• Tidak ada hasil yang ditemukan

Data yang telah terkumpul dari pretest dan posttest mengenai sikap empati dan toleransi siswa, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik. Analisis data dilaksanakan dengan menggunakan program Statistical

Product and Service Solution (SPSS) Serie 17. Teknik analisis statistik ini

dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Tujuan dilakukannya uji normalitas untuk mendapatkan distribusi data sebagai acuan untuk uji statistik selanjutnya, yakni apakah sampel yang diambil dari populasi berdistribusi normal serta untuk menentukan uji statistik selanjutnya dengan catatan bila data berdistribusi normal maka menggunakan uji statistik paratmetrik dan bila data tidak berdistribusi normal maka menggunakan uji statistik non parametrik. Untuk menganalisis data dalam penelitian ini digunakan teknik analisis t test pada taraf signifikansi α= 0,05.

Suci Lestari, 2015

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING PERSONAL AND SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM

PERMAINAN BOLA BESAR TERHADAP SIKAP EMPATI DAN TOLERANSI SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berlandaskan pada tujuan penelitian yang telah dipaparkan pada BAB I, yaitu untuk mengetahui pengaruh model pmbelajaran Teaching Personal And

Social Responsibility dalam permainan bola besar terhadap sikap empati dan

toleransi siswa, maka berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, serta pengujian hipotesis, dapat disimpulkan bahwa:

1. Terdapat pengaruh model pembelajaran Teaching Personal And Social

Responsibility dalam permainan bola besar terhadap sikap empati

siswa

2. Terdapat pengaruh model pembelajaran Teaching Personal And Social

Responsibility dalam permainan bola besar terhadap sikap toleransi

siswa

3. Tidak terdapat pengaruh model pembelajaran Langsung dalam permainan bola besar terhadap sikap empati siswa

4. Tidak terdapat pengaruh model pembelajaran Langsung dalam permainan bola besar terhadap sikap toleransi siswa

5. Terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran

Teaching Personal And Social Responsibility dengan Langsung dalam

permainan bola besar terhadap sikap empati siswa

6. Terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran

Teaching Personal And Social Responsibility dengan Langsung dalam

permainan bola besar terhadap sikap toleransi siswa

B. Saran

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Teaching Personal And Social Responsibility dalam permainan bola besar terhadap sikap empati dan toleransi siswa. Bagi guru penjas Sekolah Menegah Pertama (SMP), disarankan agar menerapkan

88

Suci Lestari, 2015

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING PERSONAL AND SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM

PERMAINAN BOLA BESAR TERHADAP SIKAP EMPATI DAN TOLERANSI SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

model-model pembelajaran yang berbasis nilai khususnya model Teaching

Personal And Social Responsibility dalam pembelajaran untuk meningkatkan sikap empati dan toleransi siswa, karena dengan penerapan sikap itu kita bisa meningkatkan moral, etika siswa, dan juga meningkatkan sikap siswa ke arah yang lebih baik sehingga generasi penerus bangsa memiliki moral yang yang lebih baik.

Untuk penelitian lebih lanjut, disarankan agar dikembangkan melalui kajian atau penggunaan variabel terikat yang berbeda atau variabel sikap lainnya.

Berdasarkan hasil penelitian dan temuan selama melaksanakan penelitian, penulis memberikan rekomendasi bagi guru pendidikan jasmani dan praktisi bidang olahraga:

1. Pendidikan jasmani hendaknya dilaksanakan oleh guru pendidikan jasmani sebagai upaya penyampaian nilai-nilai pendidikan karakter untuk meningkatkan moral siswa.

2. Pengembangan sikap empati dan toleransi diharapkan tidak hanya diterapkan pada pembelajaran pendidikan jasmani saja, tetapi juga diluar kelas pendidikan jasmani seperti di lingkungan keluarga dan masyarakat sehingga sikap ini bisa benar-benar melekat pada diri siswa.

