• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV PENEMUAN DAN PEMBAHASAN

B. Analisis dan Pembahasan

a. Uji Validitas

Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan Pearson Correlation. Pedoman suatu model dikatakan valid jika tingkat signifikasi dibawah 0,05 maka butir pertanyaan tersebut dapat dikatakan valid.

Masing-masing pertanyaan dimasukan kedalam uji validitas dengan menggunakan spss 12. Berdasarkan tabel corellations kemudian dapat kita dilihat nilai pearson correlation dan nilai sig dari masing-masing pertanyaannya, kemudian di rangkum dalam satu tabel seperti tabel yang tertera di bawah ini. Tabel berikut menunjukan hasil uji validitas berdasarkan hasil dari olahan data spss 12 yang telah dirangkum secara keseluruhan.

Tabel 4.5 Hasil Uji Validitas

Item Pertanyaan Sig Person Correlation Keterangan

P1 0,001 0,538** Valid P2 0,001 0,544** Valid P3 0,000 0,646** Valid P4 0,000 0,771** Valid P5 0,000 0,759** Valid P6 0,000 0,793** Valid P7 0,000 0,825** Valid P8 0,000 0,803** Valid P9 0,000 0,844** Valid P10 0,000 0,768** Valid P11 0,000 0,608** Valid P12 0,000 0,681** Valid FK1 0,000 0,818** Valid FK2 0,000 0,715** Valid FK3 0,000 0,818** Valid FK4 0,000 0,809** Valid H1 0,000 0,688** Valid

H2 0,000 0,845** Valid H3 0,000 0,654** Valid PJ1 0,001 0,555** Valid PJ2 0,054 0,333* Tidak Valid PJ3 0,000 0,731** Valid PJ4 0,000 0,668** Valid PJ5 0,007 0,451** Valid PJ6 0,000 0,593** Valid

Sumber : Data primer yang diolah

Tabel 4.5 diatas menunjukan bahwa pertanyaan dari tiap-tiap variabel yang valid maupun yang tidak valid. Seperti terlihat semua pertanyaan dapat dikatakan valid karena memiliki nilai signifikan di bawah 0,05. Dari tabel hasil uji validitas terdapat satu pertanyaan yang dinyatakan tidak valid, karena pertanyaan tersebut memiliki nilai signifikan di atas 0,05 yaitu untuk pertanyaan PD2 (0,054) sehingga satu pertanyaan tersebut harus dikeluarkan dan tidak diikutsertakan dalam pengujian data selanjutnya.

b. Uji Realibilitas

Hasil pengujian reliabilitas dalam penelitian ini dengan uji statistik Cronbach Alpha ( ), pedoman pengukuran adalah jika nilai koefisien alpha diatas 0,6 Nunnally (1967) dalam Ghozali (2005). Hasil dari uji reliabilitas dapat dilihat pada tabel 4.6

Masing-masing pertanyaan dimasukan kedalam uji reliabilitas dengan menggunakan spss 12. Berdasarkan tabel item total statistic kemudian dapat kita dilihat nilai Cronbach’s Alpha if Items Deleted dari masing-masing pertanyaannya, kemudian di rangkum dalam satu tabel seperti tabel yang tertera di bawah ini. Tabel berikut menunjukan hasil uji reliabilitas berdasarkan hasil dari olahan data spss 12 yang telah dirangkum secara keseluruhan.

