• Tidak ada hasil yang ditemukan

Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) untukmengetahui pengaruh perlakuan terhadap peubah yang diamati. Model matematika dari rancangan percobaan mengikuti model metematika Steel dan Torrie (1991), sebagai berikut :

Y

ij

= μ + τi + ε

ij

Dimana :

Yij = Nilai pengamatan perlakuan ke-i dengan ulangan ke-j.

µ = Rata-rata pengamatan

τi = Pengaruh perlakuan ke-i

εij = Eror/galat perlakuan dari perlakuan ke-i dan ulangan ke-j

i = 1,2,3,4

j = 1,2,3,4,5

Data analisis ragam Analysis of Variance (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap peubah yang diamati.

Tabel 3.3. Analisis Ragam

SK Db JK KT F hitung F table

5% 1%

Perlakuan t-1 JKP KTP KTP/KTG

Galat t(r-1) JKG KTG

25

Keterangan :

Faktor Koreksi (FK) = Y..2

t.r

Jumlah Kuadrat Total (JKT) = ΣYij2– FK

Jumlah Kuadrat Perlakuan (JKP) = ΣYi2– FK

r

Jumlah Kuadrat Galat (JKG) = JKT – JKP

Jumlah Total Perlakuan (KTP) =

Kuadrat Total Galat (KTG) =

F hitung =

Bila hasil analisis ragam menunjukkan pengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).

33 V. PENUTUP

5.1. Kesimpulan

Bahwa pengunaan tepung daun Apu-apu fermentasi yang ditambahan dalam ransum komersil hingga 15 % menghasilkan bobot proventrikulus, bobot usus ventrikulus, bobot usus halus serta panjang usus halus ayam ras pedaging yang sama.

5.2. Saran

Perlu dilakukan penelitian mengenai analisis kimia, fisik dan organoleptik pada produk akhir berupa daging yang dihasilkan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung daun apu-apu yang di fermentasikan terhadap nilai gizi dan karakteristik daging ayam ras pedaging.

34 DAFTARA PUSTAKA

Adi, L. T., 2008. Tanaman Obat dan Jus untuk Mengatasi Penyakit Jantung,

Hipertensi, Kolesterol, dan Stroke. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Agung, M. U. K., K. Haetami. dan Y. Mulyani. 2007. Penggunaan limbah

kiambang jenis duckweed dan Azola dalam pakan dan implikasinya pada ikan nilem. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Laporan Penelitian

Penelitian Dasar (Litsar). Universitas Padjadjaran, Bandung.

Amrullah, I. K. 2003. Nutrisi Ayam Broiler. Lembaga Satu Gunung Budi. Bogor. Amrullah, I. K. 2004. Nutrisi Ayam Broiler. Cetakan ketiga. Penerbit PT.

Lembaga Satu Gunung budi. Bogor.

Akoso. 1993 Manual Kesehatan Unggas. Kanisius. Yogyakarta.

Badan Standarisasi Nasional. 2005. [SNI 01-4868.1-2005] Bibit Niaga (Final

Stock) Ayam Ras Tipe Pedaging Umur Sehari (kuri/doc).

Badan Standar Nasional Indonesia. 2006. Kebutuhan Nutrisi Ayam Pedaging Periode Starter dan Finisher No 01-3931-2006. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. 2016. Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS), Jakarta.

Bidura, IG. N. G. dan Suryani, N.N. 2006. Pengaruh Penambahan Ragi Tape dalam Ransum terhadap Produksi Telur Ayam Lohmann Brown. Ilmiah

Peternakan 2 (1) : 10 -11.

Blakely, J and D.H. Bade. 1991. Ilmu Peternakan, Edisi ke-4. Gadjah Mada Press. Yogyakarta.

Brake, J., G.B. Havestein., S.E. Scheideler., P.R. Ferket and D.V. Rives. 1993. Relationship of sek, age and body Weight to broiler carcass yield and ofal production. Poult. Sci. 72: 1137-1145.

Bell, D. D. and W. D. Weaver, Jr. 2002.Commercial Chicken Meat and Egg

Production.5th Edition.Springer Science and Business Media Inc. NewYork.

Cahyono, B. 2001. Ayam Buras Pedaging. Penerbit Swadaya. Cetakan IV. Jakarta.

Crompton, D.W. 1999. A Study of the growth of the animetary tractof the youn

cockerel.

