BAB III AKUNTABILITAS KINERJA
B. Analisis evaluasi pencapaian kinerja
Suatu pelaporan akuntabilitas kinerja tidak hanya berisi tingkat keberhasilan/kegagalan yang dicerminkan oleh hasil evaluasi indikator-indikator kinerja sebagaimana yang ditunjukkan oleh pengukuran penilaian kinerja, tetapi juga menyajikan data dan informasi yang relevan dengan kebutuhan bagi pembuatan keputusan agar dapat menginterprasikan keberhasilan/kegagalan
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 27 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
tersebut secara lebih luas dan mendalam. Pencapaian kinerja masing-masing sasaran dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Capaian Kinerja Tahun 2017
a) Capaian Kinerja Bidang Kependudukan
Capaian kinerja urusan kependudukan diukur dengan beberapa indikator diantaranya Persentase penduduk ber KTP Elektronik per satuan penduduk, Persentase kepemilikan kartu identitas anak (KIA) dan Persentase kepemilikan kartu keluarga.
Program dan Kegiatan
Sasaran yang ingin dicapai pada Bidang Kependudukan yaitu semua penduduk wajib KTP harus memiliki KTP khususnya KTP elektronik dan tentunya sebelum mempunyai KTP semua penduduk Kota Samarinda diwajibkan mempunyai Kartu Keluarga. Di Tahun 2017 ini juga Kementrian Dalam Negeri mempunyai kegiatan penerbitan KIA. Maka dapat ditempuh dengan melaksanakan Program dan Kegiatan pada Tahun 2017 sebagai berikut :
Program Penataan Administrasi Kependudukan dengan Kegiatan :
- Verifikasi dan Validasi Data Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tingkat Kecamatan dan Kelurahan
Realisasi Program dan Kegiatan
Untuk meningkatkan Persentase penduduk ber KTP per satuan penduduk dengan kegiatan Verifikasi dan Validasi Data Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tingkat Kecamatan dan Kelurahan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda telah mengeluarkan KTP Sementara sebagai pengganti E-KTP yang belum tercetak.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 28 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
Untuk meningkatkan Persentase Kepemilikan Kartu Keluarga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengoptimalkan sosialisasi mengenai pendatang baru, bahwasanya tanpa adanya kartu keluarga maka identitas diri tidak dapat terakui Negara dan mempercepat waktu penyelesaian tanda tangan kartu keluarga, yang sebelumnya 3 hari menjadi 1 hari selesai.
Kartu Identitas Anak merupak produk hukum baru dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang diperuntukkan bagi anak-anak usia 0-16 tahun sebagai identitas diri.
Tabel 6
Capaian Kinerja Bidang Kependudukan Tahun 2017
No Uraian Kegiatan Indikator Kinerja Target
Kinerja Realisasi
Kinerja % 1. Verifikasi dan Validasi Data
Kependudukan dan Pencatatan Sipil Tingkat Kecamatan dan Kelurahan
Persentase penduduk ber KTP Elektronik per satuan penduduk
60 % 96 % 160%
Persentase kepemilikan kartu keluarga
70% 78 % 111%
Persentase kepemilikan Kartu Identitas Anak
50% 0% 0%
Rumusan dari pencapaian realisasi kinerja diatas :
1. Persentase penduduk ber KTP Elektronik per satuan penduduk
2. Persentase kepemilikan kartu keluarga
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 29 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
3. Persentase kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA)
Permasalahan dan Solusi
Permasalahan yang dihadapi dalam bidang kependudukan yaitu Distribusi blangko KTP elektronik dipusat yang dibatasi, Fasilitas yang sering rusak dan sering terjadinya gangguan jaringan.
Solusi dari permasalahan ini yaitu diharapkan distribusi blangko KTP elektronik dari Pusat ke Provinsi untuk menghemat SPPD, tersedianya faslilitas yang dibutuhkan, diharapkan dari pusat dapat memonitoring jaringan IT dan dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk memiliki dokumen kependudukan.
Permasalahan yang dihadapi dalam melaksanakan penerbitan kartu identitas anak adalah belum adanya blangko dan peralatan pendukung untuk menerbitkan kartu identitas anak, namun karena itu merupakan program dari Kementrian Dalam Negeri maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda harus menjalankannya. Namun sangat disayangkan program tersebut tidak didukung oleh APBD Kota Samarinda, sehingga capaian kinerja dalam penerbitan Kartu Identitas Anak adalah 0%.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 30 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
Solusi dari permasalahan ini yaitu diharapkan adanya bantuan dana dari APBD Kota Samarinda untuk mengadakan blangko KIA dan peralatan pendukung lainnya, agar dapat tercapainya target pembuatan KIA pada tahun 2018.