Tabel 4.6 Hasil Uji Reliabilitas

Item Pertanyaan Alpha if Item Deleted Keterangan

P1 0,759 Reliabel P2 0,759 Reliabel P3 0,751 Reliabel P4 0,750 Reliabel P5 0,745 Reliabel P6 0,742 Reliabel P7 0,733 Reliabel P8 0,733 Reliabel P9 0,737 Reliabel P10 0,756 Reliabel P11 0,758 Reliabel P12 0,758 Reliabel FK1 0,775 Reliabel FK2 0,786 Reliabel FK3 0,765 Reliabel FK4 0,764 Reliabel H1 0,781 Reliabel H2 0,698 Reliabel H3 0,795 Reliabel PJ1 0,707 Reliabel PJ3 0,648 Reliabel PJ4 0,685 Reliabel PJ5 0,726 Reliabel

PJ6 0,697 Reliabel Sumber : Data primer yang diolah

2. Uji Asumsi Klasik a. Uji Normalitas

Hasil Uji Normalitas sebagai berikut : Gambar 4.1 Hasil Uji Normalitas

-2 -1 0 1 2

Regression Standardized Residual

0 2 4 6 8 10 Fr eq ue nc y Mean = 1.38E-16 Std. Dev. = 0.969 N = 34

Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Histogram

Gambar 4.1, dapat dilihat bahwa adanya normalitas dengan melihat histogram standar residual.

b. Uji Multikolinieritas

Hasil Uji Multikolinieritas data ditunjukkan dengan tabel sebagai berikut:

Tabel 4.7

Hasil Uji Multikolinieritas Coefficients(a) Model Collinearity Statistics Toleranc e VIF 1 Total Score Pertanyaan Mengenai PPnBM ,809 1,237 Total Score Pertanyaan Mengenai Fluktuasi Kurs Rupiah terhadap Dollar ,764 1,309 Total Score Pertanyaan Mengenai Harga ,859 1,164

a Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Tabel 4.7 menunjukkan bahwa tidak ada variabel independen yang memiliki nilai tolerance kurang dari 0,01. Hasil perhitungan nilai Variance Inflation Factor (VIF) juga menunjukkan hal yang sama tidak ada satupun variabel yang memiliki nilai VIF lebih dari 10. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi problem multikolonieritas antar variabel independen dalam model regresi ini.

c. Uji Heteroskadistisitas

Hasil uji heteroskedastisitas dapat dilihat pada gambar 4.2 berikut: Gambar 4.2

-2 -1 0 1 2

Regression Standardized Predicted Value

-2 -1 0 1 2 3 R e g re ss io n S tu d en ti ze d R es id u al

Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Scatterplot

Gambar 4.2 dapat dilihat titik-titik menyebar secara acak dan tidak membentuk suatu pola tertentu, serta tersebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y. Ini berarti tidak terjadi heteroskedatisitas pada model regresi. Sehingga model regresi ini dapat digunakan untuk menganalisis pengaruh penghapusan PPnBM dan fluktuasi kurs rupiah terhadap penjualan dengan harga sebagai variabel intervening.

3. Uji Hipotesis

Uji Hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan analisis jalur (Path Analysis). Analisi jalur adalah analisis yang digunakan untuk menjelaskan hubungan kausalitas antara suatu variabel atau beberapa variabel yang telah ditetapkan sebelumnya berdasarkan teori Path Modeladalah model dasar yang

digunakan untuk menganalisis jalur (path analysis) untuk mengestimasi kekuatan dari hubungan-hubungan kausalitas yang digambarkan dalam path model.

a. Ha1 : Penghapusan PPnBM elektronik berpengaruh secara langsung terhadap tingkat penjualan pada pedagang eceran.

Tabel 4.8

PPnBM Terhadap Tingkat penjualan Coefficients(a) Mode l Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 16,719 1,862 8,978 ,000 Total Score Pertanyaan Mengenai PPnBM ,164 ,042 ,565 3,874 ,000

a Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Model Summary(b) Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,565(a) ,319 ,298 1,885

a Predictors: (Constant), Total Score Pertanyaan Mengenai PPnBM b Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Tabel 4.8, memberikan nilai standarized beta variabel sebesar 0,565 dengan tingkat signifikasi sebesar 0,000. Nilai standarized beta 0,565 merupakan nilai path jalur P1. Artinya bahwa hubungan antara penghapusan PPnBM elektronik terhadap tingkat penjualan berpengaruh positif dan signifikan. Ini berarti sesuai dengan Ha1 yaitu, Penghapusan PPnBM elektronik berpengaruh secara langsung (tidak melewati variabel intervening) terhadap tingkat penjualan pada pedagang eceran elektronik wilayah Kramat Jati.

