BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2. Hasil Penelitian
4.2.2. Analisis Deskriptif
4.2.2.1. Analisis Deskriptif Responden
Analisis deskriptif dalam penelitian ini merupakan uraian atau penjelasan dari hasil pengumpulan data primer berupa kuesioner yang telah diisi oleh responden penelitian. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 56 orang pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Utara. Karakteristik responden terdiri dari jenis kelamin, umur, pendidikan, bidang, jabatan dan masa kerja adalah sebagai berikut:
a. Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel 4.3
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin Jenis Kelamin Jumlah Responden Persentase (%) Laki-Laki 28 50 Wanita 28 50 Jumlah 56 100
Sumber: Data Primer Penelitian (Mei 2011)
Dari tabel 4.3 terlihat bahwa jenis kelamin antara responden laki-laki dan perempuan berjumlah sama yaitu 28 orang atau dalam persentase masing-masing sebesar 50%.
b. Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Tabel 4.4
Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
Usia Jumlah Responden Persentase (%) < 30 tahun 14 25 30-40 Tahun 17 30,36 41-50 Tahun 21 37,5 > 50 Tahun 4 7,14 Jumlah 56 100
Sumber: Data Primer Penelitian (Mei 2011)
Tabel 4.4 menunjukkan bahwa jumlah responden yang terbesar adalah responden yang berumur 41-50 Tahun atau sebesar 37,5%. Kemudian untuk responden dengan jumlahnya terkecil adalah responden dengan usia >50 tahun yaitu sebanyak 4 orang. Hal ini disebabkan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Utara tidak banyak merekrut pegawai baru dalam setiap tahunnya dan rekrutmen yang dilakukan untuk menggantikan opersionalisasi pegawai yang sudah pensiun.
c. Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan
Tabel 4.5
Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan
Pendididikan Jumlah Responden Persentase (%) SMA 15 26,79 Diploma 8 14,28 Sarjana 29 51,79 Pasca Sarjana 4 7,14 Jumlah 56 100
Tabel 4.5 menunjukkan tingkat pendidikan responden menunjukkan mayoritas tingkat pendidikan responden adalah Sarjana sebanyak 29 orang atau sebesar 51,79%. Untuk tingkat pendidikan SMA sebanyak 15 orang responden, tingkat pendidikan Diploma sebanyak 8 orang dan untuk responden dengan tingkat pendidikan Strata 2 (Pasca Sarjana) hanya 4 orang dari 56 orang responden. Hal ini dikarenakan mayoritas syarat penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sumatera Utara adalah tingkat pendidikan Strata 1 (Sarjana).
d. Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Bekerja
Tabel 4.6
KarakteristikRresponden Berdasarkan Lama Bekerja
Lama Bekerja Jumlah
Responden Persentase (%) < 5 Tahun 14 25 5-15 Tahun 19 33,93 >15 Tahun 23 41,07 Jumlah 56 100
Sumber: Data Primer Penelitian (Mei 2011)
Dari tabel 4.6 terlihat bahwa responden yang terbanyak adalah pegawai yang bekerja selama lebih dari 15 tahun sebesar 41,07%. Hal ini sejalan dengan responden yang terbanyak berusia antara 41-50 tahun dengan masa kerja diatas 15 tahun. Sedangkan untuk jumlah responden terkecil adalah pegawai yang bekerja kurang dari 5 tahun dengan persentase 25%.
4.2.2.2. Analisis Deskriptif Variabel
a. Variabel Kompetensi Komunikasi (X1)
Tabel 4.7
Distribusi Tanggapan Responden Terhadap Kompetensi Komunikasi
Pernyataan STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1. Senang dapat menerima informasi dari pegawai lain
0 0 0 0 2 3.6 29 51.8 25 44.6
2. Perlu berkomunikasi
dengan semua pegawai 0 0 0 0 0 0 37 66.1 19 33.9
3. Mengetahui saat yang
tepat menyampaikan
informasi
0 0 0 0 1 1.8 43 76.8 12 21.4
4. Dapat membedakan jenis informasi yang harus disampaikan pada pegawai lain
0 0 0 0 0 0 43 76.8 13 23.2
5. Mengetahui dengan siapa informasi harus disampaikan
0 0 1 1.8 0 0 39 69.6 16 28.6
6. Keterampilan yang dimiliki membantu dalam menyampaikan informasi
0 0 0 0 1 1.8 39 69.6 16 28.6
7 Keterampilan yang
dimiliki membantu dalam menerima informasi
0 0 1 1.8 0 0 41 73.2 14 25.0
Sumber: Data Primer Penelitian (Mei 2011)
Berdasarkan Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa:
1. Pada pernyataan pertama, 44.6% responden menyatakan sangat setuju, 51.8% menyatakan setuju, 3.6% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa senang dapat menerima informasi dari pegawai lain.
