• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAKSANAAN KEGIATAN

B. Analisis Capaian Kinerja

Pencapaian target Rencana Kinerja Tahun 2020, dan Perjanjian Kinerja Tahun 2020 adalah sebagai berikut:

Realisasi %

1875 Penumbuhan dan Pengembangan Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki 9.318.686 3.681.421 39,51% 1.875.001 Perusahaan Restrukturisasi Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki 4.168.686 838.038 20,10% 1.875.019 Rekomendasi Kebijakan Dalam Rangka Mendorong Iklim Investasi

Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki 900.000 261.927 29,10%

1.875.023 Rekomendasi Kebijakan Dalam Rangka Mendorong Peningkatan Daya

Saing Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki 900.000 685.991 76,22% 1.875.024 Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) Industri Tekstil, Kulit,

dan Alas Kaki 1.800.000 960.671 53,37%

1.875.038 Branding Produk Garmen, Fashion, dan Alas Kaki 950.000 436.584 45,96% 1.875.039 Dokumen Program, Evaluasi, Pelaporan, dan Tata Usaha 600.000 498.211 83,04%

9.318.686 3.681.422 39,51% Kode Kegiatan/Output Pendukung

Total Anggaran

TW III 2020 Pagu

Anggaran (Rp Ribu)

25 Tabel 10 Capaian Kinerja Dit. ITKAK Tahun 2020 Triwulan III

Sumber : BPS, BKPM, Kemenperin (diolah)

Target kinerja diatas dapat dicapai berkat pelaksanaan kegiatan DIPA pendukung. Penjelasan mengenai capaian kinerja dan realisasi kegiatan adalah sebagai berikut:

Capaian Indikator Kinerja Tujuan

Berdasarkan Tabel 9 diatas dapat diketahui bahwa industry tekstil, kulit, dan alas kaki sedang mengalami kontraksi tajam akibat terjadinya Pandemi COVID-19. Kinerja industry tekstil, kulit, dan alas

1. Persen 2. Persen 3. Juta Orang 4. USD Milyar 1. Persen 2. Rp Juta per Tenaga Kerja 3. Rp Triliun 1. Penguatan implementasi Making Indonesia 4.0 sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki

1. Perusahaan

2. Meningkatnya kemampuan industri tekstil, kulit, dan alas kaki dalam negeri

1. Persen 3. 1. Persen 2. Persen 3. Persen 1. 1. RSKKNI 2. RSNI 1. 1. Persen 2. Nilai

Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan

Tersusunnya perencanaan program, pengelolaan keuangan, serta pengendalian yang berkualitas dan akuntabel

Tingkat kesesuaian dokumen perencanaan

Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Direktorat Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki

Meningkatnya penguasaan pasar industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Perspektif Tujuan

Nilai ekspor produk industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Perspektif Pemangku Kepentingan

1. Meningkatnya peran industri tekstil, kulit, dan alas kaki dalam perekonomian nasional

Pertumbuhan PDB industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Kontribusi PDB industri tekstil, kulit, dan alas kaki terhadap PDB nasional Jumlah tenaga kerja di sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Perusahaan dengan nilai Indonesia Industry 4.0 Readyness Index (INDI 4.0) lebih besar dari atau sama dengan 3 di sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki

No. Sasaran Strategis (SS) Indikator Kinerja Sasaran Strategis

(IKSS) Target 2020 Satuan

Capaian TW II

Nilai realisasi investasi sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Perspektif Pelanggan

1. Meningkatnya daya saing dan kemandirian industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Persentase tenaga kerja di sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki terhadap total tenaga kerja Produktivitas tenaga kerja sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Pertumbuhan ekspor produk industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Kontribusi ekspor produk industri tekstil, kulit, dan alas kaki