Hipotesis pertama juga diperkuat dengan hasil pernyataan Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika (IATT) Depperin, Budi Darmadi, pada jumpa pers, di Jakarta, Jumat (10 Oktober 2008). Ia mengatakan, penghapusan PPnBM

barang elektronik tersebut dilakukan secara bertahap dan tahap awal adalah perluasan penghapusan PPnBM TV, mesin cuci, dan kamera digital yang sebelumnya dikenakan PPnBM sebesar 10%.

Budi juga mengatakan bahwa produk yang dihapuskan PPnBM kali ini merupakan produk elektronik yang permintaannya tinggi di masyarakat. Pihaknya menargetkan dengan penghapusan PPnBM tiga produk elektronik tersebut akan terjadi peningkatan permintaan sekitar 11% untuk masing-masing produk.

b. Ha2 : Fluktuasi kurs rupiah terhadap dollar berpengaruh secara langsung terhadap tingkat penjualan pada pedagang eceran.

Tabel 4.9

Fluktuasi Kurs Rupiah Terhadap Tingkat Penjualan

Coefficients(a) Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 18,317 2,096 8,739 ,000 Total Score Pertanyaan Mengenai Fluktuasi Kurs Rupiah terhadap Dollar ,339 ,127 ,426 2,665 ,012

a Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Model Summary(b) Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,426(a) ,182 ,156 2,066

a Predictors: (Constant), Total Score Pertanyaan MengenaI Fluktuasi Kurs Rupiah terhadap Dollar

b Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Tabel 4.9, memberikan nilai standarized beta variabel sebesar 0,426 dengan tingkat signifikasi sebesar 0,012. Nilai standarized beta 0,426

merupakan nilai path jalur P2. Artinya bahwa hubungan antara fluktuasi kurs rupiah terhadap tingkat penjualan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Ini berarti sesuai dengan Ha2 yaitu, fluktuasi kurs rupiah terhadap dollar berpengaruh secara langsung (tidak melalui variabel intervening) terhadap tingkat penjualan pada pedagang eceran.

Hasil hipotesis kedua juga seiring dengan penelitian yang dilakukan oleh Jan Horas V. Purba dan San San Sri pada tahun 2006 yang berjudul “Analisis Pengaruh Fluktuasi Nilai Tukar IDR pada USD Terhadap Tingkat Penjualan Dalam Kaitannya Dengan Economic Exposure (studi kasus : PT. Uni Makmur Elektrika)”. Salah satu hasil dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh positif fluktuasi IDR tehadap tingkat penjualan yang dihasilkan PT. Uni Makmur Elektrika.

c. Ha3 : Harga barang berpengaruh secara langsung terhadap tingkat penjualan pada pedagang eceran.

Tabel 4.10

Harga Barang Terhadap Tingkat Penjualan Coefficients(a) Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 19,923 3,668 5,432 ,000 Total Score Pertanyaan Mengenai Harga ,294 ,275 ,186 1,069 ,293

a Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Model Summary(b)

a Predictors: (Constant), Total Score Pertanyaan Mengenai Harga

b Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,186(a) ,035 ,004 2,244

Tabel 4.10, memberikan nilai standarized beta variabel sebesar 0,186 dengan tingkat signifikasi sebesar 0,293. Nilai standarized beta 0,186 merupakan nilai path jalur P5. Artinya bahwa hubungan antara harga barang terhadap tingkat penjualan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Ini berarti sesuai dengan Ha3 yaitu, harga barang berpengaruh secara langsung (tidak melalui variabel lain) terhadap tingkat penjualan pada pedagang eceran.

