• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Implementasi Rekomendasi Kinerja Pada Tahun 2020

Dokumen Rencana Strategis Tahun 2020 - 2024 4. Bab IV Penutup

20 | P a g e

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

2.1 Rencana Strategis Badan Litbang Perhubungan

Dengan mendasarkan pada Visi dan Misi Badan Litbang Perhubungan yang telah ditetapkan, selanjutnya ditetapkan Tujuan dan Sasaran Program Badan Litbang Perhubungan pada tahun 2020-2024. Rumusan tujuan dan sasaran merupakan dasar dalam menyusun pilihan-pilihan strategi pembangunan.

Tujuan merupakan pernyataan tentang hal-hal yang perlu dilakukan untuk mencapai visi dan misi dengan menjawab isu strategis sektor transportasi dan permasalahan yang ada. Tujuan diturunkan secara lebih operasional dari Misi Badan Litbang Perhubungan dengan memperhatian Visi. Untuk mewujudkan Misi Badan Litbang Perhubungan, maka Tujuan Badan Litbang Perhubungan Tahun 2020-2024 adalah sebagai berikut:

1. Terwujudnya dukungan Badan Litbang Perhubungan dalam pemberian rekomendasi kebijakan strategis perhubungan.

2. Terwujudnya dukungan tata kelola Badan Litbang Perhubungan untuk peningkatan kualitas tata kelola Pemerintahan yang baik.

Indikator pada Tujuan yang selanjutnya disebut sebagai Indikator Tujuan Badan Litbang Perhubungan tahun 2020-2024 disusun sebagai indikator outcome dan bukan merupakan indikator output Badan Litbang Perhubungan. Indikator tersebut dijabarkan sebagai berikut:

1. Meningkatnya prosentase tingkat kemanfaatan rekomendasi kebijakan termasuk isu strategis di bidang perhubungan menjadi 39% pada tahun 2024;

2. Meningkatnya prosentase tingkat ketersediaan dukungan tata kelola Badan Litbang Perhubungan melalui penyelenggaraan penunjang teknis riset dan rekomendasi kebijakan transportasi menjadi 100% pada tahun 2024.

Sasaran Program Badan Litbang Perhubungan merupakan kondisi yang diinginkan dapat dicapai sebagai suatu outcome dari beberapa program/kegiatan yang dilaksanakan. Dalam penyusunannya, Sasaran Program ini dirumuskan dari Sasaran Strategis Kementerian Perhubungan, Visi, Misi, dan Tujuan Badan Litbang Perhubungan serta memperhatikan permasalahan dan rencana capaian pada tahun 2020-2024. Penjabaran menggunakan pendekatan metode balanced scorecard (BSC) yang dibagi dalam empat perspektif yaitu stakeholder perspective, costumer perspective, internal proses perspective dan learning and growth perspective sebagai berikut:

21 | P a g e Gambar 6 Peta Strategis Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Gambar 7 Cascading Lintas Unit Eselon 1 sebagai Proses Mirroring dengan Sub Sektor Kementerian Perhubungan

Adapun Sasaran Program Badan Litbang Perhubungan Tahun 2020-2024 sebagaimana terlihat pada Gambar 2.2 dapat diuraikan sebagai berikut:

a. Sasaran Program Pertama (SP.1) yang akan dicapai adalah optimalnya kemanfaatan rekomendasi kebijakan di bidang perhubungan,

b. Sasaran Program Kedua (SP.2) yang akan dicapai adalah meningkatnya kualitas tata kelola Balitbanghub dalam penyelenggaraan penunjang teknis riset dan rekomendasi kebijakan transportasi

c. Sasaran Program Ketiga (SP.3) yang akan dicapai adalah meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan yang baik,

Dalam tataran internal process perspective di level unit eselon II, khususnya Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan, Sasaran Kegiatan (SK) sebagai berikut:

22 | P a g e

a. Sasaran Kegiatan Pertama (SK.1) yang akan dicapai adalah optimalnya kemanfaatan rekomendasi kebijakan bidang transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan, yang diampu oleh Pusat Litbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan, dengan Indikator Kinerja Kegiatan yaitu sebagai berikut:

1) IKK 1 : Tingkat kemanfaatan rekomendasi kebijakan di bidang transportasi laut, sungai, danau, dan penyeberangan