Daud, M., Zulfan dan Syafriadi. 2016. Penagaruh Substitusi Ransum Komersial dengan Tepung Kulit Pisang Fermentasi + Feed Suplement terhadap Berat

35

dan Persentase Organ Dalam Ayam Broiler.Jurnal Ilmiah Mahasiswa

Pertanian Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh. 1 (1): 671-684.

Depkes RI. 2009. Profil kesehatan Indonesi Tahun 2008. Depertemen Kesehatan Repoblik Indonesia. Jakarta.

Diler, Z. A., Tekiney, Guroy and Soyuturk. 2007. Effects of Pistia Stratiotes on

the Growth Feed Intake and Body Composition of Common carp Cyprinus carpio L. Journal of Biological Sciences, 7 (2): 305-308.

Djunaidi, I. H., T. Yuwanta, Supadmo, M. Nurcahyanto. 2009. Performa dan Bobot Organ Pencernaan Ayam Broiler yang Diberi Pakan Limbah Udang Hasil Fermentasi Bacillus sp. Media Peternakan. 32(3):212-219.

Ensminger. M. E., J. E. Oldfield and W. W. Heinemann. 1992. Feeds and

Nutrition. 2nd Edition. Ensminger Publishing Company, California, USA.

Fardiaz, S. 1987. Fisiologi Fermentasi.PAU IPB-USU, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Fandson, R.D. 1992. Anatomi dan Fisiologi Ternak. Gajah Mada Univercity Press. Yogyakarta.

Gauthier, R. 2002. Intestinal healt, the key to productivity (The case of Organic acid). XXVII Convencion ANECA-WPDC. Puerto Vallarta. Jal. Mexico.

Gillespie, R.J. 2004. Modern Livestock Poulry Production. 7th Edition. Inc.

Thomson Learning. USA.

Gordon, S.H. and D.R. Charles. 2002. Niche and Organic Chicken Products:

Their Technology and Scientific Principles. Nottingham University Press,

Definitions: III-X, UK.

Hartadi, H. A. Reksohadiprodjo dan A. D. Tilman. 1980. Tabel Konsumsi Pakan

Untuk Indonesia. UGM Press. Yogyakarta.

Hasibuan, N. D. P. 2016. Pemanfaatan tepung daun apu-apu (pistia stratiotes) dalam ransum terhadap kadar HDL (high density lipoprotein) dan LDL (low density lipoprotein) darahitik peking. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara. Medan.

Hidayat, N., Padaga, M. C., Suhartini, S. 2006. Mikrobiologi Industri. Yogyakarta.

Hidayati, SG. 2011. Pengolahan Ampas Kelapa dengan Mikroba Lokal Sebagai Bahan Pakan Ternak Unggas Alternatif di Sumatra Barat. Jurnal Embrio 4(1):26-36.

Ibrahim, S. 2008. Hitungan Ukuran-ukuran Usus Halus dengan Berat Badan Broiler. Jurnal Peternakan. Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.8(2):42-46.

36

Iyayi E.A., O. Ogunsola and R. Ijaya. 2005. Effect of three sources of fibre and period of feeding on the performance, organs relative weight and meat quality in broilers. Internasional Journal of poultry Science, 4 (9): 695-700.

Jamal M.Dan Abo Omar. 2005. Carcass Composition and Visceral Organ Mass of Broiler Chicks Fed Different Levels of Olive Pulp. Journal of The

Islamic University of Gaza 13 (2): 76-84.

Jeksi, S. 2017. Pengaruh Pembeiran Pakan Fermentasi Berbasis Kiapu (Pistia

stratiotes L) dan Probiotik terhadap Parameter Pertumbuhan dan Eksterior

Pertumbuhan Ayam ALPU. Skripsi. Program Studi Peternakan. Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Banda Aceh.

Judoamidjojo, R. M., E. G.Said dan H. Liesbetini. 1989. Biokonversi. Pusat Antar Universitas Bioteknologi Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Kirpinar F, Unlu HB, Ozdemir G. 2011. Effects of oregano and garlic essensial oil on performance, carcass, organ dan blood characteristic and intestinal micro of broilers. Livestock Sciense. 173: 219-225.

Laterme, P., Londono, A. M., Munoz, J. E., Suarez J, Bedoya CA, Souffrant, WB., Buldgen, A., 2009. Salvinia molesta Mitchell in pig. Animal Feed

Science and Technology. 149 No. 135-148.