3. Bagi lembaga dibidang kependidikan khususnya pendidikan jasmani dan olahraga perlu mempersiapkan tenanga guru yang terampil dan kreatif serta cakap dalam memilih, merancang dan menerapkan model pembelajaran untuk melaksanakan proses belajar mengajar.

4. Bagi para lembaga pendidikan terkait sekolah, dinas pendidikan nasional, para penentu kebijakan, pengembang kurikulum, dan para penulis buku khususnya pendidikan jasmani perlu memberikan dorongan agar kemampuan pengembangan sikap

Suci Lestari, 2015

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING PERSONAL AND SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM

PERMAINAN BOLA BESAR TERHADAP SIKAP EMPATI DAN TOLERANSI SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

khususnya empati dan toleransi dapat dikembangkan pada proses belajar mengajar.

5. Harus adanya kerjasama antar lembaga pendidikan tenaga kependidikan pendidikan jasmani, sekolah, keluarga dan masyarakat secara berkesinambungan untuk menerapkan prinsip-prinsip pendidikan karakter dalam hal pengembangan sikap empati dan toleransi.

6. Perlu adanya temuan-temuan dalam model pembelajaran yang lain untuk membandingkan seberapa besar pengaruh model pembelajaran tersebut dalam pengembangan suatu moral.

89

Suci Lestari, 2015

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING PERSONAL AND SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM

PERMAINAN BOLA BESAR TERHADAP SIKAP EMPATI DAN TOLERANSI SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

DaftarPustaka

Abduljabar, B. (2008). Pembelajaran Manajemen Pendidikan Jasmani dan

Olahraga. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Agus, N. (2013). Model Pengajaran Langsung (Direct Instruction). Tersedia: https://elnasr.wordpress.com/2013/11/15/model-pengajaran-langsung-direct-instruction/. Diakses pada tanggal 15 Maret 2014.

Ahmadi,. (1999). Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.

Amber Vic. (2012). Petunjuk untuk Pelatih dan Pemain Bola Basket. Bandung. Ali, M. (2011). Memahami Riset Prilaku Dan Sosial. Bandung: CV Pustaka

Cendikia Utama.

Baron-Cohen, S., & Wheelwright, S. (2004). The Empati Question: An Investigation Of Adult with Asperger Syndrome or High Functioning Autism, and Normal Sex Differences. Journal of Autism and

Developmental Disorder, 34, 2, 163-175.

Baron, R. A. dan Byrne, D. (2005). Psikologi Sosial. Jilid 2. Alih Bahasa: Ratna Djuwita. Edisi Kesepuluh. Jakarta: Erlangga.

Cohen, Lawrence, M., & Keith, M. (2007). Research Methods In Education. Medison Avenue: New York.

Crain, W. (2007). Teori Perkembangan. Konsep dan Aplikasi. Terjemahan Theory

of Development, concept and Application, Third Edition. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Dimyati, & Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Fraenkel, dkk. (2012). How to Design and Evaluate Reserch in Education. USA: McGraw Hill. Inc.

Giriwijoyo, S. & Zafar Sidik, D. (2012). Ilmu Faal Olahraga (Fisiologi

Olahraga). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Gordon, B., Thevenard, L., & Hodis, F. (2012). A National Survey of New

Zealand Secondary School Physical Education Program Implementastion of The Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR) Models.

Spark Europe Edisi Mei-Agustus 2012. Web

:http://5.uva.es/agora/14_2/agora_14_2e_gordon_et_al.pdftanggal 27 Desember 2014.

Suci Lestari, 2015

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING PERSONAL AND SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM

PERMAINAN BOLA BESAR TERHADAP SIKAP EMPATI DAN TOLERANSI SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Goleman, D. (2003). Kecerdasan Emosional: Mengapa EI lebih penting dari

pada IQ. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Goleman, D. (1995). Kecerdasan Emosional, Terjemahan, Hermaya, T., Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Hurlock, Elizabeth. (1999). Perkembangan Anak. Jilid 2. Alih Bahasa: Med. Meitasari Tjandrasa dan Muslichah Zarkasih. Edisi Keenam. Jakarta: Erlangga.

