• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS KELULUSAN

Dalam dokumen EVALUASI HASIL BELAJAR MATEMATIKA ARITMA (Halaman 39-54)

Batas LulusPurposif

Tabel 10. Kelulusan siswa

No Nama Siswa Nilai Kriteria Kelulusan

Batas

Lulus Keterangan

1. Adam 60 70% 56 Lulus

2. Adrian 40 70% 56 Tidak Lulus 3. Ahmad 80 70% 56 Lulus 4. Aisyah 50 70% 56 Tidak Lulus 5. Aldi 50 70% 56 Tidak Lulus 6. Anggun 50 70% 56 Tidak Lulus 7. Arifah 70 70% 56 Lulus 8. Bintang 60 70% 56 Lulus 9. Diyah 60 70% 56 Lulus 10. Devi 60 70% 56 Lulus 11. Dheny 70 70% 56 Lulus 12. Dian 80 70% 56 Lulus 13. Dicky 70 70% 56 Lulus 14. Dinar 40 70% 56 Tidak Lulus 15. Dwi Mega 70 70% 56 Lulus 16. Nuril 50 70% 56 Tidak Lulus 17. Fatihul 60 70% 56 Lulus 18. Febri 70 70% 56 Lulus 19. Firyaul 60 70% 56 Lulus 20. Fredi 80 70% 56 Lulus 21. Gangga 70 70% 56 Lulus

22. Haribaan 60 70% 56 Lulus 23. Keany 70 70% 56 Lulus 24. Khairinna 80 70% 56 Lulus 25. M. Irfandi 60 70% 56 Lulus 26. Muharromatul 30 70% 56 Tidak Lulus 27. Nazila 50 70% 56 Tidak Lulus 28. Noverian 70 70% 56 Lulus 29. Nurahmad 70 70% 56 Lulus 30. Rachmad 60 70% 56 Lulus 31. Rosellina 50 70% 56 Tidak Lulus 32. Selvia 50 70% 56 Tidak Lulus 33. Shafira 70 70% 56 Lulus 34. Shofia 60 70% 56 Lulus 35. Tri Oktaviani 30 70% 56 Tidak Lulus 36. Yasir 50 70% 56 Tidak Lulus

Analisa Laporan Hasil Belajar

Dari data yang diperoleh diketahui bahwa 24 siswa lulus dan 12 siswa tidak lulus, dengan kriteria tiap soal sebagai berikut :

1. Soal nomor 1

Tingkat kesulitan : Mudah Daya Pembeda : Sedang Validitas : Valid

Reliabilitas : Tidak Reliabel

Jumlah siswa yang menjawab benar : 32 orang

Pada soal nomor 1 ini memiliki tingkat kesukaran yaitu “mudah” dengan jumlah siswa yang dapat menjawab benar sebanyak 32 orang sehingga dapat disimpulkan bahwa soal tersebut tidak perlu direvisi.

Pada soal ini, opsi C berfungsi dengan baik karena persentasenya lebih dari 5%. Sedangkan untuk opsi A dan B tidak berfungsi dengan baik karena tidak ada yang

Tingkat kevalidannya suatu soal dapat ditentukan dengan rumus q p SD m m r t t p phi .

Jika rpbi < 0,444 maka soal tersebut dikatakan tidak valid dan jika rpbi ≥ 0,444 maka

soal tersebut dapat dikatakan valid. Pada soal ini nilai rpbi 2,53 sehingga soal dapat dikatakan valid sehingga tidak perlu direvisi.

2. Soal nomor 2

Tingkat kesulitan : Mudah Daya Pembeda : Sedang Validitas : Valid

Reliabilitas : Tidak Reliabel

Jumlah siswa yang menjawab benar : 27 orang

Pada soal nomor 2 ini memiliki tingkat kesukaran yaitu “mudah” dengan jumlah siswa yang dapat menjawab benar sebanyak 27 orang sehingga dapat disimpulkan bahwa soal tersebut tidak perlu direvisi.

Pada soal ini, opsi B dan C berfungsi dengan baik karena persentasenya lebih dari 5%. Sedangkan untuk opsi D tidak berfungsi dengan baik karena persentasenya kurang dari 5%, sehingga opsi D perlu diganti.

Pada soal ini terdapat satu abstain yang artinya terdapat 1 orang yang tidak manjawab.

