HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
5.1 Analisis Data Responden
5.1.3 Analisis Data Responden berdasarkan Pekerjaan Tabel Tabel Pekerjaan
No Kategori Frekuensi Prosentase (%)
1 Pelajar 12 4,43 2 Mahasiswa dan Mahasiswi 83 30,63 3 Karyawan dan Karyawati 61 22,51
4 Swasta dan Wiraswasta 72 26,57
5 Tenaga pengajar 43 15,87
Jumlah 271 100
Berdasarkan data tersebut diatas, responden yang berlatar belakang sebagai pelajar sebanyak 12 responden atau 4,43%, berlatarbelakang sebagai mahasiswa dan mahasiswi sebanyak 83 responden atau 30,63%, berlatarbelakang sebagai karyawan dan karyawati sebanyak 61 responden atau 22,51%, berlatarbelakang sebagai swasta dan wiraswasta sebanyak 72
40
responden atau 26,57%, sedangkan berlatarbelakang sebagai tenaga pengajar sebanyak 43 responden atau 15,87%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengguna layanan sirkulasi di Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah adalah yang berlatarbelakang sebagai mahasiswa dan mahasiswi.
41
5.2 Data Penelitian
Untuk mempermudah dalam melakukan analisa data, maka hasil penelitian akan dijabarkan dan dijelaskan menurut aspek aspek efektivitas rambu- rambu nomor klasifikasi terhadap temu kembali informasi pada layanan sirkulasi di Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah.
1 Dimensi Rambu-Rambu Nomor Klasifikasi
a) Ukuran angka nomor klasifikasi pada rak sudah sesuai dengan kondisi gedung perpustakaan yang ada
Tabel 5.1
No Kategori Frekuensi Prosentasi
(% )
1 Sangat Setuju 80 29,5
2 Setuju 144 53,1
3 Ragu Ragu 16 5,9
4 Tidak Setuju 31 11,4
5 Sangat Tidak Setuju 0 0
42
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 80 responden atau 29,5% menjawab sangat setuju, 144 responden atau 53,1% menjawab setuju, 16 responden atau 5,9% menyatakan ragu ragu, dan 31 responden atau 11,4% menyatakan tidak setuju. Sedangkan sangat tidak setuju tidak memperoleh nilai.
Berdasarkan uraian tersebut, terlihat bahwa sebanyak 144 responden atau 53,1% menyatakan bahwa setuju ukuran angka nomor klasifikasi pada rak sudah sesuai dengan gedung perpustakaan yang ada. Rambu-rambu nomor klasifikasi yang ada pada rak berukuran 200Cm X 150Cm sudah mudah terlihat karena sudah sesuai dengan proporsi keadaan kondisi fisik gedung.
Berdasarkan analisis diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan kegiatan layanan sirkulasi dewasa disesuaikan dengan keadaan kondisi fisik gedung perpustakaan.
43
b. Saya memahami cara membaca rambu-rambu nomor klasifikasi yang ada pada rak
Tabel 5.2
No Kategori Frekuensi Prosentase
(%)
1 Sangat Setuju 77 28,4
2 Setuju 135 49,8
3 Ragu Ragu 13 4,8
4 Tidak Setuju 46 17,0
5 Sangat tidak Setuju 0 0
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 77 responden atau 28,4% menyatakan sangat setuju, 135 responden atau 49,8% menyatakan setuju, 13 responden atau 4,8% menyatakan ragu ragu, 46 responden atau 17,0% menyatakan tidak setuju, sedangkan sangat tidak setuju tidak memperoleh angka.
Berdasarkan uraian tersebut, sebanyak 135 responden atau 49,8% menyatakan setuju bahwa mereka sudah
44
memahami cara membaca rambu-rambu nomor klasifikasi yang ada pada rak. Tingkat pemahaman mereka mengenai penggunaan rambu-rambu nomor klasifikasi sudah dinilai cukup mengerti. Adapun sebanyak 46 responden atau 17,0% menyatakan tidak setuju dalam pemahaman membaca rambu- rambu nomor klasifikasi. Mereka belum mengetahui cara membaca rambu rambu nomor klasifikasi.
Hasil kesimpulan yang didapat berdasarkan uraian tersebut bahwa belum semua pemustaka sudah mengerti cara membaca rambu-rambu nomor klasifikasi yang ada pada rak.