2. Pada pernyataan kedua, 33.9% responden menyatakan sangat setuju, 66.1% menyatakan setuju, hal ini berarti responden merasa perlu
berkomunikasi dengan semua pegawai. Dan tidak ada responden yang menyatakan kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju.
3. Pada pernyataan ketiga, 21,4% responden menyatakan sangat setuju, 76.8% menyatakan setuju, 1.8% menyatakan menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden merasa untuk menyampaikan sebuah informasi haruslah pada waktu yang tepat.
4. Pada pernyataan keempat, 23,2% responden menyatakan sangat setuju, 76.8% menyatakan setuju, dan tidak ada responden yang menyatakan kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Dari tanggapan tersebut menunjukkan bahwa responden dapat membedakan jenis informasi yang harus disampaikan pada pegawai lain
5. Pada pernyataan kelima, 28.6% responden menyatakan sangat setuju, 69.6% menyatakan setuju, 1.8% menyatakan tidak setuju. Kemudian tidak ada responden yang menyatakan kurang setuju dan sangat tidak setuju jika responden mengetahui dengan siapa informasi harus disampaikan.
6. Pada pernyataan keenam, 28.6% responden menyatakan sangat setuju, 69.6% menyatakan setuju, 1.8% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa responden merasa dengan keterampilan yang mereka miliki dapat membantu dalam menyampaikan infomasi.
7. Pada pernyataan ketujuh, 25% responden menyatakan sangat setuju, 73.2% menyatakan setuju, 1.8% menyatakan tidak setuju dan tidak ada
responden yang menyatakan kurang setuju dan sangat tidak setuju. Dapat dilihat bahwa mayoritas responden merasa dengan keterampilan yang mereka miliki membantu dalam menerima informasi.
Berdasarkan hasil distribusi tanggapan responden terhadap kompetensi komunikasi terlihat bahwa persentase terbesar pada pernyataan “mengetahui saat
yang tepat menyampaikan informasi” dan “dapat membedakan jenis informasi
yang harus disampaikan pada pegawai lain”. Hal tersebut menunjukkan bahwa mayoritas kompetensi komunikasi responden telah dapat membedakan informasi yang harus disampaikan dan mengetahui kapan saat yang tepat untuk menyampaikannya.
b. Variabel Kecerdasan Emosional (X2)
Tabel 4.8
Distribusi Tanggapan Responden Terhadap Kecerdasan Emosional
Pernyataan STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1. Dalam keadaan
tertekan tetap dapat
bekerja 4 7.1 1 1.8 14 25.0 30 53.6 7 12.5 2. Yakin dapat menyelesaikan semua pekerjaan 0 0 0 0 8 14.3 38 67.9 10 17.9
3. Mengetahui cara yang terbaik mengungkapkan emosi
0 0 0 0 1 1.8 44 78.6 11 19.6
4. Tetap berusaha untuk
tenang dalam bekerja 0 0 0 0 0 0 39 69.6 17 30.4
5. Dalam kondisi
lingkungan kerja yang tidak mendukung tetap berusaha menyelesaikan pekerjaan
0 0 5 8.9 6 10.7 35 62.5 10 17.9
6. Berusaha melakukan
Pernyataan STS TS KS S SS
F % F % F F % F %
7. Beban kerja yang berat tidak menghalangi untuk bekerja dengan baik
4 7.1 0 0 6 10.7 32 57.1 14 25.0
8. Berusaha menjadi pegawai yang disiplin dalam bekerja
0 0 0 0 0 0 42 75.0 14 25.0
9. Berusaha untuk menciptakan rasa saling menghargai dengan pegawai lain
0 0 0 0 0 0 34 60.7 22 39.3
10. Berusaha memahami
perilaku pegawai lain 0 0 0 0 1 1.8 40 71.4 15 26.8
11. Dapat bekerjasama
dengan pegawai lain 0 0 1 1.8 3 5.4 39 69.6 13 23.2
12. Senang dapat membantu pegawai lain
yang mengalami
permasalahan kerja
0 0 0 0 3 5.4 40 71.4 13 23.2
Sumber: Data Primer Penelitian (Mei 2011)
Berdasarkan Tabel 4.8 dapat dilihat bahwa:
1. Pada pernyataan pertama, 12.5% responden menyatakan sangat setuju, 53.6% menyatakan setuju, 25% menyatakan kurang setuju, 1.8% menyatakan tidak setuju dan 7.1% menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden tetap dapat bekerja walaupun dalam keadaan tertekan.
2. Pada pernyataan kedua, 17.9% responden menyatakan sangat setuju, 67.9% menyatakan setuju, 14.3% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden yakin dapat menyelesaikan semua pekerjaan.
responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini dapat diartikan bahwa mayoritas responden mengetahui bagaimana cara yang terbaik untuk mengungkapkan emosinya.
4. Pada pernyataan keempat, 30.4% responden menyatakan sangat setuju, 69.6% menyatakan setuju, dan tidak ada responden yang menyatakan kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden berusaha untuk tenang dalam bekerja.
5. Pada pernyataan kelima, 17.9% responden menyatakan sangat setuju, 62.5% menyatakan setuju, 10.7% menyatakan kurang setuju, 8.9% menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden merasa tetap dapat berusaha menyelesaikan pekerjaan walaupun dalam kondisi lingkungan kerja yang tidak mendukung.
6. Pada pernyataan keenam, 35.7% responden menyatakan sangat setuju, 58.9% menyatakan setuju, 5.4% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa responden berusaha melakukan pekerjaan dengan baik.
7. Pada pernyataan ketujuh, 25% responden menyatakan sangat setuju, 57.1% menyatakan setuju, 10.7% menyatakan kurang setuju, 7.1% menyatakan sangat tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa beban kerja yang berat tidak menghalangi untuk bekerja dengan baik.
8. Pada pernyataan kedelapan, 25% responden menyatakan sangat setuju, 75% menyatakan setuju, dan tidak ada responden yang menyatakan kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa responden berusaha menjadi pegawai yang disiplin dalam bekerja
9. Pada pernyataan kesembilan, 39.3% responden menyatakan sangat setuju, 60.7% menyatakan setuju, dan tidak ada responden yang menyatakan kurang setuju, tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa responden berusaha menciptakan rasa saling menghargai dengan pegawai lain
10.Pada pernyataan kesepuluh, 28.6% responden menyatakan sangat setuju, 71.4% menyatakan setuju, 1.8% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berusaha memahami perilaku pegawai lain.
11.Pada pernyataan kesebelas, 23.2% responden menyatakan sangat setuju, 69.6% menyatakan setuju, 5.4% menyatakan kurang setuju, 1.8% menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden dapat bekerjasama dengan pegawai lain.
12.Pada pernyataan keduabelas, 23.2% responden menyatakan sangat setuju, 71.4% menyatakan setuju, 5.4% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini
menunjukkan bahwa mayoritas responden merasa senang dapat membantu pegawai lain yang mengalami permasalahan kerja.
Berdasarkan hasil distribusi tanggapan responden terhadap kecerdasan emosional terlihat bahwa persentase terbesar pada pernyataan “mengetahui cara
yang terbaik mengungkapkan emosi”. Hal tersebut menunjukkan bahwa mayoritas kecerdasan emosional responden megetahui bagaimana cara terbaik yang mereka lakukan dalam mengungkapkan emosinya.
c. Variabel Budaya Organisasi (X3)
Tabel 4.9
Distribusi Tanggapan Responden Terhadap Budaya Organisasi
Pernyataan STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1. Bila terjadi
permasalahan kerja berusaha untuk mencari penyebabnya
0 0 1 1.8 6 10.7 37 66.1 12 21.4
2. Bila terjadi
permasalahan mendiskusikannya
dengan pegawai lain untuk menyelesaikannya
0 0 2 3.6 9 16.1 33 58.9 12 21.4
3. Hasil kerja maksimal menjadi tujuan dalam bekerja
0 0 0 0 1 1.8 37 66.1 18 32.1
4. Walaupun tidak
mendapat dukungan dari pegawai lain berusaha menyelesaikan pekerjaan
3 5.4 0 0 7 12.5 38 67.9 8 14.3
5. Pekerjaan sesuai
dengan standar organisasi 0 0 0 0 3 5.4 36 64.3 17 30.4
6. Dalam bekerja selalu memperhatikan semua kepentingan pegawai 0 0 4 7.1 9 16.1 35 62.5 8 14.3 7. Memberikan perhatian penuh untuk menyelesaikan pekerjaan 2 3.6 3 5.4 3 5.4 30 53.6 18 32.1
Pernyataan STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
8. Memanfaatkan waktu kerja dengan baik untuk menyelesaikan setiap pekerjaan
0 0 0 0 1 1.8 40 71.4 15 26.8
9. Dapat memanfaatkan fasilitas kerja untuk membantu
menyelesaikan pekerjaan
0 0 3 5.4 5 8.9 37 66.1 11 19.6
10. Berusaha agar hasil pekerjaan diatas standar organisasi 0 0 0 0 2 3.6 46 82.1 8 14.3 11. Tetap berusaha mempertahankan kerja terbaik walaupun mengalami kesulitan 0 0 0 0 2 3.6 39 69.6 15 26.8
Sumber: Data Primer Penelitian (Mei 2011)
Berdasarkan Tabel 4.9 dapat dilihat bahwa:
1. Pada pernyataan pertama, 21.4% responden menyatakan sangat setuju, 66.1% menyatakan setuju, 10.7% menyatakan kurang setuju, 1.8% menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden berusaha mencari penyebab permasalahan kerja mereka.
2. Pada pernyataan kedua, 21.4% responden menyatakan sangat setuju, 58.9% menyatakan setuju, 16.1% menyatakan kurang setuju, 3.6% menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden berdiskusi dengan pegawai lain dalam menyelesaikan permasalahan mereka.
3. Pada pernyataan ketiga, 32.1% responden menyatakan sangat setuju, 66.1% menyatakan setuju, 1.8% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini
menunjukkan mayoritas responden merasa bahwa hasil kerja yang maksimal menjadi tujuan dalam bekerja.
4. Pada pernyataan keempat, 14.3% responden menyatakan sangat setuju, 67.9% menyatakan setuju, 12.5% menyatakan kurang setuju, 5.4% menyatakan sangat tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden berusaha menyelesaikan pekerjaan walaupun tidak mendapat dukungan dari pegawai lain.
5. Pada pernyataan kelima, 30.4% responden menyatakan sangat setuju, 64.3% menyatakan setuju, 5.4% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan mayoritas responden merasa pekerjaan yang dilakukan sudah sesuai dengan standar organisasi.
6. Pada pernyataan keenam, 14.3% responden menyatakan sangat setuju, 62.5% menyatakan setuju, 16.1% menyatakan kurang setuju, 7.1% menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan mayoritas responden merasa memperhatikan semua kepentingan pegawai dalam bekerja.
7. Pada pernyataan ketujuh, 32.1% responden menyatakan sangat setuju, 53.6% menyatakan setuju, 5.4% menyatakan kurang setuju, 5.4% menyatakan tidak setuju, 3.6% responden menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden merasa setiap pegawai harus saling membantu dalam melaksanakan tugas demi tercapainya tujuan organisasi.
8. Pada pernyataan kedelapan, 26.8% responden menyatakan sangat setuju, 71.4% menyatakan setuju, 1.8% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan mayoritas responden merasa dapat memanfaatkan waktu kerja dengan baik untuk menyelesaikan setiap pekerjaan.
9. Pada pernyataan kesembilan, 19.6% responden menyatakan sangat setuju, 66.1% menyatakan setuju, 8.9% menyatakan kurang setuju, 5.4% menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan mayoritas responden merasa dapat memanfaatkan fasilitas kerja untuk membantu menyelesaikan pekerjaan. 10.Pada pernyataan kesepuluh, 14.3% responden menyatakan sangat setuju,
82.1% menyatakan setuju, 3.6% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden berusaha agar hasil pekerjaan yang dilakukan diatas standar organisasi.
11.Pada pernyataan kesebelas, 26.8% responden menyatakan sangat setuju, 69.6% menyatakan setuju, 3.6% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan mayoritas responden tetap berusaha mempertahankan kerja terbaik walaupun mengalami kesulitan.
Berdasarkan hasil distribusi tanggapan responden terhadap budaya organisasi terlihat bahwa persentase terbesar pada pernyataan “berusaha agar
mayoritas budaya organisasi responden berusaha mendapatkan hasil kerja diatas standar yang telah ditetapkan organisasi.
