HASIL PENELI TIAN DAN PEMBAHASAN
C. S trategi Peningkatan Kinerja Aparat Dalam Implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kabupaten Purworejo
3. Analisis Diagram S WOT Kinerja Petugas PATEN
Berdasarkan hasil olah data matriks internal beserta eksternalnya maka dapat di aplikasikan ke dalam diagram SWOT sebagaimana pada gambar 3.1 di bawah ini. Hasil penentuan diagram SWOT tersebut, dapat dijadikan acuan untuk mengambil kesimpulan bahwa kinerja petugas PATEN berada pada jalur yang baik, yaitu berada pada posisi yang membutuhkan strategi agresif yang baik.
Gambar 3.1 Diagram SWOT
Opportunities (Peluang) 1,75 2 1 0,90 Weaknesses Strengths (Kelemahan) -2 -1 0 0,85 1 2 (kekuatan) - 0.85 170 -1 -2 Threats (Ancaman) - 0,85
Sumber: Data diolah (2017)
STIE
Widya
Wiwaha
Jangan
66 4. Analisis S WOT
Alat yang dipakai untuk menyusun faktor-faktor strategis perusahaan adalah matriks SWOT. M atriks ini dapat menggambarkan secara jelas bagaimana peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi perusahaan dapat disesuaikan dengan kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. M atriks ini dapat menghasilkan empat set kemungkinan alternatif strategis.
TABEL 4.15 M ATRIKS SWOT
IFAS STRENGTHS (S) WEAKNESSES (W) EFAS
•Motivasi kerja yang tinggi
•Kompetensi yang cukup baik
•Kemampuan bekerja sama cukup
baik
•Disiplin masih kurang
•Tingkat kesejahteraan masih
kurang
•Tingkat kepuasan masih rendah
OPPORTUNIES (O) ST RAT EGI SO ST RAT EGI WO
• Sarana prasarana
cukup memadai
• Sudah terdapat SOP
tentang PATEN
• Adanya Diklat teknis
bagi petugas PATEN
1. Peningkatan kuantitas dan
kualitas sarana prasarana guna memacu motivasi kerja petugas.
2. Penyederhanaan SOP PATEN
menumbuhkan motivasi kerja petugas.
3. Memberikan kesempatan
petugas dengan motivasi kerja tinggi untuk mengikuti Diklat teknis.
4. Peningkatan kompetensi
petugas dengan pengadaan sarana prasarana yang memadai.
5. Peningkatan kompetensi
petugas dengan melakukan inovasi pelaksanaan SOP PATEN.
6. Peningkatan kompetensi
petugas PATEN melalui pelaksanaan Diklat teknis
7. Meningkatkan kemampuan
bekerja sama dalam melayani
masyarakat dengan
memanfaatkan sarana prasarana yang ada.
8. Pengimplementasian SOP
PATEN didukung kemampuan bekerja sama.
9. Peningkatan kemampuan
bekerja sama dengan cara mengikuti Diklat teknis.
1. Pengadaan sarana prasarana
yang memadai guna meningkatkan disiplin Petugas PATEN
2. Peningkatan disiplin petugas
dalam melaksanakan SOP PATEN.
3. Peningkatan disiplin petugs
dengan mengikutsertakan dalam Diklat teknis.
4. Peningkatan kesejahteraan
petugas PATEN melalui pemanfaatan sarana prasarana PATEN.
5. Peningkatan kesejahteraan
petugas melalui pemberian intensif apabila pelaksanaan SOP PATEN sudah baik.
6. Peningkatkan kesejahteraan
petugas melalui pelaksanaan Diklat teknis.
7. Peningkatan sarana prasarana
yang memadai dapat meningkatkan kepuasan yang masih rendah
8. Meningkatkan kepuasan
petugas dengan penyempurnaan dan penyederhanaan SOP PATEN.
9. Meningkatkan kepuasaan
petugas dengan pelaksanaan Diklat teknis.
STIE
Widya
Wiwaha
Jangan
Plagiat
67
TREATHS (T) STRATEGI ST STRATEGI WT
• T untutan masyarakat semakin tinggi
• Sistem pengawasan yang masih lemah
• Kepemimpinan atasan masih kurang
1. Peningkatan motivasi kerja guna menjawab tuntutan masyarakat terhadap
peningkatan kualitas pelayanan.
2. Peningkatan motivasi kerja dengan perbaikan sistem pengawasan.
3. Peningkatan kualitas kepemimpinan atasan guna memacu motivasi kerja petugas dalam melaksanakan fungsi pelayanan.
4. Peningkatan kompetensi petugas PAT EN guna
menjawab tuntutan masyarakat yang cukup tinggi
akan fungsi pelayanan. 5. Mendayagunakan kompetensi
petugas yang cukup baik guna memperkuat sistem pengawasan dalam organisasi.
6. Melakukan rotasi kepemimpinan agar dapat
memaksimalkan kompetensi petugas PAT EN yang cukup baik.
7. Memupuk kemampuan bekerja sama antar petugas guna menjawab tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.
8. Memperkuat kemampuan bekerja sama yang sudah cukup baik, dengan bersama-sama melaksanakan fungsi pengawasan antar petugas.
9. Memperkuat pola kepemimpinan agar mampu
meningkatkan kerja sama antar petugas.
1. Peningkatan disiplin guna
mengatasi tuntutan masyarakat terhadap kualitas
pelayanan yang semakin tinggi
2. Pengadaan sistem pengawasan yang lebih baik, melalui pembentukan tim pengaduan, SMS Center, dsb. guna peningkatan disiplin petugas. 3. Peningkatan disiplin petugas
melalui perbaikan pola kepemimpinan atasan.
