METODE PENELITIAN A Desain penelitian
G. Teknik Analisis Data
2. Analisis Kepraktisan
Kepraktisan produk yang dikembangkan berupa media e-comic pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning dapat dilihat dari hasil analisis angket respon guru dan siswa. Langkah-langkah adalah sebagai berikut.
a. Tabulasi data angket respon guru dan siswa
Hasil pengisian angket respon guru dan siswa diolah ke dalam tabulasi data menggunakan acuan pedoman penilaian pada Tabel 11.
Tabel 11. Pedoman Penilaian Angket Respon Pengguna untuk Pernyataan Positif dan Negatif
Pilihan Jawaban Untuk Pernyataan Positif
Pilihan Jawaban Untuk Pernyataan Negatif
Nilai
Sangat Setuju Sangat Tidak Setuju 5
Setuju Tidak Setuju 4
Cukup Setuju Cukup Setuju 3
Tidak Setuju Setuju 2
65 b. Perhitungan rata-rata skor tiap aspek
Data yang telah ditabulasi dihitung rata-ratanya untuk tiap aspek. Perhitungan rata-rata skor tiap aspek pada angket respon siswa dilakukan dengan merujuk rumus perhitungan rata-rata skor tiap aspek pada lembar penilaian kevalidan RPP dan media e-comic.
�̅ =∑ �� dengan
�̅ = skor rata-rata masing-masing aspek yang diamati; ∑ � = jumlah skor masing-masing aspek yang diamati; dan
� = banyaknya butir penilaian masing-masing aspek yang diamati. c. Konversi skor rata-rata
Mengkonversi skor rata-rata yang diperoleh menjadi kualitatif berdasarkan kriteria penilaian skala 5. Untuk menganalisis kepraktisan media e-comic, digunakan kriteria kepraktisan media e-comic (Tabel 11). Pedoman pengubahan dapat dilihat dalam Tabel 12.
Tabel 12. Pedoman Pengubahan Rata-rata Skor Tiap Aspek Pada Angket Respon Siswa Menjadi Data Kualitatif
Interval Rata-rata Skor Klasifikasi
, < �̅ Sangat Baik
, < �̅ < , Baik
,6 < �̅ < , Cukup
,8 < �̅ < ,6 Kurang
�̅ ≤ ,6 Sangat Kurang
d. Analisis kepraktisan media e-comic
Media e-comic yang dikembangkan dikatakan praktis apabila skor rata-rata yang diperoleh dari angket respon siswa dikategorikan minimal baik.
66 3. Analisis Keefektifan
Data yang digunakan untuk mengukur keefektifan media e-comic pembelajaran adalah satu tes hasil belajar siswa setelah menggunakan media e- comic yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil pekerjaan siswa pada tes hasil belajar akan dianalisis dengan langkah-langkah sebagai berikut.
a. Menghitung ketuntasan individual
Ketuntasan individual ditentukan dari tes hasil belajar siswa berdasarkan pedoman penilaian yang telah ditetapkan. Pedoman penilaian dapat dilihat pada Lampiran A8.
b. Mengkategorikan ketuntasan individual
Ketuntasan individual dikategorikan berdasarkan nilai KKM di SMP Negeri 8 Yogyakarta, yaitu 80. Siswa dinyatakan tuntas apabila nilai tes hasil belajarnya lebih dari sama dengan KKM.
c. Menghitung persentase ketuntasan siswa
Ketuntasan siswa dihitung dengan rumus sebagai berikut.
� = × %
dengan
� = Persentase ketuntasan peserta didik; = Banyak peserta didik yang tuntas; dan = Banyak peserta didik yang mengikuti tes d. Menentukan persentase ketuntasan siswa
Persentase ketuntasan peserta didik dikategorikan berdasarkan kriteria penilaian kecakapan akademik sebagai berikut (Eko, 2014: 242).
67
Tabel 13. Kriteria Penilaian Kecakapan Akademik Persentase Ketuntasan Kategori
8 < � Sangat Efektif
6 < � ≤ 8 Efektif
< � ≤ 6 Cukup Efektif
< � ≤ Kurang Efektif
� ≤ Tidak Efektif
Keterangan : � = persentase ketuntasan e. Analisis keefektifan media e-comic
Produk yang dikembangkan dinyatakan memiliki tingkat keefektifan yang baik jika minimal persentase ketuntasan yang diperoleh efektif.
110 DAFTAR PUSTAKA
Agung Ardhi Wijayanto. 2011. Ncesoft flip book maker membaca ebook lebih nyata-referensi spesifikasi, berita terbaru_new trik tips computer (online) http://www.tombolesc.com/ diakses 7 Januari 2015.
Ajidarma,Seno Gumira.2011. Panji Tengkorak: Kebudayaan dalam Perbincangan. Jakarta:Kepustakaan Populer Gramedia.
