Data hasil pengukuran diolah dengan Microsoft Excel 2007, kemudian dilakukan analisis uji T-test dengan tingkat kepercayaan 95 % menggunakan program SPSS 22,0 untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Untuk data pengamatan kualitas air dianalisis secara deskriptif.
32 V. PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Tidak terdapat perbedaan pengaruh antara pemberian pakan tanpa sinbiotik dan pakan sinbiotik terhadap nilai SR, RPS, MTD, serta gejala klinis dan kerusakan jaringan yang dialami udang vaname pasca uji tantang dengan bakteri Vibrio
harveyi.
5.2 Saran
Diperlukan kajian lebih lanjut terhadap dosis dan kombinasi probiotik dan prebiotik yang tepat dalam pemberian pakan sinbiotik untuk diaplikasikan dalam sistem budidaya udang vaname pada skala komersial di lapangan.
33 DAFTAR PUSTAKA
Aji, M.B. (2014). Aktivitas Senyawa Antimikroba dari Bakteri Biokontrol D2.2
terhadap Bakteri Patogen pada Udang dan Ikan Secara in Vitro. Skripsi.
Bandar Lampung: Universitas Lampung.
Arifin, M.Z. (2017). Bahan Alternatif Ekstrak Ubi Jalar sebagai Media Tumbuh
Bakteri Bacillus sp. D2.2. Unpublish Skripsi. Bandar Lampung: Universitas
Lampung.
Arisa, I.K. (2011). Pemberian Prebiotik, Probiotik, dan Sinbiotik Untuk
Meningkatkan Respon Imun Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) terhadap Infeksi Vibrio harveyi. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Azhar, F. (2013). Pengaruh Pemberian Probiotik dan Prebiotik terhadap Performa Juvenile Ikan Kerapu Bebek (Comileptes altivelis). Buletin Veteriner
Udayana, 6 (1), 1 – 9.
Cerezuela, R., Meseguer, J., and Esteban, M.A. (2011). Current Knowledge in Synbiotic Use for Fish Aquaculture: A Review. Aquatic Res Development, 1– 7.
Damayanti. (2011). Pemberian Sinbiotik dengan Dosis Berbeda pada Pakan
Udang Vaname untuk Pencegahan Infeksi IMNV (Infectious Myonecrosis Virus). Skripsi. Bogor: Institur Pertanian Bogor.
Direktorat Jendral Perikanan Budidaya. (2014). Data Produksi Sementara Triwulan 3 Tahun 2014. Data Statistik Series Produksi Perikanan Budidaya
Indonesia.
http://www.djpb.kkp.go.id/index.php/arsip/c/209/DATA-STATISTIK-LAINNYA/?category_id=35. Diakses pada 23 Oktober 2016.
Effendie, M.I. (1979). Metode Biologi Perikanan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Evan, Y. (2009). Uji Ketahanan Beberapa Strain Larva Udang Galah
[Macrobrachium rosenbergii (de Man)] terhadap Bakeri Vibrio harveyi.
Skripsi. Bogor: Institur Pertanian Bogor.
Haliman, W.R. and Adijaya. (2006). Udang Vannamei. Jakarta: Penebar Swadaya. Hardiyani, S. (2014). Uji Patogenisitas dan Studi in Vivo Bakteri Biokontrol
Bacillus sp. D2.2 terhadap Vibrio alginolyticus pada Pemeliharaan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Skripsi. Bandar Lampung: Universitas
34 Haryati, T., Suprijati, K., and Susana, I.W.R. (2010). Senyawa Oligosakarida dari Bungkil Kedelai dan Ubi Jalar sebagai Prebiotik untuk Ternak. Seminar
Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor: Balai Penelitian
Ternak.
Kurniawan, K., Tompo, A., and Kadriah, I.A.K. (2014). Uji Patogenitas dan Gambaran Histologi Hepatopankreas Infeksi Bakteri Vibrio Patogen Secara Penyuntikan. Prosiding Seminar Nasional Tahunan XI Hasil Perikanan dan
Kelautan. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada 30 Agustus 2014.
Lesmanawati, W., Widanarni, Sukenda, and Purbiantoro, W. (2013). Potensi Ekstrak Oligosakarida Ubi Jalar sebagai Prebiotik Bakteri Probiotik Akuakultur. Jurnal Sains Terapan, 3 (1), 19 − 25.
Manan, H., Zhong, J.M.H., Othman, F., and Ikhwanuddin, M. (2015). Histopotology of the Hepatopankreas of Pasific White Shrimp, Penaeus
vannamei from None Early Mortality Syndrome (EMS) Shrimp Ponds. Journal of Fisheries and Aquatic Science, 10 (6), 562 – 568.
Marlis, A. (2008). Isolasi Oligosakarida Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) dan
Pengaruh Pengolahan terhadap Potensi Prebiotiknya. Tesis. Bogor: Institut
Pertanian Bogor.
Manoppo, H. (2011). Peran Nukleotida sebagai Imunostimulan terhadap Respon
Imun Nonspesifik dan Resistensi Udang Vaname (Litopenaeus vannamei).
Disertasi. Bogor:Institut Pertanian Bogor.
Martin, G.G., Rubin, N., and Swanson, E., (2004). Vibrio parahaemolyticus and
Vibrio harveyi Cause Detachment of the Epithelium from the Midgut Trunk
of the Penaeid Shrimp Sicyonia ingentis. Diseases of Aquatic Organism
Journal, 60, 21 – 29.