Tingkat kevalidannya suatu soal dapat ditentukan dengan rumus

q p SD m m r t t p phi .

Jika rpbi < 0,444 maka soal tersebut dikatakan tidak valid dan jika rpbi ≥ 0,444 maka

soal tersebut dapat dikatakan valid. Pada soal ini nilai rpbi 1,55 sehingga soal dapat dikatakan valid sehingga tidak perlu direvisi.

3. Soal nomor 3

Tingkat kesulitan : Mudah Daya Pembeda : Jelek Validitas : Valid

Reliabilitas : Tidak Reliabel

Pada soal nomor 3 ini memiliki tingkat kesukaran yaitu “mudah” dengan jumlah siswa yang dapat menjawab benar sebanyak 31 orang sehingga dapat disimpulkan bahwa soal tersebut tidak perlu direvisi.

Pada soal ini, opsi A berfungsi dengan baik karena persentasenya lebih dari 5%. Sedangkan untuk opsi C dan D tidak berfungsi dengan baik karena persentasenya kurang dari 5%, sehingga opsi C dan D perlu diganti.

Tingkat kevalidannya suatu soal dapat ditentukan dengan rumus

q p SD m m r t t p phi .

Jika rpbi < 0,444 maka soal tersebut dikatakan tidak valid dan jika rpbi ≥ 0,444 maka

soal tersebut dapat dikatakan valid. Pada soal ini nilai rpbi 2,04 sehingga soal dapat dikatakan valid sehingga tidak perlu direvisi.

4. Soal nomor 4

Tingkat kesulitan : Sedang Daya Pembeda : Baik Validitas : Valid

Reliabilitas : Tidak Reliabel

Jumlah siswa yang menjawab benar : 22 orang

Pada soal nomor 4 ini memiliki tingkat kesukaran yaitu “sedang” dengan jumlah siswa yang dapat menjawab benar sebanyak 22 orang sehingga dapat disimpulkan bahwa soal tersebut tidak perlu direvisi.

Pada soal ini, opsi B dan C berfungsi dengan baik karena persentasenya lebih dari 5%. Sedangkan untuk opsi A tidak berfungsi dengan baik karena persentasenya kurang dari 5%, sehingga opsi A perlu diganti.

Pada soal ini terdapat satu abstain yang artinya terdapat 1 orang yang tidak manjawab.

Tingkat kevalidannya suatu soal dapat ditentukan dengan rumus

q p SD m m r t t p phi .

Jika rpbi < 0,444 maka soal tersebut dikatakan tidak valid dan jika rpbi ≥ 0,444 maka

soal tersebut dapat dikatakan valid. Pada soal ini nilai rpbi 1,16 sehingga soal dapat dikatakan valid sehingga tidak perlu direvisi.

Tingkat kesulitan : Mudah Daya Pembeda : Baik Validitas : Valid

Reliabilitas : Tidak Reliabel

Jumlah siswa yang menjawab benar : 29 orang

Pada soal nomor 5 ini memiliki tingkat kesukaran yaitu “mudah” dengan jumlah siswa yang dapat menjawab benar sebanyak 29 orang sehingga dapat disimpulkan bahwa soal tersebut tidak perlu direvisi.

Pada soal ini, opsi B dan D berfungsi dengan baik karena persentasenya lebih dari 5%. Sedangkan untuk opsi C tidak berfungsi dengan baik karena persentasenya kurang dari 5%, sehingga opsi C perlu diganti.

Pada soal ini terdapat satu abstain yang artinya terdapat 1 orang yang tidak manjawab.

Tingkat kevalidannya suatu soal dapat ditentukan dengan rumus

q p SD m m r t t p phi .

Jika rpbi < 0,444 maka soal tersebut dikatakan tidak valid dan jika rpbi ≥ 0,444 maka

soal tersebut dapat dikatakan valid. Pada soal ini nilai rpbi 1,89 sehingga soal dapat dikatakan valid sehingga tidak perlu direvisi.

6. Soal nomor 6

Tingkat kesulitan : Sukar Daya Pembeda : Jelek Validitas : Tidak Valid Reliabilitas : Tidak Reliabel

Jumlah siswa yang menjawab benar : 0 orang

Pada soal nomor 6 ini memiliki tingkat kesukaran yaitu “sukar” dengan jumlah siswa yang dapat menjawab benar sebanyak 0 orang atau dengan kata lain tidak ada siswa yang menjawab dengan benar sehingga dapat disimpulkan bahwa soal tersebut perlu direvisi.

