METODOLOGI PENELITIAN
J. Teknik Analisis Data dan Pengujian Hipotesis
2. Analisis Inferensial
e. Distribusi Frekuensi
Distribusi Frekuensi merupakan proses pengumpulan suatu data yang terbagi keberbagai kelas tersusun dan bertingkat dari yang terkecil sampai yang terbesar.20 Yaitu dengan model statistik popular simpel atau sederhana dengan tujuan mempermudah dalam memperoleh paparan akam keadaan penelitian. Tabel frekuensi merupaka tabel sajian statistik dimana setiap frekuensi di bagi kedalam kelompok-kelompok kelas atau disebut dengan kelas interval.21
2. Analisis Inferensial
Analisis ini juga sering dikenal demgan analisis peluang probability adalah suatu metode analisa berkaitan dengan analisis data pada sample dijadikan pengeneralisasian ( pengambilan keputusan secara umum) pada populasi. Analisi nferensial dilakuakan berdasrakan pada peluang (probabilty) dan sample yang dipilih secar acak (rondom).22
Berdasrkan pendapat Sugiyono23untuk melakukan uji hipotesis analisis inferensial dengan statistik parametrik diperlukan agar semua anggapan/ asumsi terpenuhi terlebih dahulu sebagai persyaratan analisis. asumsi pertama adalah bahawa semua data yang akan dianalisi telah berdistribusi normal, maka perlu dilakukan uji normalitas distribusi. Asumsi kedua adalah semua data yang di uji harus homogen, mkaa harus melakuakan pengujian kenormalan. Asumsi ketiga persamaan regresi antara variabel yang
19 Bambang Prasetyo dan Lina Miftahul Jannah, Metode Penelitian Kuantitatif Teori dan Aplikasi, ....,hal. 189.
20 Riduwan, Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian, Bandung: Alfabeta, Cetakan ll, 2003, hal. 66
21 Dedy Kuswanto, Statistik Untuk Pemula dan orang Awam, Jakarta Timur:
Laskar Askara,2012 hal. 122
22 Muhammad Nisfiannoor, Pendektan Statistik Modern untuk Ilmu Sosial, Jakarat: Salemba Humatika, 2009, hal.4
23 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D, ..., hal.210.
dikorelasikan harus linier dan berarti harus dilakukan uji linieritas regresi.
a. Uji Persyaratan Analisis
Uji ini terbagi menjadi dua model pertama uji normalitas distribusi galat taksiran data tiap variable (menggunakan SPSS dan Uji Lilliefors), kedua uji homogentias varians kelompok (menggunakan linearitas Persamaan regresi SPSS).
b. Teknik Pengujian Hipotesis
Sebagai cara untuk mengetahui apakah hipotesis yang telah dibuat tersebut diterima atau tidak, maka perlu melakuakan pengujian terhadapnya dengan teknik pengujian seprti dibawah ini:
1) Uji T adalah salah satu bentuk pengujian hipotesis yang bisa digunakan dalam regresi linier sederhana maupun berganda dengan tujuan sebgai dasar pengambilan kesimpulan terhadap pengaruh yang diberikan variabel bebas secara persial. Untuk mengetahuinya dapat dilihat melalui dua kaidah dasar, khususnya pada regresi linier berganda. pertama dengan membandingkan nilai signifikansi keduanya. Apabila P Sig ˂ dari Probability 5% (0,05) maka variabel bebas (X) kepada variabel terikat (Y) atau dalam bahasa statistik H0 diterima Hl ditolak. Kedua dengan cara membandingkan hasil nilai T dengan T tabel. Apabila didapati bahwa T hitung ˃ tabel T, maka variabel bebas (X) memberikan pengaruh terhadap varibael terkait (Y) dalam bahasa statistik dinyatakan dengan H0 diolak Hl diterima, begitu juga sebaliknya, jika T hitung ˂ T tabel maka dapat dikatakan bahwa tidak dapat pengaruh yang diberikan variabel X kepada Varibel Y dalam bahasa statistik H0 diterima Hl ditolak. Adapaun rurmus untuk menentukan T tabel adala T tabel = ( a/2 : n-k-l) jadi untuk penelitian ini bisa ditentukan seperti dibawah ini:
T tabel = (0,05/2: 100-3-1) T tabel = (0,025: 96)
T tabel = 1,985 ( lihat acuan pada tabel T)
2) Uji F dasarnya apakah semua variabel independen atau bebas yang dimaksud dalam model mempunyai pengaruh secara bersama-sama (simultan) terhadap variabel dependen atau
terikat.24 Langkah pertama yang harus diketahui dalam uji F adalah mengetahui nilai F tabel perlu ditentukan sebelumnya derjat kebebasan (df2) atau N2 dalam F tabel rumus menetukan df2 dan F tabel adalah:
Df1=k-1 Df2=n-k Keterangan
N: banyaknya sample K: banyaknya variabel Maka dapat dihasilkan Df1=3-1 df2= 100-3 2 97
