• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. PEMBAHASAAN DAN HASIL PENELITIAN

D. Analisis dan Pembahasan

Suatu penelitian akan dikatakan sah apabila semua regulasi dalam penelitian ini memenuhi standar uji validitas dan reliabilitas. Suatu penelitian harus pula

memiliki standar objektif, sistematis, dan subtantif, serta memiliki data yang valid, agar diperoleh hasil yang valid maka perlu diuji validitas dan reliabilitasnya sebagai berikut:

a) Uji Validitas

Uji validitas digunakan dalam suatu penelitian untuk menguji absahan dari kuesioner penelitian. Uji validitas atau yang sering juga disebut dengan uji ketepatan atau ketelitian suatu alat ukur dalam mengukur apa yang sedang ingin diukur. Menurut Sugiyono (2017:178) uji validitas menunjukkan derajat ketepatan antara data faktual yang terjadi pada objek data yang dikumpulkan oleh peneliti untuk mencari validitas sebuah item dan mengkorelasikan item tersebut dengan jumlah item. Data dalam penelitian ini dikatakan valid apabila memiliki nilai korelasi > 0,30 atau nilai > dari nilai , yang mana nilai df = N-2 dan pada penelitian ini N = 71 dan jika mengikuti rumus df = 71-2 = 69. Jadi nilai pada penelitian ini untuk df 69 = 0,2335. Jika > maka pernyataan tersebut dinyatakan valid. Untuk lebih jelasnya berikut ini adalah data uji validitas :

Tabel 4.29 Hasil Uji Validitas No Variabel Butir Pernyataan

Nomor Validitas Keterangan 1. Kualitas Pelayanan X.1 X.2 X.3 X.4 X.5 0.623 0.276 0.574 0.544 0.744 0.2335 0,2335 0.2335 0.2335 0.2335 Valid Valid Valid Valid Valid 2. Kepuasan Masyarakat Y.1 Y.2 Y.3 Y.4 0.793 0.919 0.954 0.855 0,2335 0.2335 0.2335 0.2335 Valid Valid Valid Valid Sumber : Hasil Olah Data Dari SPSS Versi 22

Berdasarkan tabel 4.26 terkait hasil pengujian validitas dengan seluruh indikator pernyataan yang tertuang dalam kuesioner sebagai alat ukur Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa, diperoleh hasil untuk keseluruhan nilai lebih besar dari nilai yaitu sebesar 0,2335. Berdasarkan hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa seluruh item pernyataan yang terdapat pada kuesioner dinyatakan valid.

b) Uji Reabilitas

Uji reliabilitas dimaksudkan untuk mengetahui adanya konsistensi alat

ukur dalam penggunaannya, atau dengan kata lain alat ukur tersebut mempunyai hasil yang konsisten apabila digunakan berkali-kali pada waktu yang berbeda. Menurut Riduwan (2019). Untuk uji reliabilitas digunakan Teknik Alpha Cronbach, dimana suatu instrumen dapat dikatakan handal (reliabel) bila memiliki koefisien keandalan atau alpha

sebesar 0,60 atau lebih. Pada penelitian ini perhitungan reliabilitas menggunakan rumus alpha yang dikemukakan oleh Riduwan (2019).

Tabel 4.30 Hasil Uji Reliabilitas

No Variabel Jumlah Item Cronbach’s Alpha Nilai Standar Keterangan

1. Kualitas Pelayanan 5 0.439 0,06 Reliabel

2.

Kepuasan Masyarakat

4 0.901 0,06 Reliabel

Sumber : Hasil Olah Data Dari SPSS Versi 22

Berdasarkan data di atas, maka diperoleh hasil bahwa keseluruhan dari item pernyataan yang tertuang dalam kuesioner memenuhi standar konsisten dan handal atau reliabel karena seluruh pernyataan dalam setiap variabel memiliki nilai > 0,06.

c) Analisis Regresi Linier Berganda

Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah

menggunakan analisis regresi berganda dengan program SPSS versi 22.

Analisis regresi berganda untuk menghitung besarnya pengaruh secara kuantitatif dari suatu perubahan kejadian (variabel X1, X2, X3, X4 dan X5) terhadap kejadian lainnya (variabel Y). Adapun data hasil analisis perhitungan regresi sederhana sebagai berikut:

Tabel 4.31 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda

Variabel Bebas Variabel

Terikat B Beta

T

Sig

Bukti fisik Keputusan

Pelanggan 0.576 0.618 9.771 0.000 Keandalan Keputusan

Pelanggan 0.142 0.152 2.590 0.012 Daya Tanggap Keputusan

Pelanggan 0.120 0.150 2.528 0.014 Jaminan Keputusan

Pelanggan 0.087 0.124 2.610 0.011 Kepedulian Kepuasan

Pelanggan 0.045 0.165 2.486 0.042

Sumber : data diolah dengan SPSS V 22 (2020)

Berdasarkan data tabel 4.28 di mana hasil analisis regresi diperoleh persamaan regresi sebagai berikut :

Koefisien dari hasil perumusan regresi linear berganda tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Nilai b0 mengandung arti bahwa nilai konstanta variabel X (Bukti Fisik, Keandalan, Daya Tanggap, Jaminan dan Kepedulian) adalah 12.493.

