HASIL PENELITIAN A. Deskripsi Umum Objek Penelitian
C. Analisis Data
46
responden yang masa kerja di TNI antara 20-24 tahun dengan presentase 20%, 7 responden yang masa kerja di TNI antara 25-29 tahun dengan presentase 47%, 2 responden yang masa kerja di TNI antara 30-34 tahun dengan presentase 13%. Jadi, dari penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan dalam penelitian ini didominasi oleh responden yang masa kerjanya antara 25-29 tahun.
C. Analisis Data
1. Uji Validitas
Validitas data dapat diukur dengan membandingkan r hitung dengan r tabel. Jika r hitung lebih besar dari r tabel (r hitung > r tabel), maka butir pernyataan pada kuisioner dinyatakankan valid. Berikut adalah hasil uji validitas instrumen dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan IBM SPSS Statistic 23 untuk mengetahui hasil dari pengujian validitas kuisioner yang digunakan dalam penelitian ini, diperoleh hasil sebagai berikut:
47
a. Lingkungan Kerja (X1)
Tabel 4.1
Hasil Uji Valiitas Variabel Lingkungan Kerja (X1)
No Item Taraf
Kesalahan
R Tabel R Hitung Keterangan
1 X1.1 0.05 0.4821 0.840 Valid 2 X1.2 0.05 0.4821 0.710 Valid 3 X1.3 0.05 0.4821 0.380 Tidak Valid 4 X1.4 0.05 0.4821 0.772 Valid 5 X1.5 0.05 0.4821 0.080 Tidak Valid 6 X1.6 0.05 0.4821 0.777 Valid
Sumber: kuisioner diolah menggunakan IBM SPSS Statistic 23
Dari tabel 4.1 diketahui bahwa 2 item pertanyaan pada X1.3 dan X1.5 tidak valid. Bisa dinyatakan tidak valid karena R tabel lebih besar dari R hitung, dan untuk item pertanyaan X1.1, X1.2, X1.4, dan X1.6 bisa dinyatakan valid. Sehingga pada variabel lingkungan kerja item yang dinyatakan valid berjumlah 4 pertanyaan dari 6 pertanyaan yang diberikan.
48
b. Disiplin Kerja
Tabel 4.2
Hasil Uji Valiitas Variabel Disiplin Kerja (X2)
No Item Taraf
Kesalahan
R Tabel R Hitung Keterangan
1 X2.1 0.05 0.4821 0.554 Valid 2 X2.2 0.05 0.4821 0.751 Valid 3 X2.3 0.05 0.4821 0.713 Valid 4 X2.4 0.05 0.4821 0.406 Tidak Valid 5 X2.5 0.05 0.4821 0.560 Valid 6 X2.6 0.05 0.4821 0.713 Valid 7 X2.7 0.05 0.4821 0.659 Valid 8 X2.8 0.05 0.4821 -0.075 Tidak Valid
Sumber: kuisioner diolah menggunakan IBM SPSS Statistic 23
Dari tabel 4.2 diketahui bahwa 2 item pertanyaan pada X2.4 dan X2.8 tidak valid. Bisa dinyatakan tidak valid karena R tabel lebih besar dari R hitung, dan sebaliknya untuk item pertanyaan X2.1, X2.2, X2.3, X2.5, X2.6, dan X2.7 bisa dinyatakan valid. Sehingga pada variabel disiplin kerja item pertanyaan yang dinyatakan valid berjumlah 6 pertanyaan dari 8 pertanyaan yang diberikan.