Leeson , S and J,D. Summers 1997. Nutrision of the chiken. 4 edition University Books. Canada.

Leeson, S. 2000. Is feed efficiency still a useful measure of broilers peofrmance. Departement of animal and poultry Science. University of Guelph, Ontario.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. 2015. Teknologi Pembuatan Silase. Http://biotek.lipi.go.id. Diakses pada tanggal 26 Januari 2017.

Mahardhika, B.P. 2017. Energi Metabolis dan Organ Pencernaan Broiler diberi Pakan Taraf Protein Berbeda dengan Perlakuan Enzim Protease. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Mangisah, I., Tristiarti, W. Murningsih, M. H. Nasoetion, R. S. Jayanti dan Y. Astuti. 2006. kecernaan nutrient eceng gondok difermentasi Aspergillus

niger dan pengaruhnya terhadap peforman ayam broiler. JPPT. 31 (2):

124-128.

Maya. 2002. Pengaruh Penggunaan Medium Ganoderma Ludicum dalam Ransum Ayam Broiler terhadap Kandungan Lemak dan Kolestrol Daging Serta Organ Dalam. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

37

Muljowati, S. 1999. Dasar Ternak Unggas. Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto.

Mustaqim. 2006. Persentase Bobot Karkas, Organ Dalam dan Lemak Abdomen Ayam Broiler yang Diberi Imbuhan Tepung Daun Sambiloto (Adrographis

paniculatana Ness). Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian bogor.

Bogor.

Nasution, H. F. 1986. Produksi Biji Rumput dan Makanan Ternak Tropik. BPFE, Yogyakarta.

National Research Council (NRC). 1994. Nutrient requirements of Poultry. 9th ed.

Washington, D.C. National Academy Press.

Naufa, A. M, H. I. Wahyuni dan I. Mangisah. 2013. Bobot Relatif Organ Pencernaan Ayam Kedu Petelur Diberi Ransum dengan berbagai Level Protein. Makalah Jurnal. Universitas Diponegoro, Semarang.

Noferdiman.2012. Efek Penggunaan Azolla microphylla Fermentasi sebagai Pengganti Bungkil Kedele dalam Ransum terhadap Bobot Organ Pencernaan Ayam Broiler.Jurnal Penelitian Universitas Jambi Seri Sains. 14 (1): 49-56.

North. 1984. Commercial Chicken production Manua. 3rd edition. The Avi

Publishing Co Inc. Wesport Connenticut.

North, M.O. and D.D. Bell. 1990. Comercial Chicken Production Manual. 4th

Edition. Van Nostarnd. Reinhold, New York.

Neto, M.G., G.M. Pesti, and R.I. Bakali. 2000. Influence of dieatary protein level on the broiler chicken’s response to methionine and betanine supplements.

Poultry Science. 79: 1478-1484.

Parakkasi, A. 1990. Ilmu Gizi dan Makanan Ternak Monogastrik. Angkasa, Bandung.

Pasaribu, T. 2007. Produk fermentasi limbah pertanian sebagai bahan pakan unggas di Indonesia. Wartazoa. 17 (3): 109-116.

Piliang WG, Djojosoebagio Al Haj S. 2006. Fisiologi Nutrisi Volume 2. Institut Pertanian Bogor Press. Bogor.

Plantamor. 2008. Informasi Spesies Kayu Apu. Dalam: Cakmus (Ed.), Situs

Dunia Tumbuhan, 12 April 2008. http://www.plantamor.com. [Diakses

pada 10 Oktober 2017].

Pond, W. G., D. C. Church and K. R. Pond. 1995. Basic Animal Nutrition and

Feeding. 4th Edition. John Willey and Sons, New York. Radic Res : 26(1): 63-70.

Prabowo, B. 2011. Statistik Tanaman Sayuran dan Buah Semusim Indonesia. Jakarta. Indonesia.

38

Pryliana, 1984.Pengaruh Pembatasan Pakan terhadap Persentase Karkas, Lemak Abdominal, Lemak Daging Paha dan Bagian Giblet Ayam Pedaging.

Karya Ilmiah. Fakultas Peternakan, Universias Jambi. Jambi.