2) IKK 2 : Tingkat kemanfaatan rekomendasi kebijakan di bidang transportasi laut, sungai, danau, dan penyeberangan pada t-2 3) IKK 3 : Tingkat kemanfaatan rekomendasi kebijakan isu strategis di bidang transportasi laut, sungai, danau, dan penyeberangan 4) IKK 4 : Tingkat kemanfaatan rekomendasi kebijakan isu strategis di

bidang transportasi laut, sungai, danau, dan penyeberangan 5) IKK 5 : Tingkat kemanfaatan rekomendasi hasil kajian evaluasi

implementasi program, regulasi, kelembagaan, pendanaan, dan dukungan kebijakan/ standarisasi Iptek dan Sumber Daya Manusianya di bidang transportasi laut, sungai, danau, dan penyeberangan

6) IKK 6 : Tingkat kemanfaatan rekomendasi hasil kajian evaluasi implementasi program, regulasi, kelembagaan, pendanaan, dan dukungan kebijakan/ standarisasi Iptek dan Sumber Daya Manusianya di bidang transportasi laut, sungai, danau, dan penyeberangan pada t-2

b. Sasaran Kegiatan Kedua (SK.2) yang akan dicapai adalah meningkatnya kualitas penyelenggaraan penunjang teknis riset dan rekomendasi kebijakan transportasi LSDP, dengan Indikator Kinerja Kegiatan (IKK) sebagai berikut:

1) IKK 7 : Indeks penyelenggaraan penunjang teknis riset dan rekomendasi kebijakan transportasi LSDP.

2) IKK.8 : Tingkat Maturitas SPIP

2.2 Rencana Kinerja Tahunan Tahun 2021

Rencana Kinerja Tahunan (RKT) merupakan tolak ukur yang digunakan dalam menilai keberhasilan dan/atau kegagalan penyelenggaraan pemerintahan untuk periode satu tahun kedepan. Dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan yang sejalan dengan tujuan dan sasaran Perhubungan Tahun 2020 – 2024, maka setiap tahun disusun program dan kegiatan pembangunan Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan

23 | P a g e

Penyeberangan. Program Dukungan Manajemen diklasifikasikan menjadi 7 (tujuh) KRO dan 13 (tiga belas) RO yaitu sebagai berikut.

Tabel 2 KRO dan RO Program Dukungan Manajemen

Nama Kegiatan Nama KRO RO

Pengelolaan Organisasi dan SDM Riset Kebijaka

Layanan Organisasi dan Tata Kelola Internal

Layanan administrasi dan pengembangan SDM

Kebijakan Bidang Tata Kelola Pemerintahan

Kebijakan Tata Kelola Internal Perencanaan, Keuangan, BMN dan

Umum Riset Kebijaka

Layanan Perkantoran Administrasi Perkantoran Kesekretariatran Administrasi Perkantoran

TransportasiAntarmoda

Administrasi Perkantoran Transportasi Jalan dan Perkeretaapian

Administrasi Perkantoran Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan Administrasi Perkantoran Transportasi Udara

Layanan Perencanaan dan Penganggaran Internal

Layanan Administrasi Rencana, Program dan Evaluasi Riset Kebijakan

Layanan Administrasi Keuangan dan Barang Milik Negara, Perlengkapan dan Kerumahtanggaan Riset Kebijakan Layanan Sarana Internal Administrasi Layanan Internal Pengelolaan Kemitraan dan Kerjasama

Riset Kebijakan

Kerjasama Kerjasama Penelitian dan Kajian Isu – isu Strategis

Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Riset Kebijakan

Layanan Data dan Informasi Layanan Pengelolaan Data dan Informasi Layanan Publikasi, Kepustakaan dan Kehumasan

Sumber : RKT Puslitbang Transportasi LSDP, 2021

Setiap kegiatan yang diuraikan dalam KRO dan RO memiliki korelasi dengan sasaran program Badan Litbang Perhubungan Tahun 2020-2024. Sasaran program pertama yaitu optimalnya kemanfaatan rumusan rekomendasi kebijakan di bidang perhubungan dan sasaran program kedua yaitu meningkatnya kualitas tata kelola Balitbanghub dalam penyelenggaraan penunjang teknis riset dan rekomendasi kebijakan transportasi diuraikan menjadi kegiatan yang terklasifikasi dalam KRO Kebijakan Bidang Sarana dan Prasarana. Adapun sasaran program ketiga meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan yang baik diuraikan kedalam program dukungan manajemen.

