BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Penelitian
4.2.2 Analisis Deskriptif
4.2.2.2 Analisis Deskriptif Variabel
a. Variabel Movie Trailer
Tabel 4.5
Distribusi Tanggapan Responden Terhadap Movie Trailer
STS TS KS S SS
Pernyataan F % F % F % F % F %
1. Judul film yang ditampilkan pada trailer menarik perhatian saya. 2 2,5 0 0 3 3,7 47 58 29 35,8 2. Narasi yang menceritakan sedikit tentang film yang diiklankan terdengar jelas. 2 2,5 1 1,2 12 14,8 56 69,1 10 12,4 3. Adegan-adegan pilihan (selected scenes) yang ditampilkan pada 2 2,5 0 0 3 3,7 51 63 25 30,9
trailer menarik perhatian saya. 4. Terdapat montase atau shot pendek yang menyingkat ruang atau waktu atau informasi berupa efek-efek seperti efek memudar, larut, atau perubahan eksposur pada trailer yang saya tonton.
0 0 9 11,1 14 17,3 52 64,2 6 7,4
5. Musik pada trailer yang saya tonton enak didengar (sesuai).
2 2,5 1 1.2 11 13,6 34 42 33 40,7
6. Pada trailer yang saya tonton
disebutkan/
ditampilkan identitas-identitas film berupa nama-nama pemeran utama, rumah
produksi, atau penulis cerita yang menarik minat saya terhadap film tersebut.
2 2,5 3 3,7 13 16 54 66,7 19 23,5
Sumber: Data Primer Penelitian (Agustus 2011) Dari Tabel 4.5 dapat dilihat bahwa:
1. Pada pernyataan pertama, 35,8% responden menyatakan sangat setuju, 58% menyatakan setuju, 3,7% menyatakan kurang setuju, 2,5% menyatakan sangat tidak setuju, dan tidak ada responden yang menanggapi tidak setuju. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas responden yaitu
sebesar 93,8% responden tertarik dengan judul yang ditayangkan pada trailer film.
2. Sebanyak 81,5% responden menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa narasi yang menceritakan sedikit tentang film yang diiklankan terdengar jelas pada trailer yang ditonton. Sedangkan 14,8% responden menyatakan kurang setuju, dan 3,7% lainnya menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju.
3. Adegan-adegan pilihan (selected scenes) yang ditampilkan pada trailer menarik perhatian mayoritas responden. Dimana 93,9% responden menyatakan sangat setuju dan setuju, 3,7% menyatakan kurang setuju, dan 2,5% lainnya menyatakan sangat tidak setuju.
4. Pada pernyataan keempat, sebanyak 7,4% responden sangat setuju, 64,2% setuju, 17,3% kurang setuju, 11,1% tidak setuju, dan tidak ada responden yang menyatakan sangat tidak setuju bahwa terdapat montase atau shot pendek yang menyingkat ruang atau waktu atau informasi berupa efek-efek seperti efek-efek memudar, larut, atau perubahan eksposur pada trailer film yang ditontonnya.
5. Mayoritas responden (82,7%) menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa musik pada trailer yang ditonton enak didengar (sesuai). Sisanya yaitu 13,6% responden menyatakan kurang setuju dan 3,7% lainnya menyatakan tidak setuju dan sangat tidak setuju.
6. Pada pernyataan keenam, 23,5% responden sangat setuju, 66,7% setuju, 16% kurang setuju, 3,7% tidak setuju, dan hanya 2,5% yang menyatakan
sangat tidak setuju. Hal ini berarti sebagian besar responden tertarik minatnya pada film yang diiklankan (trailer) karena disebutkan/ditampilkan identitas-identitas film berupa nama-nama pemeran utama, rumah produksi, atau penulis cerita.