Pada soal ini, opsi A, B dan D berfungsi dengan baik karena persentasenya lebih dari 5%.

Tingkat kevalidannya suatu soal dapat ditentukan dengan rumus q p SD m m r t t p phi .

Jika rpbi < 0,444 maka soal tersebut dikatakan tidak valid dan jika rpbi ≥ 0,444 maka

soal tersebut dapat dikatakan valid. Pada soal ini nilai rpbi 0 sehingga soal dapat dikatakan tidak valid sehingga perlu direvisi.

7. Soal nomor 7

Tingkat kesulitan : Sedang Daya Pembeda : Sedang Validitas : Valid

Reliabilitas : Tidak Reliabel

Jumlah siswa yang menjawab benar : 17 orang

Pada soal nomor 7 ini memiliki tingkat kesukaran yaitu “sedang” dengan jumlah siswa yang dapat menjawab benar sebanyak 17 orang sehingga dapat disimpulkan bahwa soal tersebut tidak perlu direvisi.

Pada soal ini, opsi A, B dan D berfungsi dengan baik karena persentasenya lebih dari 5%.

Tingkat kevalidannya suatu soal dapat ditentukan dengan rumus

q p SD m m r t t p phi .

Jika rpbi < 0,444 maka soal tersebut dikatakan tidak valid dan jika rpbi ≥ 0,444 maka

soal tersebut dapat dikatakan valid. Pada soal ini nilai rpbi 0,92 sehingga soal dapat dikatakan valid sehingga tidak perlu direvisi.

8. Soal nomor 8

Tingkat kesulitan : Mudah Daya Pembeda : Sedang Validitas : Valid

Reliabilitas : Tidak Reliabel

Jumlah siswa yang menjawab benar : 31 orang

Pada soal nomor 8 ini memiliki tingkat kesukaran yaitu “mudah” dengan jumlah siswa yang dapat menjawab benar sebanyak 31 orang sehingga dapat disimpulkan bahwa soal tersebut tidak perlu direvisi.

Pada soal ini, opsi D berfungsi dengan baik karena persentasenya lebih dari 5%. Sedangkan untuk opsi A dan C tidak berfungsi dengan baik karena persentasenya kurang dari 5%, sehingga opsi A dan C perlu diganti.

Pada soal ini terdapat 1 abstain yang artinya terdapat 1 orang yang tidak manjawab. Tingkat kevalidannya suatu soal dapat ditentukan dengan rumus

q p SD m m r t t p phi .

Jika rpbi < 0,444 maka soal tersebut dikatakan tidak valid dan jika rpbi ≥ 0,444 maka

soal tersebut dapat dikatakan valid. Pada soal ini nilai rpbi 2,25 sehingga soal dapat dikatakan valid sehingga tidak perlu direvisi.

9. Soal nomor 9

Tingkat kesulitan : Sukar Daya Pembeda : Jelek Validitas : Tidak Valid Reliabilitas : Tidak Reliabel

Jumlah siswa yang menjawab benar : 0 orang

Pada soal nomor 9 ini memiliki tingkat kesukaran yaitu “sukar” dengan jumlah siswa yang dapat menjawab benar sebanyak 0 orang atau dengan kata lain tidak ada siswa yang menjawab dengan benar sehingga dapat disimpulkan bahwa soal tersebut perlu direvisi.

Pada soal ini, opsi A berfungsi dengan baik karena persentasenya lebih dari 5%. Sedangkan untuk opsi C dan D tidak berfungsi dengan baik karena persentasenya kurang dari 5%, sehingga opsi C dan D perlu diganti.

Tingkat kevalidannya suatu soal dapat ditentukan dengan rumus

q p SD m m r t t p phi .

Jika rpbi < 0,444 maka soal tersebut dikatakan tidak valid dan jika rpbi ≥ 0,444 maka

soal tersebut dapat dikatakan valid. Pada soal ini nilai rpbi 0 sehingga soal dapat dikatakan tidak valid sehingga perlu direvisi.