4. Peningkatan kesejahteraan petugas selaras dengan beban kerja akibat tuntutan masyarakat yang semakin tinggi.
5. Pemberian reward and
punishm ent dalam sistem
pengawasan sebagai jaminan peningkatan kesejahteraan petugas.
6. Meningkatkan kepedulian pimpinan akan jenjang karier dan status kepegawaian, serta kesejahteraan petugas PAT EN.
7. Peningkatan kepuasan petugas terhadap pekerjaannya, guna melaksanakan pelayanan yang maksimal sesuai tuntutan masyarakat.
8. Pemberian reward and
punishm ent dalam sistem
pengawasan guna meningkatkan kepuasan petugas.
9. Peningkatan kepuasan petugas dengan kepedulian pimpinan akan fungsi sosial dalam organisasi.
Sumber: Data diolah (2017)
Berdasarkan analisis SWOT diatas maka strategi peningkatan kinerja aparat dalam implementasi Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) guna peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Purworejo adalah dengan :
STIE
Widya
Wiwaha
Jangan
68
a. Strategi SO:
Strategi ini dibuat berdasarkan jalan pikiran organisasi, yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya.
a) Peningkatan kuantitas dan kualitas sarana prasarana guna memacu motivasi kerja petugas;
b) Penyederhanaan SOP PATEN menumbuhkan motivasi kerja petugas;
c) M emberikan kesempatan petugas dengan motivasi kerja tinggi untuk mengikuti Diklat teknis;
d) Peningkatan kompetensi petugas dengan pengadaan sarana prasarana yang memadai;
e) Peningkatan kompetensi petugas dengan melakukan inovasi pelaksanaan SOP PATEN;
f) Peningkatan kompetensi petugas PATEN melalui pelaksanaan Diklat teknis; g) M eningkatkan kemampuan bekerja sama dalam melayani masyarakat
dengan memanfaatkan sarana prasarana yang ada;
h) Pengimplementasian SOP PATEN didukung kemampuan bekerja sama; i) Peningkatan kemampuan bekerja sama dengan cara mengikuti Diklat teknis.
b. Strategi WO:
Strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada.
a) Pengadaan sarana prasarana yang memadai guna meningkatkan disiplin Petugas PATEN;
STIE
Widya
Wiwaha
Jangan
Plagiat
69
b) Peningkatan disiplin petugas dalam melaksanakan SOP PATEN;
c) Peningkatan disiplin petugs dengan mengikutsertakan dalam Diklat teknis; d) Peningkatan kesejahteraan petugas PATEN melalui pemanfaatan sarana
prasarana PATEN;
e) Peningkatan kesejahteraan petugas melalui pemberian intensif apabila pelaksanaan SOP PATEN sudah baik;
f) Peningkatkan kesejahteraan petugas melalui pelaksanaan Diklat teknis; g) Peningkatan sarana prasarana yang memadai dapat meningkatkan kepuasan
yang masih rendah;
h) M eningkatkan kepuasan petugas dengan penyempurnaan dan penyederhanaan SOP PATEN;
i) M eningkatkan kepuasaan petugas dengan pelaksanaan Diklat teknis. c. Strategi ST:
Ini adalah strategi dalam menggunakan kekuatan yang dimiliki organisasi untuk mengatasi ancaman.
a) Peningkatan motivasi kerja guna menjawab tuntutan masyarakat terhadap peningkatan kualitas pelayanan;
b) Peningkatan motivasi kerja dengan perbaikan sistem pengawasan;
c) Peningkatan kualitas kepemimpinan atasan guna memacu motivasi kerja petugas dalam melaksanakan fungsi pelayanan;
d) Peningkatan kompetensi petugas PATEN guna menjawab tuntutan masyarakat yang cukup tinggi akan fungsi pelayanan;
STIE
Widya
Wiwaha
Jangan
70
e) M endayagunakan kompetensi petugas yang cukup baik guna memperkuat sistem pengawasan dalam organisasi;.
f) M elakukan rotasi kepemimpinan agar dapat memaksimalkan kompetensi petugas PATEN yang cukup baik;
g) M emupuk kemampuan bekerja sama antar petugas guna menjawab tuntutan masyarakat yang semakin tinggi;
h) M emperkuat kemampuan bekerja sama yang sudah cukup baik, dengan bersama-sama melaksanakan fungsi pengawasan antar petugas;
i) M emperkuat pola kepemimpinan agar mampu meningkatkan kerja sama antar petugas.
d. Strategi WT:
Strategi ini didasarkan pada kegiatan yang bersifat defensif dan berusaha meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman.
a) Peningkatan disiplin guna mengatasi tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan yang semakin tinggi;
b) Pengadaan sistem pengawasan yang lebih baik, melalui pembentukan tim pengaduan, SM S Center, dsb. guna peningkatan disiplin petugas;
c) Peningkatan disiplin petugas melalui perbaikan pola kepemimpinan atasan; d) Peningkatan kesejahteraan petugas selaras dengan beban kerja akibat
tuntutan masyarakat yang semakin tinggi;
e) Pemberian reward and punishment dalam sistem pengawasan sebagai jaminan peningkatan kesejahteraan petugas;
STIE
Widya
Wiwaha
Jangan
71
f) M eningkatkan kepedulian pimpinan akan jenjang karier dan status kepegawaian, serta kesejahteraan petugas PATEN;
g) Peningkatan kepuasan petugas terhadap pekerjaannya, guna melaksanakan pelayanan yang maksimal sesuai tuntutan masyarakat;
h) Pemberian reward and punishment dalam sistem pengawasan guna meningkatkan kepuasan petugas;
i) Peningkatan kepuasan petugas dengan kepedulian pimpinan akan fungsi sosial dalam organisasi.
STIE
Widya
Wiwaha
Jangan
72