BAB 5 ANALISA DAN PEMBAHASAN
4. Koridor Segmen 4
5.3 Analisis Character Appraisal Sebagai Rangkuman
Dari setiap hasil analisis yang telah diuraikan pada pembahasan diatas, menghasilkan suatu penilaian karakter tiap spot wisata untuk mendukung konsep penataan kawasan Pantai Losari yang dapat mengintegrasikan tiap spot wisata dengan tema khusus yang memberikan motivasi bagi wisatawan melakukan perjalanan wisata.
Gambar. 5.23 Simpulan Analisa (Hasil Analisis, 2015)
158
Berdasarkan hasil analisis deskriptif kualitatif untuk mengetahui karakteristik tiap atraksi wisata dalam kawasan Pantai Losari, dari Gambar 5.5 menunjukkan bahwa adanya penambahan spot wisata dalam kawasan Pantai Losari yaitu Sentra PKL Jajanan Khas Makassar yang cukup diminati oleh wisatawan dan menjadi daya tarik kawasan Pantai Losari, spot wisata yang terdapat dalam kawasan Pantai Losari juga dibedakan menjadi atraksi utama dan atraksi pendukung yaitu atraksi utama adalah Anjungan Pantai Losari dan atraksi pendukung adalah Kawasan Kuliner Makassar, Sentra PKL jajanan Makassar, Benteng Fort Rotterdam dan Pusat Ole-Ole Makassar. Dari klasifikasi jenis atraksi tersebut juga berpengaruh terhadap pemilihan rute dimana Anjungan Pantai Losari selalu ada dalam pemilihan rute karena merupakan atraksi utama dalam kawasan Pantai Losari.
Berdasarkan hasil analisis cognitive mapping dan single directional view untuk mengetahui karakteristik linkage saat ini yang menghubungkan tiap spot wisata dalam kawasan Pantai Losari dan pengaruh ruang luar terhadap kualitas linkage yang menghubungkan tiap spot wisata, diketahui bahwa keterkaitan antar massa dan ruang dalam kawasan cukup dinamis dan berkarakter pada Kawasan Pantai Losari. Keterkaitan antar spot wisata juga dipengaruhi oleh klasifikasi minat wisatawan terhadap atraksi wisata pada spot wisata, waktu operasional tiap spot wisata, dan klasifikasi berdasarkan kemudahan pergerakan wisatawan. Maka dari itu, dilihat pada
Gambar 5.5 menunjukkan bahwa keterkaitan antar tiap spot wisata dapat
dihubungkan dengan linkage yang baik apabila jalan, jalur pedestrian dan ruang luar yang menghubungkan tiap spot wisata ditingkatkan kualitasnya dan dihubungkan dengan sebuah rute perjalanan wisata.
Berdasarkan persepsi responden, pola pergerakan wisatawan dalam kawasan Pantai Losari didominasi single point (mengunjungi satu spot wisata), dimana spot wisata yang digemari wisatawan adalah spot wisata Reklamasi Anjungan Pantai Losari. Kesan wisatawan saat melakukan pergerakan dalam kawasan Pantai Losari adalah dominan kesan budaya Makassar yang disajikan dalam beberapa spot
159
wisata yang melekat dalam benak wisatawan saat mengunjungi kawasan ini, dan keinginan wisatawan untuk melakukan perjalanan wisata dalam kawasan Pantai Losari dominan menginginkan berjalan kaki dan menggunakan moda angkutan becak sambil menikmati atraksi wisata yang disajikan spot wisata dalam kawasan ini sehingga dapat menjadi masukan dalam pemberian alternatif rute.
Berdasarkan hasil index card diketahui bahwa daya tarik baik yang dominan maupun yang paling sedikit memotivasi wisatawan berkunjung perlu dikemas lebih menarik untuk memotivasi wisatawan untuk berkunjung ke kawasan Pantai Losari dan melakukan perjalanan wisata ke spot-spot wisata lainnya. Spot wisata yang paling sedikit diminati wisatawan sebaiknya perlu ditata dengan baik dengan penambahan atraksi wisata sehingga dapat memotivasi wisatawan untuk berkunjung ke spot-spot wisata tersebut.
5.5 Tema Khusus
Berdasarkan hasil analisa yang telah dijabarkan di atas, maka penilaian karakter Kawasan Pantai Losari untuk menentukan pemilihan tema khusus yang memberikan daya tarik dan kesan bagi wisatawan dalam menghubungkan tiap spot wisata sebagai berikut:
Tabel 5.13 Aspek Penilaian Pemilihan Tema Penataan Kawasan Pantai Losari
No. Aspek Penilaian Penjelasan 1. Karakteristik dan Potensi Atraksi Wisata
• Karakteristik atraksi wisata yang ditawarkan pada kawasan Pantai Losari dominan atraksi wisata budaya meliputi; bangunan peninggalan sejarah dan museum di Benteng Fort Rotterdam, bangunan keagamaan di Masjid Terapung, seni dan patung budaya di Anjungan Pantai Losari, serta mencoba kuliner (masakan) setempat di Kawasan Kuliner Makassar dan Sentra Jajanan PKL.
• Terdapat moda angkutan becak yang merupakan moda transportasi tradisional dan salah satu ikon budaya Makassar yang perlu dilestarikan serta dapat menjadi salah satu atraksi budaya dalam Kawasan Pantai Losari.
160
2.
Karakteristik Linkage
• Karakteristik linkage berdasarkan kesan wisatawan saat melintas dalam kawasan Pantai Losari adalah dominan kesan
budaya Makassar yang disajikan pada beberapa spot wisata
yang melekat dalam benak wisatawan saat mengunjungi kawasan ini.
• Pola pergerakan wisatawan didominasi pada spot-spot wisata yang menyajikan beragam atraksi wisata khususnya atraksi alam, kebudayaan dan sejarah.
3.
Persepsi Wisatawan
• Selain daya tarik utama wisatawan mengunjungi kawasan Pantai Losari melihat ikon kota Makassar dan keindahan Pantai Losari,
daya tarik kedua yang memotivasi wisatawan mengunjungi kawasan Pantai Losari adalah wisata budaya dengan
mengunjungi patung miniatur budaya 4 Suku Besar di Anjungan Pantai Losari dan Benteng Fort Rotterdam yang tidak dapat dijumpai di tempat lain selain mengunjungi langsung tempat tersebut yang mencerminkan budaya Makassar.
4.
Visi Pemerintah Kota Makassar
• Visi pemerintah Kota Makassar “Makassar Kota Dunia Berlandaskan Kearifan Lokal”, dari visi tersebut Pemerintah melakukan Reklamasi Pantai Losari untuk membangun ikon
kota Makassar bertaraf “dunia” namun tidak melupakan budaya – budaya lokal kota Makassar dengan membangun
pula atribut-atribut budaya di dalamnya.
Sumber: Hasil Analisis, 2015
Berdasarkan aspek penilaian di atas, maka tema khusus yang dipilih sebagai konsep dasar dan makro dalam penentuan kriteria dan konsep penataan adalah “Experiencing Makassar Cultural Attractions” yang mengintegrasikan tiap spot wisata dalam kawasan Pantai Losari baik secara fisik dan visual dengan atraksi kebudayaan Makassar melalui alternatif rute beberapa moda transportasi dan diharapkan dapat mendorong wisatawan untuk melakukan perjalanan wisata serta memberikan kesan yang khas bagi wisatawan.
161