10. Soal nomor 10

Tingkat kesulitan : Mudah Daya Pembeda : Baik

Reliabilitas : Tidak Reliabel

Jumlah siswa yang menjawab benar : 27 orang

Pada soal nomor 10 ini memiliki tingkat kesukaran yaitu “mudah” dengan jumlah siswa yang dapat menjawab benar sebanyak 27 orang sehingga dapat disimpulkan bahwa soal tersebut tidak perlu direvisi.

Pada soal ini, opsi A dan D berfungsi dengan baik karena persentasenya lebih dari 5%. Sedangkan untuk opsi B tidak berfungsi dengan baik karena persentasenya kurang dari 5%, sehingga opsi B perlu diganti.

Pada soal ini terdapat 2 abstain yang artinya terdapat 2 orang yang tidak manjawab. Tingkat kevalidannya suatu soal dapat ditentukan dengan rumus

q p SD m m r t t p phi .

Jika rpbi < 0,444 maka soal tersebut dikatakan tidak valid dan jika rpbi ≥ 0,444 maka

soal tersebut dapat dikatakan valid. Pada soal ini nilai rpbi 1,55 sehingga soal dapat dikatakan valid sehingga tidak perlu direvisi.

Tabel 11. Skor siswa untuk tiap soal

Nama siswa Skor yang dicapai oleh siswa Total (Xt) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Adam 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 6 Adrin 1 0 1 0 0 0 0 1 0 1 4 Ahmad 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 8 Aisyah 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 5 Aldi 1 1 1 0 1 0 0 1 0 0 5 Anggun 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 5 Arifah 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 7 Bintang 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 6 Diyah 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 6 Devi 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 6 Dheny 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 7 Dian 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 8 Dicky 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 7 Dinar 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 4

Dwi Mega 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 7 Nuril 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 5 Fatihul 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 6 Febri 1 0 1 1 1 0 1 1 0 1 7 Firyaul 1 0 1 1 1 0 1 1 0 0 6 Fredi 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 8 Gangga 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 7 Haribaan 1 1 1 0 0 0 1 1 0 1 6 Keany 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 7 Khairinna 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 8 M. Irfandi 1 1 1 0 1 0 1 1 0 0 6 Muharromatul 0 0 1 1 0 0 0 0 0 1 3 Nazila 1 1 0 1 0 0 1 1 0 0 5 Noverin 1 1 1 0 1 0 1 1 0 1 7 Nurahmad 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 7 Rachmad 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 6 Rosellina 0 1 1 1 0 0 0 1 0 1 5 Selvia 1 1 0 1 1 0 0 1 0 0 5 Shafira 1 1 0 1 1 0 1 1 0 1 7 Shofia 1 0 1 1 1 0 0 1 0 1 6 Tri Oktaviani 0 0 1 0 1 0 0 0 0 1 3 Yasir 1 1 1 0 1 0 0 0 0 1 5 Js=36 B=3 2 B=2 7 B=3 1 B=2 2 B=2 9 B=0 B=1 7 B=3 1 B=0 B=2 7 ∑Xt=123

Tabel 12. Hasil analisis tiap soal

Nomor Soal

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Tingkat Kesulitan Mudah Mudah Mudah Sedang Mudah Sukar Sedang Mudah Sukar Mudah Daya Pembeda Sedang Sedang Jelek Baik Baik Jelek Sedang Sedang Jelek Baik Validitas Valid Valid Valid Valid Valid Tidak

Valid Valid Valid Tidak Valid Valid Reliabilitas Tidak Reliabel Tidak Reliabel Tidak Reliabel Tidak Reliabel Tidak Reliabel Tidak Reliabel Tidak Reliabel Tidak Reliabel Tidak Reliabel Tidak Reliabel Keterangan Opsi A dan B perlu diganti Opsi D perlu diganti Opsi C dan D perlu diganti Opsi A perlu diganti Opsi C perlu diganti Soal harus diganti Tidak perlu direvisi Opsi A dan C perlu diganti Soal harus diganti Opsi B perlu diganti

Hasil Revisi Soal

1. opsi A : nilai per unit = banyak unit : nilai keseluruhan opsi B : nilai per unit = banyak unit x nilai keseluruhan 2. opsi D : Rp35.500.000,00

3. opsi C : Jika harga jual kurang dari harga beli

opsi D : Jika harga beli berbanding terbalik dengan harga jual 4. opsi A : Rp14.500,00