45
b) Letak penempatan angka nomor klasifikasi pada rak dapat terlihat oleh seluruh pemustaka
Tabel 5.3
No Kategori Frekuensi Prosentase
(%)
1 Sangat Setuju 68 25,1
2 Setuju 143 52,8
3 Ragu Ragu 25 9,2
4 Tidak setuju 35 12,9
5 Sangat Tidak Setuju 0 0
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 68 responden atau 25,1% menyatakan sangat setuju, 143 responden atau 52,8% menyatakan setuju, 25 responden atau 9,2% menyatakan ragu ragu, 35 responden atau 12,9% menyatakan tidak setuju, sedangkan sisanya sangat tidak setuju tidak mendapatkan angka.
Berdasarkan uraian tersebut, sebanyak 143 responden atau 52,8% menjawab setuju bahwa letak penempatan angka nomor
46
klasifikasi pada rak dapat terlihat oleh seluruh pemustaka. Rambu nomor klasifikasi tersebut diletakkan pada rak yang sesuai dengan subyek buku dengan ukuran angka yang proporsional.
Melalui analisis tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa letak rambu-rambu nomor klasifikasi harus diletakkan sesuai dengan rak koleksinya,dan ditempatkan ditempat yang mudah terlihat sehingga pemustaka merasa sangat terbantu dengan adanya rambu-rambu nomor klasifikasi yang ada pada rak untuk dapat menemukan kembali informasi yang mereka butuhkan.
c) Keberadaan angka rambu-rambu nomor klasifikasi mudah terlihat oleh seluruh pemustaka
Tabel 5.4
No Kategori Frekuensi Prosentase
(%)
1 Sangat Setuju 76 28,0
2 Setuju 147 54,2
3 Ragu Ragu 11 4,1
4 Tidak Setuju 33 12,2
5 Sangat Tidak Setuju 4 1,5
47
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 76 responden atau 28,0% menyatakan sangat setuju, 147 responden atau 54,2% menyatakan setuju, 11 responden atau 4,1% menyatakan ragu ragu, 33 responden atau 12,2% menyatakan tidak setuju, sedangkan 4 responden atau 1,5% menyatakan sangat tidak setuju.
Berdasarkan uraian tersebut, sebanyak 147 responden atau 54,2% menyatakan setuju bahwa keberadaan letak rambu- rambu nomor klasifikasi mudah terlihat oleh pemustaka. Rambu-rambu nomor klasifikasi berada di depan rak dan ditampilkan dengan angka yang berukuran besar, sedangkan rambu anak nomor klasifikasi ukuran disesuaikkan sesuai dengan koleksi yang ada pada rak .
Hasil kesimpulan yang didapat berdasarkan uraian diatas adalah bahwa rambu nomor klasifikasi untuk nomor kelas utama sangat penting ditempatkan langsung ditempat yang mudah terlihat oleh pemustaka, agar pemustaka dapat dengan cepat menemukan kembali informasi yang mereka butuhkan.
48
d) Nomor klasifikasi pada rak sudah sesuai dengan koleksi yang ada pada rak tersebut
Tabel 5.5
No Kategori Frekuensi Prosentase (%)
1 Sangat Setuju 92 33,9
2 Setuju 131 48,3
3 Ragu ragu 8 3,0
4 Tidak Setuju 34 12,5
5 Sangat tidak setuju 6 2,2
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 92 responden atau 33,9% menyatakan sangat setuju, 131 responden atau 48,3% menyatakan setuju, 8 responden atau 3,0% menyatakan ragu ragu, 34 responden atau 12,5% menyatakan tidak setuju, sedangkan 6 responden atau 2,2% menyatakan sangat tidak setuju.
49
Berdasarkan uraian tersebut, sebanyak 131 responden atau 48,3% menyatakan setuju bahwa koleksi yang ada pada rak, sudah sesuai dengan nomor klasifikasi yang terlihat di Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah. Shelving yang dilakukan oleh pustakawan dinilai berhasil karena sebagian besar pemustaka menyatakan setuju bahwa koleksi yang mereka temukan sudah sesuai dengan nomor klasifikasi yang dijadikan acuan bagi mereka dalam menemukan koleksinya.
