu dengan cara sebagai berikut:
t = (a/2 , n – k – 1) dimana a : taraf nyata
n : jumlah responden
k : jumlah variabel independen jadi
t = (0,05/2 , 100 – 4 – 1) t = (0,025 , 95 )
Dengan demikian, ttabel yang dicari di tabel titik presentasi distribusi t terdapat diantara baris 95 dan kolom 0,025 sehingga ttabel yang diperoleh adalah 1,985.
Berdasarkan data nilai ttabel tersebut maka diperoleh hasil perhitungan uji t sebgai berikut:
Tabel 17
Hasil perhitungan uji t
Variabel ttabel thitung Sig.
Product (X1) 1,985 2,405 0,018
priceI (X2) 1,985 4,742 0,000
Promotion (X3) 1,985 5,458 0,000
Place (X4) 1,985 2,669 0,009
Tabel 17 diatas menunjukan bahwa: a. Variabel Product (X1)
Nilai thitung untuk variabel ini sebesar 2,405 dengan tingkat signifikansi 0,018. Sementara itu nilai ttabel pada tabel distribusi t sebesar 1,985. Maka thitung > ttabel (2,405 > 1,985) dan tingkat signifikansi (0,018 < 0,05) ; artinya variabel product (X1) berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap keputusan kunjungan (Y). b. Variabel Price (X2)
Nilai thitung untuk variabel ini sebesar 4,742 dengan tingkat signifikansi 0,000. Sementara itu nilai ttabel pada tabel distribusi t sebesar 1,985. Maka thitung > ttabel (4,742 > 1,985) dan tingkat signifikansi (0,000 < 0,05) ; artinya variabel price (X2) berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap keputusan kunjungan (Y). c. Variabel Promotion (X3)
Nilai thitung untuk variabel ini sebesar 5,458 dengan tingkat signifikansi 0,000. Sementara itu nilai ttabel pada tabel distribusi t sebesar 1,985. Maka thitung > ttabel (5,458 > 1,985) dan tingkat signifikansi (0,000 < 0,05) ; artinya variabel promotion (X2) berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap keputusan kunjungan (Y).
d. Variabel Place (X4)
Nilai thitung untuk variabel ini sebesar 2,669 dengan tingkat signifikansi 0,009. Sementara itu nilai ttabel pada tabel distribusi t
sebesar 1,985. Maka thitung > ttabel (2,669 > 1,985) dan tingkat signifikansi ( 0,009 < 0,05 ) ; artinya variabel place (X4) berpengaruh positif dan berpengaruh signifikansi terhadap keputusan kunjungan (Y).
H. Pembahasan Hasil Penelitian
Berdasarkan data hasil penelitian yang telah diujikan, menjelaskan bahwa hasil instrument-instrumen data yang dijawab oleh responden untuk mengukur variabel product / produk (X1), price / harga (X2), promotion / promosi (X3), dan place / tempat (X4), terhadap keputusan kunjungan (Y) adalah valid dan reliable. Sehingga indikator dan item-item pernyaan pada penelitian ini dapat digunakan di kemudian hari.
Pada hasil uji F (uji serempak) Fhitung > Ftabel (88,558 > 2,47) dan tingkat signifikansi ( 0,000 < 0,05) menjelaskan bahwa product / produk (X1), price / harga (X2), promotion / promosi (X3), dan place / tempat (X4), yaitu secara serempak atau secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan kunjungan (Y). ini berarti bahwa jika variabel-variabel bauran pemasaran digunakan secara bersama-sama maka akan mempengaruhi keputusan kunjungan wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros.
Hasil uji-t (uji parsial) menjelaskan bahwa variabel product / produk (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepurusan kunjungan (Y) karena thitung > ttabel (2,405 > 1,985) dan tingkat signifikansi (0,018 < 0,05),
yang artinya pada penelitian ini para wisatawan yang menjadi responden memutuskan berkunjung pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung karna tertarik pada obyek wisata yang berkualitas, beragam dan memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa produk tidak hanya meliputi atribut fisik semata melainkan juga meliputi sifat-sifaat produk atau obyek wisata itu sendiri.