5. opsi C : Rugi Rp72.500,00

6. Ayah membeli mobil sebuah radio bekas. Untuk memperbaiki radio tersebut Ayah harus mengeluarkan biaya sebesar Rp20.000,00. Setelah beberapa bulan, radio tersebut dijual dengan harga Rp110.000,00. Jika dari penjualan tersebut Ayah mendapat keuntungan sebesar 10%, maka berapakah haega pembelian radio bekas tersebut?

a. Rp30.000,00 c. Rp50.000,00 b. Rp80.000,00 d. Rp100.000,00 8. opsi A : 73,4 kg

opsi C : 75,4 kg

9. Rayvan meminjam uang di koperasi sebesar Rp2.400.000,00 dengan suku bunga 10% per tahun. Jika pinjman tersebut harus dibayar dalam jangka waktu 8 bulan, berapakah Rayvan harus membayar setiap bulannya?

a. Rp160.000,00 c. Rp180.000,00 b. Rp320.000,00 d. Rp360.000,00 10.opsi B : Rp875.000,00

KESIMPULAN

Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa :

Dari seluruh jumlah siswa yang dapat dinyatakan lulus sebanyak 24 siswa dan yang dinyatakan tidak lulus sebanyak 16 siswa

Beberapa faktor yang menyebabkan terdapatnya siswa yang dinyatakan tidak lulus, antaralain.

 Soal yang diberikan terlalu sulit bagi siswa, sehingga siswa mengalami kesulitan untuk mengerjakannya

 Bahasa yang dipergunakan dalam soal sulit untuk dipahami

 Karakter soal yang tidak sesuai dengan karakter siswa, maksudnya bentuk atau jenis soal yang diberikan tidak sesuai atau berbeda jauh dengan bentuk atau jenis soal yang biasanya dikerjakan oleh siswa

 Soal yang diberikan memuat materi yang belum atau tidak diajarkan oleh guru

 Penentuan batas kelulusan yang ditetapkan sekolah terlalu tinggi sehingga masih terdapat siswa yang mengalami ketidaklulusan

 Kemungkinan siswa tidak ada persiapan atau tidak belajar sebelum dilaksanakan tes

 Siswa kurang memahami atau salah memahami maksud dari soal, sehingga mereka melakukan kesalahan dalam menjawab soal tersebut

 Kemungkinan siswa melakukan kerjasama dalam mengerjakan soal

 Kemungkinan siswa mencontoh hasil pekerjaan temannya yang kebetulan memiliki jawaban yang salah

 Motivasi belajar siswa yang kurang

 Waktu yang diberikan tidak sesuai dengan soal yang diberikan

Dari hasil analisis diketahui bahwa soal yang diberikan atau diujicobakan di SMPN 4 Jember tidak reliabel, dengan jumlah soal yang valid sebanyak 8 soal, yaitu soal nomor 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, dan 10. Sedangkan jumlah soal yang tidak valid sebanyak 2 soal, yaitu soal nomor 6 dan 9.

Pada soal nomor 1, soal dinyatakan sudah valid sehingga soal tidak perlu untuk diganti, namun opsinya saja yang harus diganti, yaitu pada opsi A dan opsi B karena kedua opsi tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Pada soal nomor 2, soal dinyatakan sudah valid sehingga soal tidak perlu untuk diganti, namun opsinya saja yang harus diganti, yaitu pada opsi D karena opsi ini tidak berfungsi dengan baik.

Pada soal nomor 3, soal dinyatakan sudah valid sehingga soal tidak perlu untuk diganti, namun opsinya saja yang harus diganti, yaitu pada opsi C dan opsi D karena kedua opsi tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Pada soal nomor 4, soal dinyatakan sudah valid sehingga soal tidak perlu untuk diganti, namun opsinya saja yang harus diganti, yaitu pada opsi A karena opsi ini tidak berfungsi dengan baik.

Pada soal nomor 5, soal dinyatakan sudah valid sehingga soal tidak perlu untuk diganti, namun opsinya saja yang harus diganti, yaitu pada opsi C karena opsi ini tidak berfungsi dengan baik.

Pada soal nomor 6 dan nomor 9, soal dinyatakan tidak valid dan tidak ada satu pun siswa yang berhasil menjawab dengan benar, bahkan hampir semua siswa memilih opsi yang sama, sehingga soal ini perlu diganti dengan soal yang lebih mudah agar siswa mampu menjawab dengan benar. Hal ini terjadi karena mungkin pada saat mengerjakan, siswa saling mencontoh pekerjaan temannya yang kebetulan memilih opsi yang salah.

