• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN .............................. 44-59

2. Analisis Inferensial

a. Uji Asumsi Dasar (Uji Prasyarat) 1) Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui normal tidaknya data hasil tes pemahaman konsep fisika peserta didik baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Uji normalitas yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji Kolmogorof-Smirnov pada taraf signifikan 0,05. Adapun hasil analisis uji normalitas pada

penelitian ini, adalah:

a) Uji normalitas pada kelas eksperimen

Hasil analisis uji normalitas untuk data pemahaman konsep peserta didik pada kelas eksperimen dapat ditunjukkan pada tabel berikut:

0 2 4 6 8 10 ≤ 37,50 37,75-62,5 62,75-87,5 87,75-100 kurang cukup tinggi sangat tinggi F re k u en si Rentang Nilai

Kategorisasi Pemahaman Konsep Fisika Peseta Didik Kelas Kontrol

Tabel 4.7 Hasil Uji Normalitas Tes Pemahaman Konsep Fisika pada Kelas Eksperimen

Kolmogorov-Smirnova

Statistic Df Significance

Nilai ,213 15 ,066

Berdasarkan tabel 4.7 diperoleh nilai signifikan pada kolom Kolmogorov-Smirnov sebesar 0,066. Nilai signifikan tersebut lebih besar dari 0,05 (sig>0,05)

sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai hasil tes pemahaman konsep fisika peserta didik pada kelas eksperimen terdistribusi normal. Adapun sebaran hasil tes pemahaman konsep fisika pada kelas eksperimen dapat dilihat pada gambar 4.3.

Gambar 4.3 Grafik Distribusi Normal Hasil Tes Pemahaman Konsep Fisika Kelas Eksperimen

Berdasarkan gambar 4.3 yaitu sebuah grafik distribusi normal hasil tes pemahaman konsep fisika pada kelas eksperimen menunjukkan bebarapa titik-titik dan garis linear, titik tersebut merupakan titik yang mewakili data, semakin banyak titik yang ada pada grafik maka semakin bervariasi pula data yang diperoleh dari hasil tes pemahaman konsep fisika peserta didik pada kelas eksperimen, sedangkan garis tersebut menggambarkan garis kurva normal. Data dikatakan terdistribusi normal

apabila titik tersebut sejajar dengan garis kurva normal atau jarak antara titik-titik tersebut dengan garis kurva normal saling berdekatan. Hal ini berarti semakin jauh titik-titik tersebut dari garis kurva normal maka data tersebut dikatakan tidak terdistribusi normal. Pada grafik yang terdapat pada gambar 4.3 terlihat bahwa titik-titik berada berdekatan dengan garis kurva normal sehingga data hasil tes pemahaman konsep fisika peserta didik pada kelas eksperimen dapat dikatakan terdistribusi normal. Hasil selengkapnya dapat dilihat pada lampiran D halaman 77-78.

b) Uji normalitas pada kelas kontrol

Hasil analisis uji normalitas untuk data pemahaman konsep peserta didik pada kelas eksperimen dapat ditunjukkan pada tabel berikut:

Tabel 4.8 Hasil Uji Normalitas Tes Pemahaman Konsep Fisika pada Kelas Kontrol Kolmogorov-Smirnova

Statistic Df Significance

Frequency ,170 15 ,200*

Berdasarkan tabel 4.8 diperoleh nilai signifikan pada kolom Kolmogorov-Smirnov sebesar 0,200. Nilai signifikan tersebut lebih besar dari 0,05 (sig>0,05)

sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai hasil tes pemahaman konsep fisika peserta didik pada kelas kontrol terdistribusi normal. Adapun sebaran hasil tes pemahaman konsep fisika pada kelas kontrol dapat dilihat pada gambar 4.4.