Hasil uji-t (uji parsial) menjelaskan bahwa variabel price / harga (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kepurusan kunjungan (Y) karena thitung > ttabel(4,742 > 1,985); dan tingkat signifikansi (0,000 < 0,05). Hal ini menjelaskan bahwa wisatawan memilih berkunjung pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung karena harga yang dikeluarkan sebanding dengan kualitas yang didapatkan dan faktor harga tiket dan harga makanan di obyek wisata yang terjakau oleh semua kalangan. Dalam variabel ini wisatawan sangat mempertimbangkan keputusan mereka ketika memilih suatu produk sebab dalam proses pemasaran harga secara signifikan sangat memengaruhi keputusan konsumen dalam menentukan pilihannya.
Hasil uji-t (uji parsial) menjelaskan bahwa variabel promotion / promosi (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kepurusan kunjungan (Y) karena hasil dari thitung > ttabel (5,458 > 1,985) dan tingkat signifikansi (0,000 < 0,05); yang artinya wisatawan memutuskan kunjungan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung karena mereka memperoleh informasi tentang obyek wisata melalui berbagai media dan informasi yang lengkap tentang selurung obyek wisata, ditambah lagi dengan dukungan
masyarakat sekitar yang ikut mempromosikan obyek wisata tersebut. Hal tersebut didasari dari arti promosi yang merupakan alat komunikasi dan penyampaian pesan yang di lakukan baik oleh perusahaan maupun perantara dengan tujuan memberikan informasi mengenai produk, harga dan tempat atau lokasi obyek wisata itu sendiri.
Hasil uji-t (uji parsial) menjelaskan bahwa variabel place / tempat (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kepurusan kunjungan (Y) karena hasil dari thitung > ttabel (2,669 > 1,985) dan tingkat signifikansi ( 0,009 < 0,05 ); yang artinya wisatan memutuskan berkunjung karna lokasi Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung mudah ditemukan dan tempat obyek wisata tersebut memberikan kenyaman dan keamanan kepada mereka. Hal ini berkaitan dengan place / tempat yang merupakan gabungan antara lokasi dan saluran distribusi dalam khal ini tempat yang strategis menjadi sala satu keuntungan bagi pengelola obyek wisata karna mudah terjangkau oleh wisatawan.
Dari hasil uji-t (uji parsial) tersebut diketahui bahwa semua variabel bauran pemasaran berpengaruh secara parsial terhadap keputusan kunjungan dan dari semua variabel bauran pemasaran tersebut, yang paling berpengaruh adalah variabel promotion / promosi.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dikemukakan pada bab sebelumnya, maka penulis menarik kesimpulan dari perhitungan regresi diketahui bahwa keempat variabel yang tercakup dalam bauran pemasaran yaitu variabel product, price, promotion, dan place berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan kunjungan wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros. hal ini didasari dari dari hasil uji F dimana Fhitung> Ftabel (88,558 > 2,47) dan tingkat signifikansi ( 0,000 < 0,05). Sehingga dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini yang mengatakan bahwa faktor product, price, promotion dan place yang tercakup dalam bauran pemasaran mempengaruhi terhadap keputusan kunjungan wisatawan pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros dapat diterima.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini, maka diajukan saran sebagai pelengkap terhadap hasil penelitian yang dapat diberikan sebagai berikut :
1. Berdasarkan hasil penelitian, variabel promosi yang paling berpengaruh terhadap keputusan kunjungan , oleh karena itu diharapkan agar pihak perusahaan harus mempertahankan promosi yang dilakukan.
2. Untuk variabel produk yang memiliki pengaruh paling kecil, agar ditingkatkan seperti penambahan obyek wisata dan prasarana pendukung wisata seperi restoran dan penginapan dalam kawasan wisata agar pengunjung dari luar daerah dan luar negri mudah mendapatkan penginapan.
3. Dari data uji t yang menyatakan bahwa semua variabel individu bauran pemasaran yaitu product, price, promotion dan place berpengaruh signikan terhadap keputusan kunjungan wisatawan. Hal ini dapat menjadi rujukan bagi pembaca untuk melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan variabel independen atau faktor penarik wisatawan yang berbeda.
DAFTAR PUSTAKA
Ali, Hasan. 2008. Marketing. Jakarta. Penerbit: Buku Kita.
Alma, Buchari. 2007. Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Edisi Revisi. Bandung:CV. Alfabeta.