Pada soal nomor 7, soal dinyatakan sudah valid sehingga soal tidak perlu untuk diganti. Opsi-opsinya pun sudah berfungsi dengan baik sehingga tidak perlu untuk diganti.

Pada soal nomor 8, soal dinyatakan sudah valid sehingga soal tidak perlu untuk diganti, namun opsinya saja yang harus diganti, yaitu pada opsi A dan opsi C karena kedua opsi tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Pada soal nomor 10, soal dinyatakan sudah valid sehingga soal tidak perlu untuk diganti, namun opsinya saja yang harus diganti, yaitu pada opsi B karena opsi ini tidak berfungsi dengan baik.

Pada soal yang diujicobakan ini tidak reliabel. Hal ini disebabkan karena adanya dua soal yang tidak valid sehingga soal tersebut harus diganti. Namun, sebenarnya bentuk soal ini sudah cukup baik karena untuk tingkt kesulitan sudah merata, yakni terdapat soal yang mudah, sedang, dan sukar. Namun, soal yang sukar tersebut perlu diganti karena dianggap terlalu sukar sehingga siswa kesulitan untuk menjawab dengan benar dan hal ini menyebabkan soal tersebut menjadi tidak valid.

juga dapat disebabkan oleh faktor siswa yang mungkin cenderung malas dalam mengerjakan soal tersebut atau mungkin juga tingkat kemampuan siswa yang tidak sesuai dengan jenis soal yang diberikan. Tidak hanya itu, faktor guru juga memegang peranan dalam hal ini. Cara mengajar seorang guru akan sangat berpengaruh terhadap cara belajar dan pola berfikir siswa. Biasanya siswa mengalami kesulitan dalam menjawab suatu soal karena siswa tersebut kurang bisa memahami penjelasan materi dari gurunya. Hal inilah yang dapat berpengaruh terhadap hasil tes siswa dan tentu juga berpengaruh terhadap kereliabilitasan soal.

SARAN

Saran untuk soal yang diujicobakan

Soal yang tidak valid harus diganti. Sebaiknya soal yang diberikan memiliki proporsi yang merata artinya terdpat soal yang memiliki tingkat kesulitan mudah, sedang, dan sukar. Namun, dimungkinkan pula agar soal tersebut sedemikian hingga dapat dijawab dengan benar oleh sebagian besar siswa. Opsi-opsi yang digunakan juga sebaiknya direvisi lagi. Diusahakan agar semua opsi dapat berfungsi dengan baik.

Saran untuk siswa SMPN 4 Jember

Sebaiknya siswa tidak hanya mengandalkan belajar dari sekolah saja tetapi siswa juga harus mampu mandiri belajar dari sumber-sumber lain, misalnya les privat atau les bimbel, atau yang lainnya. Begitu pun dengan buku-buku yang digunakan dalam belajar. Siswa sebaiknya tidak mengandalkan buku-buku yang diberikan oleh pihak sekolah saja tetapi juga menggunakan bahan-bahan bacaan lain sehingga cara berfikir siswa tidak hanya monoton terpaku pada salah satu buku saja. Motivasi belajar siswa juga memegang peranan penting, jadi sebaiknya siswa selalu memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar sehingga siswa dapat belajar tanpa merasa terbebani dan hal ini tentu akan berpengaruh baik terhadap hasil belajar atau hasil tes siswa

Saran untuk guru mata pelajaran Matematika SMPN 4 jember

Bagi guru sebaiknya lebih memperhatikan peserta didiknya. Cara mengajar atau metode mengajar yang digunakan haruslah sesuai dengan pola berpikir peserta didiknya. Usahakan agar siswa tidak merasa bosan dan selalu memiliki motivasi yang tinggi dalam belajar krena hal ini akan berpengaruh besar terhadap cara belajar siswa yang nantinya juga akan berpengaruh terhadap hasil tes siswa.

LAMPIRAN

Berikut merupakan lampiran yang terdiri atas: 1. Silabus

2. Lembar Validasi

3. Sampel Hasil Ulangan Harian Siswa 4. Surat Balasan Sekolah

5. Hasil Revisi Soal

Dalam dokumen EVALUASI HASIL BELAJAR MATEMATIKA ARITMA (Halaman 39-54)

Dokumen terkait