Rincian korelasi antara sasaran proram dan restrukturisasi program Badan Litbang Perhubungan Tahun 2020-2024 adalah sebagai berikut.

Tabel 3 Korelasi Sasaran Program Pertama dengan Restrukturisasi Program

Sasaran Program Program Kegiatan KRO RO

Optimalnya

Kajian Keselamatan dan Keamanan Kajian Konektivitas dan Aksesabilitas Kajian Pengembangan Transportasi di Kawassan Terluar, Terdepan, Tertinggal dan Perbatasan (3TP)

Kajian Pengembangan Sistem Transportasi Pendukung Logistik

Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia Transportasi

Kajian Kebijakan Isu Strategis Bidang Transportasi

Kajian Sistem Transportasi Ibukota Negara

Sumber : RKT Puslitbang Transportasi LSDP, 2021

24 | P a g e Tabel 4 Korelasi Sasaran Program Pertama dengan Restrukturisasi Program (2)

Sasaran Program Program Kegiatan KRO RO

Meningkatnya

Layanan Penunjang Teknis Riset Kebijakan Transportasi Antarmoda Layanan Penunjang Teknis Riset Kebijakan Transportasi Jalan dan Perkeretaapian

Layanan Penunjang Teknis Riset Kebijakan Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan

Layanan Penunjang Teknis Riset Kebijakan Transportasi Udara

Sumber : RKT Puslitbang Transportasi LSDP, 2021

Tabel 5 Korelasi Sasaran Program Ketiga dengan Restrukturisasi Program (3)

Sasaran Program Program Kegiatan KRO RO

Meningkatnya

Layanan Administrasi dan Pengembangan SDM

Kebijakan Bidang Tata Kelola Pemerintah

Kebijakan Tata Kelola Internal

Perencanaan, Transportasi Jalan dan Perkeretaapian

Administrasi Perkantoran Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan

Layanan Administrasi Rencana, Program dan Evaluasi Riset Kebijakan

Layanan Administrasi Keuangan dan Barang Milik Negara, Perlengkapan dan Kerumahtanggaan Riset Kebijakan Administrasi Serana Internal Layanan Sarana

Internal

Administrasi Layanan Internal Kerjasama Kerjasama Penelitian dan Kajian Isu –

isu Strategis Layanan Data dan

Informasi

Layanan Pengelolaan Data dan Informasi

Layanan Publikasi, Kepustakaan dan Kehumasan

Sumber : RKT Puslitbang Transportasi LSDP, 2021

Anggaran Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan untuk tahun 2021 pada awal anggaran sebesar Rp.37.597.108.000,- (tiga puluh tujuh miliar lima ratus Sembilan puluh tujuh juta seratus delapan ribu rupiah). Setelah adanya refocusing ke tiga maka

25 | P a g e

anggaran menjadi Rp. 26.190.807.000,- (dua puluh enam miliar seratus sembilan puluh juta delapan ratus tujuh ribu rupiah). Hal tersebut berdampak kepada berkurangnya jumlah output studi kajian perorangan yang semula direncanakan sebanyak 20 kajian menjadi 14 kajian, dengan rincian studi swakelola sebagai berikut.

Tabel 6 Rencana Kinerja Tahunan 2021

Kode Kegiatan/Subkegiatan/Jenis Belanja/Rincian Belanja 022.11.KB Program Riset dan Inovasi Pengetahuan dan Teknologi

1970 Riset dan Rekomendasi Kebijakan Transportasi 1970.PBF Kebijakan Bidang Sarana dan Prasarana

1970.PBF.051 Kajian Keselamatan dan Keamanan Transportasi

103 Kajian Keselamatan dan Keamanan Transportasi Laut Sungai Danau Dan Penyeberangan

A Studi Potensi dan Optimalisasi VTS dan TSS Terintegrasi di Perairan Indonesia

1970.PBF.052 Kajian Konektivitas dan Aksesibilitas

103 Kajian Konektivitas dan Aksesibilitas Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan

A Studi Realokasi Kapal Penyeberangan Milik Gapasdap Ke Wilayah Lintasan Penyeberangan Indonesia Bagian Timur 1970.PBF.053 Kajian Kinerja Pelayanan Transportasi

103 Kajian Kinerja Pelayanan Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan

A Studi Skema Keterlibatan Pemerintah Daerah Dalam Sektor Transportasi Laut Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK)

B Studi Kesiapan Perusahaan Pelayaran dan Perusahaan Keagenan Kapal di Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0.