4,17 10,37

-22,57 9,64 Rasio impor bahan baku industri

tekstil, kulit, dan alas kaki terhadap PDB industri pengolahan

Perspektif Proses Bisnis Internal

Terselenggaranya urusan pemerintahan di bidang industritekstil, kulit, dan alas kaki yang berdaya saing dan berkelanjutan

Infrastruktur kompetensi yang terbentuk

Infrastruktur standar produk yang terbentuk 4,27 0 6 5,51 0 2 n.a. 4,44 1,4 4,9 19,24 3,82 34,18 20,13 3 62,1 n.a. 33,05 2,53 0 n.a. 95 Capaian TW III -11,05 1,5 4,6 3,98 3,72 34,1 3,04 0 n.a. -13,74 9,75 n.a. 0 3 95 n.a. n.a. Capaian TW I -1,09 1,46 4,86 4,67 3,82 35,01 1,75 0 n.a. 8,38 11,19 5,68 0 0 95 n.a. -13,3 1,53 4,7 3,34 3,76

26 kaki pada Triwulan III mengalami perbaikan sehingga laju pertumbuhannya membaik menjadi sebesar 11,05 persen dari angka -13,33 persen pada Triwulan II. Meski demikian, kontribusi ITKAK terhadap PDB nasional menurun dari 1,53 persen pada Triwulan II menjadi 1,5 persen pada Triwulan III. Jumlah tenaga kerja pada Triwulan III juga semakin menurun jumlahnya, yaitu dari 4,7 Juta Orang Tenaga Kerja pada Triwulan II menjadi Rp 4,6 Juta per Orang Tenaga Kerja pada Triwulan III. Hal ini masih disebabkan oleh Kebijakan PSBB dan IOMKI yang menyebabkan perusahaan terpaksa menonaktifkan/merumahkan sebagian karyawan karena penurunan aktivitas produksi. Kinerja ekspor produk industri tekstil, kulit, dan alas kaki mulai membaik dengan capaian sebesar USD 3,98 Milyar pada Triwulan III membaik dari angka USD 3,34 Milyar pada Triwulan II. Secara kumulatif kinerja ekspor Triwulan I hingga Triwulan III telah tercapai sebesar Rp 11,99 Milyar.

Seluruh capaian indikator kinerja tujuan diatas didukung oleh seluruh kegiatan DIPA Dit. ITKAK Tahun 2020 dengan nilai anggaran sebesar Rp 476.755.000 dengan nilai realisasi sebesar Rp

184.730.000. Anggaran tersebut digunakan untuk rapat persiapan

penyelenggaraann kegiatan FGD Penyusunan Fact and Figure ITKAK dan Workshop Pengolahan Data dan Infografis.

Capaian Indikator Kinerja Sasaran Kinerja I

Indikator Kinerja Sasaran Kinerja (IKSK) I dapat tercapai dengan baik untuk target kinerja persentase penyerapan tenaga kerja dan produktivitas tenaga kerja. Pada Triwulan I, persentase tenaga kerja sektor ITKAK tercapai sebesar 3,82 persen dari target sebesar 3,81 persen. Namun, pada Triwulan II dan III penyerapan tenaga kerja menurun menjadi 3,76 persen dan 3,72 persen. Hal ini dikarenakan pada masa Pandemi COVID-19, sektor industri mengurangi operasional produksi yang disebabkan oleh adanya kebijakan PSBB yang dibarengi penurunan permintaan produk akibat daya beli konsumen menurun. Oleh karena itu, produktivitas pegawai yang pada Triwulan I tercapai senilai Rp 35,01 Juta per Orang Tenaga Kerja per Tahun dari target sebesar Rp 34,58 Juta per Orang Tenaga Kerja per Tahun, menurun menjadi Rp 33,05 Juta per Orang Tenaga Kerja per Tahun pada Triwulan II. Pada Triwulan III produktivitas tenaga kerja meningkat Kembali menjadi sebesar Rp 34,1 Juta per Orang Tenaga Kerja per Tahun. Kinerja investasi juga membaik pada Triwulan III, yaitu tercapai sebesar Rp 3,04 Trilyun dimana pada

27 Triwulan I dan II tercapai sebesar Rp 1,75 Trilyun dan Rp 2,53 Trilyun. Target tahunan investasi adalah sebesar Rp 16,84 Trilyun.

