H. Instrumen Penelitian
I. Teknik Pengolahan dan Analisis Data 1.Teknik Pengolahan Data
2. Analisis Data
Analisis dilakukan setelah selesai mengumpulkan data secara lengkap dari lapangan. Adapun analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Analisis Deskriptif
Analisis yang digunakan untuk mendeskripsikan gejala yang nampak di daerah penelitiannya serta kondisi dari keadaan masalah yang diteliti mulai dari mengolah, menginterpretasi data, dan informasi lain berdasarkan data yang sudah dianalisis secara berskala dari literatur dan hasil observasi di lapangan. Mendeskripsikan eksistensi lahan pertanian sawah di Kota Bandung melalui data primer yang didapat dari responden dan data pendukung seperti dari data dokumentasi yang ada.
Hafid Munjinadir, 2015
ANALISIS EKSISTENSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DI KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu
Tabel 1.7Kisi-kisi Instrumen Penelitian
No Variabel Sub Variabel
Indikator Bentuk
Instrumen
No Item Sasaran Point pertanyaan
1 Faktor Sosial
dan Ekonomi
Karakteistik Petani
-Identitas petani Format
Angket
1A – 1E Petani Nama, umur, pekerjaan pokok, pekerjaan sampingan,
Status Kepemilikan Lahan -Status lahan -Luas lahan -Kepemilikan lahan
2A – 2C - status kepemilikan lahan
- asal-usul lahan pertanian - luas lahan
- sistem sewa, jika menyewa
Tenaga kerja -Sistem tenaga kerja
-Jumlah tenaga kerja
3A – 3C - Pengerjaan sawah
- Jumlah tenaga kerja
- Sistem ketenaga kerjaan
- Upah tenaga kerja
Modal - Modal usaha tani - Sumber dana
Pengeluaran -Harga bibit
-Harga pupuk
-Sumber air -Pestisida
-Upah tenaga kerja
4A – 4H - Biaya bibit dalam sekali tanam
- Biaya pupuk dalam sekali tanam
- Biaya pengairan sawah dalam sekali tanam
- Biaya pestisida dalam sekali tanam
- Biaya upah untuk karyawan dalam sekali
tanam Pendapatan -RESPONDEN panen -hasil panen -kualitas padi -waktu panen
5A – 5D - Jumlah panen dalam 1 tahun
- -hasil produksi panen
- Jumlah hasil panen dalam 1 kali panen (ton)
- Kualitas padi
Hafid Munjinadir, 2015
ANALISIS EKSISTENSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DI KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu
Sumber : berbagai sumber dan diolah oleh penulis, 2015.
-Harga gabah - Harga beras per ton
2 Faktor Fisik Identitas
Lokasi - Koordinat Morfologi -Ketinggian -Kemiringan Lereng -Jenis batuan -Tingkat erosi
Hidrologi -Kualitas air
-Sumber pengairan
-Tingkat kecukupan
Hafid Munjinadir, 2015
ANALISIS EKSISTENSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DI KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu
b. Skala Likert
Skala Likert menurut Riduwan (2009, hlm 87) digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau sekelompok tentang kejadian atau gejala sosial. Dalam penelitian ini menggunakan skala likert untuk menganalisis pendapat dan persepsi petani mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi bertahannya lahan pertanian sawah dan keadaan di masa yang akan datang di Kota Bandung.