Berdasarkan hasil distribusi tanggapan responden terhadap movie trailer terlihat bahwa terdapat dominasi persentase setuju dan sangat setuju terhadap bagian-bagian trailer yang menarik perhatian dan minat responden. Dari hasil distribusi tanggapan responden juga dapat ditarik kesimpulan bahwa mayoritas responden sudah mengetahui secara umum mengenai movie trailer.
b. Variabel Store Environtment
Tabel 4.6
Distribusi Tanggapan Responden Terhadap Store Environtment
STS TS KS S SS Pernyataan F % F % F % F % F % 1. Tampilan tampak depan bioskop menarik perhatian saya. 0 0 0 0 17 21 51 63 13 16 2. Logo Bioskop 21 tampak jelas oleh
saya. 0 0 1 1,2 9 11,1 48 59,3 23 28,4
3. Pintu masuk tidak mempersulit akses saya ke dalam gedung bioskop.
0 0 2 2,5 14 17,3 54 66,7 11 13,6
4. Pintu keluar tidak mempersulit akses saya keluar dari gedung bioskop.
5. Kondisi etalase bersih. 0 0 0 0 18 22,2 55 67,9 8 9,9 6. Kondisi etalase tersusun baik/rapi. 2 2,5 0 0 13 16 56 69,1 10 12,4 7. Warna ruangan enak dipandang. 2 2,5 2 2,5 23 28,4 46 56,8 8 9,9 8. Tata ruangan teratur
rapi.
0 0 2 2,5 11 13,6 57 70,4 11 13,6 9. Ukuran ruangan
bioskop memberikan kesan nyaman (tidak terlalu sempit/tidak terlalu luas) 0 0 0 0 15 18,5 49 60,5 17 21 10. Setiap bagian di bioskop mudah dicari/ditemukan. Misalnya: loket pembelian tiket masuk bioskop, ruang studio, atau cafe.
0 0 2 2,5 4 4,9 56 69,1 19 23,5
11. Penempatan peralatan menarik
perhatian saya. 0 0 7 8,6 31 38,3 41 50,6 2 2,5 12. Tata cahaya teratur
dengan baik.
2 2,5 4 4,9 7 8,6 61 75,3 7 8,6 13. Pemandangan luar
bioskop terlihat baik.
2 2,5 2 2,5 31 38,3 41 50,6 5 6,2 14. Menurut saya musik yang diperdengarkan memberikan 0 0 0 0 13 16 53 65,4 15 18,5
kenyamanan
15. Bagi saya aroma dalam bioskop memberikan efek senang 0 0 2 2,5 29 35,8 50 61,7 0 0 16. Ada sentuhan dalam lingkungan bioskop yang menarik perhatian saya
(misalnya, sentuhan pada desain ruangan)
0 0 2 2,5 33 40,7 44 54,3 2 2,5
17. Tema dekorasi bioskop menarik perhatian saya (misalnya, tema Hari Raya)
0 0 5 6,2 35 42,2 39 48,1 2 2,5
18. Terdapat acara yang dilakukan pihak Bioskop 21 yang menarik minat saya.
7 8,6 8 9,9 24 29,6 38 46,9 4 4,9
Sumber: Data Primer Penelitian (Agustus 2011) Dari Tabel 4.6 dapat dilihat bahwa:
1. Pada pernyataan pertama, 16% responden menyatakan sangat setuju, 63% setuju dan 21% lainnya kurang setuju. Dapat disimpulkan bahwa tampilan tampak depan bioskop menarik perhatian karena mayoritas responden setuju dengan pernyataan tersebut.
2. Responden sangat setuju (28,4%) dan setuju (59,3%) bahwa logo bisokop tampak jelas. Sisanya 11,1% menyatakan kurang setuju dan hanya 1,2% yang tidak setuju dengan pernyataan tersebut.
3. Pintu masuk tidak memperulit akses masuk ke dalam gedung bioskop. Hal ini dilihat dari 13,6% responden menyatakan sangat setuju, 66,7% menyatakan setuju. Hanya sebagian kecil responden yang menyatakan kurang setuju (17,3%) dan tidak setuju (2,5%).
4. Pada pernyataan keempat, 14,8% responden menyatakan sangat setuju, 49,4% setuju, 24,7% kurang setuju, dan sisanya 11,1% tidak setuju. Hal ini berarti pintu keluar tidak mempersulit akses keluar dari gedung bioskop.