Seluruh capaian sasaran kinerja diatas didukung oleh penyelenggaraan kegiatan DIPA senilai Rp 146.835.000 dari nilai pagu sebesar Rp1.323.245.000 (matriks terlampir). Capaian kinerja investasi tersebut diatas didukung oleh kegiatan DIPA berupa

penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Fasilitasi

Penyelesaian Permasalahan Tenaga Kerja, FGD Penyusunan Petisi Safeguard Garmen, FGD Pengendalian Impor, FGD Permasalahan Investasi, dan FGD Penyusunan Direktori Mesin ITPT.

Capaian Indikator Kinerja Sasaran Kinerja II

Indikator Kinerja pada Sasaran Strategis II, yaitu jumlah perusahaan dengan nilai Indonesia Industry 4.0 Readyness Index (INDI 4.0) lebih besar atau sama dengan 3 belum dapat tercapai karena proses asesmen industri belum dilakukan. Umumnya asesmen skor INDI 4.0 dilakukan pada Triwulan III hingga Triwulan IV karena pada Triwulan I dan II Dit. ITKAK bekerjasama dengan BPSDMI dan BPPI menyelengarakan Bimtek Awareness Transformasi Industry 4.0 dan Bimtek Manajer Transformasi Industry 4.0 pada perusahaan binaan Dit. ITKAK. Selanjutnya perusahaan yang telah di-bimtek dipersilakan mengisi Asesmen INDI 4.0 di aplikasi SIINAS sehingga dapat dijaring skor INDI 4.0 dari banyak perusahaan. Perusahaan yang memperoleh skor kurang lebih 3,0 akan diasesmen secara fisik oleh Tim Asesor. Selanjutnya dari hasil asesmen tersebut terjaringlah perusahaan yang sukses memperoleh skor INDI 4.0 minimal 3,0 berdasarkan hasil asesmen online dan asesmen fisik di floor produksi. Pencapaian target

ini didukung oleh kegiatan DIPA berupa Restrukturisasi

Mesin/Peralatan yang belum dapat dilaksanakan karena masih dalam tahap penyusunan draft Permenperin Juknis. Sehubungan dengan penghematan dan realokasi anggaran untuk Penanganan COVID-19, maka bantuan insentif fiskal untuk restrukturisasi mesin/peralatan ITKAK senilai Rp 20 Milyar ditiadakan dan diharapkan akan dianggarkan dan dilaksanakan pada tahun 2021. Namun, penyusunan Permenperin tentang Juknis Restrukturisasi masih akan dilanjutkan untuk segera disahkan sebagai paying hukum kegiatan tersebut. Capaian kinerja pada Sasaran Kinerja II dicapai dengan penyelenggaraan kegiatan Rapat Pembahasan Draft Permenperin tentang Juknis Restrukturisasi Mesin/Peralatan ITKAK. Kegiatan

28 tersebut terealisasi senilai Rp 133.156.000 dari pagu senilai Rp 456.656.000.