1970.PBF.055 Kajian Sistem Transportasi Ibukota Negara

103 Studi Sistem Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan Ibu Kota Negara

A Studi Potensi Pengoperasian Dan Desain Floating Wharf Barge Sebagai Infrastruktur Penunjang Ibu Kota Negara

1970.PBF.056 Kajian Pengembangan Transportasi di Kawasan Terluar, Terdepan, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP)

103 Studi Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan di Kawasan Terluar, Terdepan, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP)

A Studi Potensi Pengoperasian Floating Storage Barge Sebagai Infrastruktur Penunjang Wilayah Terluar, Terdepan, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP)

B Studi Evaluasi Pelayaran Perintis (Kebijakan dan Model Pengelolaan)

1970.PBF.057 Kajian Pengembangan Sistem Transportasi Pendukung Logistik

103 Kajian Pengembangan Sistem Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan Pendukung Logistik

A Studi Evaluasi dan Optimasi Rute Tol Laut (Kebijakan dan Model Pengelolaan)

26 | P a g e Kode Kegiatan/Subkegiatan/Jenis Belanja/Rincian Belanja

1970.PBF.058 Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia Transportasi 103 Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia Transportasi

Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

A Studi Penyiapan SDM Kapal Untuk Menyongsong Teknologi Industri 4.0

B Studi Optimalisasi Kinerja Galangan Kapal di Indonesia 1970.PBF.059 Kajian Kebijakan Isu Strategis Bidang Transportasi

103 Analisis Kebijakan Strategis Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

A Analisis Kebijakan Bidang Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Sumber : RKT Puslitbang Transportasi LSDP, 2021

Sehingga program kerja dan kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan selama tahun 2021 sebanyak 24 kegiatan penelitian, yang terdiri dari 10 studi swakelola dan 14 kajian perorangan.

Berdasarkan PM No. 67 Tahun 2021, selain melaksanakan kegiatan penelitian, fungsi Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan juga melaksanakan kegiatan kerja sama untuk peningkatan kualitas penelitian, evaluasi kemafaatan, pelaksanaan kegiatan ilmiah (focus group discussion) sebagai sarana pembinaan SDM, penerbitan Jurnal Transportasi Laut sebagai publikasi ilmiah hasil-hasil penelitian transportasi laut, sungai, danau, dan penyeberangan, serta bimbingan teknis guna meningkatkan wawasan sumber daya manusia (SDM) Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan dalam melaksanakan kegiatan penelitian.

2.3 Perjanjian Kinerja Tahun 2021

Perjanjian Kinerja merupakan pengesahan dari Rencana Kerja Tahunan (Annual Performance Plan) sebagai penjabaran rencana strategis yang memuat seluruh target kinerja yang hendak dicapai dalam satu tahun dengan sejumlah Indikator Kinerja Kunci (Key Performance Indicators) yang relevan. Penetapan kinerja ini merupakan tolok ukur yang digunakan dalam menilai keberhasilan atau kegagalan penyelenggaraan pemerintahan untuk periode satu tahun kedepan.

Penetapan kinerja merupakan syarat dalam penyusunan SAKIP yang akan digunakan oleh para pejabat dalam mengelola dan meningkatkan kinerja organisasinya. Rencana Kinerja Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan merupakan butir-butir kesepakatan kinerja atau persetujuan kinerja (performance agreement) ataupun Service Agreement dan merupakan dokumen

27 | P a g e

”Kontrak” antara pimpinan unit organisasi (Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan) dengan pimpinan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan.

Pada triwulan I Tahun 2021, Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan melakukan satu kali reviu dokumen Perjanjian Kinerja dikarenakan adanya perubahan anggaran. Pada Triwulan III Tahun 2021, Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan kembali melakukan revisi dokumen Perjanjian Kinerja dikarenakan adanya perubahan anggaran. Kegiatan refocusing ke tiga kali ini berdampak kepada pengurangan jumlah output kajian swakelola dan kajian perorangan. Semula jumlah kajian yang diperjanjikan sebanyak 25 kegiatan penelitian dengan rincian, 11 studi swakelola dan 14 kajian perorangan berubah menjadi 10 studi swakelola dan 14 kajian perorangan.

