HASIL AKTUALISASI A. KENDALA DAN ANTISIPASI
C. ANALISIS DAMPAK
Pelaksanaan kegiatan aktualisasi dengan menerapkan nilai-nilai dasar, peran dan kedudukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Peningkatan Keterampialan Dan Kemampuan Mahasiswa Dalam Penyusunan Skripsi Melalui Pembaharuan Pedoman Penyusunan Skripsi Lingkup Fakultas Hukum Universitas Sembilanbelas November Kolaka tidak terlepas dari pelaksanaan monitoring dan coaching. Suksesnya pelaksanaan kegiatan aktualisasi selama offcampus didukung oleh peran serta Bapak Yahyanto, S.H., M.H. selaku mentor yang meluangkan waktu dalam memantau jalannya tahapan yang dilakukan. Selama offcampus peserta melakukan 6 (enam) kali proses diskusi dan asistensi tahapan serta laporan yang akan disusun. Dalam hal ini peserta memperoleh arahan
100 agar meminimalisir adanya permasalahan yang kiranya dapat terjadi dalam proses pelaksanaan dan proses penyusunan.
Dalam masa offcampus peserta tidak hanya melakukan asistensi dan diskusi dengan mentor tetapi untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam pelaksanaan dan penyusunan hasil kegiatan aktualisasi, peserta melakukan kegiatan tanya jawab melalui pesan whatsapp dengan bapak Gafaruddin, S.E., M.S.i selaku coach. Selama offcampus peserta melakukan 1 (satu) kali proses tanya jawab dan asistensi tahapan serta penyusunan laporan yang akan dilakukan sehingga tujuan yang diharapkan dapat tercapai dan mampu terselesaikan tepat waktu. Peserta juga melakukan coaching dengan metode bertatap muka selama proses oncampus yaitu 2 jam pelajaran saat peserta masuk kembali ke dalam asrama untuk persiapan ujian evaluasi.
Proses ini dharapkan dapat lebih memantapkan hasil evaluasi kegiatan aktualisasi yang telah disusun sehingga siap untuk diujiankan.
Dampak positif dari kegiatan kordinasi dan konsultasi dengan pimpinan fakultas merupakan salah satu perwujudan manajemen ASN asas efektif dan efisien, profesionalitas, akuntabilitas dan kepastian hukum. Kegiatan kordinasi dan konsultasi juga sekaligus menjadi sarana penulis memperoleh saran dan masukan dari pimpinan dan rekan dosen lainnya.
Dampak negatif apabila terlebih dahulu tidak dilakukan kegiatan kordinasi dan konsultasi dengan pimpinan akan menyalahi etika kerja dan kegiatan aktualisasi menjadi tidak terarah.
Dampak positif dari kegiatan pembuatan pedoman penyusunan skripsi merupakan salah satu perwujudan
101 manajemen ASN asas efektif dan efisien, profesionalitas, akuntabilitas dan kepastian hukum. Kegiatan pembuatan pedoman penyusunan skripsi juga sekaligus menjadi sarana penulis untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan untuk pengembangan keilmuan terkait sistematika dan metode penulisan skripsi. Adapun dampak negatif apabila tidak dilaksanakan kegiatan pembuatan pedoman penyusunan skripsi maka kegiatan inti aktualisasi ini tidak akan terealisiasi.
Dampak positif dari kegiatan lokakarya pedoman penyusunan skripsi lingkup Fakultas Hukum USN merupakan salah satu perwujudan manajemen ASN asas efektif dan efisien, profesionalitas, akuntabilitas dan kepastian hukum. Kegiatan lokakarya pedoman penyusunan skripsi lingkup Fakultas Hukum USN juga sekaligus menjadi sarana penulis untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan melalui diskusi dan saling berbagi pengetahuan melalui lokakarya tersebut. Adapun dampak negative apabila tidak dilaksanakan lokakarya pedoman penyusunan skripsi lingkup Fakultas Hukum USN maka kegiatan inti aktualisasi ini tidak akan terealisiasi.