Gambar 2
Sosialisasi Administrasi Dukcapil Ke Kelurahan
b) Capaian Kinerja Bidang Pencatatan Sipil
Capaian kinerja urusan catatan sipil diukur dengan beberapa indikator diantaranya Jumlah arsip statis di bidang kependudukan dan catatan sipil yang terkelola dengan baik, Persentase bayi ber-akte kelahiran, Persentase kepemilikan akte kelahiran, Persentase pasangan berakte nikah (non-muslim), dan Persentase kepemilikan akte kematian.
Program dan Kegiatan
Sasaran yang ingin dicapai pada bidang pencatatan sipil yaitu tertib administrasi dokumen dan akta-akta catatan sipil, maka ditempuh dengan melaksanakan Program dan Kegiatan tahun 2017 yaitu :
Program Penataan Administrasi Kependudukan dengan Kegiatan : - Tertib administrasi dokumen dan akta-akta catatan sipil
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 31 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
Realisasi Program dan Kegiatan
Untuk meningkatkan Jumlah arsip statis di bidang kependudukan dan catatan sipil yang terkelola dengan baik, Persentase bayi ber-akte kelahiran, Persentase kepemilikan akte kelahiran, Persentase pasangan berakte nikah (non-muslim), dan Persentase kepemilikan akte kematian dilakukan sosialisasi ke 10 Kecamatan agar masyarakat yang tinggal jauh dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat memahami tata cara pembuatan akte kelahiran, kematian dan perkawinan, dan untuk memudahkan pencarian berkas bidang pencatatan sipil juga melakukan perbaikan arsip sebanyak 28.528 arsip
Tabel 7
Capaian Kinerja Bidang Pencatatan Sipil Tahun 2017
No Uraian Kegiatan Indikator Kinerja Target Kinerja
Realisasi Kinerja
Rasio Kinerja 1. Tertib Administrasi dokumen
dan akta-akta catatan sipil
Jumlah arsip statis di bidang kependudukan dan catatan sipil yang terkelola dengan baik
Persentase bayi ber-akte kelahiran
Rumusan dari pencapaian realisasi kinerja diatas : 1. Persentase bayi ber-akte kelahiran
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 32 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
2. Persentase kepemilikan akte kelahiran
3. Persentase pasangan berakte nikah (non-muslim)
4. Persentase kepemilikan akte kematian
Permasalahan dan Solusi
Permasalahan yang dihadapi dalam bidang pencatatan sipil yaitu belum tercapainya cakupan akta kelahiran usia 0-18 tahun, masih banyaknya masyarakat yang tidak melaporkan setiap kematian, penataan arsip belum terlaksana dengan baik, dan masih banyaknya masyarakat yang non muslim belum melakukan pencatatan perkawinan di Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil.
Solusi dari permasalahan ini yaitu melaksanakan sosialisasi dan jemput bola pelaksanaan penerbitan akta kelahiran di lapangan yang berbasis IT dan tentunya dengan dukungan dana yang mencukupi, dan perlu dibangun khusus gedung arsip yang memadai sesuai standarisasi penyimpanan arsip.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 33 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
2. Capaian Kinerja Tahun 2018
a) Capaian Kinerja Bidang Kependudukan
Capaian kinerja urusan kependudukan diukur dengan beberapa indikator diantaranya Persentase penduduk ber KTP per satuan penduduk, Persentase kepemilikan kartu keluarga dan Kartu Identitas Anak.
Program dan Kegiatan
Sasaran yang ingin dicapai pada Bidang Kependudukan yaitu semua penduduk wajib KTP harus memiliki KTP dan tentunya sebelum mempunyai KTP semua penduduk Kota Samarinda diwajibkan mempunyai Kartu Keluarga. Maka dapat ditempuh dengan melaksanakan Program dan Kegiatan pada Tahun 2018 sebagai berikut : Program Penataan Administrasi Kependudukan dengan Kegiatan :
- Peningkatan pelayanan publik dalam bidang kependudukan
Realisasi Program dan Kegiatan
Untuk meningkatkan Persentase penduduk ber KTP per satuan penduduk dengan kegiatan Peningkatan pelayanan publik dalam bidang kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda telah mengeluarkan kebijakan berupa Surat Keterangan sebagai pengganti E-KTP yang belum tercetak.
Untuk meningkatkan Persentase Kepemilikan Kartu Keluarga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengoptimalkan sosialisasi mengenai pendatang baru, bahwasanya tanpa adanya kartu keluarga maka identitas diri tidak dapat terakui Negara dan mempercepat waktu penyelesaian tanda tangan kartu keluarga, yang sebelumnya 3 hari menjadi 1 hari selesai.
