• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANCAMAN SUATU ORGANISASI

2.3 Analisis Kompetitif: Model Lima Tekanan Porter

Analisis kekutan-kekuatan yang mempengaruhi persaingan industri yang dikembangkan oleh Porter digunakan untuk menganalisis bagaimana lingkungan yang kompetitif akan berpengaruh terhadap pemasaran suatu produk. Selain itu juga membantu dalam mengetahui keunggulan posisi kompetisi saat ini dan yang akan dihadapi kemudian. Sehingga perusahaan dapat meningkatkan kekuatan, mengantisipasi kelemahan dan akan menghindari perusahaan dalam mengambil

keputusan yang salah. Secara konvensional tool ini juga dapat digunakan untuk

mengidentifikasi apakah suatu produk baru, layanan atau suatu bisnis dapat menghasilkan suatu keuntungan. Selain itu akan sangat membantu untuk mengerti keseimbangan kekuatan yang berpengaruh dalam situasi bisnis yang dihadapi.

Gambar 2.2 Kekuatan-kekuatan yang Mempengaruhi Persaingan Industri (Sumber : Strategi Bersaing Oleh Michael E. Porter)

24

Universitas Esa Unggul 2.3.1 Ancaman Pendatang Baru

Ancaman masuknya PT. Prima Duckindo sebagai pendataang baru kedalam industri peternakan tergantung pada rintangan masuk yang ada, digabung dengan reaksi dari para pesaing yang sudah ada yang dapat diperkirakan oleh si pedatang baru. Jika rintangan atau hambatan ini besar dan PT. Prima Duckindo memperkirakan akan ada perlawanan yang keras dari muka-muka lama maka ancaman masuknya PT. Prima Duckindo ke dalam industri peternakan itik akan rendah. Ada 6 (enam) sumber utama rintangan masuk :

a. Skala Ekonomi (Economies of Scale)

Produksi Day Old Duck (DOD) parent stock, monopoli bahan baku jagung dan moda transportasi yang memadai serta lengkap dari industri peternakan besar memaksa kami masuk pada skala besar tersebut dan mengambil resiko menghadapi reaksi keras dari pesaing yang ada atau masuk dengan skala kecil dan beroperasi dengan tingkat biaya yang tidak menguntungkan. Solusi kami dengan membibitkan DOD parent stock sendiri dari proses persilangan itik peking F1 serta memaksimalkan penggunaan pakan alternatif untuk itik dari

ganggang jenis Azolla Microphylla yang telah diteliti kegunaan dan fungsinya

yang dikombinasi dengan tepung daun beluntas untuk mengurangi bau anyir pada karkas itik. Dalam distribusi produk ke pelanggandan promosi bekerja sama dengan moda transportasi online.

b. Diferensiasi Produk

Perusahaan tertentu sudah mempunyai merek yang kuat dan pelanggan yang setia karena iklan, pelayanan, perbedaan produk dengan masa lampau serta merupakan perusahaan pertama yang memasuki industri peternakan. Hal ini menjadi hambatan masuk kami serta memaksa untuk mengeluarkan biaya yang besar untuk kesetiaan pelanggan, sehingga kami harus bisa menyusun strategi dengan menciptakan karkas itik fresh, low cholesterol, tiak anyir dan bersertifikat halal agar bisa merebut kesetiaan pelanggan perusahaan pesaing menjadi setia ke kami.

c. Kebutuhan modal

Perusahaan besar mempunyai sumber dana untuk memasuki hampir setiap jenis industri, kebutuhan akan modal yang besar bukan hanya untuk fasilitas

Universitas Esa Unggul

produksi tetapi digunakan untuk kredit pelanggan, persediaan atau untuk menutup kerugian diawal. Hambatan masuk tersebut untuk pemain baru di dunia peternakan itik pedaging diatasi dengan merangkul petermak rakyat untuk menjadi mitra sehingga akan mudah pemerintah mensupport kebutuhan modal dengan menyalurkannya ke Bank-Bank milik pemerintah atau BUMN.

d. Biaya Beralih Pemasok (Switching Costs)

Biaya peralihan ini dapat meliputi biaya melatih kembali karyawan, biaya peralatan pelengkap yang baru, biaya dan waktu untuk menguji atau menerima sumber baru, kebutuhan akan bantuan teknis sebagai akibat dari ketergantungan pada bantuan rekayasa penjual, design ulang produk dan biaya psikis karena merusak hubungan. Kami dalam menghadapi biaya beralih pemasok melakukan penyempurnaan yang besar dalam hal biaya atau prestasi dengan pemrosesan label halal pada kemasan dan untuk proses produk kami memanfaatkan daun beluntas untuk menghindari bau anyir karkas sehingga pelanggan mau beralih.