Dampak positif dari penetapan pedoman penyusunan skripsi lingkup Fakultas hukum USN merupakan salah satu perwujudan manajemen ASN asas efektif dan efisien, profesionalitas, akuntabilitas dan kepastian hukum. Kegiatan penetapan pedoman penyusunan skripsi lingkup Fakultas hukum USN juga sekaligus menjadi dasar pemberlakuan pedoman penyusunan skripsi. Dampak negatif apabila penetapan pedoman penyusunan skripsi lingkup Fakultas
102 Hukum USN tidak dilaksanakan maka kegiatan inti aktualisasi ini tidak akan terealisiasi.
Dampak positif sosialisasi pedoman penyusunan skripsi merupakan salah satu perwujudan manajemen ASN asas efektif dan efisien, profesionalitas, akuntabilitas dan kepastian hukum. Kegiatan sosialisasi pedoman penyusunan skripsi juga sekaligus menjadi sarana penulis untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan penyusunan skripsi. Dampak negatif apabila sosialisasi pedoman penyusunan skripsi tidak dilaksanakan maka mahasiswa tidak akan memiliki informasi terkait pedoman penyusunan skripsi lingkup Fakultas Hukum USN.
Dengan telah dilaksanakannya kegiatan aktualisasi dengan menerapkan nilai-nilai dasar ANEKA, peran dan kedudukan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Peningkatan Keterampialan Dan Kemampuan Mahasiswa Dalam Penyusunan Skripsi Melalui Pembaharuan Pedoman Penyusunan Skripsi Lingkup Fakultas Hukum Universitas Sembilanbelas November Kolaka maka tujuan pada bab I berhasil dicapai. Hal ini dapat dilihat dari terlaksananya tiap tahapan kegiatan yang telah disusun dan minimnya masalah yang terjadi serta mampu terselesaikannya masalah.
Peningkatan Keterampialan Dan Kemampuan Mahasiswa Dalam Penyusunan Skripsi berdasarkan hasil pengukuran pre-test dan post-test setelah diadakannnya pedoman penyusunan skripsi yang dijadikan dasar atau pedoman penyusunan skripsi. Dengan terlaksananya kegiatan aktualisasi ini maka isu yang diangkat terkait masih rendahnya Keterampialan Dan Kemampuan Mahasiswa
103 Dalam Penyusunan Skripsi dapat terpecahkan dengan terbetuknya pedoman penyusunan skripsi. Hal ini dapat terlihat pada lampiran foto dokumentasi capaian progres.
Untuk lebih singkat dan lebih jelasnya dapat dilihat pada lampiran tabel di bawah ini:
Tabel 3.
Ringkasan sebelum dan sesudah aktualisasi
No Sebelum Aktualisasi Setelah Aktualisasi Keterangan 1 Belum ada
104 BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan uraian pada Bab sebelumnya tentang hasil habituasi, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :
1. Pada agenda habituasi saya telah melaksanakan seluruh kegiatan pada rancangan aktualisasi dengan menerapkan nilai-nilai mata-mata pelatihan tentang nilai-nilai dasar ASN berupa Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi.
2. Dalam pembelajaran habituasi pada pelaksanaan rancangan aktualisasi, membawa dampak positif pada diri pribadi karena membiasakan saya dalam setiap melaksanakan tugas jabatan keseharian selalu menerapkan nilai-nilai dasar ASN maupun nilai-nilai kedudukan dan peran PNS dalam NKRI.
B. Saran
Terkait dengan beberapa simpulan sebagaimana dikemukakan pada bagian A di atas, perkenankan kami menyampaikan beberapa saran sebagai berikut :
1. Oleh karena pentingnya penerapan nilai-nilai dasar PNS dan nilai-nilai kedudukan dan peran PNS dalam NKRI dalam setiap perilaku maupun kegiatan sebagai dosen sehingga diupayakan selalu dipertahankan ataupun ditingkatkan.
2. Agar produk yang telah dihasilkan dari aktualisasi ini yang berupa pedoman penyusunan skripsi dapat dijadikan
105 pedoman dalam penyusunan skripsi lingkup Fakultas Hukum Universitas Sembilanbelas November Kolaka.
106 DAFTAR PUSTAKA
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2016.
Akuntabilitas. Modul Pelatihan Kader PNS.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2016.
Nasionalisme. Modul Pelatihan Kader PNS.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2016. Etika Publik. Modul Pelatihan Kader PNS.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2016. Komitmen Mutu. Modul Pelatihan Kader PNS.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2016. Anti Korupsi. Modul Pelatihan Kader PNS.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2016. Whole of Government. Modul Pelatihan Kader PNS.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2016.
Manajemen PNS. Modul Pelatihan Kader PNS.
Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia. 2016.
Pelayanan Publik. Modul Pelatihan Kader PNS.
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.