Pengukuran berdasarkan indikator yang telah diturunkan dari Variabel menggunakan skala 1-5 dengan keterangan yang dihubungkan sesuai jawaban, adapun skala likert pada tabel berikut :
Tabel 1.8Alternatif Jawaban Menggunakan Skala Likert
Indikator Nilai/Kategori Jawaban Sangat Baik Baik Cukup Baik Kurang Baik Tidak Baik Pernyataan 5 4 3 2 1 Sumber : Riduwan, 2009
Keterangan dari tabel di atas memiliki masing-masing nilai yang mana dari nilai tersebut akan diakumulasikan dan dilakukan perhitungan. Adapun keterangan nilai dari sekala Likert yang digunakan yaitu :
1) Sangat Baik : (SB) Nilai 5
2) Baik : (B) Nilai 4
3) Cukup Baik : (CB) Nilai 3 4) Kurang Baik : (KB) Nilai 2 5) Sangat Tidak Baik : (STB) Nilai 1
Angket yang telah disebar dan diisi oleh petani selanjutnya jawaban ditabulasi dan didapat kecenderungan atas jawaban petani tersebut. Angket yang berisikan tabel dengan item faktor eksistensi pertanian yang kemudian diukur dengan menggunakan skala Likert akan diolah dalam perhitungan yaitu :
Hafid Munjinadir, 2015
ANALISIS EKSISTENSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DI KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu
Keterangan :
F1 = RESPONDEN jawaban responden yang menjawab 1 ( Sangat Tidak Baik)
F2 = RESPONDEN jawaban responden yang menjawab 2 ( Kurang Baik) F3 = RESPONDEN jawaban responden yang menjawab 3 ( Cukup Baik ) F4 = RESPONDEN jawaban responden yang menjawab 4 ( Baik )
F5 = RESPONDEN jawaban responden yang menjawab 5 ( Sangat Baik )
Hasil perhitungan yang telah dilakukan, maka selanjutnya adalah interpretasi skor yang mencakup hasil dari setiap analisis data yang telah dilakukan dalam analisis dari setiap jawaban responden yang dijadikan sampel penelitian. berikut adalah tabel 3.9 persentase hasil akumulasi skala Likert yang akan digunakan :
Tabel 1.9Kriteria Interpretasi Skor
Angka 0%-20% Sangat lemah
Angka 21%-40% Lemah
Angka 41%-60% Cukup
Angka 61%-80% Kuat
Angka 81%-100% Sangat Kuat
Sumber : Riduwan, 2011
c. Analisis Statistik
Analsis statistik adalah analisis yang digunakan untuk mengaetahui kecenderugan-kecenderungan jawaban responden yang digunakan berdasarkan metode persentase menurut Santoso (2001, hlm 299) dengan rumus sebagai berikut:
P =�
� × 100 %
Keterangan:
P = Persentase
f = data yang didapat
Hafid Munjinadir, 2015
ANALISIS EKSISTENSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DI KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu
100 % = Bilangan konstan
Angka yang dimasukan ke dalam rumus di atas merupakan data yang diperoleh dari hasil jawaban responden atas pertanyaan yang diajukan. Hasil perhitungan tersebut kemudian dibandingkan dengan kriteria yang telah ditentukan.
Kriteria penjabaran mengenai nilai persentase yang akan dihasilkan dari penghitungan yaitu menggunakan persentase hasil penelitian yang dikemukakan oleh Effendi dan Manning (dalam Mahardika,2014, hlm 49) yang dapat dilihat pada tabel 3.10.
Tabel 1.10Persentase Hasil Penelitian
Persentase Kriteria
100 % Seluruhnya
75% - 99% Sebagian besar
51% - 74% Lebih dari setengahnya
50% Setengahnya
25% - 49% Kurang dari setengahnya
1% - 24% Sebagian kecil
0% Tidak ada / tidak seorangpun
Hafid Munjinadir, 2015
ANALISIS EKSISTENSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DI KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu
J. Alur Penelitian Masalah di Lapangan KESIMPULAN 1. Analisis Deskriptif 2. Persentase 3. Skala Likert Pengolahan Data dan
Analisis Data
Data Primer - Wawancara - Observasi
Pengumpulan Data Memberi Manfaat kepada Penulis, Pemerintah, dan
wisatawan Tujuan yang Dicapai Rumusan Masalah Observasi Lapangan Tahap Awal Data Sekunder Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bappeda Kota Bandung
Hafid Munjinadir, 2015
ANALISIS EKSISTENSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DI KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu
Hafid Munjinadir, 2015
ANALISIS EKSISTENSI LAHAN PERTANIAN SAWAH DI KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | \.upi.edu perpustakaan.upi.edu
BAB 1