Melalui analisis diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa penemuan kembali informasi didasarkan atas kesesuaian nomor klasifikasi dengan koleksi yang ada pada rak tersebut.
50
e) Saya lebih mudah memahami rambu-rambu bertuliskan subyek judul buku daripada nomor klasifikasi
Tabel 5.6
No Kategori Frekuensi Prosentase
(%)
1 Sangat Setuju 98 36,2
2 Setuju 129 47,6
3 Ragu ragu 8 3,0
4 Tidak setuju 32 11,8
5 Sangat Tidak Setuju 4 1,5
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 98 responden atau 36,2% menyatakan sangat setuju, 129 responden atau 47,6% menyatakan setuju, 8 responden atau 3,0% menyatakan ragu ragu, 32 responden atau 11,8% menyatakan tidak setuju, sedangkan 4 responden atau 1,5% menyatakan sangat tidak setuju.
51
Berdasarkan uraian tersebut diatas, sebanyak 129 responden atau 47,6% menjawab setuju apabila mereka lebih mudah memahami rambu-rambu bertuliskan subyek buku daripada melalui angka nomor klasifikasi. Di Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah rambu-rambu yang ada di rak dipaparkan dalam bentuk angka saja, tidak dengan menggunakan subyek koleksinya. Pemustaka lebih senang menggunakan subyek buku karena mereka memahami sendiri buku apa yang ingin mereka cari.
Hasil kesimpulan yang didapat berdasar uraian tersebut diatas adalah bahwa pemustaka lebih mengerti dan mengetahui apabila rambu-rambu pada rak dilengkapi dengan subyek buku, karena tidak semua pemustaka dapat membaca melalui angka.
52
f) Desain yang menarik membuat saya memanfaatkan rambu-rambu nomor klasifikasi dalam menemukan koleksi
Tabel 5.7
No Kategori Frekuensi Prosentase (%)
1 Sangat Setuju 91 33,6
2 Setuju 139 51,3
3 Ragu ragu 5 1,8
4 Tidak Setuju 36 13,3
5 Sangat Tidak Setuju 0 0
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 91 responden atau 33,6% menyatakan sangat setuju, 139 responden atau 51,3% menyatakan setuju, 5 responden atau 1,8% menyatakan ragu ragu, 36 responden atau 13,3% menyatakan tidak setuju, sedangkan sangat tidak setuju tidak medapatkan angka.
Berdasar uraian tersebut, sebanyak 139 responden atau 51,3% menjawab setuju bahwa desain yang menarik dapat
53
membuat mereka langsung mencari koleksinya melalui rambu- rambu nomor klasifikasi. Hal tersebut karena segala sesuatu yang dapat menarik perhatian pasti akan menjadi pusat pandangan seseorang. Sama halnya dengan pemustaka yang langsung melihat desain rambu-rambu nomor klasifikasi yang ada pada rak karena desain yang menarik.
Dari Analisis diatas dapat diambil kesimpulan bahwa segala sesuatu yang dapat menarik perhatian pemustaka, pasti akan bermanfaat dan menjadi pusat perhatian. Sehingga akan tercapai tujuan yang diharapkannya.
54
Dimensi Temu Kembali Informasi
a) Rambu-rambu nomor klasifikasi pada rak dapat membantu saya menemukan koleksi yang saya butuhkan
Tabel 5.8
No Kategori Frekuensi Prosentase (%)
1 Sangat Setuju 80 29,5
2 Setuju 124 45,8
3 Ragu ragu 32 11,8
4 Tidak Setuju 29 10,7
5 Sangat Tidak Setuju 6 2,22
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 80 responden atau 29,5% menyatakan sangat setuju, 124 responden atau 45,8% menyatakkan setuju, 32 responden atau 11,8% menyatakan ragu ragu, 29 responden atau 10,7% menyatakan tidak setuju, sedangkan sangat tidak setuju memperoleh 6 responden atau 2,22%.
55
Berdasar uraian tersebut, sebanyak 124 responden atau 45,8% menyatakan setuju bahwa rambu-rambu nomor klasifikasi pada rak dapat membantu mereka dalam menemukan kembali koleksi yang dibutuhkan. Keberhasilan pemustaka menemukan koleksi yang ia butuhkan diawali melalui rambu yang tersedia yang menunjukkan tempat dimana koleksi tersebut berada.