Gambar 4.4 Grafik Distribusi Normal Hasil Tes Pemahaman Konsep Fisika Kelas Kontrol

Berdasarkan gambar 4.4 yaitu sebuah grafik distribusi normal hasil tes pemahaman konsep fisika pada kelas kontrol menunjukkan bebarapa titik-titik dan garis linear, titik tersebut merupakan titik yang mewakili data, semakin banyak titik yang ada pada grafik maka semakin bervariasi pula data yang diperoleh dari hasil tes pemahaman konsep fisika peserta didik pada kelas kontrol, sedangkan garis tersebut menggambarkan garis kurva normal. Data dikatakan terdistribusi normal apabila titik-titik tersebut sejajar dengan garis kurva normal atau jarak antara titik-titik-titik-titik tersebut dengan garis kurva normal saling berdekatan. Hal ini berarti semakin jauh titik-titik tersebut dari garis kurva normal maka data tersebut dikatakan tidak terdistribusi normal. Pada grafik yang terdapat pada gambar 4.4 terlihat bahwa titik-titik berada berdekatan dengan garis kurva normal sehingga data hasil tes pemahaman konsep fisika peserta didik pada kelas kontrol dapat dikatakan terdistribusi normal. Hasil selengkapnya dapat dilihat pada lampiran D halaman 78-79.

2) Uji Homogenitas

Uji homogenitas dilakukan untuk mengetahui penyebaran sampel pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji homogenitas yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji Analisis Varian karena jumlah sampel yang digunakan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sama dengan taraf signifikan 0,05. Hasil analisis uji homogenitas untuk data pemahaman konsep peserta didik ditunjukkan pada tabel berikut:

Tabel 4.9 Hasil Uji Homogenitas data penelitian Levene Statistic df1 df2 Significance

1,988 1 28 ,170

Suatu data dikatakan homogen apabila nilai signifikannya lebih besar dari 0,05. Berdasarkan tabel 4.9 dapat dilihat bahwa nilai signifikan pada uji homogenitas dengan menggunakan program SPSS yaitu 0,170 sehingga data tersebut dapat dikatakan homogen karena 0,170 lebih besar dari 0,05. Hasil selengkapnya dapat dilihat pada lampiran D halaman 82.

d. Uji Hipotesis Penelitian

Setelah dilakukan uji prasyarat maka jika data terbukti normal dan homogen maka analisis dilanjutkan dengan pengujian hipotesis. Pengujian hipotesis bertujuan untuk membuktikan kebenaran atau menjawab hipotesis yang dipaparkan pada penelitian ini. Uji hipotesis yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji T-2 sampel independent karena sampel yang digunakan tidak saling berhubungan artinya sampel

yang digunakan pada kelas eksperimen berbeda dengan sampel yang digunakan pada kelas kontrol. Hasil pengujian hipotesis pada penelitian ini dapat ditunjukkan pada tabel 4.10.

Tabel 4.10 Hasil Uji Hipotesis Penelitian

Parameter

Levene’s Test for Equality of

Variances

t-test for Equality of Means

F Significance t Df

Sig(2-tailed) Frequency Equal

variances ... 1,988 ,170 5,269 28 ,000 Berdasarkan tabel 4.10 dapat dilihat bahwa pada kolom Levene’s Test for Equality of Variances diperoleh nilai F sebesar 1,988 dengan signifikan 0,170 yang

menunjukkan bahwa data hasil penelitian tersebut homegen. Sedangkan untuk uji hipotesis dapat dilihat pada kolom t-test for Equality of Means diperoleh nilai t sebesar 5,269 dengan signifikan 0,000. Suatu penelitian dikatakan memiliki hipotesis yang terbukti apabila nilai signifikannya lebih kecil dari 0,05, dimana H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga hipotesis pada penelitian ini dapat dikatakan terbukti karena 0,000 lebih kecil dari 0,05. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dan peserta didik yang tidak diajar dengan model pembelajaran Kumon pada kelas XI IPA MAN SIDRAP. Hasil selengkapnya dapat dilihat pada lampiran D halaman 84-86.

Dokumen terkait