5. Mayoritas responden menyatakan setuju (67,9%) dan sangat setuju (9,9%) bahwa kondisi etalase bersih. Hanya sebanyak 22,2% responden yang kurang setuju. Tidak ada responden yang menjawab tidak setuju dan sangat tidak setuju.
6. Kondisi etalase tersusun baik/rapi disetujui oleh mayoritas responden (12,4% sangat setuju dan 69,1% setuju). Hanya 16% yang tidak setuju dan 2,5% lainnya sangat tidak setuju dengan hal tersebut.
7. Sebanyak 9,9% responden menyatakan sangat setuju, 56,8% setuju, 28,4% kurang setuju, 2,5% tidak setuju, dan 2,5% lainnya sangat tidak setuju dengan pernyataan ketujuh. Hal ini berarti bahwa warna ruangan bioskop enak dipandang karena hanya sepertiga responden yang kurang atau tidak menyetu]jui hal tersebut.
8. Pada pernyataan kedelapan sebanyak 13,6% responden sangat setuju, 70,4% setuju, 13,6% kurang setuju, 2,5% tidak setuju, dan tidak ada yang menjawab sangat tidak setuju. Hal ini berarti tata ruangan bioskop teratur
rapi. Hal ini dapat dilihat dari mayoritas responden setuju dengan hal tersebut.
9. Mayoritas responden setuju (60,5%) bahwa ukuran ruangan bioskop memberikan kesan nyaman dengan alasan tidak terlalu sempit atau tidak terlalu luas. 21% responden bahkan menyatakan sangat setuju dan hanya 18,5% lainnya yang kurang setuju dengan hal tersebut.
10. Sebanyak 23,5% responden sangat setuju dan 69,1% setuju bahwa setiap bagian (departemen) di bioskop mudah dicari atau ditemukan. Selebihnya, 4,9% responden menyatakan kurang setuju dan 2,5% tidak setuju.
11. Penempatan peralatan cukup menarik perhatian. Hal ini dibuktikan oleh tanggapan responden yang menjawab setuju atas pernyataan kesebelas ini hanya 50,6%, sangat setuju 2,5%, 38,3% kurang setuju, dan 8,6% lainnya tidak setuju.
12. Kebanyakan responden menyetujui bahwa tata cahaya bioskop teratur dengan baik. Responden yang sangat setuju adalah sebanyak 8,6%, 75,3% lainnya menjawab setuju. Hanya 8,6% menjawab kurang setuju, 4,9% tidak setuju, dan 2,5% lainnya sangat tidak setuju dengan hal tersebut. 13. Pernyataan ketigabelas ditanggapi sangat setuju oleh 6,2% responden,
50,6% setuju, 38,3% kurang setuju, dan masing-masing 2,5% tidak setuju dan sangat tidak setuju. Hal ini berarti pemandangan luar bioskop cukup terlihat baik.
14. Musik yang diperdengarkan di lingkungan bioskop memberikan kenyamanan. Hal ini dapat dilihat dari 65,4% responden yang menjawab
setuju dan 18,5% sangat setuju, hanya sebanyak 16% responden yang kurang setuju.
15. Pada pernyataan kelimabelas, tidak ada responden yang menanggapi sangat setuju dan sangat tidak setuju, 61,7% setuju, 35,8% kurang setuju, dan 2,5% tidak setuju. Ini menunjukkan bahwa aroma dalam lingkungan bioskop memberikan efek senang.
16. Sentuhan (artistik) dalam lingkungan bioskop cukup menarik perhatian bagi responden dimana hanya 2,5% yang sangat setuju, 54,3% setuju, 40,7% kurang setuju, 2,5% tidak setuju dan tidak ada yang sangat tidak setuju.
17. Tema dekorasi lingkungan bioskop juga cukup menarik perhatian dimana 2,5% responden sangat setuju, 48,1% setuju, 42,2% kurang setuju, 6,2% tidak setuju, dan tidak ada responden yang sangat tidak setuju dengan pernyataan tersebut.
18. Pada pernyataan terakhir variabel ini, 4,9% responden sangat setuju, 46,9% setuju, 29,6% kurang setuju, 9,9% tidak setuju, dan 8,6% lainnya sangat tidak setuju. Hal ini berarti acara yang diselenggarrakan pihak bioskop cukup menarik perhatian.
Berdasarkan distribusi hasil tanggapan responden terhadap variabel store environtment terlihat bahwa fitur lingkungan bioskop yang terdiri dari store images, store atmosphere, dan store theatrics secara umum menarik perhatian positif mayoritas responden. Secara khusus, store theatrics yang membahas sentuhan artistik pada lingkungan bioskop, tema dekorasi, dan acara yang
diselenggarakan pihak bioskop hanya cukup menarik perhatian dan minat responden.
c. Variabel Recall Audience
Tabel 4.7
Distribusi Tanggapan Responden Terhadap Recall Audience
STS TS KS S SS
Pernyataan F % F % F % F % F %
1. Trailer film yang saya tonton menarik
perhatian. 2 2,5 0 0 0 0 63 77,7 16 19,8 2. Lingkungan Bioskop 21 menarik perhatian. 0 0 0 0 16 19,7 57 70,4 8 9,9 3. Setiap menyaksikan sebuah trailer saya langsung tahu bahwa film itu akan ditayangkan di Bioskop 21. 0 0 0 0 15 18,5 51 63 15 18,5 4. Saya dapat mengingat lingkungan bioskop sebagai fitur Bioskop 21. 2 2,5 2 2,5 11 13,6 62 76,5 4 4,9 5. Saya dapat mengingatmerek Bioskop 21 melalui trailer. 2 2,5 5 6,2 21 25,9 47 58 6 7,4 6. Saya dapat mengingat merek Bioskop 21 melalui karakteristik lingkungannya. 0 0 2 2,5 18 22,2 56 69,1 5 6,2
Sumber: Data Primer Penelitian (Agustus 2011) Dari Tabel 4.7 dapat dilihat bahwa:
1. Pada pernyataan pertama, mayoritas responden setuju (77,7%) bahwa trailer film menarik perhatian. 19,8% bahkan sangat setuju dan hanya 2,5% responden yang sangat tidak setuju.
2. Pernyataan kedua ditanggapi sangat setuju (9,9%), setuju (70,4%), dan kurang setuju (19,7%). Tidak ada responden yang tidak setuju dan sangat tidak setuju. Ini menunjukkan bahwa lingkungan bioskop menarik perhatian.
3. Mayoritas responden setuju (63%) bahwa setiap menyaksikan sebuah trailer, responden langsung tahu bahwa film tersebut akan ditayangkan di Bioskop 21. Sejumlah responden lainnya bahkan menanggapi sangat setuju (18,5%) dan 18,5% lainnya kurang setuju.
4. Pada pernyataan keempat, 4,9% responden sangat setuju, 76,5% setuju, 13,6% kurang setuju, 2,5% tidak setuju, dan 2,5% sangat tidak setuju. Hal ini berarti dalam ingatan responden, lingkungan bioskop yang ada merupakan ciri atau fitur khas Bioskop 21.
5. Pada pernyataan kelima, 7,4% responden sangat setuju, 58% setuju, 25,9% kurang setuju, 6,2% tidak setuju, dan 2,5% lainnya sangat tidak setuju. Ini berarti, melalui trailer responden dapat mengingat merek Bioskop 21. 6. Mayoritas responden setuju (69,1%) dan sangat setuju (6,2%) bahwa
Bioskop 21. Sebanyak 22,2% responden menyatakan kurang setuju dan 2,5% lainnya tidak setuju dengan pernyataan tersebut.
Pada distribusi tanggapan responden terhadap variabel recall audience terlihat bahwa mayoritas responden setuju bahwa trailer film dan lingkungan bioskop menarik perhatian. Responden juga dapat mengingat merek Bioskop 21 pada trailer yang disaksikan dan karakteristik lingkungan bioskop.