Berdasrkan hasil diatas, dapat diketahui nilai F tabel (2:97) sama dengan 3.090 (lihat F tabel ) dasar pengambilan keputusan untuk Uji F( simultan) dalam analisis regresi, adalah sebagai berikut:
a) Dengan membandingkan nilai signifikan (sig) Yitu jika nilai Sig <probabilitas 0,05 (5%) berarti terdapat pengaruh signifikan variabel X terhadap Y atau dalam kaidah statistik dinyatakan dengan H0 ditolak Hl
diterima sebaliknya apabila nilai Sig > Probabilitas 0,05 (5%) berarti tidak dapat pengaruh variabel X terhadap Y atau dalam kaidah dinyatakan dengan H0
diterima Hl ditolak
b) Dengan membandingkan nilai F hitung dengan F pada tabel, yaitu apabila F hitung > F pada tabel, berarti terdapat pengaruh variabel X terhdap pariabel Y, dalam istilah statistik dinyatakan dengan H0 ditolak Hl
diterima begitupula sebaliknya apabila F hitung < F pada tabel, berarti tidak terdapat pengaruh variabel Y atau H0 diterima Hl ditolak
3. Langkah-langkah Analisis Hasil Penelitian Menggunakan SPSS a. Analisis Data Deskriptif
Dalam melakukan analisis hasil penelitian menggunakana SPSS, peneliti melakukan tahapan penelitian sebagi berikut:
a) Analisi data deskriftif
b) Buku Uji persyaratan analisisi
24 Imam Ghozali , Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 23 (edisi 8) Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro,2016,hal. 98
1) Uji liniearitas persamaan regresi 2) Uji normalitas galat taksiran 3) Uji homogenitas varians c) Uji hipotesisi
Tahapan tahapan analisa atau uji di atas, kesemuanya menggunakan aplikasi SPSS for windows dimana langkah-langkah pengoperasiannya mengiuti berbagai sumber yang peneliti dapatkan , diantaranya pengguaan SPSS C. Trihendradi, Singgih Santoso yang bersumber dari buku-buku mereka dan Sahid Raharjo yang mengacu pada halaman webnya. Berikut langkah-langkah penggunaan SPSS sesuai tahapan penelitian.
a. Analisis data deskriptif 25
1) Mulai dengan memasukkan data pada data view kemudian ▬ analyze ▬ descriptive statistic ▬ frequencies ▬ input variabel karakter siswa dikolom variabel ▬ statistic lalu beri centang √ pada mean, median, modus, standar devition, variance, range, minimum, maksimum, ▬ continue ▬ ok 2) Pembuatan histogram▬ menentukan panjang
kelas dengan rumus P = R/k
k = 1 + 3,3 log n
R = nilai tertinggi , nilai terendah Kamudian membuat kelas interval, lalu kembali membuka program SPSS pilih transform ▬ recorde different variabel ▬ isi dengan nama variabel pada kotak input variabel / output variabel ▬ (isi dengan simbol baru seperti : nilai ▬ old and new value ▬ range (isi dengan kelas interval yang telah ditentukan) misalnya 100-110 ▬ value (isi dengan angka 1,2,3, dst)
▬ continue ▬ ok
b. Uji persyaratan analisis.26
Berikut adalah langkah menggunakan SPSS uji normalitas gala taksiran yang menjadi salah satu tahapan pada uji analisis.
25 C. Trihendradi, Step by Step SPSS 18, Yogyakarta: Andi Offeset, 2010, hal. 42
26 C. Trihendradi, Step by Step SPSS 18, Yogyakarta: Andi Offeset, 2010, hal. 42
1) Siapkan data lalu klik variabel view,
√kemudian isi dengan pada kolom decimal, kemudian tulis variabel penelitian pada kolom label (Karakter Siswa, Toleransi
Beragama, dan Pemahaman
Multikulturalisme)
2) Kemudian klik data view dan masukkan data variabel penelitian yang sudah dipersiapkan lalu muncul nilai unstandardized residual (Res_1) ▬ analyze
▬ regression ▬ linear ▬ variabel Y ke dependent variabel X ke independent ▬ save ▬ beri √ di unstandardized ▬ continue
▬ ok
3) Setelah muncul variabel baru Res_1 ▬ analyze ▬ nonparametric tes ▬ Legency dialogs ▬ 1-simple K-S ▬ masukan Res_1
▬ beri √ test distribution ▬ ok c. Uji Hipotesis Penalitian
Pengujian hipotesis dengan SPSS dilakukan untuk menguji korelasi dan regresi, adapun langkah-langkahnya sebagai berikut :
1) Ikuti langkah 1 pada uji normalitas ▬ analyze ▬ correlate ▬ bivareate ▬ input variabel ▬ pearson ▬ one tailed ▬ ok 2) Perhatokan nilai R2 (merupakan persentase
pengaruh X terhadap Y) kemudian untuk mengetahui persamaan regresinya ▬ analyze
▬ regression ▬ linear ▬ input Y dependent dan X independent ▬ ok ▬ liat output coefficientes.