e. Akses ke Saluran Distribusi

Saluran distribusi telah ditangani oleh perusahaan yang sudah mapan, sehingga perusahaan baru harus membujuk saluran tersebut menerima produknya melalui cara-cara penurunan harga, kerjasama periklanan yang semuanya mengurangi laba. Keunggulan produk dari karkas itik tanpa bau anyir hasil rekayasa pakan akan mudah memasuki saluran distribusi karkas itk yang sudah ada di restoran-restoran bermenu utama daging itik.

f. Biaya Tak Menguntungkan Terlepas Dari Skala

Perusahaan yang mapan mungkin mempunyai keunggulan biaya yang tidak dapat ditiru oleh pendatang baru seperti kami. Untuk itu kami sebagai

pendatang baru memiliki teknologi baru dengan memanfaatkan Azolla

Microphylla sebagai tanaman ganggang penunjang eco-green karena fungsi fitoremediasinya. Konsep eco-green ini menguntungkan pendatang baru karena lokasi bisa ditempat strategis mendampingi pesaing yang sudah mapan dan diterima ditempat tersebut karena sudah lama berdiri.

26

Universitas Esa Unggul 2.3.2 Tingkat Rivalitas (Rivalry) di Antara Para Pesaing Yang Ada

Rivalitas dikalangan pesaing yang ada berbentuk perlombaan untuk

mendapatkan posisi dengan menggunakan taktik seperti persaingan harga, perang iklan, introduksi produk dan meningkatkan pelayanan atau jaminan kepada pelanggan. Pendatang baru seperti kami melakukan evaluasi harga agar tercipta harga lebih rendah dari pesaing yang sudah ada, tidak terjebak dengan perang iklan karena produk itik peking yang fresh, low cholesterol, tidak bau anyir dan bersertifikat halal yang semuanya mudah diterima dan dicari pelanggan. Produk karkas itik kami yang menggunakan prosedur pemotongan halal memberikan jaminan kepada pelangan.

2.3.3 Tekanan dari Produk Pengganti (Substitusi Product)

Mengenali produk-produk substitusi (pengganti) adalah persoalan mencari produk lain yang dapat menjalankan fungsi yang sama seperti dalam produk industri. Produk pengganti yang perlu mendapatkan perhatian besar menurut Porter (1980), adalah produk yang (1) mempunyai kecenderungan untuk memiliki harga atau prestasi yang lebih baik ketimbang produk industri dan (2) dihasilkan oleh industri yang berlaba tinggi. Berkembangnya warung burung puyuh goreng, daging kalkun bakar dan sate kelinci dibeberapa daerah bisa dikatakan produk pengganti itik yang sudah eksis dipasaran sebelumnya.

2.3.4 Kekuatan Tawar Menawar Pembeli

Pembeli bersaing dengan industri dengan cara memaksa harga turun, tawar menawar untuk mutu yang lebih tinggi dan pelayanan yang lebih baik, serta berperan sebagai pesaing satu sama lain semuanya dengan mengorbankan kemampulabaan industri. Kelompok pembeli disebut kuat jika situasi berikut terjadi:

a. Kelompok pembeli terpusat atau membeli dalam jumlah besar relatif terhadap

penjalan pihak penjual.

b. Produk yang dibeli dari industri merupakan bagian dari biaya atau pembelian

Universitas Esa Unggul

c. Produk yang dibeli dari industri adalah produk standar atau tidak

terdiferensiasi.

Pembeli yakin selalu dapat menemukan pemasok alternatif sehingga dapat membandingkan pemasok satu dengan lainnnya.

d. Pembeli menghadapi biaya pengalihan yang kecil.

e. Pembeli mendapatkan laba kecil

f. Pembeli menunjukan ancaman untuk melakukan integrasi balik.

g. Produk industri tidak enting bagi mutu produk atau jasa pembeli

h. Pembeli mempunyai informasi lengkap. Pembeli mempunyai informasi

lengkap tentang permintaan karkas itik, harga karkas itik yang aktual dan bahkan biaya pemasok.

2.3.5 Kekuatan tawar menawar pemasok

Pemasok dapat menggunakan tawar menawar terhadap para peserta industri ddengan mengancam akan menaikan harga atau menurunkan mutu produk yang dibeli. Kelompok pemasok kuat jika terdapat hal-hal berikut :

a. Para pemasok didominasi oleh beberapa perusahaan dan lebih terkonsentrasi

ketimbang industri dimana mereka menjual.

b. Pemasok tidak menghadapi produk pengganti lain untuk dijual kepada industri.

c. Industri tidak merupakan pelanggan yang penting bagi kelompok pemasok.

d. Produk pemasok merupakan input penting bagi bisnis pembeli.

e. Produk kelompok pemasok terdiferensiasi atau pemasok lebih menciptakan

biaya peralihan.

f. Kelompok pemasok memperlihatkan ancaman yang meyakinkan untuk

melakukan integrasi maju.

Tenaga kerja dalam industri juga dipandang sebagai pemasok bahkan merupakan pemasok yang mempunyai kekuatan besar dalam industri. Jadi pemasok adalah bukan hanya perusahaan lain yang memasok.

Dokumen terkait