BIG, Indonesia Memiliki 13.466 Pulau yang Terdaftar dan Berkoordinat (http://www.bakosurtanal.go.id/berita-surta/show/indonesia-memiliki-13-466-pulau-yang-terdaftar-dan-berkoordinat, diakses pada tanggal 11 Februari 2017).
Detik Nusantara,Mengunjungi Taman Nasional Bantimurung Maros (http://detiknusantara.com/?option=com_content&view=article&id=1947: mengunjungi-taman-nasional-bantimurung-maros&catid=40:sulsel& Itemid=90,di akses pada tanggal 13 februari 2017).
Fikri, Fansuri Muhammad . 2016. “Pengaruh Viral marketing (Pemasaran Viral)
Melalui Media Sosial terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Di Pantai Dato Majene”.skripsi diterbitkan. Makassar: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin.
Gowasa, Berkat. 2015. Makalah Manajemen Pembangunan Bidang Pariwisata (http://berkat-nias.blogspot.co.id/2015/05/makalah-manajemen-pembangunan-bidang.html, diakses pada tanggal 15 februari 2017). Gunn, Clare A. (1998) Tourism Plannng. New York: Taylor and Francis.
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2008. Manajemen Pemasaran. Edisi Kedua Belas. Jakarta: PT. Indeks Kelompok Gramedia.
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran. Jilid Satu. Ahli Bahasa oleh Bob Sabran.Edisi 13. Jakarta: Erlangga.
Martono, Nanang. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: PT Raya Grafindo Persada.
Pendit. S, Nyoman. 1999, Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana, Jakarta: Pradnya Paramita.
Sotta, Objek wisata alam kabupaten maros(http://sokpintarsoktahu.blogspot .co.id /2014/ 09/9 -objek-wisata-alam-di-kabupaten-maros.html,di akses pada tanggal 11 februari 2017)
Siswanto, Susila, dan Suyanto. 2014. Metodologi Penelitian Kesehatan dan Kedokteran.Yogyakarta : Bursa Ilmu
Sugiono, 2016, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (MIXED METHODS). Alvabeta: Bandung
Sunyoto, Danang. 2014. Dasar-Dasar Manajemen Pemasaran, Yogyakarta: CAPS ( Center of Academic Publishing Service)
Wikipedia. Bauran Pemasaran. (http://id.wikipedia.org/wiki/Bauran_Pemasaran, diakses pada tanggal 25 Februari 2017)
Wikipedia. Product,Price, Promotion,Place.(http://id.wikipedia.org/wiki/product-_Price_Promotion_Place, diakses pada tanggal 25 Februari 2017)
Wikipedia. Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.(http://id.wikipedia.org/ wiki/ Taman_Nasional_Bantimurung_Bulusaraung, diakses pada tanggal 19 Maret 2017)
Lampiran
Lampiran 1 Gambar Objek Penelitian
Kantor Balai TN. Bantimurung Bulusaraung
Air Terjun TN. Bantimurung Bulusaraung
Atraksi Kupu-Kupu
Lampiran 2 Kuesioner
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
JURUSAN MANAJEMEN
JL.Sultan AlauddinNo. 256 Gedung Iqra Lt. 7Kepada Yth
Saudara (i) Responden Penelitian Di
Tempat
Sehubungan dengan penyusunan skripsi dengan judul “Analisis Bauran
Pemasaran Terhadap Keputusan Kunjungan Wisatawan Pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros” maka dengan hormat saya : Nama : Diah Humairah Suhati
NIM : 10572 04279 13
Mohon kesediaan saudara (i) untuk menjadi responden dalam penelitian ini, yaitu dengan mengisi kuesioner dan memilih jawaban pada kolom yang telah disediakan. Kuesioner ini dimaksudkan untuk mengetahui Analisis Bauran Pemasaran Terhadap Keputusan Kunjungan Wisatawan Pada Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros.. Oleh karena itu mohon kuesioner ini diisi se-obyektif mungkin. Sebagaimana penelitian ilmiah, kerahasiaan identitas saudara (i) dalam memberikan penilaian dijamin tidak akan memberi konsekuensi yang merugikan.
Atas kesediaan dan keikhlasan saudara (i) dalam mengisi kuesioner ini,