Hellison, D. (2003). Teaching Responsibility Thorugh Phisical Activity. Univesity Of Illinois At Chicago. United States Of America.

Hellison, D. (1995). Teaching Responsibility Thorugh Phisical Activity. UnivesityOf Illinois At Chicago. United States Of America.

Hoffman, M.L. (2000) Empathy and moral Development. Cambridge: Cambridge University Press.

Joyce, B., Weil, M. & Calhoun, E. (2009). Models of Teaching (Eight Edition). New Jersey:Pearson Education Inc.

Juliantine, T. dkk. (2012). Belajar dan Pembelajaran Penjas. FPOK UPI. Lickonate, T. (1991). Educating For Character. New York: Bantam Books. Maksum, A. (2012). Metodologi Penelitian. Surabaya: Unesa University.

Marten R. (2004). Successful coaching (Edisi tiga) Champaign, IL: Human Kinetics.

Metzler, M.W. (2000). Intructional Model for Physical Education. Massachusetts: Allyn and Bacon Co.

Nazir, M. (2005). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Nurhasan,. & Hasanudin, C. (2007). Tes dan Pengukuran Keolahragaan. Bandung: FPOK UPI.

Oliver, J. (2007). Dasar-dasar Bola Basket.

Panuntun, J. G. (2012). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Empati Pada

Siswa Kelas X SMK 3 Salatiga Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi

91

Suci Lestari, 2015

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING PERSONAL AND SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM

PERMAINAN BOLA BESAR TERHADAP SIKAP EMPATI DAN TOLERANSI SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Pink, D.H. (2005). A Whole New Mind. New York: Pinguin Group.

Poerwadarmita, W.J.S. (1985). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Balai Pustaka.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia (2008) Kamus Besar Bahasa Indonesia: http//bahasa.kemendiknas.go.id/kbbi/index.php. Rahayu, E.T. (2013). Strategi Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Bandung:

Alfabeta.

Rakhmat, C. & Solehuddin, M. (2006). Pengukuran dan Penilaian Hasil Belajar. Bandung :ANDIRA.

Setiawan, .(2012). Empati: http://andiysetiawan.blogspot.com/2012/empati.html. Shapiro, J., Morrison, E.H., & Boker, J.R. (2004). Teaching empathy to first year

medical student: Evaluation of elective literature and medicine course.

Education for Health: Change in learning & practice, 17, 73-84.

Soetarno (1994). sikap;pengertian,definisi dan faktor yang mempengaruhi. From http://www.duniapsikologi.com/sikap-pengertian-definisi-dan-faktoryang-mempengaruhi/,4 juni 2013

Solomon, L.J.& Rothblum, E.D. (1990). Academic Procrastination: Frequency

and Cognitive-Behavioral Correlates, Journal of Counseling Psychology, 31,504-510.

Sudjana. (2005). Metode Statistika (edisienam). Bandung: Tarsito.

Suherman, A. (2009). Revitalisasi Pengajaran dalam Pendidikan Jasmani. Bandung: CV Bintang Worli Artika.

Wilkes, M., Milgrom, E., & Hoffman, J.R. (2002) Towards more empathic

medical students: a medical students hospitalization experience, Med

Educ. 2002:36:528-33

Winarni, S. (2012). Model Cooperative Learning dan Individual Learning dalam

Pendidikan Jasmani untuk Mengembangkan Empati dan Toleransi.

Disertasi Prodi POR Pascasarjana.

Wuest, D. (1996). Disciplining Student by Promoting Respossibility. PE Control: Learning Environment Article.

Suci Lestari, 2015

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEACHING PERSONAL AND SOCIAL RESPONSIBILITY DALAM

PERMAINAN BOLA BESAR TERHADAP SIKAP EMPATI DAN TOLERANSI SISWA

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Yudiana, dkk. (2013). Model-model Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Universitas Pendidikan Indonesia: FPOK.

Dokumen terkait