Hasil kesimpulan yang didapat dari pernyataan diatas bahwa rambu-rambu nomor klasifikasi sangat dibutuhkan oleh setiap instansi perpustakaan untuk membantu pemustaka dalam menemukan kembali koleksi.
56
b) Rambu-rambu nomor klasifikasi pada rak selalu tepat dengan koleksi yang saya butuhkan
Tabel 5.9
No Kategori Frekuensi Prosentase
(%)
1 Sangat Setuju 51 18,8
2 Setuju 23 8,5
3 Ragu ragu 76 28,0
4 Tidak Setuju 105 38,7
5 Sangat Tidak Setuju 16 5,9
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 51 responden atau 18,8% menyatakan sangat setuju, 23 responden atau 8,5% menyatakan setuju, 76 responden atau 28,0% menyatakan ragu ragu, 105 responden atau 38,7% menyatakan tidak setuju, sedangkan sangat tidak setuju memperoleh 16 responden atau 5,9%.
57
Berdasar uraian tersebut, terlihat bahwa 105 responden atau 38,7% menyatakan tidak setuju bahwa koleksi yang mereka butuhkan sudah sesuai dengan rambu-rambu nomor klasifikasi yang mereka lihat pada rak. Penempatan koleksi kurang tepat dengan nomor yang tertempel pada rak sehingga pemustaka merasa kebingungan.
Melalui pembahasan analisis tersebut, diambil kesimpulan bahwa ketelitian dan kesadaran akan mengembalikan koleksi sesuai dengan nomor klasifikasinya sangatlah penting, karena rambu-rambu tersebut selalu digunakan sebagai acuan dalam temu kembali informasi yang dibutuhkan.
58
c) Ruangan pada layanan Sirkulasi bersih dan rapi Tabel 5.10
No Kategori Frekuensi Prosentase(%)
1 Sangat Setuju 69 25,5
2 Setuju 111 41,0
3 Ragu ragu 43 15,9
5 Tidak Setuju 35 12,9
6 Sangat Tidak Setuju 13 4,8
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 69 responden atau 25,5% menyatakan mereka sangat setuju, 111 responden atau 41,0% menyatakan setuju, 43 responden atau 15,9% menyatakan ragu ragu, 35 responden atau 12,9% menyatakan tidak setuju, sedangkan 13 responden atau 4,8% menyatakan sangat tidak setuju.
59
Berdasar uraian tersebut, sebanyak 111 responden atau 41,0% menyatakan setuju apabila pada ruangan layanan sirkulasi pada Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah bersih dan rapi. Meja dan kursi ditata sesuai dengan luas gedung tersebut. Jumlah kursi memenuhi untuk jumlah pengunjung setiap harinya. Posisi yang beraturan membuat nyaman pemustaka untuk memanfaatkan perpustakaan.
Hasil kesimpulan yang didapat dari pernyataan diatas adalah bahwa pemustaka merasa nyaman, puas dan senang memanfaatkan perpustakaan apabila ruangan di perpustakaan selalu bersih dan rapi.
60
d) Petugas Layanan Sirkulasi bersikap ramah terhadap pemustaka
Tabel 5.11
No Kategori Frekuensi Prosentase (%)
1 Sangat Setuju 84 31,0
2 Setuju 95 35,1
3 Ragu ragu 43 15,9
4 Tidak Setuju 35 12,9
5 Sangat Tidak Setuju 14 5,2
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 84 responden atau 31,0% menyatakan mereka sangat setuju, 95 responden atau 35,1% menyatakan setuju, 43 responden atau 15,9% menyatakan ragu ragu, 35 responden atau 12,9% menyatakan tidak setuju, sedangkan sangat tidak setuju memperoleh poin 14 responden atau 5,2%.
61
Berdasar uraian tersebut, sebanyak 95 responden atau 35,1% menyatakan setuju bahwa petugas layanan sirkulasi melayani pemustaka dengan ramah. Pustakawan selalu memberikan salam apabila ada pemustaka yang berkunjung. Pustakawan selalu memberikan pelayanan yang optimal dengan berucap sapa, melayani dengan senang hati.
Hasil kesimpulan yang didapat melalui pernyataan diatas adalah perpustakaan harus selalu memiliki pustakawan yang mempunyai rasa kecintaan terhadap perpustakaan itu sendiri, karena perpustakaan akan dapat berkembang berawal dari pustakawan terlebih dahulu. Selanjutnya pemustaka pasti akan mengikuti.