Puspitasari, D. I. 2006. Kajian Pemberian Tepung Daun Salam (Syzygium

polyanthum) (wight) Walp.) dalam Ransum sebagai Bahan Anti Bakteri Escherchia coli terhadap Organ Dalam Ayam Broiler. Skripsi. Fakultas

Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Putnam, P.A. 1991. Handbook of Animal Science. Academy Prees. San Diego. Rahmawati, D. T. Sutadi dan L. E. Aboenawan. 2002. Evaluasi in vitro

penggunaan Eceng Gondok dalam Ransum Ruminansia. J. Ilmu

Pengetahuan dan Teknologi Peternakan. 23: 18-21.

Rahmi, I. 2015. Kajian silase jagung putih dengan perlakuan binosil dan efektif mikroorganisme (EM4). Skripsi Jurusan Peternakan. Fakultas Pertanian. Universitas Syiah Kuala, Aceh.

Rasyaf M. 1992. Seputar Pakan Ayam Kampung. Penerbit Kanisius Yogyakarta: hal -21.

Reddy, K.R. and W. F.Debusk.1985. Growth characteristic of aquatic macrophy tes cultured in nutrient enriched water.II: Azola,Duck weed and Salvinia. Economie Botany, 38: 200 – 208.

Ressang, A. A. 1984. Patologi Khusus Veteriner. Edisi II. N. V. Percetakan Bali. Denpasar.

Rusoff L, L., E. W. Blakeney, and D. D Culey. 1980. Duckweeds (Lemnaceae

Family): Apotential source of protein and amino acids. J. Agric. Food Chem. 28:848-850.

Ronald D. Drobney. 1984. Effect of Diet on Visceral Morphology of Breeding Wood Ducks. The AUK, 101 : 93-98.

Sagala, A. 2019. Pemanfaatan Trpung Daun Apu-apu (Pistia stratiotes) dalam Ransum Basal terhadap Peforma Ayam Ras Pedaging. Skripsi. Program Studi Peternakan. Fakultas Pertanian dan Peternakan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Pekambaru.

Sari, M, L., F.G.N. Ginting. 2012. Pengaruh Pnambahan Enzim Fitase pada

Ransum terhadap Berat Relatif Organ Pencernaan Ayam Broiler. Agripet

12(2): 37-41.

Sastrapradja, S dan R. Bimantoro. 1981. Tumbuhan Air. Lembaga Biologi Nasional-LIPI. Bogor.

Scannes, C.G., G. Brant., M.E. Esminger. 2004. Poultry Science. 4thEd. Perarson

39

Scott, M, L, M.C. Neisheim and R. J. Young. 1982. Nutrition of the chicken.

3rdEd. M. L. Scott and Assosiates. Itacha. New York.

Setiyatwan, H. 2007. Peningkatan kualitas nutrisi duckweed melalui fermentasi menggunakan Trichordema harzianum. Jurnal Ilmu Ternak. 7. 2 : 113-116.

Situmorang N A, Mahfudz L D, Atmomarsono,. 2013. Pengngaruh pemberian tepung rumput laut (Graciaverrucosa) dalam ransum terhadap efisiensi penggunaan protein ayam broiler. Animal Agricultural journal. 2 (2): 49-56.

Sudarmono, A. S. dan Y. B. Sugeng. 2008. Sapi Potong. Penerbit Swadaya, Depok.

Suprijatna, E., U. Atmomarsono dan R. Kartasudjana. 2005. Ilmu Dasar Ternak

Unggas. Penebar Swadaya. Jakarta.

Suprihatin. 2010. Teknologi Fermentasi. UNESA University Pres, 43 hlm.

Sulistyaningrum, Lucia Suci. “ Optimasi Fermentasi Asam Kojat Oleh Galur Mutan Aspergillus flafus NTGA7A4UVE10.” Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UI, Depok, 2008, hal.4.

Sutama, Sutarpa. 2005. Pengaruh Suplementasi Kapu-Kapu (Pistia stratiotes L.) dalam Ransum terhadap Kolesterol pada Serum dan Daging Ayam Kampung. Majalah Ilmiah Peternakan. Fakultas Peternakan, Universitas Udayana. 8 (2).

Sturkie, P.D. 1976. Avian Physiologi.3rd Edition. Spinger-verlag. New York.

Temim, S., A.M. Chagneau, S. Guillaumin, J. Michel, R. Person, P.A. Geraert, and S, Tesseraud. 1999. Effect of chronic heat-exposed and protein intake on growth performance, nitrogen retention and mucle development in broiler chickens. Reproduction Nutrition Development. 39: 145-156. Tossaporn Incharoen. 2013. Histological Adaptations of the Gastrointestinal Tract

of Broilers Feed Diets Containing Insoluble Fiber from Rice Hull Meal.