Begitu pula dengan halnya hipotesis pertama dan kedua, hipotesis ketiga juga diperkuat oleh Tendie Taufiq dalam tesisnya pada tahun 2005 yang berjudul “Pengaruh Penetapan Harga Terhadap Tingkat Volume Penjualan”. Penelitian Tendie dilakukan disebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri. Penetapan harga itu sendiri dipengaruhi oleh beberapa biaya, contohnya yaitu biaya produksi sehingga penetapan harga sangat penting bagi PT. Cahaya Sakti Multi Intraco.

Hasil penelitian Tendie menyatakan bahwa berdasarkan penelitian dan pengolahan data yang penulis lakukan pada PT. Cahaya Sakti Multi Intraco dapat disimpukan bahwa penetapan harga sangat berpengaruh terhadap tingkat volume penjualan.

d. Ha4 : Harga merupakan variabel intervening antara penghapusan PPnBM elektronik terhadap tingkat penjualan pada pedagang eceran.

Tabel 4.11

PPnBM Terhadap Harga Barang Coefficients(a) Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 23,909 12,381 1,931 ,062

Total Score Pertanyaan Mengenai Harga

1,461 ,928 ,268 1,574 ,125

a Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai PPnBM

Model Summary(b) Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,268(a) ,072 ,043 7,576

a Predictors: (Constant), Total Score Pertanyaan Mengenai Harga b Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai PPnBM

Harga Barang Terhadap Tingkat Penjualan Coefficients(a) Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 19,923 3,668 5,432 ,000 Total Score Pertanyaan Mengenai Harga ,294 ,275 ,186 1,069 ,293

a Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Model Summary(b)

a Predictors: (Constant), Total Score Pertanyaan Mengenai Harga b Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Tabel 4.11 memberikan nilai standarized beta variabel sebesar 0,268 dengan tingkat signifikasi sebesar 0,125. Nilai standarized beta 0,268 merupakan nilai path jalur P3. Artinya bahwa hubungan antara penghapusan PPnBM elektronik terhadap harga barang berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Karena nilai P3 (0,268) X P5 (0,186) = 0,049848 lebih kecil dari P1 (0,565), sehingga Ha4 ditolak, sehingga dapat diartikan bahwa harga barang

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,186(a) ,035 ,004 2,244

bukan merupakan variabel intervening antara penghapusan PPnBM elektronik terhadap tingkat penjualan.

Hasil hipotesis keempat menyatakan hal yang sama dengan hasil penelitian Aida Noerma Nurliesma dalamskripsinya tahun 2008 yang berjudul “Analisis Pengaruh Pengenaan PPN atas PKP Pada Tingkat Pedagang Eceran Terhadap Daya Beli Konsumen Dengan Harga dan Pendapatan Sebagai Variabel Intervening (studi empiris pada konsumen apotik Wilayah Jakarta Selatan)”. kesamaan antara hasil penelitian Aida dan Hipotesis keempat yaitu sama-sama menyatakan bahwa kebijakan pemerintah dalam menentukan tarif pajak akan mempengaruhi penjualan.

e. Ha5 : Harga merupakan variabel intervening antara fluktuasi kurs rupiah terhadap tingkat penjualan pada pedagang eceran.

Tabel 4.12

Fluktuasi Kurs Rupiah Terhadap Harga Barang Coefficients(a) Model Unstandardized Coefficients Standardize d Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 6,982 4,400 1,587 ,12 2 Total Score Pertanyaan Mengenai Harga ,700 ,330 ,351 2,121 ,04 2

a Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Fluktuasi Kurs Rupiah terhadap Dollar

Model Summary(b) Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,351(a) ,123 ,096 2,693

a Predictors: (Constant), Total Score Pertanyaan Mengenai Harga

b Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Fluktuasi Kurs Rupiah terhadap Dollar