2. Nilai 0.618 pada Variabel Bukti Fisik (X1) adalah bernilai positif sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi bukti fisik langsung yang diberikan PDAM Tirta jeneberang, Maka akan semakin tinggi pula kepuasan pelanggan.

3. Nilai 0.152 pada variabel Kehandalan (X2) adalah bernilai positif sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi kehandalan yang diberikan PDAM Tirta jeneberang, Maka akan semakin tinggi pula kepuasan pelanggan.

4. Nilai 0.150 pada Variabel Daya tanggap (X3) adalah bernilai positif sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi Daya Tanggap yang diberikan PDAM Tirta jeneberang, Maka akan semakin tinggi pula kepuasan pelanggan.

5. Nilai 0.124 pada Variabel Jaminan (X4) adalah bernilai positif sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi Jaminan yang diberikan PDAM Tirta jeneberang, Maka akan semakin tinggi pula kepuasan pelanggan.

6. Nilai 0.165 pada Variabel Kepedulian (X5) adalah bernilai positif sehingga dapat dikatakan bahwa semakin tinggi Kepedulian yang diberikan PDAM Tirta jeneberang, Maka akan semakin tinggi pula kepuasan pelanggan.

Dari hasil persamaan regresi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas Pelayanan sangat berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat pada PDAM Tirta Je‟neberang Kabupaten Gowa.

d) Uji Hipotesis

1. Uji Parsial (Uji T)

Uji ini digunakan untuk menunjukkan seberapa jauh pengaruh variabel independen (Bukti Fisik, Keandalan, Daya Tanggap, Jaminan dan Kepedulian) secara individual dalam menjelaskan

variabel dependen (Kepuasan pelanggan). Melalui perhitungan t yang diperoleh nilai thitung masing-masing variabel bebas dengan nilai ttabel dengan taraf 5% di mana hasil pengujian. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan kriteria:

Jika t hitung > t tabel maka hipotesis diterima Jika t hitung < t 91able maka hipotesis ditolak

Table 4.32 Hasil Uji T

Model T Sig. Bukti Fisik 9.771 0.000 Keandalan 2.590 0.012 Daya Tanggap 2.528 0.014 Jaminan 2.610 0.011 Kepedulian 2.486 0.042

Sumber : data diolah dengan SPSS 22

Berdasarkan tabel tersebut, peneliti dapat memberikan analisa hasil uji T bahwa variabel Bukti Fisik (X1) menghasilkan nilai thitung sebesar 9.771, Kendalan (X2) menghasilkan nilai thitung sebesar 2.590, Daya Tanggapi (X3) dengan nilai thitung sebesar 2.528, dan Jaminan (X4) dengan nilai thitung sebesar 2610, kepedulian (X5) dengan nilai thitung sebesar 2.486. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa bukti fisik, keandalan, daya tanggapi, jaminan dan kepedulian berpengaruh secara parsial atau secara individu

terhadap keputusan peelanggan dengan itu hipotesis untuk uji t “Diterima”.

2. Uji simultan (Uji F)

Uji ini digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat (Sugiyono, 2015). Apabila thitung > ttabel maka dapat dikatakan berpengaruh, yaitu terdapat pangaruh antara variabel bebas yang diteliti dengan variabel terikatnya.Sebaliknya, jika thitung < ttabel, maka dapat dikatakan tidak berpengaruh.

Tabel 4.33 Hasil Uji F

Model Df F Sig.

1 Regression Residual

5 117.638 .000b

Total 71

Hasil uji hipotesis dapat dilihat pada tabel 4.33 nilai Fhitung diperoleh sebesar 117.638 dengan tingkat signifikan 0,000. Karena Fhitung lebih besar dari Ftabel di mana Ftabel sebesar 2.346 dan tingkat signifikasi lebih kecil dari 0,05 maka hipotesis diterima, sehingga dapat dikatakan bahwa bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan dan kepedulian. berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap keputusan pelanggan pada PDAM Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa.

3. Uji koefisien determinasi

Uji determinasi dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen (X) terhadap variabel

dependen (Y) Koefisien determinasi dapat diperoleh dengan cara mengkuadratkan koefisien korelasi atau R Squared (R2).

Tabel 4.34 Hasil Uji koefisien determinas

Model R Square

1 0.903

Total 71

Sumber : data diolah dengan SPSS 22

Berdasarkan hasil uji determinasi diatas didapatkan nilai R Square sebesar 0,903, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa bukti fisik (X1), keandalan (X2), daya tanggap (X3), jaminan (X4) dan kepedlian (X5) mempengaruhi Keputusan Pembelian (Y) sebesar 9.03%. Sedangkan, sisanya (0.97%) dipengaruhi oleh variabel lain di luar dari penelitian ini.

Dokumen terkait