Berdasarkan dokumen Rencana Strategis Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan Tahun 2020-2024 dan dokumen Perjanjian Kinerja Revisi I Tahun 2021, Indikator Kinerja Kegiatan Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan dapat dilihat pada Tabel 1.2.

Capaian indikator kinerja di Lingkungan Badan Litbang Perhubungan dibagi menjadi dua yaitu initial outcome dan intermediate outcome. Indikator initial outcome digunakan untuk mengidentifikasi output awal kemanfaatan hasil penelitian yang dilaksanakan di tahun berjalan. Penghitungan initial outcome didasarkan atas capaian penyusunan dan penyampaian policy brief kepada stakeholder. Sedangkan intermediate outcome digunakan untuk mengetahui capaian kemanfaatan hasil penelitian yang didasari atas banyaknya jumlah kajian yang ditindaklanjuti, umumnya intermediate outcome digunakan untuk mengukur kinerja dalam jangka panjang.

Pengertian dan cara penghitungan masing-masing indikator kinerja dituangkan di dalam dokumen Manual Indikator Kinerja Program dan Indikator Kinerja Kegiatan Badan Litbang Perhubungan.

28

Rekomendasi Kebijakan di Bidang Transportasi LSDP

%

Prosentase Rekomendasi Kebijakan di Bidang Transportasi LSDP yang diterima oleh Menteri, Sub Sektor Perhubungan, dan stakeholders

75 75 80 85 90

IKK 2

Intermediate

Tingkat kemanfaatan rekomendasi kebijakan di bidang transportasi LSDP pada (t-2)

%

Prosentase rekomendasi kebijakan bidang transportasi LSDP pada (t-2) yang diterima dan dimanfaatkan oleh Menteri

Perhubungan, Sub Sektor Perhubungan, dan stakeholders

35 36 37 38 39

IKK 3

Initial

Tingkat kemanfaatan rekomendasi kebijakan isu strategis di bidang transportasi LSDP

%

Prosentase rekomendasi kebijakan isu strategis di bidang transportasi LSDP yang diterima oleh Menteri, sub sektor

Perhubungan, dan stakeholders

75 75 80 85 90

IKK 4

Intermediate

Tingkat Kemanfaatan Rekomendasi Kebijakan Isu Strategis di Bidang Transportasi LSDP

%

Prosentase rekomendasi kebijakan isu strategis di bidang transportasi LSDP yang dimanfaatkan oleh Menteri Perhubungan, Sub Sektor Perhubungan, dan stakeholders

30 30 30 32 32

IKK 5

Initial

Tingkat kemanfaatan rekomendasi hasil kajian evaluasi implementasi program, regulasi, kelembagaan, pendanaan&dukungan kebijakan/

standarisasi IPTEK dan Sumber Daya Manusianya bidang transportasi LSDP

%

Persentase rekomendasi hasil kajian evaluasi implementasi program, regulasi, kelembagaan, pendanaan, dan dukungan kebijakan/ standarisasi IPTEK dan Sumber Daya Manusianya Bidang transportasi LSDP yang diterima oleh Menteri

Perhubungan dan Sub Sektor Perhubungan

75 75 80 85 90

29 | P a g e SASARAN

KEGIATAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN SATUAN META INDIKATOR TARGET

2020 2021 2022 2023 2024

IKK 6

Intermediate

Tingkat kemanfaatan rekomendasi hasil kajian evaluasi implementasi program, regulasi, kelembagaan, pendanaan, dan dukungan

kebijakan/ standarisasi IPTEK dan Sumber Daya Manusianya bidang transportasi LSDP pada t-2

%

Persentase rekomendasi hasil kajian evaluasi implementasi program, regulasi, kelembagaan, pendanaan, dan dukungan kebijakan/ standarisasi IPTEK dan Sumber Daya Manusianya Bidang transportasi LSDP yang dimanfaatkan oleh Menteri Perhubungan dan Sub Sektor Perhubungan pada t-2

30 31 32 33 34

SK 2

Meningkatnya Kualitas Penyelengga-raan

Penunjang Teknis Riset dan

Rekomendasi Kebijakan Transportasi LSDP

IKK 7

Persentase Penyelenggaraan Penunjang Teknis Riset dan Rekomendasi Kebijakan Transportasi

%

Persentase penyelenggaraan penunjang teknis riset dan rekomendasi kebijakan transportasi LSDP yang dilaksanakan sesuai dengan rencana