Capaian Indikator Kinerja Sasaran Kinerja III

Indikator Kinerja pada Sasaran Strategis III, yaitu nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri produk industry tekstil, kulit, dan alas kaki pada tahun 2020 belum dapat diukur karena dari unit kerja P3DN belum merilis data TKDN produk industri. Kegiatan ini didukung oleh kegiatan Penanganan Pandemi COVID-19. Muatan kegiatan ini terdiri dari Bimtek ISO 13485 untuk Produsen APD, Verifikasi Produsen APD, dan Fasilitasi Supply Chain Industri APD. Kegiatan tersebut bertujua untuk membantu penyediaan APD buatan dalam negeri dengan mengoptimalkan penggunaan bahan baku dalam negeri sehingga diharapkan dapat mempercepat masalah Pandemi COVID-19. Tujuan lain dari kegiatan tersebut adalah agar ITPT dapat terus melakukan diversifikasi produk di masa pandemi sehingga dapat terus beroperasi dan mengurangi dampak pandemi. Sampai dengan Triwulan III, kegiatan yang telah direalisasi adalah Webinar Kemampuan Industri APD Dalam Negeri pada 6 Juni 2020, Bimbingan Teknis ISO 13485 untuk Produsen APD (masih berjalan hingga Triwulan IV), dan Verifikasi Produsen APD (masih berjalan hingga Triwulan IV). Nilai anggaran yang telah direalisasi adalah senilai Rp 186.553.000 dari pagu anggaran sebesar Rp 2.086.040.000.

Capaian Indikator Kinerja Sasaran Kinerja IV

Indikator Kinerja pada Sasaran Kinerja IV, yaitu

pertumbuhan ekspor, kontribusi ekspor, dan rasio impor bahan baku sebagian dapat tercapai dengan baik. Pertumbuhan ekspor produk industri tekstil, kulit, dan alas kaki yang pada Triwulan I tercapai sebesar 8,38 persen dari target sebesar 5,56 persen, maka pada Triwulan II pertumbuhan ekspor mengalami kontraksi sebesar 22,57 persen. Namun kinerja ekspor yang membaik pada Triwulan III menyebabkan pertumbuhan ekspor rebound ke angka -13,74 persen. Kontribusi ekspor produk industri tekstil, kulit, dan alas kaki terhadap ekspor nasional juga menurun dari angka 11,19 persen pada Triwulan I menjadi 9,64 persen pada Triwulan II dan membaik menjadi 9.75 persen pada Triwulan III. Target kontribusi ekspor adalah sebesar 10,64 persen. Mengingat adanya pengurangan operasional kegiatan industri, maka kegiatan impor bahan baku juga menunjukkan pengurangan. Rasio impor bahan baku industri tekstil, kulit, dan alas

29 kaki terhadap PDB industry pengolahan nonmigas dan batubara tercapai menurun menjadi 5,51 persen pada Triwulan II dari angka di Triwulan I sebesar 5,68 persen. Pada Triwulan III rasio bahan baku impor belum dapat dihitung karena data yang dibutuhkan belum terseda. Mengingat Kementerian Perindustrian sedang menggalakkan kegiatan Substitusi Impot maka diharapkan pada akhir tahun capaian rasio impor dapat memenuhi target sebesar 4,27 persen.

Kegiatan pendukung target kinerja ini adalah kegiatan Branding produk ITKAK (pameran, seminar, dan bimtek branding), serta kegiatan pemutakhiran Indonesia Smart Textile Industry Hub (ISTIH). ISTIH adalah platform marketplace business-to-business untuk industri tekstil kulit, dan alas kaki. Tujuan ISTIH adalah untuk menghubungkan produsen bahan baku tekstil (industry hulu) degan industry garmen dan produk tekstil lainnya (industry hilir) sehingga dapat mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Kegiatan yang telah dilaksanakan adalah partisipasi 10 perusahaan ITKAK pada Muslim Fashion Festival (MUFFEST) di Bulan Februari 2020, serta persiapan seminar dan FGD Halal Branding Produk ITKAK yang akan diselenggarakan di Bandung. Nilai realisasi anggaran untuk mencapai target kinerja diatas tersebut pada adalah senilai Rp 286.402.000 dari total pagu sebesar Rp 2.162.030.000.