62
e) Petugas layanan sirkulasi memahami kebutuhan pengguna perpustakaan
Tabel 5.12
No Kategori Frekuensi Prosentase
(%)
1 Sangat Setuju 72 26,6
2 Setuju 121 44,6
3 Ragu ragu 35 12,9
4 Tidak Setuju 36 13,3
5 Sangat Tidak Setuju 7 2,6
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat terlihat bahwa dari 271 responden, sebanyak 72 responden atau 26,6% menyatakan sangat setuju, 121 responden atau 44,6% menyatakan setuju, 35 responden atau 12,9% menyatakan ragu ragu, 36 responden atau 13,3% menyatakan tidak setuju, dan 7 responden atau 2,6% menyatakan sangat tidak setuju.
Berdasar uraian tersebut, 121 responden atau 44,6% menjawab setuju bahwa petugas layanan sirkulasi memahami
63
kebutuhan pemustaka. Ruang layanan sirkulasi dewasa, dilengkapi dengan penelusuran koleksi secara Online yang biasa disebut dengan OPAC, adanya layanan Internet,dan layanan Fotocopy. Dengan adanya fasilitas tersebut, pemustaka sudah merasa sangat terbantu dalam kebutuhan yang dihadapi mereka di layanan sirkulasi.
Hasil kesimpulan yang didapat dari analisis tersebut adalah perpustakaan harus mengetahui kebutuhan apa saja yang dapat melengkapi pemustaka dalam memenuhi kebutuhannya pada ruang layanan sirkulasi. Sehingga layanan sirkulasi dapat berjalan optimal.
64
f) Layanan yang cepat dan tepat waktu Tabel 5.13
No Kategori Frekuensi Prosentase
(%)
1 Sangat Setuju 83 30,62
2 Setuju 113 41,7
3 Ragu ragu 36 13,3
4 Tidak Setuju 26 9,6
5 Sangat Tidak Setuju 13 4,8
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 83 responden atau 30,62 % menyatakan sangat setuju, 113 responden atau 41,7% menyatakan setuju, 36 responden atau 13,3% menyatakan ragu ragu, 26 responden atau 9,6% menyatakan tidak setuju, dan sangat tidak setuju memperoleh pendapat sebanyak 13 responden atau 4,8%.
Berdasar uraian tersebut, sebanyak 113 responden atau 41,7% menjawab setuju bahwa pelayanan pada Perpustakaan
65
Daerah Provinsi Jawa Tengah cepat dan tepat waktu. Jam operasional yang dijanjikan oleh perpustakaan selalu tepat. Pustakawan melayani pemustaka dengan cepat, ketika ada pemustaka yang bertanya, maka pustakawan selalu segera memberikan solusi.
Hasil kesimpulan yang dapat diambil dari uraian tersebut adalah bahwa pelayanan cepat dan tepat waktu harus selalu diterapkan dalam seluruh instansi perpustakaan agar pemustaka selalu senang dan terpenuhi keinginannya, serta tidak mengecewakan pemustaka.
66
g) Petugas Layanan Sirkulasi peduli akan kebutuhan pengguna
Tabel 5.14
No Kategori Frekuensi Prosentase
(%)
1 Sangat Setuju 66 24,4
2 Setuju 117 43,2
3 Ragu ragu 37 13,7
4 Tidak Setuju 33 12,2
5 Sangat Tidak Setuju 18 6,6
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 66 responden atau 24,4% mereka menyatakan sangat setuju, 117 responden atau 43,2% menyatakan setuju, 37 responden atau 13,7% menyatakan ragu ragu, 33 responden atau 12,2% menyatakan tidak setuju, dan 18 responden atau 6,6% menyatakan sangat tidak setuju.
Berdasar uraian tersebut, 117 responden menyatakan bahwa mereka setuju petugas layanan sirkulasi peduli akan
67
kebutuhan pemustaka. Petugas layanan sirkulasi selalu memberikan respon apabila ada pemustaka yang bertanya dan memerlukan bantuan.