Coefficients(a) Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 19,923 3,668 5,432 ,000 Total Score Pertanyaan Mengenai Harga ,294 ,275 ,186 1,069 ,293

a Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Model Summary(b) Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,186(a) ,035 ,004 2,244

a Predictors: (Constant), Total Score Pertanyaan Mengenai Harga b Dependent Variable: Total Score Pertanyaan Mengenai Penjualan

Tabel 4.13 memberikan nilai standarized beta variabel sebesar 0,351 dengan tingkat signifikasi sebesar 0,042. Nilai standarized beta 0,351 merupakan nilai path jalur P4. Artinya bahwa hubungan antara fluktuasi kurs rupiah terhadap harga barang berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Karena nilai P4 (0,351) X P5 (0,186) = 0,065286 lebih kecil dari P2 (0,426), sehingga Ha5 ditolak, sehingga dapat diartikan bahwa harga barang bukan merupakan variabel intervening antara fluktuasi kurs rupiah terhadap tingkat penjualan.

Beberapa tabel di atas, terdapat beberapa tabel yang menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang tidak signifikan. Artinya, terdapat faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi tingkat penjualan selain fluktuasi kurs, dan harga barang.

Berdasarkan hasil penelitian hipotesis secara keseluruhan, menunjukkan bahwa penghapusan PPnBM elektronik dan fluktuasi kurs rupiah terhadap dollar berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap penjualan barang elektronik

pada tingkat pedagang eceran. Besarnya pengaruh langsung (pengaruh yang tidak melalui variabel lain) antara penghapusan PPnBM elektronik terhadap penjualan (P1) adalah 0.565 dan pengaruh tidak langsung sebesar (P3XP5) = (0,268X0,186) = 0,049848. Sedangkan besarnya pengaruh langsung antara fluktuasi kurs rupiah terhadap penjualan (P2) adalah 0,426 dan pengaruh tidak langsung (pengaruh yang melalui variabel lain sebagai perantara) sebesar (P4XP5) = (0,351X0,186) = 0,065286. Kedua path correlations pengaruh langsung lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung, jadi dapat dikatakan bahwa harga barang bukan merupakan variabel intervening antara penghapusan PPnBM elektronik dan fluktuasi kurs rupiah terhadap tingkat penjualan barang elektronik.

Gambar 4.3

Diagram Jalur Pengaruh Penghapusan PPnBM elektronik dan Fluktuasi Kurs Rupiah Terhadap Penjualan Pada Tingkat Pedagang Eceran

Penghapusan PPnBM Elektronik (X1) Fluktuasi Kurs (X2) Tingkat Penjualan (Y) Harga Barang (Intervening) P1 = 0 ,5 6 5 2P = 0 ,4 2 6 P 4 = 0 ,3 5 1 P3 = 0 ,2 6 8 P 5 = 0 ,1 8 6

BAB V

KESIMPULAN DAN IMPLIKASI

A. Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh langsung (pengaruh yang tidak melalui variabel lain sebagai perantara) dan tidak langsung (pengaruh yang harus melalui variabel lain sebagai perantara) dari adanya penghapusan PPnBM elektronik dan fluktuasi kurs rupiah terhadap tingkat penjualan pada pedagang eceran. Responden penelitian ini berjumlah 34 orang pedagang elektronik yang berada di wilayah pasar kramat jati, Jakarta Timur. Pengujian penelitian ini menggunakan analisis jalur (path analysis).

Berdasarkan pengujian dan analisis data, dapat disimpulkan bahwa :

1. Terdapat pengaruh antara penghapusan PPnBM elektronik terhadap tingkat penjualan yang ditunjukkan oleh P1(pengaruh antara penghapusan PPnBM dengan tingkat penjualan) yaitu sebesar 0,565.

2. Terdapat pengaruh antara fluktuasi kurs rupiah terhadap tingkat penjualan yang ditunjukkan oleh P2 (pengaruh fluktuasi kurs dengan tingkat penjualan) yaitu sebesar 0,426.