49
c. Kinerja Personel
Tabel 4.3
Hasil Uji Valiitas Variabel Kinerja Pesonel (Y)
No Item Taraf
Kesalahan
R Tabel R Hitung Keterangan
1 Y.1 0.05 0.4821 0.923 Valid
2 Y.2 0.05 0.4821 0.670 Valid
3 Y.3 0.05 0.4821 0.751 Valid
4 Y.4 0.05 0.4821 0.508 Valid
5 Y.5 0.05 0.4821 0.457 Tidak Valid
6 Y.6 0.05 0.4821 0.741 Valid
7 Y.7 0.05 0.4821 0.744 Valid
8 Y.8 0.05 0.4821 0.906 Valid
Sumber: kuisioner diolah menggunakan IBM SPSS Statistic 23
Dari tabel 4.3 diketahui bahwa 1 item pertanyaan pada Y.5 dinyatakan tidak valid. Bisa dinyatakan tidak valid karena R tabel lebih besar dari R hitung, dan untuk item pertanyaan Y.1, Y.2, Y.3, Y.4, Y.6, Y.7, Y.8 bisa dinyatakan valid. Sehingga pada variabel kinerja personel item pertanyaan yang dinyatakan valid berjumlah 7 pertanyaan dari 8 pertanyaan yang diberikan.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa instrumen kuisioner pada penelitian ini ada 5 item pertanyaan yang tidak valid. Sehingga
50
dari 5 item pertanyaan tadi tidak diikut sertakan dalam proses pengujian selanjutnya.
2. Uji Reliabilitas
Uji reliabilitas dalam penelitian ini menggunakan metode Cronbach’s Alpha. Apabila nilai cronbach alpha ≥ 0,7 maka dapat katakan bahwa instrumen tersebut bisa dinyatakan reliabel.
Tabel 4.4 Hasil Uji Reliabilitas
No Variabel Nilai R
Alpha Keterangan
1 Lingkungan
Kerja 0.718 Reliabel
2 Disiplin Kerja 0.748 Reliabel
3 Kinerja 0.855 Reliabel
Sumber: kuisioner diolah menggunakan IBM SPSS Statistic 23
Berdasalkan hasil dari pengolahan data menggunakan aplikasi SPSS dan mempunculkan hasi seperti pada tabel 4.4, dapat disimpukan instrumen dari ketiga variabel dinyatakan variabel. Terbukti dari ketiga variabel nilai r alpha semuanya lebih besar dari 0,7.
51
3. Uji Asumsi Klasik a. Uji Normalitas
Tabel 4.5 Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Unstandardiz ed Residual
N 15
Normal Parametersa,b Mean ,0000000
Std. Deviation ,75273711 Most Extreme Differences Absolute ,199 Positive ,199 Negative -,189 Test Statistic ,199
Asymp. Sig. (2-tailed) ,114c
Sumber: diolah menggunakan IBM SPSS Statistic 23
Berdasarkan tabel 4.5 diketahui bahwa nilai signifikansi sebesar 0,114 > 0.05 sehingga dinyatakan bahwa data penelitian ini berdistribusi normal.
52
b. Multikolinieritas
Tabel 4.6
Hasil Uji Multikolinieritas
Variabel Toleran Vif
Lingkungan Kerja X1 0.348 2.873
Disiplin Kerja X2 0.348 2.873
Sumber: Data Primer IBM SPSS Statistic 23 , diolah 2019
Berdasarkan tabel 4.6, diketahui variabel lingkungan kerja memiliki nilai tolerance sebesar 0,348 dan VIF 2.873, variabel disiplin kerja memiliki nilai tolerance sebesar 0,348 dan VIF 2.873. Jadi, dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolinieritas dalam model ini karena seluruh nilai VIF < 10 dan atau nilai Tolerance >0,1.
53
c. Uji Heteroskedastisitas
Tabel 4.7
Hasil Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. B Std. Error Beta 1 (Constant) 2,029 1,888 1,075 ,304 LINGKUNG AN ,047 ,128 ,174 ,365 ,721 DISIPLIN -,095 ,134 -,337 -,706 ,493
Sumber: diolah menggunakan IBM SPSS Statistic 23
Berdasarkan tabel 4.7, diketahui variabel lingkungan kerja dan disiplin kerja memiliki nilai signifikansi di atas 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam model ini tidak mengandung adanya heteroskedastisitas.