Mariska, D.C. (2013). Penapisan Kandidat Bakteri Biokontrol dari Perairan
Tambak Udang Tradisional terhadap Bakteri Vibriyo harveyi. Skripsi.
Bandar Lampung: Universitas Lampung.
Nayak, S.K. (2010). Probiotics and Immunity: A Fish Perspective. Fish &
Shellfish Immunology, 29 (1), 2 – 14.
Parenrengi, A., Tenriulo, A., and Tampangallo, B.R. (2013). Uji Tantang Udang Windu Penaeus monodon Transgenis Menggunakan Bakteri Patogen Vibrio
harveyi. Konferensi Akuakultur Indonesia. Sulawesi Selatan: Balai
Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau Maros.
Ridlo, A., and Pramesti, R. (2009). Aplikasi Ekstrak Rumput Laut sebagai Agen Imunostimulan Sistem Pertahanan Non Spesifik pada Udang Vaname (Litopenaeus vaname). Jurnal Ilmu Kelautan, 14 (6), 133 – 137.
35 Rozik, M. (2014). Pengaruh Imunostimulan OMP terhadap Histopatologi Hepatopankreas Udang Windu (Peneus monodon fabricus) pasca Uji Tantang dengan Vibrio harveyi. Journal of Tropical Fisheries, 10 (1), 750-755.
Schrezenmeir, J., and Vrese, M. (2001). Probiotics, Prebiotics and Synbiotic Approaching a Definition. American Journal of Clinical Nutrition, 73 (2), 36 − 364.
Sari, R.R.B., and Haditomo, A.H.C. (2015). Pengaruh Penambahan Serbuk Daun Binahong (Anredera cordifolia) dalam Pakan terhadap Kelulushidupan dan Histopatologi Hepatopankreas Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) yang Diinfeksi Vibrio harveyi. Journal of Aquaculture Management and
Technology, 4 (1), 26 – 32.
Septiani, D.R. (2016). Uji Kinetika dan Aktivitas Antibakteri dari Bakteri
Biokontrol D2.2 pada Salinitas dan pH yang Berbeda. Skripsi. Bandar
Lampung: Universitas Lampung.
Soegianto, A., Primarastri, N.A., and Winarni, D. (2004). Pengaruh Pemberian Kadmium terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup dan Kerusakan Struktur Insang dan Hepatopankreas pada Udang Regang [Macrobrachium
sintangense (de Man)]. Jurnal Berkala Penelitian Hayati, 10, 59 – 66.
SNI. (2009). Pakan Untuk Udang Vaname. SNI 7549-2009. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
SNI. (2015). Produksi Udang Vaname (Litopenaeus vannamei, Boone 1991)
Teknologi Sederhana Plus. SNI 1817: 2015. Jakarta: Badan Standarisasi
Nasional.
Sukenda, Praseto, R., and Widarnani. (2015). Efektivitas Sinbiotik dengan Dosis Berbeda pada Pemeliharaan Udang Vaname di Tambak. Jurnal Akuakultur
Indonesia, 14 (1), 1 – 8.
Suyanto, S.R., and Takarin, E.P. (2009). Panduan Budidaya Udang Windu. Jakarta: Penebar Swadaya.
Tarsim, Setyawan, A., Harpeni, E., and Pratiwi, A.R. (2013). The Effication of Black Cummin (Nigella sativa) as Immunostimulant in Humpback Grouper (Cromileptes altivelis) Againts VNN (Viral Nervous Necrosis) Infection.
Seminar Nasional Sains dan Teknologi V. Bandar Lampung: Lembaga
Penelitian Universitas Lampung, 19 – 20 November 2013.
Utami, W., Sarjito, and Desrina. (2016). Pengaruh Salinitas terhadap Efek Infeksi
Vibrio harveyi pada Udang Vaname (Litopenaeus vannamei). Journal of Aquculture Management and Technology, 5 (1), 82 – 90.
36 Utomo, S., A., Prayitno, B.S., and Sarjito. (2015). Penambahan Serbuk Daun Binahong (Anredera cardiovilia) pada Pakan terhadap Respon Imun, Kelulushidupan dan Status Kesehatan Udang Windu (Paneaus monodon) yang Diinfeksi Vibrio harveyi. Journal of Aquculture Management and
Technology, 4 (3), 61 – 68.
Widarnani, Widagdo, P., and Wahjuningrum, D. (2012). Aplikasi Probiotik, Prebiotik, dan Sinbiotik Melalui Pakan pada Udang Vaname (Litopenaeus
vannamei) yang Diinfeksi Bakteri Vibrio harveyi. Jurnal Akualkultur Indonesia, 11 (1), 54 – 63.
Widanarni, Noermala, J.I., and Sukenda. (2014). Prebiotik, Probiotik, dan Sinbiotik Untuk Mengendalikan Koinfeksi Vibrio harveyi dan IMNV pada Udang Vaname. Jurnal Akuakultur Indonesia, 13 (1), 11 – 20.
Zhahrah, Z., Nur I., and Sabilu, K. (2016). Kerusakan Jaringan Hepatopankreas
pada Udang Vaname (Litopenaeus vanamei) Akibat Paparan Logam Berat Nikel (Ni) secara Buatan. Skripsi. Sulawesi Tenggara: Program Studi