American Journal of Animal and Veterinary Sciences, 8(2): 79-88.

Usman, Ahmad, Nur Rahmadani.2010. Pertumbuhan Ayam Broiler (Melalui

sistim pencernaan) yang diberi pakan nabati dan komersial dengan penambahan Dysapro. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Walpole, R.E. 2005. Pengantar Statiska Edisi ke-3. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.

40

Wulandari, M. 2012. Penagaruh Pemberian Asam Fulfat dalam Ransum terhadap Bobot Karkas, Organ Dalam dan Kolesterol Daging Ayam Broiler. Skripsi. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Yaman, M. Aman. 2010. Ayam Kampung Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta Yamauchi, K., Zhou, Z., Ibardosa, E., Isshiki, Y., Nakahiro, Y., 1991. Technical

Bulletin of Faculty of Agriculture Kagawa University. Kagawa Daigaku Nogakubu Gakujutsu Hokoku. Poultry Production 11:74-75.

Yudhistira S, Iskandar, Adriani Y. 2015. Pengaruh penggunaan dan apu-apu (Pistia sratiotes) fermentasi dalam pakan terhadap pakan pertumbuhan harian dan rasio konversi pakan benih ikan nilem. Jurnal Akuatika. 6 (2): 118-127.

Yuwanta Tri, 2004. Dasar Ternak Unggas. Fakultasa Peternakan Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Zaman, Q., Suparno, Gdan D. Harian. 2013. Pengaruh Kiambang (Salvinia

molesta) yang difermentasi dengan ragi tempe sebagai suplemen pakan

terhadap peningkatan biomassa ayam pedaging. Jurnal Universitas Negeri

Surabaya. 2. 132-137.

Zainal. Y. 2007. Pengaruh Pemberian Silase Ransum Komplit terhadap Organ Dalam Itik Mojosari Alabio jantan. Skripsi. Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

41

LAMPIRAN

Perlakuan Parameter Penelitian Bobot Proventikulus (%) Bobot Ventrikulus (%) Bobot Usus Halus (%) Panjang Usus Halus (cm/gram) P0U1 0,53 1,11 5,42 203 P0U2 0,73 1,04 5 194 P0U3 0,62 1,30 4,45 173 P0U4 0,74 1,56 7,07 210 P0U5 0,82 1,40 4,1 202 P1U1 0,73 1,33 4,25 180 P1U2 0,65 1,37 6,6 205 P1U3 0,41 1,16 5,71 202 P1U4 0,55 1,30 5,21 200 P1U5 0,45 1,58 5,94 181 P2U1 0,49 1,11 3,82 164 P2U2 0,98 1,05 5,62 188 P2U3 0,87 1,27 5,22 190 P2U4 0,66 1,32 5,72 195 P2U5 0,60 1,27 4,91 179 P3U1 0,46 1,14 5,56 162 P3U2 0,48 1,10 4 181 P3U3 0,63 1,01 4,3 140 P3U4 0,58 1,02 5,18 186 P3U5 0,75 1,51 6,3 195

42

Lampiran 1. Analisis Statistik Berat Proventrikulus (g) Broiler yang di beri Pakan Fermentasi Tepung Daun Apu-apu Umur 1-35 Hari.

Ulangan Perlakuan Total

P0 P1 P2 P3 1 0,53 0,73 0,49 0,46 2,21 2 0,73 0,65 0,98 0,48 2,84 3 0,62 0,41 0,87 0,63 2,53 4 0,74 0,55 0,66 0,58 2,53 5 0,82 0,45 0,60 0,75 2,62 Total 3,44 2,79 3,60 2,90 12,73 Rataan 0,69 0,56 0,72 0,58 2,55 StDev 0,11 0,13 0,20 0,12 FK = = 8,102645 JKT = ( Yij)2 – FK = (0,532 + 0,732 +0,492 +....+0,752 ) – 8,102645 = 8,5375 – 8,102645 = 0,43 JKP = – FK = – 8,102645 = – 8,102645 = 0,09 JKG = JKT – JKP = 0,43 – 0,09 = 0,34 KTP = =

43 = 0,0316317 KTG = = = 0,0212475 FHIT = = = 1,49

Analisis Sidik Ragam

SK Db JK KT Fhit Ftab

0,05 0,01

Perlakuan 3 0,09 0,03 1,49ns 3,13 5,01 Galat 16 0,34 0,02

Total 19 0,43

Keterangan :NS ( Tidak Berpengaruh Nyata)

Lampiran 2. Analisis Statistik Bobot Ventrikulus (g) Broiler yang di beri Pakan Fermentasi Tepung Daun Apu-apu Umur 1-35 Hari.