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 34 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
Kartu identitas anak merupakan produk hukum baru di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang diperuntukkan bagi anak-anak usia 0-16 tahun sebagai identitas diri.
Tabel 8
Capaian Kinerja Bidang Kependudukan Tahun 2018 No Uraian Kegiatan Indikator Kinerja Target
Kinerja
Realisasi Kinerja
Rasio Kinerja 1 Peningkatan pelayanan
publik dalam bidang kependudukan
Persentase penduduk ber KTP per satuan penduduk
70% 98,09% 140,13%
Persentase kepemilikan kartu keluarga
75% 82% 109,33%
Persentase kepemilikan Kartu Identitas Anak
75% 26,61% 35,47%
Rumusan dari pencapaian realisasi kinerja diatas : 1. Persentase penduduk ber KTP per satuan penduduk
2. Persentase kepemilikan kartu keluarga
3. Persentase kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA)
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 35 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
Permasalahan dan Solusi
Permasalahan yang dihadapi dalam bidang kependudukan yaitu rendahnya pencapaian pembuatan KIA hal ini dikarenakan pelaksanaan pembuatan KIA baru dimulai pada pertengahan tahun 2018 dan juga terbatasnya stock opname untuk tinta KIA.
Solusi dari permasalahan ini yaitu diharapkan didapatkan tambahan dana untuk memenuhi stock opname tinta KIA.
b) Capaian Kinerja Bidang Pencatatan Sipil
Capaian kinerja urusan catatan sipil diukur dengan beberapa indicator diantaranya Jumlah arsip statis di bidang kependudukan dan catatan sipil yang terkelola dengan baik, Persentase bayi ber-akte kelahiran, Persentase kepemilikan akte kelahiran, Persentase pasangan berakte nikah (non-muslim), dan Persentase kepemilikan akte kematian.
Program dan Kegiatan
Sasaran yang ingin dicapai pada bidang pencatatan sipil yaitu tertib administrasi dokumen dan arsip akta-akta catatan sipil, maka ditempuh dengan melaksanakan Program dan Kegiatan tahun 2018 yaitu :
Program Penataan Administrasi Kependudukan dengan kegiatan : - Tertib administrasi dokumen akta-akta catatan sipil
Realisasi Program dan Kegiatan
Untuk meningkatkan Jumlah arsip statis di bidang kependudukan dan catatan sipil yang terkelola dengan baik, Persentase bayi ber-akte kelahiran, Persentase kepemilikan akte kelahiran, Persentase pasangan berakte nikah (non-muslim), dan Persentase kepemilikan akte kematian dilakukan sosialisasi ke 10 Kecamatan agar masyarakat yang tinggal jauh dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat memahami
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 36 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
tata cara pembuatan akte kelahiran, kematian dan perkawinan, dan untuk memudahkan pencarian berkas bidang pencatatan sipil juga melakukan perbaikan arsip sebanyak 29137 arsip.
Tabel 9
Capaian Kinerja Bidang Pencatatan Sipil Tahun 2018 No Uraian Kegiatan Indikator Kinerja Target
Kinerja
Realisasi Kinerja
Rasio Kinerja%
1. Tertib administrasi dokumen dan akta-akta catatan sipil
Jumlah arsip statis di bidang kependudukan dan catatan sipil yang terkelola dengan baik
30000 29137 97,12%
Persentase bayi ber-akte kelahiran berakte nikah (non-muslim)
85% 86% 101,18%
Persentase kepemilikan akte kematian
75% 80,01% 106,68%
Rumusan dari pencapaian realisasi kinerja diatas : 1. Persentase bayi ber-akte kelahiran
2. Persentase kepemilikan akte kelahiran
3. Persentase pasangan berakte nikah (non-muslim)
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 37 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
4. Persentase kepemilikan akte kematian
Permasalahan dan Solusi
Permasalahan yang dihadapi dalam bidang pencatatan sipil yaitu kurangnya tempat yang memadai untuk arsip-arsip akta catatan sipil, kurangnya SDM yang cukup untuk diturunkan ke 10 Kecamatan, sehingga masyarakat hanya bisa mendaftar pencatatan akta-akta di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil saja.
Solusi dari permasalahan ini, yaitu harus diadakannya tempat arsip yang memadai, dikarenakan arsip akta-akta catatan sipil adalah bentuk akte sebenarnya dan hanya dapat dikeluarkan sekali dalam seumur hidup. Dan penambahan SDM yang professional pun sangat dibutuhkan dalam hal memberikan pelayanan pembuatan akta-akta catatan sipil.
Gambar 3
Kegiatan Pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Lapas
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2018 38 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda