BAB IV: PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
B. Analisis Data
1. Analisis Deskriptif
dan 1 untuk pertanyaan positif sedangkan untuk pertanyaan negatif digunakan penskoran sebaliknya.
Dalam memperoleh data pemanfaatan handphone sebagai media pembelajaran, penulis menyebarkan angket kepada responden yaitu siswa kelas X yang setiap kelasnya diwakilkan 8 orang dengan total 10 kelas yang berjumlah 80 siswa. Selanjutnya akan diberikan hasil jawaban dari angket yang dibagikan kepada 80 siswa yang berisi 33 item soal pernyataan dan masing-masing soal diberi lima alternatif jawaban yang sudah terlampir di lampiran 10.
Selanjutnya, data tentang Hasil Belajar PAI siswa
kelas X diperoleh melalui hasil belajar mata pelajaran PAI
siswa. Indikatornya hasil belajar nilai raport siswa kelas X
semester ganjil yang sudah terlampir di lampiran 10.
B. Analisis Data
1. Analisis Deskriptif
a. Data Pemanfaatan Handphone sebagai media pembelajaran (Variabel X)
Berdasarkan data skor dari angket pemanfaatan
handphone sebagai media pembelajaran, dapat diketahui nilai
tertinggi adalah 142 dan nilai terendah adalah 98. Langkah selanjutnya adalah mencari rata – rata, standar deviasi, varians dan kualitas variabel X sebagai berikut:
I = R/M Dimana:
= 142 – 98 = 1 + 3,3 (1,903)
R = 44 = 1 + 6,28
= 7,28 = 7
Sehingga dapat diketahui interval nilai I = R/M
= 44/7 = 6,4 = 7
Dengan demikian dapat diperoleh kualifikasi dan interval nilai angket pemanfaatan handphone sebagai media pembelajaran sebagai berikut :
Tabel 4.3
Distribusi Frekuensi Skor Data
Pemanfaatan Handphone Sebagai Media Pembelajaran
VALID
Interval Frekuensi Persentase
98 – 104 10 12,5%
105 – 111 15 18,75%
112 – 118 18 22,5%
119 – 125 15 18,75%
126 – 132 17 21,25%
133 – 139 4 5%
140 – 146 1 1,25%
Total 80 100%
Berdasarkan hasil tabel 4.3 di atas dapat diketahui bahwa pemanfaatan handphone sebagai media pembelajaran terdapat 2 frekuensi terbanyak yaitu pada skor 112 - 118 sebanyak 18 orang responden dengan persentase 22,5% dan pada skor 126 – 132 sebanyak 17 responden dengan presentase
0 5 10 15 20 25 98 – 104 105 – 111 112 – 118 119 – 125 126 – 132 133 -139 140 -146 Frekuensi Presentase
21,25%. Sedangkan untuk frekuensi terkecil yaitu pada skor 140 - 146 sebanyak 1 responden dengan persentase 1,25%. Hasil tersebut dapat peneliti gambarkan dalam grafik histogram sebagai berikut:
Gambar 4.4
Grafik Histogram
Pemanfaatan Handphone Sebagai Media Pembelajaran
Setelah diketahui distribusi frekuensi, kemudian
mencari rata-rata , dan standar deviasi nilai dan menentukan
kualitas dengan menggunakan program SPSS 16 dengan
langkah sebagai berikut:
1) Masukkan data variabel pemanfaatan handphone sebagai media pembelajaran (X) pada SPSS data editor
2) pilih menu Analyze - Deskriptive Statistics – Descriptive 3) Pada kotak variabel (s), isikan variabel pengetahuan perhatian
orang tua terhadap kegiatan belajar pada kotak sebelah kiri dan klik tanda ( ) untuk memasukkan variabel tersebut ke kotak sebelah kanan.
4) Klik Option untuk pengerjaan deskripsi data. Pengisian pada
option tergantung kebutuhan deskripsi data yang akan
ditampilkan. Untuk keseragaman, pilih: Mean, Std deviation, Minimum, Maximum.
5) Kemudian tekan tombol Continue. Setelah selesai pengisian, tekan Ok. Sehingga mendapat hasil output seperti:
Tabel 4.5
Descriptive Statistics
N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Pemanfaatan Handphone
Sebagai Media Pembelajaran 80 98 142 117.55 10.147 Valid N (listwise) 80
Setelah diketahui nilai rata-rata (mean) variabel
pemanfaatan handphone sebagai media pembelajaran
sebesar 117.55 dan nilai standar deviasi sebesar 10.147
langkah selanjutnya yaitu menentukan kualitas variabel.