80 80 85 85 90

IKK

8 Tingkat Maturitas SPIP Indeks Penilaian BPKP 3 3 3 3 3

Sumber: Dokumen Rencana Strategis Puslitbang Transportasi laut, SDP Tahun 2020-2024

30 3.1. Tahapan Pengukuran Kinerja

Akuntabilitas kinerja merupakan pencapaian kinerja suatu organisasi melalui upaya-upaya strategis dan operasional yang dilakukan untuk mencapai sasaran dan tujuan tertentu dalam rangka pemenuhan visi dan misinya. Akuntabilitas kinerja merupakan tolok ukur keberhasilan atau sebaliknya menjadi kegagalan suatu organisasi. Penilaian akuntabilitas kinerja Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan dilakukan melalui pengukuran terhadap capaian kinerja setiap kegiatan yang mendukung pemenuhan sasaran tertentu dengan cara membandingkan realisasi yang dicapai dengan rencana yang telah ditetapkan dalam Perjanjian Kinerja yang telah direvisi.

Pengukuran kinerja dilakukan dalam rangka menghasilkan informasi kinerja mengenai pelaksanaan kegiatan dan pencapaian keluaran. Pengukuran Kinerja diawali dengan identifikasi capaian kinerja berdasarkan indikator kinerja yang terbaru dari Perjanjian Kinerja Revisi Ketiga yang diukur tiap bulan, triwulan maupun tahunan.

Tahapan pengukuran kinerja saat ini dilakukan menggunakan sistem aplikasi berbasis web, yakni e-performance dengan alamat http://eperformance.dephub.go.id. Aplikasi ini disediakan oleh Kementerian Perhubungan sebagai bentuk monitoring kinerja yang dapat dimanfaatkan oleh setiap unit kerja Eselon I, II, III mandiri di lingkungan Kementerian Perhubungan. Pemanfaatan aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah proses evaluasi capaian target kinerja secara periodik setiap bulannya.

Sebagai upaya peningkatan kinerja evaluasi dan monitoring capaian target realisasi, Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan menyusun Rencana Aksi terhadap Perjanjian Kinerja yang telah ditetapkan perbulan. Laporan Rencana Aksi Kinerja disusun dalam bentuk kertas kerja yang berisikan format tabel target dan realisasi kinerja yang dilengkapi dengan evaluasi dan rencana tindak lanjut yang disusun setiap bulannya. Disamping itu, disusun juga laporan evaluasi terhadap program kegiatan yang diukur setiap triwulan sebagai bentuk monitoring kinerja target dan realisasi anggaran.

Monitoring capaian kinerja output kegiatan dan anggaran dalam hal ini juga dilakukan oleh Kementerian Keuangan melalui aplikasi Sistem Monitoring dan Evaluasi Kinerja Terpadu (SMART) dengan alamat http://monev.anggaran.kemenkeu.go.id dan Badan Perencanaan Pembangunan

31 | P a g e

Nasional (Bappenas) dengan aplikasi e-Monev PP 39 dengan alamat http://emonev.bappenas.go.id.

3.2. Pengukuran dan Analisis Capaian Kinerja Tahun 2021

Capaian kinerja Badan Litbang Perhubungan dilihat berdasarkan pencapaian sasaran strategis yang diukur dengan menggunakan indikator masing-masing sasaran sebagaimana telah ditetapkan dalam dokumen Rencana Strategis Badan Litbang Perhubungan Tahun 2020-2024 dan dokumen Perjanjian Kinerja Tahun 2021 Pengukuran tingkat capaian kinerja Badan Litbang Perhubungan Tahun 2021 dilakukan dengan cara membandingkan antara target rencana dan realisasi indikator kinerja utama pada masing-masing perspektif.

Pengukuran capaian kinerja untuk tiap-tiap Indikator Kinerja Kegiatan dituangkan didalam dokumen manual IKK untuk panduan menghitung capaian kinerja, yang mencakup tentang pengertian, kriteria dan formula. Berikut disampaikan target Indikator Kinerja Kegiatan Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan Tahun 2021.