Capaian Indikator Kinerja Sasaran Strategis V

Indikator Kinerja pada Sasaran Strategis V, yaitu tersusunnya RSNI produk industry tekstil dan alas kaki belum dapat dicapai pada Triwulan III ini karena baru terlaksana kegiatan Rapat Teknis I, Rapat Teknis II, dan Rapat Prakonsensus untuk RSNI regular. Namun untuk perumusan RSNI APD telah selesai sehingga RSNI Masker Kain dan Kain untuk Gaun Bedah sudah disetujui menjadi SNI. Seluruh draft RSNI yang disusun Dit. ITKAK pada tahun 2020 adalah sebagai berikut:

1. RSNI - Selimut (Revisi SNI 08-0628-2004, Kain selimut) 2. RSNI Ukuran - Seprai (Usulan Baru)

3. "RSNI - Saputangan (Revisi SNI 7272:2008, Kain tenun untuk saputangan) "

4. RSNI Kulit – Penentuan kimiawi kadar kromium oksida – Bagian 1: Kuantifikasi dengan titrasi

30 5. RSNI Kulit – Penentuan kimiawi kadar kromium oksida – Bagian 3:

Kuantifikasi dengan spektrometri serapan atom

6. RSNI Kulit – Uji kimiawi – Penentuan kadar kromium (VI) dalam kulit – Bagian 1: Metode kolorimetrik

7. RSNI Masker Kain

8. RSNI Kain untuk Gaun Bedah

Target 6 RSNI diharapkan tercapai pada Triwulan IV. Kegiatan pembelian contoh produk untuk diuji standarnya akan dilaksanakan pada telah dilakukan, yaitu yang terdiri dari:

1. Masker kain 2. Masker bedah 3. Coverall 4. Bedcover 5. Kulit lembaran 6. Saputangan 7. Sprei

Kegiatan pendukung target kinerja ini adalah kegiatan Perumusan RSNI dengan nilai realisasi anggaran untuk mencapai target tersebut pada pada Triwulan II adalah senilai Rp 868.507.000 dari total pagu sebesar Rp Rp 2.213.960.000.

Capaian Indikator Kinerja Sasaran Strategis VI

Indikator Kinerja pada Sasaran Strategis VI, yaitu kualitas dokumen perencanaan sejauh ini dapat tercapai dengan tingkat kesesuaian 95 persen dari dokumen rujukannya. Sedangkan target nilai SAKIP tahun 2020 belum dapat diketahui capaiannya karena dokumen SAKIP tahun 2020 baru akan dinilai pada tahun 2021. Kegiatan pendukung pencapaian target tersebut adalah kegiatan penyusunan program dan anggaran, evaluasi dan pelaporan, serta pelaksanaan ketatausahaan. Nilai realisasi anggaran untuk mencapai target tersebut pada pada Triwulan III adalah senilai Rp 227.601.000 dari total pagu sebesar Rp 600.000.000.

Seluruh pencapaian sasaran tersebut di atas, merupakan pemanfaatan anggaran DIPA Dit. ITKAK TA 2020. Rincian alokasi anggaran dan realisasinya berdasarkan kode output tersaji dalam Tabel berikut:

31 Tabel 10 Realisasi Rencana Aksi Dit. ITKAK Triwulan II 2020

Target

Kinerja Rencana Kegiatan

Realisasi Kinerja Realisasi Anggaran TW III T1 Rp 476.755 Rp 469.166 Rp 184.730 - Persen -7,41 (11,1) -11,05 - Persen 1,44 1,43 1,43 - Juta Orang 4,71 4,6 4,6 - USD Milyar 16,15 4 3,98

Seluruh kegiatan berikut telah terlaksana: 023 Rp 127.448 Rp 121.184 - Pelaksanaan kegiatan - Pemutakhiran data 023 Rp 349.307 Rp 347.982 - Pelaksanaan kegiatan - Pemutakhiran data S1 Rp 1.323.245 Rp 1.291.258 - Persen 3,19 337.162 329.784 3,19 3,76Rp 146.835 Seluruh kegiatan berikut

telah terlaksana: 019 Laporan 1 Rp 97.633 Rp 91.793 - FGD Masalah Tenaga

Kerja

023 Rp 239.529 Rp 237.991 - FGD Safeguard Garmen

- Rp Juta per

Tenaga Kerja

39,4 331.827 320.102 38,2 34,1 Rp 128.318

019 Dokumen 2 Rp 331.827 Rp 320.102 - FGD pengendalian impor terlaksana

- Rp. Triliun 9,45 654.256 641.372 2,5 3,04 Rp 196.730 Seluruh kegiatan berikut

telah terlaksana: 019 Dokumen 2 Rp 383.507 Rp 372.149 - FGD Permasalahan Investasi 023 Dokumen 2 Rp 270.749 Rp 269.223 - FGD Penyusunan Direktori Mesin S2 Rp 456.656 Rp 441.923 Rp 133.156 - Perusahaan 3Rp 456.656 Rp 441.923 3 0 001. A

Dokumen 2 Rp 456.656 Rp 441.923 - Rapat pembahasan draft Juknis Permenperin: terlaksana

S3 Rp 2.086.040 Rp 2.008.436 Rp 186.553

- Sertifikat 62,1 Rp 2.086.040 Rp 2.008.436 62,1 n.a.

Sebagian kegiatan berikut telah terlaksana: 001.

A

Produk 10 Rp 2.086.040 Rp 2.008.436 - Pelaksanaan Bimtek ISO 13485: masih berjalan - Pemutakhiran dan verifikasi produsen APD: masih berlangsung kingga TW 4

Triwulan III

Target kinerja diatas didukung oleh output DIPA sbb: Rekomendasi Kebijakan Iklim Investasi: - FGD Permasalahan Investasi - FGD Permsalahan Regulasi dan Perijinan Rekomendasi Kebijakan Daya Saing: - FGD Penyusunan Direktori Mesin

Penguatan Implementasi Making Indonesia 4.0 sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Perusahaan dengan nilai Indonesia Industry 4.0 Readyness Index (INDI 4.0) sama dengan atau lebih dari 3,0 di sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Target kinerja diatas didukung oleh output DIPA sbb:

Restrukturisasi Mesin/Pelaralatan Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki

- Penyusunan Permenperin tentang Juknis Restrukturisasi M/P ITKAK

Meningkatknya Kemampuan Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki

Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Target kinerja diatas didukung oleh output DIPA sbb: Restrukturisasi Mesin/Pelaralatan Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki

- Penanganan Pandemi COVID-19

Nilai realisasi investasi sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Seluruh target kinerja diatas didukung oleh output DIPA sbb:

Rekomendasi Kebijakan Daya Saing - FGD Penyusunan Fact and Figure ITPT Rekomendasi Kebijakan Daya Saing - FGD Penyusunan Fact and Figure IKAK - Workshop Pengolahan Data dan Infografis

Meningkatnya daya saing dan kemandirian industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Persentase tenaga kerja di sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Target kinerja diatas didukung oleh output DIPA sbb: Rekomendasi Kebijakan Iklim Investasi: - FGD Permasalahan Tenaga Kerja Rekomendasi Kebijakan Daya Saing - FGD Penyusunan Petisi Safeguard Garmen

Produktivitas tenaga kerja sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Target kinerja diatas didukung oleh output DIPA sbb: Rekomendasi Kebijakan Iklim Investasi: - FGD Permasalahan Iklim Usaha - FGD Pengendalian Impor

Meningkatnya peran ITKAK dalam perekonomian nasional

Pertumbuhan PDB industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Kontribusi PDB industri tekstil, kulit, dan alas kaki terhadap PDB Nasional

Jumlah penyerapan tenaga kerja di sektor industri tekstil, kulit, dan alas kaki Nilai ekspor produk industri tekstil, kulit, dan alas kaki

Pagu (Rp 000)

Realisasi (Rp 000) Kode Tujuan/Sasaran/Indikator Kinerja/DIPA Satuan

2020 Target

32

Dokumen terkait