d. Variabel Kinerja Pegawai (Y)
Tabel 4.10
Distribusi Tanggapan Responden Terhadap Kinerja Pegawai
Pernyataan STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
1. Pekerjaan sesuai
dengan kualitas yang diinginkan organisasi
0 0 1 1.8 3 5.4 44 78.6 8 14.3
2. Dengan kemampuan
yang dimiliki dapat
mencapai kualitas kerja
diatas standar organisasi 0 0 0 0 7 12.5 41 73.2 8 14.3
3. Dapat menyelesaikan
pekerjaan tepat waktu 0 0 0 0 2 3.6 43 76.8 11 19.6
4. Tetap berusaha menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari waktu yang diharapkan
0 0 0 0 6 10.7 41 73.2 9 16.1
5. Walaupun tanpa
pengawasan atasan berusaha menyelesaikan
pekerjaan pada awal
waktu
0 0 1 1.8 5 8.9 35 62.5 15 26.8
6. Dapat membagi waktu untuk setiap pekerjaan yang saya terima
0 0 0 0 1 1.8 42 75.0 13 23.2
7. Dapat mencapai kualitas kerja yang maksimal dengan memanfaatkan fasilitas kerja yang dimiliki
0 0 1 1.8 7 12.5 37 66.1 11 19.6
8. Sebelum meminta
bantuan dari pegawai lain
terlebih dahulu mengerjakan sendiri pekerjaan
0 0 1 1.8 4 7.1 41 73.2 10 17.9
9. Walaupun mengalami kesulitan dalam bekerja
tetap berusaha melakukannya sendiri
Pernyataan STS TS KS S SS
F % F % F % F % F %
10. Mendapatkan hasil kerja yang terbaik merupakan komitmen dalam setiap pekerjaan
0 0 0 0 1 1.8 39 69.6 16 28.6
11. Memberikan perhatian penuh untuk menyelesaikan pekerjaan
0 0 0 0 5 8.9 38 67.9 13 23.2
Sumber: Data Primer Penelitian (Mei 2011)
Berdasarkan Tabel 4.10 dapat dilihat bahwa:
1. Pada pernyataan pertama, 14.3% responden menyatakan sangat setuju, 78.6% menyatakan setuju, 5.4% menyatakan kurang setuju, 1.8% menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan mayoritas responden merasa pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan kualitas yang diinginkan organisasi.
2. Pada pernyataan kedua, 14.3% responden menyatakan sangat setuju, 73.2% menyatakan setuju, 12.5% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan mayoritas responden merasa dapat mencapai kualitas kerja diatas standar organisasi dengan kemampuan yang mereka milki.
3. Pada pernyataan ketiga, 19.6% responden menyatakan sangat setuju, 76.8% menyatakan setuju, 3.6% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden merasa dapat dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
4. Pada pernyataan keempat, 16.1% responden menyatakan sangat setuju, 73.2% menyatakan setuju, 10.7% menyatakan kurang setuju dan tidak ada
responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden tetap berusaha menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari waktu yang diharapkan.
5. Pada pernyataan kelima, 26.8% responden menyatakan sangat setuju, 62.5% menyatakan setuju, 8.9% menyatakan kurang setuju, 1.8% menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan mayoritas responden berusaha menyelesaikan pekerjaan pada awal waktu walaupun tanpa pengawasan dari atasan.
6. Pada pernyataan keenam, 23.2% responden menyatakan sangat setuju, 75% menyatakan setuju, 1.8% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden merasa dapat membagi waktu untuk setiap pekerjaan yang saya terima.
7. Pada pernyataan ketujuh, 19.6% responden menyatakan sangat setuju, 66.1% menyatakan setuju, 12.5% menyatakan kurang setuju, 1.8% menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju. Hal ini menunjukkan mayoritas responden dapat dapat mencapai kualitas kerja yang maksimal dengan memanfaatkan fasilitas kerja yang dimiliki.
8. Pada pernyataan kedelapan, 17.9% responden menyatakan sangat setuju, 73.2% menyatakan setuju, 7.1% menyatakan kurang setuju, 1.8% menyatakan tidak setuju dan tidak ada responden yang menyatakan sangat
tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden mengerjakan sendiri pekerjaannya sebelum meminta bantuan dari pegawai lain.
9. Pada pernyataan kesembilan, 12.5% responden menyatakan sangat setuju, 48.2% menyatakan setuju, 30.4% menyatakan kurang setuju, 7.1% menyatakan tidak setuju dan 1.8% responden yang menyatakan sangat tidak setuju. Dari tanggapan tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden tetap berusaha melakukan pekerjaannya sendiri dalam bekerja walaupun mengalami kesulitan.
10.Pada pernyataan kesepuluh, 28.6% responden menyatakan sangat setuju, 69.6% menyatakan setuju, 1.8% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Dari tanggapan tersebut menunjukkan bahwa mayoritas responden berkomitmen untuk mendapatkan hasil kerja yang terbaik dalam setiap pekerjaan
11.Pada pernyataan kesebelas, 23.2% responden menyatakan sangat setuju, 67.9% menyatakan setuju, 8.9% menyatakan kurang setuju dan tidak ada responden yang menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti mayoritas responden memberikan perhatian penuh untuk menyelesaikan pekerjaannya.
Berdasarkan hasil distribusi tanggapan responden terhadap kinerja pegawai terlihat bahwa persentase terbesar pada pernyataan “pekerjaan sesuai
mayoritas kinerja pegawai responden bekerja sesuai kulaitas yang diinginkan organisasi.