Arief S.Sadiman, dkk. 2008. Media Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo. Arif S. Sadiman, dkk. 2011. Media Pendidikan, Pengertian, Pengembangan, dan
Pemanfaatannya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. Azhar Arsyad. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali.
Berns, R. G. & P. M Erickson. 2001. Contextual Teaching and Leraning: Preparing Students for the New Economy The Highlight Zone: Research. The English Journal No.5. Page 1-8.
Chaeruman, Uweis A. dan Romi Satria Wahono, dkk. 2008. Panduan Pengembangan Multimedia Pembelajaran. Jakarta : Depdiknas. Dina Indriana. 2011. Ragam Alat Bantu Media Pengajaran. Yogyakarta: Diva. Ditjen Dikdasmen Depdiknas RI. (2003). Pendekatan Kontekstual/Contextual
Teaching and Learning (CTL). Jakarta: Ditjen Dikdasmen Depdiknas. Djemari Mardapi. 2004. Implementasi Kurukulum Berbasis Kompetensi. Bandar
Lampung: HEPI.
Endang Mulyatiningsih. Tt. Pengembangan Model Pembelajaran. (http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/dra-endang- mulyatiningsihmpd/7cpengembangan-model-pembelajaran.pdf), diunduh 19 April 2014.
Erman Suherman, dkk. 2001. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JICA Universitas Pendidikan Indonesia.
___________________. 2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Malang: IMSTEP JICA.
_______________. 2003. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: JICA Universitas Pendidikan Indonesia.
111
Johnson, E. (2002). Contextual Teaching and Learning. Thousand Oaks, Califoria: Corwin Press, Inc.
Keogh, B. & Naylor, S. 1999. Concept Cartoons, teaching and learning in science: an evaluation. International Journal of Science Education , 21, 4, 431-446. Marianthi, Vassilikopoulou, dkk. 2008. From Digitised Comic Books To Digital Hypermedia Comic Books: Their Use In Education. Journal. University of Piraeus.
Milan Rianto. 2006. Pendekatan, Strategi, dan Metode Pembelajaran. Malang: Pusat Pengembangan Penataran Guru IPS dan PMP Malang. MS Gumelar. 2011. Comic Making. Jakarta Barat: PT Indeks.
Nana Sudjana dan Ahmad Rivai. 2007. Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algasindo.
Nurhadi. 2003. Pendekatan Kontekstual. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional.
Oemar Hamalik. 2005. Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Bandung: Bumi Aksara
Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 2013 tentang Standar Nasional Pendidikan. Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan
Menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 68 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/ Madrasah Ibtidaiyah.
Peraturan Pemerintah tahun 2006 tentang Standar Isi.
Punaji Setyosari. 2010. Metode Penelitian dan Pengembangan. Jakarta: Kencana. Puspita Dewi. 2013. Pengembangan Media Pembelajaran Berupa Komik Digital pada Pokok Bahasan Bilangan Pecahan. Skripsi. IKIP PGRI Semarang. Rahardjo, Budi. 2002. Rancangan ABC e-Book.Makalah disampaikan pada
Seminar Sehari pada tanggal 20 Agustus 2002 di Departemen Fisika ITB. Bandung.
Rayandra Asyhar. 2012. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Referensi Jakarta.
112
Rasiman dan Noviana Dini Rahmawati. 2014. Pengembangan Media E-comic Berbasis Flip Book Maker dengan Pendekatan Scientific Learning Pada Siswa Kelas VIII SMP N 15 Semarang. Skripsi.Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang.
Rita Eka Izzaty, dkk. 2008. Perkembangan Peserta Didik. Yogyakarta: UNY Press. Rudi dan Cepi Riyana Susilana. 2008. Media Pembelajaran: Hakikat, Pengembangan, Pemanfaatan dan Penilaian. Bandung: CV Wahana Prima. Slavin,. E,. Robert. 2008. Psikologi pedidikan teori dan praktek jilid I. Indeks:
Jakarta.
Stephen, Withrow & Barber John. 2005. Webcomics, tools and techniques for digital cartooning. England: Ilex Press limited Cambridge.
Sugihartono, dkk. 2007. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta : UNY Press Sugiyanto, dkk. 2013. Modul Virtual: Multimedia FlipBook Dasar Teknik Digital.
INVOTEC. Volume IX, No.2, Agustus 2013 : 101-116.
Sugiyono. 2010. Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suparwoto. 2007. Dasar-dasar dan Proses Pembelajaran Fisika. Yogyakarta: FMIPA UNY.
Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain. 2002. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Tim Redaksi KBBI. 2007. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. ________________. 2008. Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Virawan Septya Priyatmono. 2013. Pengembangan Media E-comic Berbasis
Flippublisher dengan Metode Ekspositori terhadap Prestasi Belajar Siswa Semarang Tahun Pelajaran 2013/2014. Skripsi. IKIP PGRI Semarang. Wina Sanjaya. 2006. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.