• Tidak ada hasil yang ditemukan

D. Pengaruh Media Sosial Terhadap Gaya Hidup Peserta Didik di MTs Lembang Bau Desa Bonea Timur Kecamatan Bontomanai Kepulauan Lembang Bau Desa Bonea Timur Kecamatan Bontomanai Kepulauan

1. Analisis Data a. Uji Validitas

Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pertanyaan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan sesuatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut.

Uji validitas dihitung dengan membandingkan nilai rhitung (correlated item-total correlations) dengan nilai rtabel. Jika rhitung > dari r tabel (pada taraf signifikasi 5%) maka pernyataan tersebut dinyatakan valid. Hasil uji validitas kuesioner pada penelitian ini adalah sebagai berikut.

X5 .671 0,266 valid Sumber : Hasil Olahan Kuesioner, Juni 2022

Berdasarkan data pada tabel 4.2, menunjukkan bahwa nilai dari rhitung lebih besar dibandingkan dengan nilai rtabel dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Hal ini berarti untuk uji kualitas data yang ditunjukkan dari uji validitas bahwa variabel Media Sosial dan gaya hidup dikatakan valid.

b. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas dilakukan dengan melihat hasil perhitungan nilai α. Suatu variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai α > 0,6 yaitu bila penelitian ulang dengan waktu dan variabel yang berbeda akan menghasilkan kesimpulan yang sama. Tetapi sebaliknya bila α < 0,6 maka dianggap kurang handal, artinya bila variabel-variabel tersebut dilakukan penelitian ulang dengan waktu dan variabel yang berbeda akan menghasilkan kesimpulan yang berbeda. Untuk lebih jelasnya hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel 4.9 Hasil Uji Reliabilitas variabel Cronbach Alpha Standar

Reliabilitas

Keterangan

Media Sosial (X) .773 .657 Reliabel

Sumber Output SPSS 11.41

Berdasarkan tabel 4.3, hasil yang didapatkan setelah uji reliabilitas menunjukkan bahwa untuk variabel pembiasaan tahsin al-Qur`an (X) menunjukkan nilai yang reliabel karena nilai yang reliabel yaitu nilai yang diatas 0.60.

c. Analisis Regresi Sederhana

Analisis regresi linear sederhana dilakukan untuk mengetahui bersarnya pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen yang diukur dengan menggunakan kofesien regresi. Metode ini meghubungkan antara variabel independen dengan variabel dependen. Adapun hasil dari análisis regresi linear sederhana dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel 4.10

Berdasarkan tabel 4.4 diatas, maka dapat diketahui persamaan análisis regresi sederhana sebagai berikut :

Y=3.016+0.489(X)

Berdasarkan persamaan tersebut diatas, maka dapat dijelaskan sebagai berikut :

Nilai konstanta (a) sebesar 3.016 dapat diartikan apabila variabel media sosial dianggap konstan atau tidak mengalami perubahan, maka penggunaan media sosial sebesar 3.016.

Nilai koefisien (b) pada variabel media sosial bernilai positif yaitu sebesar 0.489 , artinya setiap perubahan pada variable media sosial sebesar 48% akan mempengaruhi gaya hidup masyarakat sebesar 0.489.

d. Uji Hipotesis Parsial (t)

Uji t merupakan pengujian untuk menunjukkan pengaruh secara parsial variabel bebas yang ada di dalam model terhadap variabel terikat. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh pengaruh variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat. Maka pengaruh tersebut dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Tabel 4.11

Hasil Uji Hipotesis Parsial (t) anova

model Sum of Df Mean F Sig

Squeres Squeres

Regression 95.386 1 95.386 25.628 0.01

Esidual 256.811 69 3.722

Total 352.197 70

Sumber output SPSS 18

Berdasarkan tabel 4.4, bahwa nilai F hitung = 25.628 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Maka variabel media sosial (X) berpengaruh terhadap variabel Gaya Hidup (Y). sehingga dapat diketahui bahwa Ha diterima dan Ho ditolak karena nilai Sig lebih kecil dari 0,05.