Kesimpulan berdasarkan analisis tersebut bahwa pelayanan prima merupakan kunci utama dalam keberhasilan sebuah instansi perpustakaan. Penyedia jasa informasi seperti perpustakaan harus selalu memiliki rasa ingin tahu apa saja yang diinginkan pemustaka, demi berkembangnya perpustakaan ke masa mendatang.
h) Petugas Layanan Sirkulasi Tanggap dan Peduli adanya Saran dan Kritik dari Pengguna
Tabel 5.15
No Kategori Frekuensi Prosentase (%)
1 Sangat Setuju 74 27,3
2 Setuju 101 37,3
3 Ragu ragu 37 13,7
4 Tidak Setuju 43 15,9
5 Sangat Tidak Setuju 16 5,9
68
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 74 responden atau 27,3% mereka menyatakan sangat setuju, 101 responden atau 37,3% menyatakan setuju, 37 responden atau 13,7% menyatakan ragu ragu, 43 responden atau 15,9% menyatakan tidak setuju, sedangkan sangat tidak setuju memperoleh 16 responden atau 5,9%.
Berdasar uraian tersebut, 101 responden atau 37,3% menjawab setuju bahwa petugas layanan sirkulasi tanggap dan peduli apabila ada saran dan kritik dari pemustaka. Saran yang diberikan pemustaka baik secara lisan maupun tulisan selalu mendapat tanggapan dari pustakawan meskipun tidak semua saran dapat terpenuhi.
Kesimpulan yang dapat diambil dari analisis diatas adalah saran dan kritik merupakan masukan dari pemustaka yang dapat membantu perpustakaan untuk dapat menjadi lebih baik lagi. Oleh karena itu, Pustakawan harus selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik dari pemustaka.
69
i) Perpustakaan menyediakkan fasilitas pendukung untuk pengguna, seperti Internet
Tabel 5.16
No Kategori Frekuensi Prosentase (%)
1 Sangat Setuju 84 31,0
2 Setuju 103 38,0
3 Ragu ragu 36 13,3
4 Tidak Setuju 35 12,9
5 Sangat Tidak Setuju 13 4,8
Jumlah 271 100
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 84 responden atau 31,0% mereka menyatakan sangat setuju, 103 responden atau 38,0% menyatakan setuju, 36 responden atau 13,3% menyatakan ragu ragu, 35 responden atau 12,9% menyatakan tidak setuju, dan 13 responden atau 4,8% menyatakan sangat tidak setuju.
Berdasar uraian tersebut, terlihat sebanyak 103 responden atau 38,0% menjawab setuju bahwa pada saat ini
70
perpustakaan sudah menyediakan fasilitas Internet untuk mendukung kegiatan yang mereka lakukan di perpustakaan..
Kesimpulan yang dapat diambil dari analisis diatas adalah Internet merupakan salah satu sarana yang sekarang tidak dapat lepas dari perpustakaan. karena dengan adanya internet, pemustaka merasa tercukupi kebutuhan informasinya selain dengan melalui buku.
j) Petugas perpustakaan memberikan perhatian terhadap masalah pengguna perpustakaan
Tabel 5.17
No Kategori Frekuensi Prosentase (%)
1 Sangat Setuju 78 28,8
2 Setuju 110 40,6
3 Ragu ragu 35 12,9
4 Tidak Setuju 39 14,4
5 Sangat Tidak Setuju 9 3,3
71
Berdasarkan tabel diatas, dapat diketahui bahwa dari 271 responden, sebanyak 78 responden atau 28,8% mereka menyatakan sangat setuju, 110 responden atau 40,6% menyatakan setuju, 35 responden atau 12,9% menyatakan ragu ragu, 39 responden atau 14,4% menyatakan tidak setuju, sedangkan sisanya 9 responden atau 3,3% menyatakan sangat tidak setuju.
Berdasar uraian tersebut, sebanyak 110 responden atau 40,6% menjawab setuju apabila petugas perpustakaan sudah memberikan perhatian terhadap masalah yang dihadapi oleh pengguna. Ketika ada pemustaka yang merasa kebingungan dalam menelusur informasi, mencari koleksi , pustakawan selalu membantu dan selalu memberikan solusi.
Kesimpulan dari pernyataan diatas bahwa pustakawan diharapkan selalu memberi perhatian kepada pemustaka yang sering merasa kebingungan dalam memanfaatkan perpustakan.
72