54
4. Uji Hipotesis
Tabel 4.8
Regresi Linier Berganda
Model Unstandardized Coefficients B Std. Error 1 (Constant) -,245 3,096 LINGKUNG AN ,648 ,209 DIDIPLIN ,747 ,220
Sumber: diolah menggunakan IBM SPSS Statistic 23
Y = -0,245 + 0,645X1 + 0,747X2
Konstanta / intersep sebesar -0,245 secara matematis menyatakan bahwa jika nilai variabel bebas X1 dan X2 sama dengan nol maka nilai Y adalah -0,245. Dalam kata lain bahwa Kinerja Personel tanpa Lingkungan Kerja dan Stres Kerja adalah -0,245 .
Koefisien regresi variabel perencanaan Lingkungan Kerja (X1) sebesar 0,648 artinya bahwa peningkatan satu nilai x dengan asumsi variabel bebas lain konstan akan mempengaruhi peningkatan Kinerja Personel sebesar 0,7648. Dan koefisien variabel X1
55
(Lingkungan Kerja) bernilai positif artinya terdapat hubungan positif terhadap Y (Kinerja Personel).
Koefisien regresi variabel Disiplin Kerja (X2) sebesar 0,747 artinya bahwa peningkatan satu nilai x dengan asumsi variabel bebas lain konstan akan mempengaruhi Kinerja Personel sebesar 0,747 Dan koefisian variabel X2 (Disiplin Kerja) bernilai positif artinya terdapat hubungan positif terhadap Y (Kinerja Personel).
a. Uji T
Tabel 4.9 Hasil Uji T
Model T tabel T hitung Signifikasi
Lingkungan Kerja 2,179 3,097 0,009
Disiplin Kerja 2,179 3,401 0,005
Sumber: Data Primer IBM SPSS Statistic 23 , diolah 2019 Berdasarkan Tabel dapat disimpulkan sebagai berikut :
1) Variabel Lingkungan Kerja thitung (3,097) > ttabel (2,179), maka dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja personel. Disamping itu nilai probilitas 0.009 < 0.05 atau sig < a menunjukkan bahwa X1 berpengaruh secara signifikan terhadap Y. 2) Variabel disiplin kerja thitung (3,401) > ttabel (2,179.),
maka dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja personel. Disamping itu nilai
56
probilitas 0.005 < 0.05 atau sig < a menunjukkan bahwa X2 berpengaruh secara signifikan terhadap Y
b. Uji F
Tabel 4.10 Hasil Uji F
Model
Sum of
Squares Df Mean Square F Sig.
1 Regression 72,467 2 36,234 54,812 ,000b
Residual 7,933 12 ,661
Total 80,400 14
Sumber: diolah menggunakan IBM SPSS Statistic 23
Berdasarkan tabel diatas diketahui bahwa F hitung > F tabel dengan hasil 54,812 > 3,8. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel lingkungan kerja (X1) dan disiplin kerja (X2) secara bersama-sama berpengaruhi signifikan terhadap kinerja personel (Y). c. Koefesien Determinasi (R2) Tabel 4.11 Hasil Uji R2 Mo del R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate 1 ,949a ,901 ,885 ,813
57
Berdasarkan nilai tabel 4.9 dapat disimpulkan bahwa nilai R Square (R)2 = 0,901 atau 90%, jadi untuk sisanya 10% dipengaruhi oleh variable lain diluar Penelitian ini.
BAB V PEMBAHASAN
Koramil 0817/03 merupakan jajaran koramil di kodim 0817 Gresik. Koramil 0817/03 Kedamean memeiliki tanggung jawab teritorial di 15 desa yang masuk dalam kecamatan Kedamean. Babinsa adalah satuan tugas yang bertugas menjaga wilayah teritorial tersebut, sehingga total di Koramil Kedamean memiliki satuan Babinsa sebanyak 15 personil.
Objek dalam penelitian ini adalah personel Babinsa pada Koramil 0817/03 Kedamean, sehingga responden dalam penelitian keseluruan dari personil Babinsa yang berjumlah 15 personel. Dalam penelitian ini terdapat tiga variabel penelitian yaitu variabel lingkungan kerja, variabel disiplin kerja, dam variabel kinerja personel.