Tabel 8 Indikator Kinerja Kegiatan (IKK)

INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK) SATUAN TARGET

IKK 1

Initial Outcome

Tingkat Kemanfaatan Rekomendasi Kebijakan di Bidang Transportasi LSDP

% 75

IKK 2

Intermediate Outcome

Tingkat Kemanfaatan Rekomendasi Kebijakan di Bidang Transportasi LSDP pada (t-2)

% 36

IKK 3

Initial Outcome

Tingkat Kemanfaatan Rekomendasi Kebijakan Isu Strategis di Bidang Transportasi LSDP

% 75

IKK 4

Intermediate Outcome

Tingkat Kemanfaatan Rekomendasi Kebijakan Isu Strategis di Bidang Transportasi LSDP

% 30

IKK 5

Initial Outcome

Tingkat kemanfaatan rekomendasi hasil kajian evaluasi implementasi program, regulasi,

kelembagaan, pendanaan, dan dukungan kebijakan/

standarisasi IPTEK dan Sumber Daya Manusianya bidang transportasi LSDP

% 75

IKK 6

Intermediate Outcome

Tingkat kemanfaatan rekomendasi hasil kajian evaluasi implementasi program, regulasi,

kelembagaan, pendanaan, dan dukungan kebijakan/

standarisasi IPTEK dan Sumber Daya Manusianya bidang transportasi LSDP pada t-2

% 31

32 | P a g e INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK) SATUAN TARGET

IKK 7

Persentase Penyelenggaraan Penunjang Teknis Riset dan Rekomendasi Kebijakan Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan

% 80

IKK 8 Tingkat Maturitas SPIP Indeks 3

Sumber : Rencana Strategis Puslitbang Transportasi LSDP, 2021

3.2.1 Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2021 Terhadap Target PK Tahun 2021

Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan telah rampung menyelesaikan kinerja pada Tahun 2021 ini.

Secara umum, kinerja Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan terdiri dari kegiatan penelitian dan penunjang penelitian. Berikut disampaikan capaian kinerja Tahun 2021 dalam tabel berikut.

Tabel 9 Capaian Kinerja Tahun 2021 dibandingkan Target PK Tahun 2021 INDIKATOR KINERJA

KEGIATAN (IKK) SATUAN TARGET PK Rekomendasi Kebijakan di Bidang Transportasi LSDP Rekomendasi Kebijakan di Bidang Transportasi LSDP pada (t-2) Isu Strategis di Bidang Transportasi LSDP Isu Strategis di Bidang Transportasi LSDP rekomendasi hasil kajian evaluasi implementasi program, regulasi, kelembagaan, pendanaan, dan dukungan kebijakan/

standarisasi IPTEK dan Sumber Daya Manusianya bidang transportasi LSDP

% 75 100 133.3

33 | P a g e INDIKATOR KINERJA

KEGIATAN (IKK) SATUAN TARGET PK

REALISASI TAHUN

2021

CAPAIAN KINERJA

(%)

IKK 6

Intermediate Outcome Tingkat kemanfaatan rekomendasi hasil kajian evaluasi implementasi program, regulasi, kelem-bagaan, pendanaan, dan dukungan kebijakan/ stan-darisasi IPTEK &Sumber Daya Manusianya bidang transportasi LSDP pada t-2

% 31 33.3 108

IKK 7

Persentase Penyeleng-garaan Penunjang Teknis Riset dan Rekomendasi Kebijakan Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan

% 80 100 125

IKK 8

Tingkat Maturitas SPIP

Level 3 3 100

Rata-rata Capaian Kinerja (%) 119.5

Sumber : Puslitbang LSDP, Diolah, 2021

Pada akhir Triwulan IV, target kinerja PK Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau dan Penyeberangan dapat dipenuhi, bahkan hampir seluruh capaian Indikator Kinerja Kegiatan dapat mencapai 100% sehingga rata-rata capaian kinerja sebesar 119.5%

Secara rinci, target dan realisasi dari output per IKK disampaikan sebagai berikut.

3.2.2 Analisis Capaian Kinerja “Tingkat Kemanfaatan Rekomendasi Kebijakan di Bidang Transportasi LSDP”

IKK 1 dan 2 merupakan capaian penelitian kebijakan yang dilaksanakan pada Tahun 2021 (initial) dan 2019 (intermediate). Capaian IKK 1 pada Tahun 2021 sebesar 100% dan 36%. Capaian dan target IKK 1 pada Triwulan I sampai

IKK 1 dan 2 merupakan capaian penelitian kebijakan yang dilaksanakan pada Tahun 2021 (initial) dan 2019 (intermediate). Capaian IKK 1 pada Tahun 2021 sebesar 100% dan 36%. Capaian dan target IKK 1 pada Triwulan I sampai

Dokumen terkait