3. Terdapat pengaruh antara harga barang terhadap tingkat penjualan yang ditunjukkan oleh P5 (pengaruh harga barang dengan tingkat penjualan) yaitu sebesar 0,186.

4. Harga barang bukan merupakan variabel intervening antara penghapusan PPnBM elektronik dengan tingkat penjualan, karena nilai pengaruh tidak langsung (pengaruh yang melalui variabel lain sebagai perantara) yang ditunjukkan oleh P3 x P5 < P1 yaitu sebesar (0,268X0,186) = 0,049848, lebih kecil dari P1 (0,565).

5. Harga barang juga bukan merupakan variabel intervening antara fluktuasi kurs rupiah terhadap tingkat penjualan, karena nilai pengaruh tidak langsung (pengaruh yang

melalui variabel lain sebagai perantara) yang ditunjukkan oleh P4 x P5 < P2 yaitu sebesar (0,351X0,186) = 0,065286, lebih kecil dari P2 (0,426).

B. Implikasi

Penelitian ini seluruh variabelnya telah teruji reliabilitas dan validitasnya. Penelitian ini memenuhi uji normalitas serta terbebas dari adanya gejala multikolonieritas dan heteroskedastisitas dapat diimplikasikan bahwa penelitian ini layak dikembangkan. Dari beberapa poin kesimpulan di atas juga memberikan implikasi bahwa penghapusan PPnBM elektronik dan fluktuasi kurs rupiah mempengaruhi tingkat penjualan secara langsung, artinya pengaruh variabel X terhadap variabel Y tidak melalui variabel intervening sebagai variabel perantara. Sedangkan harga barang mempunyai pengaruh tetapi tidak sebesar pengaruh penghapusan PPnBM elektronik dan fluktuasi kurs rupiah terhadap dollar.

Selain itu ada beberapa pengaruh, yang akan terjadi meskipun tidak signifikan seperti akan bertambahnya pengangguran yang disebabkan oleh berkurangnya permintaan terhadap barang lokal karena kalah bersaing dengan produk impor yang diyakini memiliki kualitas baik dibanding kualitas produk lokal. Selain itu harga barang impor yang menjadi relatif murah karena tidak adanya PPnBM.

C. Keterbatasan

Keterbatasan penelitian ini adalah :

1. Waktu penelitian dilakukan pada jam-jam sibuk melakukan transaksi perdagangan, sehingga mempengaruhi pengisian kuisioner.

2. Data penelitian ini diambil melalui kuesioner dimana kesimpulan yang diambil hanya berdasarkan pada data yang dikumpulkan melalui penggunaan instrumen secara

tertulis, sehingga persepsi responden akan berbeda apabila data yang diperoleh melalui wawancara atau terlibat langsung dalam aktivitas di beberapa wilayah dan waktu yang berbeda.

3. Pedagang yang ada, kebanyakan tidak punya waktu luang yang banyak saat berada di toko.

D. Rekomendasi

Hasil dari penelitian ini bukan merupakan hasil final dan berlaku selamanya namun sangat diharapkan adanya perbaikan dan dukungan oleh peneliti berikutnya. Oleh karena itu, penelitian di masa mendatang diharapkan dapat menyajikan hasil penelitian yang lebih berkualitas lagi dengan adanya beberapa masukkan mengenai beberapa hal, diantaranya: 1. Memperluas populasi penelitian. Populasi penelitian tidak hanya diambil dari para

pedagang yang ada pada wilayah pasar Kramat Jati saja, mungkin bisa dikembangkan pada pedagang elektronik eceran di seluruh Jakarta.

2. Dalam melakukan penyebaran kuesioner, ada konfirmasi dan pendekatan terlebih dahulu kepada responden agar hasil yang diperoleh lebih akurat dan proses pengembalian dapat berlangsung lebih cepat.

3. Menggunakan instrumen penelitian lain seperti wawancara, agar persepsi responden terhadap instrumen penelitian menjadi sama rata.

4. Mengeksplorasi kembali berbagai variabel lain yang mungkin berpengaruh pada tingkat penjualan diluar dari apa yang telah dikaji dalam penelitian ini seperti misalnya variabel tingkat pendapatan.

5. Menambah jumlah responden dalam penelitian sehingga dapat menambah keakuratan hasil penelitian.

DAFTAR PUSTAKA

Bisnis Indonesia. “Mencermati Usul Penghapusan PPnBM ”, diakses pada tanggal 15 Oktober 2008.

www.kompas.com/kompascetak/0303/30/fokus/227688.htm

Boedijoewono, Noegroho, Drs., Pengantar Statistika (Ekonomi dan Bisnis), UPP STIM YKPN, Jakarta, 2007.

Budiman, Rina. Hubungan Perubahan Kurs Terhadap Penjualan PT. Prima Makmur Rotokemindo Sampai Dengan Akhir Tahun 2000, Tesis FEI-Atmajaya, Jakarta, 2001.

Fitriandi, Primandita, dkk. Kompilasi Undang-undang Perpajakan Terlengkap, Edisi Pertama, Salemba Empat, Jakarta, 2005.

Ghozali, Imam. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program 2. BP Univ.Diponegoro, Semarang, 2005.

Haryono, Jusuf. Dasar-dasar Akuntansi, STIE YKPN, Yogyakarta, 2000.

Heryanto & Lukman. Statistik Ekonomi, penerbit LP UIN, Jakarta, 2008.

Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI), Standar Akuntansi Keuangan Per 1 Oktober 2004, Salemba Empat, Jakarta, 2004.

Indriantoro, Nur & Bambang Supomo. Metodologi Penelitian Bisnis untuk Akuntansi dan Manajemen, BPFE, Yogyakarta, 2002.

Keputusan Mentri Keuangan RI No.252/KMK.03/2002 tentang Pedagang Eceran

Keputusan Mentri Keuangan (KMK) No.137 / PMK.011 / 2008 tentang Jenis Barang Kena Pajak Tergolong Mewah selain Kendaraan Bermotor yang dikienakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Khadijah, Umi. Pengaruh Karakteristik Wajib Pajak Terhadap Keberhasilan Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), LPFE-Trisakti, Jakarta, 2005.

Kuncoro, Mudrajad. Metode Kuantitatif-Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis dan Ekonomi, UMP AMP YKPN, Yogyakarta, 2001.

Laksana, Fajar. Manajemen Pemasaran, Cet:Pertama, Graha Ilmu, Yogyakarta, 2008.

Mardismo, Prof., Drs., Akt., MBA. Perpajakan, Edisi Revisi 2008, Penerbit Andi Offset, Yogyakarta, 2008.

Noerma, Aida Nurliesma., Analisis Pengaruh Pengenaan PPN Atas PKP Pada Tingkat Pedagang EceranTerhadap Daya Beli Konsumen Dengan Harga dan Pendapatan Sebagai Variabel Intervening, skripsi-LP UIN, Jakarta, 2008.

______.”PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) / PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG

MEWAH (PPnBM)” diakses tanggal 22April2008.

http://www.indonext.com/report/repot407.html

______.”PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH (PPnBM) TIGA PRODUK

ELEKTRONIK DIHAPUS” diakses tanggal 11 Oktober 2008.

http://www.kapanlagi.com/

_____.’’Pengertian Pedagang Eceran”, diakses pada 06 Agustus 2009.

www.ptaskes.com/webaskes/actionberita.htm:jssesionid=5CEB1FCB6F877E1C5D2B EF=detail,

Pramesti, Getut. Aplikasi SPSS 15.0 dalam model Linier Statistika. PT. Elek Media Komputindo, Jakarta, 2007.

Purba, Jan Horas V dan San San Sri, “Analisis Pengaruh Fluktuasi Nilai Tukar IDR Pada USD Terhadap Tingkat Penjualan Dalam Kaitannya Dengan Economic Exposure (Studi Kasus pada PT. Uni Makmur Elektrika)”, Jurnal Ilmiah Ranggagading, Vol. 06 No. 2, LP-JIR, Bogor, 2006.

Republik Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945, Pasal 23 Ayat 2.

Samuel, E.Paul. “Ilmu Mikro Ekonomi”. Media Global Edukasi, Jakarta, 2003.

Stanton, William J. Fundamental of Marketing, Ed:7, Terjemahan Lamarto dan Johanes, Erlangga, Jakarta, 1991.

Suandy, Erly. Hukum Pajak, Edisi ketiga, penerbit Salemba Empat, Jakarta, 2005.

Suharyadi dan Purwanto, Statistika Untuk Ekonomi & Keuangan Modern. Ed;Pertama, Salemba Empat, Jakarta, 2003.

Sukirno, Sadono. Pengantar Teori Ekonomi Mikro, Ed:3, PT.Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2002.

Swastha, Basu. Manajemen Penjualan, Ed:3, BPFE, Yogyakarta, 2001.

Tufiq, Tendie. ”Pengaruh Penetapan Harga Terhadap Tingkat Volume Penjualan”. Thesis JBPTSTIEK, Jakarta : 2005.

Undang-undang RI Nomor.18 tahun 2000, tentang Perubahan UU No.18 Tahun 1983 mengenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)

Undang-undang RI Nomor 28 tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang No.6 Tahun 1983 mengenai Ketentuan Umum & Tata Cara Perpajakan Beserta Penjelasan & Peraturan Pelaksanaannya.

Usman, Husaini, Prof., Dr., M.Pd. dan R.Purnomo Setiady Akbar, Pengantar Statistik, edisi kedua, PT. Bumi Aksara, Jakarta, 2006.

Waluyo, Perpajakan Indonesia, edisi keenam, Salemba Empat, Jakarta, 2006.

Warren Carl.S, dkk. Prinsip-prinsip Akuntansi, diterjemahkan oleh Alfons S dan Helda G, Erlangga, Jakarta, 1999.

Zulliana, Ika. Analisis Kontribusi Penerimaan PPN dan PPnBM Terhadap Total penerimaan Pajak Pada KPP Jati Kramat-Jakarta, Skripsi LP-UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, 2006.

LAMPIRAN 1

KUESIONER

Kuisioner ini digunakan untuk keperluan saya, Mayang Liandhika Wuri sebagai penulis dalam rangka menyusun skripsi yang berjudul “Analisis Pengaruh Penghapusan Pajak Pertambahan Nilai atas Barang Mewah (PPnBM) Elektronik dan Fluktuasi Kurs Rupiah terhadap Penjualan pada Tingkat Pedagang Eceran Wilayah Kramat Jati Dengan Harga Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus : Penjualan TV 21-29 inch dan Mesin Cuci Dengan Kapasitas Linen Sampai Dengan 10Kg)”, dalam usaha memperoleh gelar strata satu (S1) Ilmu Ekonomi, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Oleh karena itu, saya sangat berharap agar para responden berkenan untuk mengisi kuisioner ini dengan benar dan sejujur-jujurnya.

Petunjuk Pengisian :

Jawaban Saudara/i cukup dengan memberi tanda checklist ( ) pada kolom pilihan yang tersedia di samping “kanan pernyataan”.

Masing-masing pernyataan ini mengandung jawaban pilihan : SS : Sangat Setuju

S : Setuju R : Ragu-ragu KS : Kurang Setuju TS : Tidak Setuju

No. Responden : (diisi oleh peneliti)

Tanggal :

Identitas Responden

1. Nama :

2. Usia Anda …… tahun

3. Nama Toko :

4. Jabatan Anda Di Toko :

Dokumen terkait