Dalam bab ini akan menjelaskan pengelohan data dan pembahasan berdasarkan data yang sudah didapat melalui penelitian. Hasil dari penelitian ini didapat dari kuesioner dan temua – temuan yang ada di lapangan. Hasil penelitian tersebut akan digunakan untuk menjawab persoalan penelitian yang telah dirumuskan yakni untuk mengetahui pengaruh linkungan kerja terhadap kinerja personel, pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja personel, Pengaruh variabel lingkungan kerja disiplin kerja terhadap kinerja personel.
A. Pengaruh variabel lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja personel bintara pembina desa pada Koramil 0817/03 Kedamean Gresik
59
1 Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja personel bintara pembina desa pada Koramil 0817/03 Kedamean Gresik.
Dalam hasil analisis uji T yang ada pada bab 4 tabel 4.9, didapat dengan nilai t hitung sebesar 3,097 dengan tingkat nilai signifikan 0,009. karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 ( 0,009 < 0,5 ) dan nilai T hitung lebih besar dari t tabel (3,097 > 2,179), maka dapat ditarik kesimpulan bahwa menerima Ha1 dimana lingkungan kerja berpengaruh terhadap kinerja kinerja personel bintara pembina desa pada Koramil 0817/03 Kedamean Gresik.
Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Aditya Nur Pratama dengan judul Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Jadi semakin baik lingkungan kerja juga akan meningkatkan kinerja karyawan dan juga sebaliknya.
2 Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja personel bintara pembina desa pada koramil 0817/03 kedamean gresik.
Dari hasil uji analisis menggunakan analsis uji T yang ada pada bab 4 tabel 4.9, dan dapat dilihat dari nilai T hitung 3,401 dengan nilai signifikansi 0,005. karena nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 ( 0,005 < 0,5 ) dan nilai T hitung lebih besar dari t tabel ( 3,401 > 2,179), maka dapat ditarik kesimpulan bahwa menerima Ha2 dimana
60
disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja personel bintara pembina desa pada Koramil 0817/03 Kedamean Gresik.
Sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Heni Rachmawati yang berjudul Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Personel Pusat Pendidikan Dan Latihan Paskhas Dalam Mewujudkan Pertahanan Negara . dari penelitian tersebut Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja personel di Pusat Pendidikan dan Latihan Paskhas. Itu bearti semakin baik Disiplin kerja maka akan berdampak pada Kinerja personel yang semakin baik juga, demikian juga sebaliknya.
Juga sama yang terjadi di penelitian Leni Prasetiya yang berjudul Pengaruh Lingkungan Kerja dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT Varia Usaha Beton Gresik . Disiplin Kerja berpengaruh signifikan positif terhadap kinerja pegawai karyawan PT Varia Usaha Beton Gresik. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik disiplin kerja, maka kinerja karyawannya juga akan semakin baik. 3 Pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja
personel bintara pembina desa pada koramil 0817/03 kedamean gresik.
Dari hasil pengolahan data dapat dilihat pada bab 4 tabel 4.11 yang menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja dan disiplin kerja mampu menjelaskan variabel kinerja personel sebesar 90%, jadi untuk sisanya 10% dipengaruhi oleh variabel lain diluar penelitian ini.
BAB VI PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa
1. Terdapat pengaruh secara parsial variabel lingkungan kerja terhadap kinerja personel bintara pembina desa pada Koramil 0817/03 Kedamean Gresik, dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 3,097 dan nilai signifikansi sebesar 0,009.
2. Terdapat pengaruh secara parsial variabel disiplin kerja terhadap kinerja personel bintara pembina desa pada Koramil 0817/03 Kedamean Gresik, dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 3,401 dan nilai signifikansi sebesar 0,005.
3. Terdapat pengaruh secara simultan antara variabel lingkungan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja personel bintara pembina desa pada Koramil 0817/03 Kedamean Gresik, dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 54,812 dan nilai signifikansi sebesar 0,000.
62
B. Saran
Dari hasil penelitian didapat bahwa pengaruh lingkungan kerja dan disiplin kerja sangat besar terhadap kinerja personel. Diharapkan dari institusi selalu memperhatikan dua indikator tersebut demi terciptanya kinerja intitusi yang personel Babinsa maupun institusi di Koramil 0817/03 Kedamean Gresik.