Uji Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien determinasi (R²) digunakan untuk menunjukkan berapa besar persentase Variabel media sosial menerangkan variansi variabel gaya hidup. Hasil uji kofesiensi determinasi (R²) dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Tabel 4.12

Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) Model Summary

Model R R Squere Adjusted R Squere Std. Eror of the Estimate

1 .520 .271 .260 1.929

Sumber ; Output SPSS 18 Pembahasan

Hasil pengujian koefesien determinasi model summary pada tabel 4.5, menunjukkan bahwa koefisien determinasi (R2) sebesar 0.271 atau 27,1%. Jadi

dapat dikatakan bahwa 27,1% Gaya Hidup Siswa Mts Lembang Bau dipengaruhi oleh Penggunaan media sosial.

Pembahasan

Berdasarkan hasil penelitian diperoleh persamaan regresi linear sederhana yaitu Y=3.016+0.489(X) nilai konstanta (a) sebesar 3.016 dapat diartikan apabila variabel Penggunaan media sosial dianggap konstan atau tidak mengalami perubahan, maka gaya hidup sebesar 3.016. Nilai koefisien (b) pada variabel penggunaan media sosial bernilai positif yaitu sebesar 0.489, artinya setiap perubahan pada variabel penggunaan media sosial sebesar 1% akan mempengaruhi gaya hidup Siswa sebesar 0.489.

Besarnya pengaruh penggunaan media sosial terhadap Kefasihan gaya hidup Siswa MTs Lembang Bau dapat dilihat dari koefisien determinasinya.

koefisien determinasi (R2) sebesar 0.271 atau 27,1%. Jadi dapat dikatakan bahwa 27,1% gaya hidup Siswa Mts Lembang Bau dipengaruhi oleh penggunaan media sosial . Sedangkan sisanya 73,9% dipengaruhi variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Berdasarkan tabel 4.10, bahwa nilai F hitung = 25.628 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 < 0,05. Maka variabel Penggunaan media sosial(X) berpengaruh terhadap variabel gaya hidup Siswa (Y).

Maka dapat disimpulkan bahwa variabel penggunaan media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap gaya hidup Peserta didik MTs Lembang Bau dimana Sebelumnya rajin belajar menjadi malas, kurang tidur, atau

suka begadang, ,menjadi anak yang lebih gengsi, diakaibatkan karan kebanyakan menghabiskan waktu bermain media sosial hal tersebut berpengaruh sebanyak 27,1 Sedangkan 73,9% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak

diteliti dalam penelitian ini.

50

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan peneliti mengambil beberapa kesimpulan sebagai berikut;

1. Penggunaan media sosial peserta didik di MTs Lembang Bau Desa Bonea Timur Kecamatan Bontomanai Kepulauan Selayar termasuk dalam kategori

“Sedang” , berada pada interval 11-14 dengan nilai rata-rata 13, sebesar 60,57%

2. Gaya hidup peserta didik di MTs Lembang bau Desa Bonea Timur Kecamatan Bontomanai Kepulauan Selayar terdapat pada kategori “sedang”

pada interval 7,85-10,15 dengan nilai rata-rata 9,25 sebesar 52,11%.

3. penggunaan media sosial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap gaya hidup peserta didik MTs Lembang Bau Desa Bonea Timut Kecamatan Bontomanai Kepulauan Selayar. Dimana sebanyak 27,1% gaya hidup Siswa MTs Lembang Bau dipengaruhi oleh penggunaan media sosial.

B. Saran

Adapun saran agar mengurangi dampak negatif penggunaan media sosial sebagai berikut:

1. penggunaan media sosial harus dibawah pengawasan orang tua, orang tua harus memanejemen waktu atau mengatur waktu anak dalam menggunakan media sosial.

2. Peserta didik harus cerdas dalam menggunakan media sosial, dengan berbagai macam aplikasi-aplikasi dan fitur yang bisa kita jadikan bahan pembelajaran, baik dalam belajar keagamaan,bisnis, dal lain-lain sebagainya Sebagai remaja penerus bangsa dan negara harus paham betul peran kita sebagai pelajar yang mampu mencerminkan akhlak perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi diri sendiri maupun untuk orang lain, terutama untuk saudara-saudara kita sesama muslim.

3. Kepada peneliti selanjutnya, dapat dikembangakan dan menambahkan variabel yang diluar dalam penelitian ini namun dapat menemukan referensi dalam penelitian ini.

Dokumen terkait