Ulangan Perlakuan Total

P0 P1 P2 P3 1 1,11 1,33 1,11 1,14 4,69 2 1,04 1,37 1,05 1,10 4,56 3 1,30 1,16 1,27 1,01 4,74 4 1,56 1,30 1,32 1,02 5,20 5 1,40 1,58 1,27 1,51 5,76 Total 6,41 6,74 6,02 5,78 24,95 Rataan 1,28 1,35 1,20 1,16 4,99 StDev 0,21 0,15 0,12 0,21 FK = = 31,13 JKT = ( Yij)2 – FK = (1,112 + 1,332 + 1,112 +....+ 1,512 ) – 31,13

44 = 31,73 – 31,13 = 0,60 JKP = – FK = – 31,13 = – 31,13 = 0,11 JKG = JKT – JKP = 0,60 – 0,11 = 0,49 KTP = = = 0,04 KTG = = = 0,031 FHIT = = = 1,17

45 Analisis Sidik Ragam

SK Db JK KT Fhit Ftab

0,05 0,01

Perlakuan 3 0,11 0,04 1,17ns 3,13 5,01 Galat 16 0,49 0,031

Total 19 0,60 0,07

Keterangan :ns ( Tidak Berpengaruh Nyata ).

Lampiran 3. Analisis Statistik Bobot Usus Halus (g) Broiler yang di beri Pakan Fermentasi Tepung Daun Apu-apu Umur 1-35 Hari.

Ulangan Perlakuan Total

P0 P1 P2 P3 1 5,42 4,25 3,82 5,56 19,05 2 5 6,6 5,62 4 21,22 3 4,45 5,71 5,22 4,3 19,68 4 7,07 5,21 5,72 5,18 23,18 5 4,1 5,94 4,91 6,3 21,25 Total 26,04 27,71 25,29 25,34 104,38 Rataan 5,21 5,54 5,06 5,07 20,876 StDev 1,16 0,88 0,76 0,94 FK = = 544,75922 JKT = ( Yij)2 – FK = ( 5,422+ 4,252 +3,822 +....+ 6,32 ) – 544,75922 = 559,8058– 544,75922 = 15,05 JKP = – FK = – 544,75922 = – 544,75922

46 = 0,77 JKG = JKT – JKP = 15,05 – 0,77 = 14,28 KTP = = = 0,26 KTG = = = 0,893 FHIT = = = 0,29

Analisis Sidik Ragam

SK Db JK KT Fhit Ftab

0,05 0,01 Perlakuan 3 0,77 0,26 0,29ns 3,13 5,01 Galat 16 14,28 0,893

Total 19 15,05

47

Lampiran 4. Analisis Statistik Panjang Usus Halus (g) Broiler yang di beri Pakan Fermentasi Tepung Daun Apu-apu Umur 1-35 Hari.

Ulangan Perlakuan Total

P0 P1 P2 P3 1 203 180 164 162 709 2 194 205 188 181 768 3 173 202,00 190 140 705 4 210 200 195 186 791 5 202 181 179 195 757 Total 982 968 916 864 3730 Rataan 196,40 193,60 183,20 172,80 746 StDev 14,26 12,10 12,19 21,95 FK = = 695645,00 JKT = ( Yij)2 – FK = ( 2032+ 1802 + 1642 +....+ 1952 ) – 695645,00 = 701300 – 695645,00 = 5655 JKP = – FK = – 695645,00 = – 695645,00 = 1735,00 JKG = JKT – JKP = 5655 – 1735,00 = 3920 KTP = =

48 = 578,33 KTG = = = 245 FHIT = = = 2,36

Analisis Sidik Ragam

SK Db JK KT Fhit Ftab

0,05 0,01 Perlakuan 3 1735,00 578,33 2,36ns 3,13 5,01 Galat 16 3920,00 245,00

Total 19 5655,00 104,08

Dokumen terkait