M + 0,5 SD = 117,55 + 1,5(10,147) = 132,770M + 0,5 SD = 117,55 + 0,5(10,147) = 122,623 M – 0,5 SD = 117,55 – 0,5(10,147) = 112,476 M – 1,5 SD = 117,55 – 1,5(10,147) = 102,329
Dari hasil perhitungan data di atas dapat kita kategorikan
nilai pemanfaatan handphone sebagai media pembelajaran
yang diperoleh sebagai berikut :
Kualitas Variabel X (pemanfaatan handphone sebagai media pembelajaran)
Rata-rata Interval Kualitas Kriteria
117.55
134 – 142
Sangat Baik Cukup Baik125 – 133
Baik116 – 124
Cukup Baik107 – 115
Kurang Baik98 – 106
Sangat KurangDari uraian di atas dapat diketahui bahwa pemanfaatan
handphone sebagai media pembelajaran siswa kelas X di
SMK Nasioanl Pati tahun pelajaran 2016/2017 termasuk
dalam kategori “Cukup Baik” yaitu pada interval 116 – 124
dengan nilai rata-rata 117,55.
b. Data Hasil Belajar PAI Siswa Kelas X (Variabel Y)
Berdasarkan yang telah dijelaskan pada deskripsi hasil penelitian, bahwa data hasil belajar PAI diperoleh dari nilai rapor siswa kelas X semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Berdasarkan data yang diperoleh dari nilai rapor siswa semester ganjil, dapat diketahui nilai tertinggi adalah 84 dan nilai terendah adalah 71. Kemudian dapat menentukan tabel distribusi frekuensi menggunakan program SPSS 16 dengan langkah awal menentukan interval nilai dan kualifikasi dengan cara sebagai berikut:
I = R/M
Dimana:
R = H – L M = 1 + 3,3 logN
= 84 – 71 = 1 + 3,3 (1,903)
= 13 = 1 + 6,28
= 7,28 = 7
Sehingga dapat diketahui interval nilai
I = R/M
= 13/7
= 1,85 = 2
Dengan demikian dapat diperoleh kualifikasi dan interval nilai hasil belajar PAI siswa sebagai berikut :
Tabel 4.7
Distribusi Frekuensi Skor Data
Hasil Belajar PAI
Interval Frekuensi Persentase
VALID 71 – 77 24 30%
78 – 84 56 70%
Total 80 100%
Berdasarkan hasil tabel 4.7 di atas dapat diketahui bahwa Hasil Belajar PAI terdapat frekuensi terbanyak terdapat pada interval 78 – 84 sebanyak 56 responden dengan presentase 70%. Kemudian frekuensi terkecil yaitu pada nilai 71 – 77 sebanyak 24 responden dengan persentase 30%. Hasil tersebut
dapat peneliti gambarkan dalam grafik histogram sebagai berikut:
Gambar 4.8
Grafik Histogram
Hasil Belajar PAI
Setelah diketahui distribusi frekuensi, kemudian mencari rata-rata, dan standar deviasi nilai dan menentukan kualitas dengan menggunakan program SPSS 16 dengan langkah sebagai berikut:
1) Masukkan data variabel Hasil Belajar PAI (Y) pada SPSS data editor
2) pilih menu Analyze - Deskriptive Statistics – Descriptive 3) Pada kotak variabel (s), isikan variabel hasil belajar PAI
pada kotak sebelah kiri dan klik tanda ( ) untuk memasukkan variabel tersebut ke kotak sebelah kanan. 4) Klik Option untuk pengerjaan deskripsi data. Pengisian pada
ditampilkan. Untuk keseragaman, pilih: Mean, Std deviation, Minimum, Maximum.
5) Kemudian tekan tombol Continue. Setelah selesai pengisian, tekan Ok. Sehingga mendapat hasil output seperti:
Tabel 4.9
Descriptive Statistics
N Minimum Maximum Mean Std. Deviation Hasil Belajar 80 71 84 79.80 4.801 Valid N (listwise) 80
Setelah diketahui nilai rata-rata (mean) variabel Hasil Belajar PAI sebesar 79,80 dan nilai standar deviasi sebesar 4,801 langkah selanjutnya yaitu menentukan kualitas variabel. M + 0,5 SD = 79,80 + 1,5(4,801) = 87
M + 0,5 SD = 79,80 + 0,5(4,801) = 82,2 M – 0,5 SD = 79,80 – 0,5(4,801) = 77,4 M – 1,5 SD = 79,80 – 1,5(4,801) = 72,6
Dari hasil perhitungan data di atas dapat kita kategorikan Hasil Belajar PAI yang diperoleh sebagai berikut :
Tabel 4.10
Kualitas Variabel Y (Hasil Belajar PAI)
Rata-rata Interval Kualitas Kriteria
79,80
78 - 84 Baik
Baik 71 - 77 Buruk
Dari uraian di atas dapat diketahui bahwa Hasil Belajar PAI siswa kelas X di SMK Nasional Pati tahun pelajaran
2016/2017 termasuk dalam kategori “baik” yaitu pada interval 78 – 84 dengan nilai rata-rata 79,80.
2. Uji Prasyarat Analisis